Maksimalkan Potensi Twitter : Tips & Trik

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Nyaris semua orang kini tentunya sudah pernah mendengar Facebook. Atau Twitter. Bahkan mereka yang berada di kampung sekalipun – pembantu saya bercerita bahwa kawan-kawannya sudah memiliki account Facebook, berkat koneksi Internet dari handphone mereka.

Tapi yang sedang naik daun saat ini adalah Twitter. Siapa sangka situs yang sederhana ini ternyata bisa sedemikian suksesnya menyambungkan sekian puluh juta orang dengan yang lainnya.
Dan siapa sangka juga, ternyata Jakarta adalah ibukota Twitter di Asia – tidak ada kota di Asia lainnya dengan pengguna Twitter yang lebih banyak daripada Jakarta. Wow !

Nah, seperti biasa, saya selalu berusaha mencari manfaat dari setiap alat / fasilitas yang saya dapatkan. Sama juga dengan Twitter – selama beberapa waktu, saya berusaha mencari-cari manfaatnya. Dan yang saya temukan ternyata cukup menakjubkan !

Berikut ini adalah beberapa contohnya :

  • Informasi Lokal : dengan Twitter, kita jadi bisa menemukan informasi yang relevan di lokasi kita. Contoh: saat ini saya follow account @infobintaro. Dari sini, saya mendapatkan sangat banyak informasi seputar Bintaro. DAN saya bisa bertanya – yang lalu akan dijawab oleh para follower yang juga berada di daerah yang sama.

    Ini sangat bermanfaat — saya kemarin ini berhasil menemukan ahli service AC & laptop komputer yang bagus, berkat bantuan dari para follower @infobintaro ini.
    Juga informasi lainnya yang mungkin dirasa tidak penting – namun tetap bermanfaat ketika kita butuhkan; seperti: rekomendasi tukang nasi goreng yang enak :) dan info-info lainnya.

  • Kontak dengan Aparat negara : Ya, banyak aparatur negara yang sekarang juga sudah bisa diakses via Twitter :)

    Salah satu contoh terbaiknya adalah @TMCPoldaMetro. Ada beberapa pengalaman yang sangat menggembirakan dari rekan-rekan di account ini.

    Contoh: Suatu hari saya mengalami deadlock di suatu daerah di Jakarta Selatan. Deadlock adalah kemacetan dimana semua arus lalu-lintas saling terkunci, tidak ada satu pun yang bisa bergerak.
    Saya terjebak selama sekitar 1 jam di mobil saya. Sambil menunggu, terpikir oleh saya untuk menyampaikan ini. Maka saya mengkontak @TMCPoldaMetro, mengusulkan agar di simpang tersebut bisa diadakan lampu lalu lintas. Sehingga di masa depan tidak akan terjadi deadlock lagi di lokais tersebut.

    Tanpa disangka, dalam waktu singkat pesan saya tersebut langsung di reply – dan sudah ditindak lanjuti. Wow ! :D

    Walaupun realisasinya memang tidak bisa seketika – karena ternyata lampu lalu lintas itu pengadaannya dilakukan oleh Dinas Perhubungan; tapi ini adalah hal sangat menarik bagi saya. Kita bisa mengkontak aparat negara, dan komunikasi yang terjalin berlangsung dengan amat simpatik.
    Luar biasa.

    Satu lagi pengalaman saya adalah ketika terjebak kemacetan di simpang Pondok Indah – Pondok Pinang Center. Lampu merah di simpang tersebut yang ke arah Bintaro ternyata sangat lama merahnya, sementara hijaunya hanya beberapa detik. Padahal, pada peak-hours, arus lalin dari arah ini amat padat.
    Maka saya mengirimkan pesan kepada @TMCPoldaMetro mengabarkan situasi ini.

    Seperti biasa, pesan saya langsung di reply dengan simpatik.
    Yang LUAR BIASA – beberapa hari kemudian lampu merah di simpang tersebut sudah dibetulkan setting waktunya. WOW ! :D
    Kini kemacetan di lokasi tersebut sudah tidak separah sebelumnya lagi.

    Salut kita sampaikan kepada rekan-rekan kita aparat negara, yang sangat piawai memanfaatkan kemajuan informasi untuk kebaikan kita semua.

  • Komunikasi dengan Pejabat : Kita mungkin masih ingat beberapa waktu yang lalu ketika Presiden SBY memberikan nomor handphone nya kepada publik, sehingga kita bisa menghubungi ybs melalui nomor tersebut. Yang terjadi kemudian adalah banjir SMS ke nomor tersebut dengan sangat deras :) sehingga dalam waktu singkat handphone tersebut menjadi hang :D

    Nah, kini ternyata sudah ada beberapa pejabat tinggi negara yang memiliki account Twitter. Misalnya, Menkominfo, Tifatul Sembiring, di @tifsembiring.
    Dengan memanfaatkan Twitter, maka insiden tersebut diatas tidak bisa lagi terjadi.
    Dan komunikasi antara Pejabat dengan Rakyat bisa berlangsung dengan lebih lancar. Kini mereka jadi bisa mendapatkan informasi LANGSUNG dari rakyatnya – tanpa perantara yang mungkin akan membelokkan informasi yang sebenarnya.

    Tunggu apalagi? Mari kita manfaatkan :)

  • Informasi TERBARU : Di Internet, ada istilah basbang – BASi BANGet. Yaitu ketika suatu informasi yang disampaikan sebetulnya sudah, er, basi :)

    Dengan Twitter, ini tidak terjadi lagi. Berbagai kejadian terbaru kadang bisa langsung muncul di Twitter, jauh sebelum kemunculannya di media massa lainnya – TV, koran, dll
    Contoh: pada kasus bom Marriot, informasinya sudah lebih dulu muncul di Twitter, bahkan SEBELUM helikopter polisi / TV tiba di lokasi. Wow.

    Dengan Twitter, maka kita jadi bisa selalu up to date. Saya pribadi saat ini tidak memasang TV di rumah, dan tidak merasa rugi sama sekali. Terimakasih Twitter.

  • Informasi DISKON : Ingin belanja, tapi malas membayar mahal ? Dengan bantuan Twitter, maka kita jadi bisa selalu mendapatkan harga Diskon ! :D

    Caranya mudah saja, cukup follow @DiskonJakarta. Maka Anda akan selalu mendapatkan informasi diskon terbaru di kota Jakarta.
    Dan tidak hanya sembarang diskon – misalnya; siapa sangka ternyata diskon 100% itu ada ! :D

    Mari kita belanja dengan cerdas, follow @DiskonJakarta :D

Masih ada lagi, tapi mungkin untuk sementara itu dulu. Menarik sekali ya ?

Nah, bagaimana dengan Anda? Ada tips / trik untuk menggali manfaat dari Twitter juga ?
Silahkan berbagi dengan kita semua ! Thanks :)

Puisi Si Umar

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Beberapa minggu yang lalu saya membelikan Umar mainan Airsoft gun berbentuk Shotgun P288. Dia senang sekali, dan memainkannya dengan riang gembira.

Kemarin, dia sedang belajar B.Indonesia, dan salah satu materinya adalah Puisi. Saya katakan, coba lah membuat puisi, tentang apa saja. Lalu saya ajarkan bentuk-bentuk puisi sederhana.

Hasil kolaborasi Umar & saya adalah sbb :

SHOTGUN KU

Shotgun Umar baru
Sangat keren dan bau
Sampai dirumah hari Sabtu
Kupakai untuk menembak Papa ku

Lumayan…. :) :)

Uruguay Sukses Implementasi Program “One Laptop Per Child” (OLPC)

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Dari BBC :
http://news.bbc.co.uk/2/hi/technology/8309583.stm

Hebat ! Uruguay telah sukses mengimplementasi OLPC (One Laptop Per Child) programme. Laptopnya menggunakan Linux, tentu saja :)

Dikutip :

“The Uruguay programme has cost the state $260 (£159) per child, including maintenance costs, equipment repairs, training for the teachers and internet connection.

The total figure represents less than 5% of the country’s education budget.

Around 70% of the XO model laptops handed out by the government were given to children who did not have computers at home.”This is not simply the handing out of laptops or an education programme. It is a programme which seeks to reduce the gap between the digital world and the world of knowledge,” explained Miguel Brechner, director of the Technological Laboratory of Uruguay and in charge of Plan Ceibal.”

“Its a culture shock scenario – many countries are simply too scared to put it into practice Miguell Brechner, head of Plan Ceibal”

“Now that all the schoolchildren have their computers, the authorities say that they will endeavour keep the schools connected, particularly those in rural areas, where many still do not have internet access.”

Mudah-mudahan bisa ditiru oleh Indonesia. Misalnya; dimulai dari program PROTON (Program Realisasi One Teacher One Netbook) dulu.
Lalu kemudian baru dilanjutkan dengan implementasi yang lebih luas lagi.

Semoga bisa menjadi kenyataan. Mari bersama-sama kita usahakan :)

Awas ! Virus bisa meludeskan Harta & Karir Anda !

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Ini kisah sedih Michael Fiola – suatu hari laptopnya kena virus, dan lalu jadi mengunduh foto-foto paedophilia (child pornography) secara otomatis, tanpa dia ketahui sama sekali.

Tiba-tiba dia menjadi tersangka penjahat. Dia dipecat dari pekerjaannya. Orang-orang tak dikenal menganggapnya pedofil dan menteror dia beserta keluarganya. Kawan-kawannya menjauh darinya.
Dan dia diseret ke pengadilan…..

Dia menghabiskan US$ 250.000 (sekitar Rp 2,5 milyar) untuk membela dirinya.
Tabungannya ludes. Mobilnya terpaksa dijual. Rumahnya tergadai di Bank.

11 bulan kemudian, baru ketahuan ternyata foto-foto porno tersebut ada di laptopnya karena virus. Michael Fiola TIDAK bersalah !

Tapi sudah terlambat.

Kehidupan keluarga Michael Fiola sudah berantakan. Hancur.

Kemarin kejadian serupa menimpa beberapa kawan saya.
Password ke account Emailnya dicuri virus. Tentu mereka jadi amat kaget dibuatnya. Ada yang jadi tidak bisa lagi mengakses emailnya. Semua arsip emailnya menjadi lenyap tidak berbekas.

Ini MUNGKIN bisa dihindari dengan memasang Anti-Virus + Firewall + Anti-Spyware + Anti-Trojan. Mungkin.
Setelah melakukan ini semua pun, tetap saja virus masih bisa masuk ke komputer Anda.

Atau, gunakan Linux di komputer Anda.

Berbeda dengan dulu, Kini Linux sudah sangat mudah kita gunakan. Anak saya sejak umur 3 tahun sudah biasa menggunakannya sehari-hari. Di rumah kami tidak ada lagi komputer yang kena virus. Saya bebas pusing. Dan semua pun senang karena tidak lagi diganggu virus / spyware.

Semoga kita semua bisa selamat dari fitnah di dunia maya ini, Amin.

Berita selengkapnya :
http://www.opposingviews.com/i/how-pedophiles-can-infect-your-pc-with-child-porn

Read the rest of this entry »

Cara Mudah Mengontrol Anak

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

(Posting ini adalah bagian dari seri Pendidikan Anak. Silahkan baca dulu Filosofi Dasar Pendidikan Anak. Terimakasih)

Sholat Jumat siang ini diwarnai dengan sedikit insiden. Ada seorang anak kecil yang menangis dengan kalap, ketika bapaknya sedang sholat bersama dengan para jamaah lainnya. Sepertinya ada ibunya, namun si anak tetap menangis dengan sangat keras. Suaranya bahkan bersaing dengan bacaan Imam sholat Jumat :)

Akhirnya security mesjid turun tangan, dan sang anak bisa tenang kembali. Tapi, saya bisa dengan mudah bayangkan bagaimana merah padam muka kedua orangtuanya karena insiden ini :)

Sebetulnya, mengontrol anak itu tidak sulit. Cuma musti ketemu triknya saja yang tepat. Walaupun setiap anak berbeda-beda, namun, ada beberapa langkah yang sepertinya universal / bisa diterapkan kepada semua anak.
Anak saya ada 4 orang, dan sejauh ini cukup bisa dikontrol & dipandu oleh kami tanpa masalah yang berarti.

Sialnya, walaupun langkah-langkah tersebut mudah dilakukan, namun memang tidak ada pernah diajarkan di sekolah. Orang tua kita juga mungkin lupa mengajarkannya (atau, kita yang cuek ketika beliau sedang mengajarkannya kepada kita, he he).
Alhasil, berbagai pasangan muda kembali mengalami masalah yang sama dengan pasangan muda lainnya yang sudah lebih dahulu mendapat momongan – anak yang sulit dikontrol oleh kedua orang tuanya.

Dalam artikel ini saya akan coba sharing beberapa tips untuk mudah mengontrol anak-anak kita.

  1. Dalam berkasih-sayang – panjang lebar & bertele-tele
  2. Jangan segan-segan menghabiskan waktu Anda untuk menyampaikan rasa kasih & sayang kepada anak-anak Anda. Untuk buah hati Anda, ada seluruh waktu di dunia ini bagi mereka. Bahkan ketika Anda sudah sangat lelah sekali pun karena sehabis bekerja seharian, peluklah anak-anak Anda, dan tanyakan kabar mereka hari itu.

    Dan kasih sayang kepada mereka bukan berarti harus menghabiskan biaya yang mahal :) pelukan, candaan, bermain di rumah, bermain bola di depan rumah; itu semua sudah amat menyenangkan bagi mereka.

    Salah satu kegemaran saya adalah mencuci mobil – setiap saya umumkan bahwa papa akan mencuci mobilnya; maka semua anak-anak langsung berloncatan & berlari, siap dengan spons pencuci di tangan masing-masing; dan lalu mereka semua saya semprot dengan air dari selang kebun :D sambil sekali-sekali saya semprot juga mobilnya, he he he. Total chaos, riots. Absolute fun.

  3. Dalam memberi instruksi – singkat & jelas
  4. Kebalikan dari poin pertama; Jangan bertele-tele ketika memberikan instruksi kepada anak-anak Anda.
    Instruksi Anda harus disampaikan dalam bahasa yang sederhana. Mudah dimengerti oleh anak kecil. Dan singkat, sehingga mudah mereka ingat.

    Yang sering kita lihat biasanya justru adalah kebalikan dari kedua poin ini :) sekali-sekali kita memanjakan anak kita; namun ketika menyuruh mereka melakukan sesuatu, disampaikan dengan “cerewet”, panjang lebar, sambil mengeluh panjang pendek ke langit & ke bumi.

    Alhasil, anak jadi belajar & terbiasa untuk mengacuhkan kita, orang tua mereka … ups, gawat juga.

  5. Pantang berbohong
  6. Memang berbohong itu tidak baik, kepada siapa pun. Terlebih kepada anak kita.
    Namun tidak hanya itu saja – Ketika anak tahu bahwa kita tidak akan pernah berbohong pada mereka, maka mereka jadi bisa menganggap serius instruksi & petunjuk dari kita.

    Sayangnya, kadang kita melihat orang tua yang sangat mudah berbohong kepada anaknya. Memang, sekilas terlihat sebagai hal sepele, seperti :

    Anak : (menangis) hueeee, aku mau permen itu
    Orang tua : ya, ya, ya … nanti papa belikan, diam yaaa
    Anak : (diam, tersenyum)

    Tapi, kemudian permen itu tidak pernah jadi kenyataan :) oopppssss

    Nah, pada kasus-kasus seperti ini, Anda telah mengajarkan kepada anak Anda; bahwa Anda itu tidak usah diacuhkan. Tidak perlu dianggap serius. Semua kata-kata Anda adalah bohong saja kok. Cuma permainan semua.

    Tentu saja kita tidak ingin mengajarkan ini kepada anak-anak kita bukan?
    Nah, untuk itu, jangan pernah berbohong kepada anak. Bagaimana pun remehnya hal tersebut.

  7. Tegas (baca: show ‘em you mean IT)
  8. Pelengkap poin 2 – setelah memberikan instruksi, lalu pastikan bahwa instruksi tersebut diikuti.
    Jangan biarkan ada terjadi pelanggaran. Tunjukkan bahwa Anda adalah boss di rumah ini.

    TIP : Gunakan trik “JAM-BRET”

    Contoh:

    Orang tua : Sarah, angka 6 (*) sudah mulai sholat ya. Kalau tidak, besok tidak jajan.
    Sarah : Oke !

    (*) Angka 6 maksudnya adalah angka 6 pada muka jam, misal: 04:30, 03:30, dst. Dengan ini maka instruksi kita menjadi sederhana & jelas & mudah dimengerti.

    Nah, ketika angka 6 ternyata Sarah belum sholat, maka, tentu saja, besoknya dia tidak mendapatkan uang jajan :)
    Inilah poin 4.

    Pada saat ini, biasanya sang anak akan meratap, memohon, dan merayu orang tuanya agar hukuman tersebut tidak diberikan kepadanya.
    JANGAN GOYAH. Tetap tegas & teguh dengan keputusan Anda.

    Jika Anda goyah, SATU KALI SAJA — maka anak jadi tahu: bahwa orang tuanya lembek.
    Maka sejalan dengan waktu, akan muncul banyak masalah, anak makin Rewel, sampai akhirnya menjadi masalah besar; seperti temper tantrum, dan seterusnya.

    Dengan tegas, BUKAN berarti Anda tidak sayang anak. Justru sebaliknya, ketegasan Anda adalah cermin dari dunia nyata.
    Di dunia kita sehari-hari, semua hal ada konsekuensinya.

    Telat sampai di kantor ? Gaji dipotong. Sakit ? Cuti berkurang. Telat membayar tagihan ? Kena denda.
    Dst.

    Dengan bersikap tegas kepada anak, maka Anda telah mempersiapkannya untuk mandiri. Siap menghadapi dunia yang apa adanya ini.
    Maka ketika dia telah terbang dengan sayapnya sendiri ke angkasa, dia tidak kaget lagi. Dia sudah siap & kuat menghadapi kenyataan hidup.

Hm, sepertinya sih itu saja. Terlalu mudah ya ? Memang mengontrol anak kecil itu tidak sulit kok.
Cuma, godaan nya itu yang terlalu besar. Memanjakan yang tidak baik untuk mereka, mudah berjanji, dst. Perlu disiplin & keteguhan “iman” dalam menjalankan ini semua :)

Oh ya, ini tips untuk anak kecil ya. Untuk anak yang sudah beranjak dewasa; yang sudah punya kemauan sendiri, punya pendapat sendiri, dst; pendekatannya perlu agak berbeda. Tetap tegas, namun komunikasi harus lebih intens lagi.
Secara ringkas – teman terbaik mereka haruslah Anda. Bukan yang lainnya.

Oke, saya pamit dulu. Semoga artikel ini ada manfaatnya bagi Anda :)

NB: Ada beberapa komentar-komentar tentang artikel ini di Facebook.

Prinsip / Filosofi Pendidikan Anak

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Dalam beberapa hari ini, saya akan mencoba berbagi berbagai tips & perspektif dalam proses pendidikan anak. Anak-anak kita adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa. Anugrah itu bisa menjadi berkah – namun, jika keliru ditangani, bisa juga menjadi bencana.
Disinilah pentingnya kita memahami berbagai metode & cara mendidik anak yang benar.

Sebelum mulai melakukannya, kita perlu memahami berbagai prinsip / filosofinya terlebih dahulu.
Sebagaimana setiap bangunan memerlukan pondasi yang kuat & benar; demikian dulu dalam mendidik anak. Tanpa pondasi yang kokoh, maka kita & anak akan mengalami goncangan & kesulitan di sepanjang jalannya.

Filosofi dalam pendidikan anak adalah sebagai berikut :

  1. Sepakati Prinsip Dasar dengan pasangan Anda :

    Proses pengasuhan anak tidak Anda lakukan sendirian – namun bersama-sama dengan pasangan Anda. Karena itu, sepanjang jalannya pasti ada saja perbedaan paham / pendapat dalam berbagai situasi & kondisi. Dan ini semua adalah wajar, karena kita manusia, dan setiap manusia itu unik.

    Namun, Anda & pasangan adalah satu tim. Dan sebuah tim harus selalu kompak, jika ingin bisa sukses meraih berbagai tujuan-tujuannya.

    Untuk itu, perlu ada kesepakatan antara Anda berdua mengenai pendidikan anak ini. Sehingga, ketika ada perbedaan pendapat, maka bisa dikembalikan kepada kesepakatan tersebut untuk solusinya.

    Contoh:
    (1) dalam mendidik anak, kami akan merujuk kepada ajaran Agama kami, dan/atau
    (2) dalam mendidik anak, kami akan merujuk kepada buku XXXX, dan/atau
    (3) dalam mendidik anak, kami akan merujuk kepada artikel ini, dan/atau
    (4) dst

    Dengan adanya kesepakatan mengenai prinsip-prinsip / pedoman dasar dalam mendidik anak, maka semua masalah di masa depan akan bisa dicarikan solusinya dengan mudah.

  2. Untuk Kebaikan Anak – bukan gengsi orang tua:

    Sebagai orang tua yang telah banyak berkorban bagi anaknya, mungkin Anda merasa berhak untuk menuntut ini-itu kepada anak-anak Anda. Dan itu sah-sah saja – dengan syarat yaitu bahwa tuntutan tersebut adalah demi kebaikan Anak itu sendiri. BUKAN untuk gengsi / kepentingan Anda pribadi.

    Contoh :
    SALAH : “Anindra, kamu musti belajar yang rajin ya, supaya jadi juara – dan tidak memalukan orang tua!”
    BENAR : “Anindra, kamu musti belajar yang rajin ya, syukur-syukur kamu bisa jadi juara – dan jadi mudah untuk masuk fakultas yang kamu inginkan”

    SALAH : “Kamu jangan berkelahi melulu di sekolah! Bikin malu ayah saja !!!”
    BENAR : “Kamu jangan berkelahi di sekolah kalau bukan membela diri. Masa depan kamu akan suram kalau kamu cuma bisa mengandalkan otot saja, kesian kan?”

    Dst – cukup jelas kan? Dan mungkin malah beberapa kita pernah mengalami insiden seperti tertulis diatas. Tidak apa, yang penting adalah kita jangan mengulanginya kepada anak kita. Kita usahakan agar mereka bisa mendapatkan yang terbaik untuk kehidupan mereka.

  3. Utamakan Membimbing – bukan mendikte :

    Adakalanya kita perlu mendikte anak – misalnya: ketika dia ingin bermain api, padahal jelas itu berbahaya. Namun, untuk anak yang sudah bisa berkomunikasi dengan kita (misal: 5 tahun ke atas), amat lebih baik jika kita berfungsi sebagai pembimbing saja.

    Setiap anak kita adalah makhluk yang unik. Dan masing-masing memiliki kehendaknya sendiri-sendiri. Amat baik jika mereka bisa menjalani hidup ini sesuai dengan keinginannya.
    Jadi kita cukup memberikan masukan-masukan kepada anak. Sedangkan pilihannya kita serahkan kepada dia.

    Jangan takut mereka jadi terluka di sepanjang jalannya. Karena kalah atau gagal adalah hanya keberhasilan yang tertunda, dan pengalaman / guru yang terbaik bagi mereka.
    Jika mereka jatuh – tidak apa, dan ajari mereka untuk bangkit kembali.

    Contoh :
    “Susan, dari hasil psikotes kamu katanya cocok di jurusan kedokteran atau jurusan arsitektur. Jika kamu pilih kedokteran maka kelebihannya adalah blablabla, tapi masalahnya adalah blablabla. Jika kamu pilih arsitektur, maka kelebihannya adalah blablabla, dan kekurangannya adalah blablabla. Nah, Mama sudah jelaskan, sekarang terserah kamu ingin pilih yang mana.

    “Deni, setahu Papa, Anita itu masih ingin berkarir. Jika kamu memilih dia, maka kamu akan menyusahkan hatinya, dan mungkin dia tidak akan tenang dalam perkawinan ini. Sedangkan Prita memang sudah siap, namun sifatnya masih agak kekanak-kanakan. Kamu musti sabar dalam menghadapinya. Nah, Papa sudah jelaskan, sekarang terserah kamu”

    Dst, dst.

    Sekali lagi – utamakan membimbing, namun tentu saja, pada kasus-kasus yang bisa sangat merugikan anak, Anda tetap boleh mendiktenya. Karena tujuan Anda adalah untuk kebaikan anak itu sendiri (lihat poin diatas).

  4. Fokus Pada Proses – bukan hasil :

    Ketika semua daya & upaya telah kita curahkan, ternyata hasilnya meleset dari harapan kita. Si buah hati harapan orang tuanya ternyata malah menjadi preman yang berandalan. Lalu kita menjadi depresi.

    Ini yang akan terjadi jika kita fokus kepada hasil – dan bukan pada prosesnya.

    Seharusnya kita fokus pada prosesnya – sepanjang jalan kita berusaha melakukan yang terbaik untuk anak, sekuat tenaga kita. Dan lalu hasilnya kita serahkan kepada yang Maha Kuasa.

    Jangankan kita, anak para Nabi saja ada yang menjadi penjahat. Padahal tentu mereka jauh lebih mampu daripada kita dalam mendidik anak-anaknya.

    Maka, jika ternyata hasilnya berbeda dari harapan kita, tidak masalah, kita bisa tenang & damai dengan diri kita sendiri – karena kita TAHU bahwa kita telah mencurahkan semua yang kita bisa. Dan hasil ini adalah sesuatu yang sudah benar-benar di luar kemampuan kita.
    Sehingga kemudian kita tidak terpaku & tersentak, namun bisa kembali fokus kepada masalah yang ada – mengapa (anak menjadi begini), dan bagaimana (solusinya).

Demikian beberapa filosofi dasar dalam pendidikan anak. Semoga bermanfaat.

Membuat Ubuntu tampil seperti Windows

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Pertanyaan yang mungkin pertama kali muncul adalah : “Kenapa?”, atau “Buat apa?”

Jawabannya mudah: Untuk membantu pengguna Ubuntu yang baru pindah dari platform Windows :-)

Pertanyaan yang lebih spesifik mungkin adalah : “Kenapa sampeyan juga ingin desktop seperti Windows ?”

Laptop : Macbook
Operating System : Ubuntu 9.10
Desktop Theme : Windows XP

Sudah bingung ? :)

Nah, yang ini jawabannya adalah :

(1) Karena saya bisa melakukannya : Ubuntu / Linux bisa dimodifikasi secara ekstrim oleh kita. Sangat fleksibel. Dan menurut saya, di platform Linux, maka tampilan seperti Windows adalah salah satu ekstrimitas yang paling ekstrim yang bisa kita temui :D

(2) Ingin membuat bingung orang lain : saya menggunakan Laptop Macbook,
yang kemudian saya pasangi Ubuntu 9.10 (ya, Mac OS nya saya hapus dari laptop),
dan lalu saya pasangi theme Windows XP

Yang melihat laptop saya pasti kemudian bakalan pusing – Ini Windows XP ?? atau Mac OS X ???
Eh, ternyata Ubuntu / Linux tho ?? :D

Ingin iseng seperti saya juga ? Caranya mudah sekali :

  1. Klik URL berikut ini : http://ubuntu.online02.com/node/14
  2. Download paket theme yang ada disitu : http://ubuntu.online02.com/files/XP_Gnome.tar.gz
  3. Extract, dan lalu jalankan script InstallXpGnome.sh

Selesai ! Gampang sekali ya ?

Nah kini Anda juga bisa membuat bingung orang lain seperti saya :D

Masih Seputar UU BHP

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Ada kejutan dari Mahkamah Konstitusi ketika UU BHP dibatalkan oleh mereka dengan alasan berlawanan dengan UUD 45.

Seperti dibahas oleh Detikcom di :
http://www.detiknews.com/read/2010/03/31/135515/1329446/10/bertentangan-dengan-konstitusi-uu-bhp-dibatalkan-mk

Ketika saya kira hal ini sudah selesai, kemudian saya mendapatkan email berikut ini dari kenalan saya. Perspektifnya cukup mengejutkan & menarik.

Saya tuliskan disini untuk menjadi catatan kita bersama.

Terimakasih.

Read the rest of this entry »

Masalah di seputar Harun Yahya

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Beberapa hari yang lalu ada diskusi di milis internal ISNET mengenai “Atlas of Creation” – buku karangan Harun Yahya mengenai Evolusi. Diskusi berjalan dengan cukup seru, namun sepertinya masih ada yang kebingungan mengenai topik ini.

Secara ringkas – evolusi itu bukan hanya teori. Kini sudah SANGAT jelas bahwa Evolusi adalah fakta & kelaziman alam. Dalam istilah Islam – Sunnatullah.

Dan dalam Islam TIDAK ADA ayat / hadits yang bertentangan dengan Evolusi. Justru kebalikannya.

Sayangnya, Harun Yahya keliru menafsirkan beberapa ayat & hadits seputar soal ini, sehingga mengira bahwa Evolusi bertentangan dengan ajaran Islam. Sebetulnya sama sekali tidak. Agama & Sains bisa, dan memang, saling eksis tanpa bertabrakan.

Berikut adalah email saya seputar hal ini. Semoga bermanfaat.

Read the rest of this entry »

Undelete for Linux

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Semua orang pasti pernah mengalami ini – salah klik, dan lalu ternyata kita menghapus file yang kita butuhkan. Nah lho :)

Di Windows ada beberapa tool untuk melakukan operasi undelete, membatalkan penghapusan tersebut. Tapi, bagaimana di Linux?

Ternyata juga bisa, dan caranya sangat mudah. Cukup gunakan tool Foremost !

Maka Anda akan bisa menyelamatkan kembali file yang tidak sengaja terhapus tersebut.

Selamat mencoba !

NB: coba tebak siapa yang membuat software Foremost ini ?
Ternyata United States Air Force Office of Special Investigation (USAFOoSI), he he. Cool ! :)

Mensyukuri Nikmat Kita

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Adakalanya, ada sebab ataupun tidak, tiba-tiba saja kita merasa sedih. Kadang kita merasa sebagai orang paling tidak beruntung di dunia ini. Kadang sambil bertanya, “mengapa saya, wahai Tuhan?”.
Kadang kita menyesali mengapa kita dilahirkan ke dunia ini.

Seringkali, kita merasa hidup ini demikian amat susahnya. Stress adalah kawan kita setiap hari.

Ternyata, jika diatas kepala kita ada atap rumah, maka kita sudah JAUH lebih beruntung dibandingkan 4 milyar orang lainnya !
Ya, 4 milyar orang lainnya ada yang tinggal beratapkan langit, atau beratapkan gubuk / ilalang, atau tempat bernaung lainnya yang sebenarnya kurang layak untuk manusia.

Siapa sangka ?

Gambar diatas membantu kita untuk memahami, bagaimana AMAT beruntungnya kita ini sebetulnya.
Dengan bisa membaca blog ini dari komputer Anda sendiri, maka sebetulnya Anda sudah LEBIH beruntung dibandingkan dengan 99% penduduk dunia !!

Alhamdulillah, ternyata sebetulnya kita sudah demikian dilimpahi dengan begitu banyak nikmat. Mari kita syukuri, manfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk diri kita sendiri dan juga untuk orang lain.
Mari….

Credits: http://imbibo.net/i/easy-way-to-look-at-the-bigger-picture

Mei Bulan Blog

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)

Hey, walaupun telat, yang penting ikut :D

Boss Endhoot kemarin ini memposting tantangan yang sangat menarik – posting di blog kita setiap hari, selama sebulan Mei.
Wow! Ini sangat menggugah – apakah saya bisa? Apakah saya cukup memiliki kemauan untuk itu? dst.

Karena penasaran ingin tahu jawaban dari semua pertanyaan diatas, maka kemudian saya putuskan untuk ikut serta dalam tantangan ini :D

Mungkin tantangan ini tidak terlalu “menantang” dibandingkan dengan tantangan yang satu ini :D dan jelas tidak sedemikian, erm,…. intim.
Tetapi, tetap saja ini adalah tantangan yang sangat menarik bagi saya.

Jadi, mari kita mulai ! :D

May Day : Selamat Hari Buruh

(posting ini adalah bagian dari tantangan #blog31hari)


Tanggal 1 Mei dirayakan di seluruh dunia sebagai Hari Buruh. Ide hari Buruh ini diawali dari Australia, pada tahun 1856 – setelah para buruh berhasil memenangkan perjuangan 8 jam kerja. Dimana sebelumnya mereka bisa bekerja antara 10 – 16 jam per hari, dan selama 6 hari dalam seminggu.

Dalam perayaan Hari Buruh ini tentu lazim disuarakan berbagai kepentingan buruh, seperti :

  • Kondisi Kerja : masih ada buruh yang bekerja dalam situasi yang berbahaya (rawan kecelakaan, berkaitan dengan zat-zat kimia berbahaya, dll) tanpa perlindungan yang mencukupi. Dikenal juga dengan istilah “Occupational Hazard”.
  • Hak Asasi Manusia : di berbagai tempat, hak buruh sebagai manusia masih sering tidak dihormati. Contoh: larangan ke kamar kecil pada jam kerja, dll.
  • Hak Buruh : setelah mengerjakan tugasnya, para buruh memiliki hak-hak tertentu – seperti: digaji sesuai upah minimum atau lebih, digaji tepat waktu, cuti, jam kerja yang manusiawi, dst.

Dari semua ini, sepertinya yang paling populer adalah yang terkait dengan gaji. Tentu saja wajar jika semua orang menginginkan gaji setinggi-tingginya, untuk kesejahteraan hidupnya dan keluarganya. Tapi, apakah gaji adalah satu-satunya cara ?

Di banyak negara, ternyata ada dikenal istilah “social security“. Dikutip dari Wikipedia :

Social security is primarily a social insurance program providing social protection, or protection against socially recognized conditions, including poverty, old age, disability, unemployment and others

Secara ringkas – skema Social Security menjamin bahwa kebutuhan hidup kita & keluarga bisa tetap ada pada kondisi apapun.
Sedangkan gaji bisa hilang secara mendadak sewaktu-waktu karena berbagai sebab — dipecat, perusahaan bangkrut, dll.

Ada sangat banyak contoh sukses dari program Social Security di berbagai negara. Salah satu yang paling terkenal mungkin adalah penulis kisah Harry Potter – JK Rowling.
Rowling hidup sebagai single parent dengan 1 putri sendirian, sambil membuat novel Harry Potter di cafe untuk menghemat biaya perapian – udara Inggris pada musim dingin cukup menusuk tulang, sedangkan menghidupkan perapian untuk menghangatkan badan di rumah bisa menyebabkan tagihan gas / listrik menjadi bengkak. Semua biaya hidup Rowling selama itu ditanggung oleh program Social Security di Inggris – National Insurance.

Akhirnya JK Rowling berhasil mendapatkan penerbit untuk novelnya – dan selanjutnya adalah sejarah. Harry Potter menjadi salah satu seri novel paling populer di dunia. Dan JK Rowling tidak pernah melupakan asal usulnya – dia selalu berusaha membantu mereka yang tidak mampu, dan adalah salah satu pembela program Social Security paling gigih di Inggris.

Kembali ke Indonesia — sebetulnya sejak awal merdeka, program Social Security ini adalah amanat dari UUD 45 dan Pancasila. Kita semua tentu ingat Sila ke 5 dari Pancasila : “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” — Keadilan Sosial = Social Security !

Menarik ya? Wajar saja, karena tentu manusiawi jika kita memiliki ketakutan kehilangan pekerjaan, sehingga gaji kita pun hilang begitu saja.
Namun, tentu kemudian muncul berbagai pertanyaan baru. Salah satunya adalah: darimana kita dapatkan uang untuk mendanai program Social Security ini ?

Sebetulnya tidak perlu cemas, karena Indonesia adalah negara yang sangat kaya raya. Secara lokasi sudah strategis. Lalu ditambah lagi dengan berbagai SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Sampai-sampai kita dijajah oleh Belanda karenanya.
Nah, mari kita coba lihat beberapa saja peluang pendanaan untuk program “Keadilan Sosial” ini :

  • Tambang Emas : Tambang Grasberg di Irian Jaya adalah salah satu tambang terbesar di dunia. Hasil produksinya antara lain adalah tembaga, emas, dan perak. Coba kita lihat hasil produksinya pada tahun 2006 saja :

    Tembaga : 610.800 ton x US$ 8100 = US$ 4.947.480.000
    Emas : 58.474.392 gram x US$ 38,5 = US$ 22.512.640.920
    Perak : 174.458.971 gram x US$ 17,5 = US$ 3.053.031.992

    Total : US$ 30.513.152.912, atau (1 US$ = Rp 9.100)
    Rp 277.700 Milyar / Tahun

    Luar biasa ya? Ternyata memang Indonesia adalah negara yang sangat kaya :)

  • Transfer Pricing : Mungkin kita masih ingat kehebohan di media massa beberapa waktu yang lalu seputar oknum pajak bernama Gayus, yang memiliki rekening berisi dana puluhan milyar Rupiah. Well, itu semua jadi kelihatan kecil ketika dibandingkan dengan skema “Transfer Pricing”.

    Dikutip dari artikel Iwan Piliang :

    “…pada 2009 saja indikasi praktek transfer pricing mencapai seribu tiga ratus triliun rupiah,” tutur Simarmata.

    Sebentar coba kita bayangkan angka yang fantastis ini.

    Gayus : 35 milyar
    Century : 6700 Milyar
    Transfer Pricing : Rp 1.300.000 Milyar / Tahun

  • Tunggakan Pajak : Indonesia surga penggelap pajak. Ketika para buruh dengan patuh membayar pajaknya, langsung dipotong dari gajinya tanpa bisa protes apapun – berbagai orang kaya & perusahaan besar justru menunggak pajak.

    Per Februari 2010, tercatat Tunggakan Pajak : Rp 52.000 Milyar / 5 tahun = Rp 10.400 Milyar / Tahun

Dan seterusnya, dan lain-lainnya…. tapi kita hentikan sampai disini dulu saja. Coba kita hitung berapa yang sudah bisa kita kumpulkan dari 3 poin diatas tersebut itu saja ? Total : Rp 1.588.100 Milyar / Tahun

Nah, jika kita ambil data penduduk miskin dari BPS tahun 2009, yaitu 32 juta – oke, kita naikkan saja menjadi 35 juta; maka dari dana sebesar tersebut diatas :

  1. Setiap tahun, masing-masing penduduk miskin bisa mendapatkan tunjangan sebesar : Rp 45.374.285, atau
  2. Setiap bulan, masing-masing penduduk miskin bisa mendapatkan tunjangan sebesar : Rp 3.781.190

WOW ! Ternyata sedemikian kayanya Indonesia, sebetulnya kita bahkan tidak perlu bekerja terlalu susah untuk bisa hidup tenang – malah bisa hidup dengan sejahtera. :D

Jadi demikian. Mudah-mudahan artikel ini dapat menambah wawasan kita semua, bahwa gaji itu bukan segalanya. Masih ada banyak hal lainnya yang perlu kita perjuangkan – dan dampak positifnya malah bisa jauh lebih besar lagi. Dengan social security / Keadilan Sosial, kita bisa hidup damai tanpa perlu mencemaskan mengenai nafkah keluarga kita di esok hari.

Semoga bermanfaat.

(*) Referensi :
Harga tembaga & produksi Freeport : http://en.wikipedia.org/wiki/Grasberg_mine
Harga emas : http://www.goldprice.org/gold-price-per-gram.html
Harga perak : http://silver-and-gold-prices.goldprice.org
Transfer Pricing : http://ekonomi.kompasiana.com/2010/03/29/sketsa-merampok-ribuan-triliun-melalui-transfer-pricing-pajak-i/
Tunggakan Pajak : http://www.tokohindonesia.com/berita/berita/2010/index.html
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia : http://www.antara.co.id/berita/1246449169/bps-penduduk-miskin-indonesia-sebanyak-32-53-juta-jiwa

A Conversation With Irshad Manji

What a wonderful tool these soc-med (social media) websites are. They enable us to communicate to people far away with speed & ease never imagined before.
A few days ago I’ve had the pleasure of getting connected to Irshad Manji – a well-known activist on Islam & freedom; via Twitter.

I found her following quote :

Hadith is heresay. Ignore it. I accept that Quran is divinely inspired but even Islamic history shows that it’s been tampered with.

So I retweeted it on my Twitter account as follows :

This is the real @IrshadManjiHadith is heresay. Ignore it… Quran is divinely inspired but.. it’s been tampered withhttp://j.mp/9N2trE

It’s mostly for my own note, since my Twitter account is also recorded in my Lifestream website

To my surprise, I got the following reply from Irshad :

“@sufehmi This is the real @IrshadManji: http://bit.ly/awAoK2 How about sending it out to your tweeps? ;)

Thanks to the link, I ended up reading a LOT of stuff on her website :)

It gives me a lot more information about her. Some people are angry with her for her writings & books.
I think, looking at her past and the abuse she (and her family) endured from her father – the response (eg: what she is now) is understandable.
Also I found notes & photos on her journey to Indonesia, including her visit to a madrassa. Remembering her previous quote (http://j.mp/9N2trE), I couldn’t help but wonder if the people there knew her stance on Quran & Hadits (Islam’s foundations) and if they’d still be that friendly to her. Some madrassa in Indonesia can be pretty orthodox.
Anyway, looks like the visit went without any incident, and I’m happy for it.

Of course I also read her article about Indonesia, since it’s the she send in her previous tweet.
After reading it, and finding several inaccuracies, I wrote her back :

“@IrshadManji – The article still need loads of editing :) example: it’s not “islamists”, but “extremists”, etc etc :)

Then I got the following reply :

“@sufehmi You’re an Islamist, are u? Then u choose dogma over faith. Dogma is insecure & weak, thus needing orthodoxy. Sad 4 u.”

Err…. no, that’s a wrong assumption :)

But it’s understandable – with Twitter’s limitation of 140 characters per post, it’s very easy to misunderstood others. And her concern is genuinely touching me.

Looks like I owe some explanation to Irshad.
So, here goes nothing :

On the term “Islamist”

I’ve been opposed to the term “Islam fundamentalist” because it gave negative perception to something that’s supposed to be done by anyone claiming to be muslims.
In my opinion, being a fundamentalist is good since :

  1. you don’t just accept what people said to you – instead, you try (struggle) to go back to the original “source”, and find out the real thing, and
  2. by utilizing the source, you can avoid later deviations / mistakes done by other people. You get the real stuff.

Instead of “fundamentalist”, we should label the troublemakers as what they really is – “extremists”. Or, “zealots”

Anyway, along with the passage of time, the use of this term started to fade away. But, then another term rose to popularity, “Islamist”

This is even worse.

Since I’m a Muslim, of course I consider myself as an “Islamist”.
But instead, these people uses this label (islamist) on the extremists.

Thus placing me, and other innocent Muslims, in the same league as those criminals.

Hopefully this explains my tweet much clearly.

On “Dogma

I used to despise dogma, and people who cling to & do it blindly.
The topic is even one of my favourite movie :)

I prefer to evaluate things rationally. My religion, my action, my situation, and so on.
Gradually, I’ve been able to act less emotionally, and more rationally.

I even tested it by plunging myself into various atheists / islamophobic forum :)
I came out badly scarred & wounded, but alive – and with stronger logic & faith than ever. It was an experience that I shall cherish until the end of my time.

However, I began to realize that not everyone is capable of such thing. This is a fact.

Especially in Indonesia – where even in the secular schools we are taught rote learning.
We’re taught to memorize, not to understand. So naturally, most of the product of Indonesian education system is not capable of critical thinking.

It’s a sad realization. But it’s also a fact.
I’ve witnessed these people firsthand — when you gave them information to analyze, they went berserk / became very confused instead. Their brain is simply not yet capable of doing so. They became bewildered, and ended up very frustrated. It’s a very sad view.

That’s when I began to be able to appreciate dogma.

The enlightened ones formulate various dogma for the others. Others then can live their life happily, spared from the mental anguish of having to analyze information beyond their capability.

Of course this is not an ideal situation. The enlightened ones (or “ulama”, etc) then have the responsibility to enlighten others too.
So along the time, less and less people will need to rely on dogma. They’ll be able to find out & walk on their own path.

Now here comes the problem.
Many of the so-called ulama are actually bad people. They act like the enlightened ones – spoke ambiguously, acting high & mighty, and so on. But, they are actually some of the worst people on earth.

I’ve seen many of these so-called ulama actually contradicted Islam’s teachings. In several cases – quite spectacularly too.
However, they managed to keep their charade, and fool a lot of people. This is one of many problems found on various Muslim communities.

Anyway, that’s my view on Dogma. Hope it made some sense.

On things that needs fixing in Islam

My faith is that the foundation of Islam, Quran & Hadith, is sound and good.
Especially when we saw how it was implemented in the time of Muhammad — it transformed the barbaric Arabs into one of the most civilized tribe on Earth, in very little time.
If you know the Arabs, you’ll be able to appreciate this too.

A lot of things needs to be fixed in current implementation of Islam. Make no mistake.
But it’s mostly our own faulty interpretation & implementation. The foundations are still sound.

So it baffles me when people ignore the problems, and rattled the foundations instead. It made no sense to me.

Yet people continue to do similar mistakes, such as :

  1. If you see wrong tafseer / interpretation of Islam – you fix it. Don’t change the Quran instead.
  2. If you see the believer making mistake – you blame him. Don’t blame the religion instead.

And so on, the list of mistakes went on.
It would be hilarious to see so-called intellectuals making these logical-fallacies, if it’s not sad.

Focus & Fix the problems, people.
Don’t waste your time trying to find fault on things which you already knew to be faultless – otherwise you’ll end up deluding yourself.

Epilogue

So far that’s the end of my conversation with Irshad Manji. I’ll update this blog post if it continues later on.

Pengumuman / Announcement

Informasi : Pada saat ini sedang ada sedikit masalah di blog ini — semua komentar diblokir oleh Akismet.

Pada saat ini saya sedang berusaha membetulkan ini.

Sementara itu, komentar Anda mungkin tidak akan langsung muncul di situs ini. Baru akan muncul belakangan, karena harus saya approve satu per satu secara manual.

Demikian untuk informasi. Mudah-mudahan bisa dimaklumi.
Terimakasih :)

Bingo Generator

Beberapa waktu akhir-akhir ini kami sekeluarga sering bermain Bingo bersama anak-anak. Seru sekali, saling adu strategi (baca: adu culas :D ) untuk bisa menjadi pemenang di setiap sesi. Permainan ini sangat sederhana, bisa dimengerti oleh anak kecil sekalipun, dan tetap seru luar biasa.

Ada banyak versi Bingo, yang kami mainkan adalah yang paling sederhana saja :

(1) Buat kotak ukuran 5 x 5
(2) Isi setiap kotak dengan angka, dari 1 s/d 25, secara acak (tidak berurutan)

(3) Kini permainan bisa dimulai. Salah satu peserta meneriakkan sebuah angka (antara 1 s/d 25)
(4) Semua peserta melingkari angka tersebut di kertasnya
(5) Kemudian giliran peserta berikut meneriakkan sebuah angka yang belum pernah disebutkan sebelumnya

(6) Jika ada lingkaran angka-angka yang berurutan (diagonal / vertikal / horizontal), maka dicoret.
(7) Setelah ada 5 urutan yang dicoret, maka peserta ysb berteriak BINGO ! dan menjadi pemenangnya :)

Nah, masalahnya, lama kelamaan keder juga membuat kotak-kotak tsb, hehe. Lalu terpikir, ah mendingan komputer saja yang membuatnya :P

Maka kemudian jadilah [ Bingo Generator ] ini :D

Setiap kali Anda mengunjungi / reload (Ctrl – R atau F5) alamat tsb, maka akan dibuat kertas Bingo yang baru lagi. Hasilnya kemudian tinggal dicetak – dan langsung dimainkan :)

Bagi yang tertarik untuk mengetahui cara kerja Bingo Generator ini, silakan bisa melihat lampiran berikut ini.
Enjoy !

Read the rest of this entry »

Masa Depan Adalah Open Source

Linus Torvalds, bapak Linux, pernah meramal bahwa “The future is Open Source Everything”.

Ramalan ini, ternyata, sudah mulai menjadi kenyataan ! Semuanya terjadi secara alamiah, begitu saja.

Kini tidak hanya software komputer saja yang Open Source. Kini, bahkan perangkat keras pun sudah banyak yang Open – dibukakan detail teknis spesifikasinya, sehingga bisa dijiplak oleh siapa saja. Contohnya yang paling spektakuler mungkin adalah OScar – open source Car. Ya, sudah ada mobil yang detailnya dibukakan kepada publik, sehingga bisa ditiru / diperbagus oleh siapa saja.

Dan keterbukaan ini terus menyebar ke berbagai topik lainnya; industri makanan, jurnalisme, kesehatan, sains, – dan bahkan juga politik !
Siapa sangka :D

Keterbukaan itu bagus karena jadi memungkinkan semua orang untuk turut berpartisipasi.
Yang belum mampu berkontribusi, tetap bisa menikmati. Yang lainnya jadi bisa menyumbangkan pemikirannya – dan memperbaiki yang sudah ada.
Ini semua pada akhirnya jadi mempercepat kemajuan peradaban secara signifikan. Dan, mendorong pemerataan kemakmuran untuk semua orang. Bukan hanya untuk segelintir kelompok elit saja.

The Future is Open :D

Terlampir adalah poster yang memaparkan hal ini dengan lebih jelas lagi. Selamat menikmati !

Read the rest of this entry »

Indonesia diancam oleh IIPA, karena menggunakan Open Source

Mencengangkan. Betul-betul mencengangkan.
IIPA mengadu kepada pemerintah Amerika, bahwa Indonesia harus dihukum karena berusaha pindah ke software Open Source.

Detail selengkapnya [ bisa dibaca disini ]

Secara ringkas, IIPA, organisasi yang (mengaku) melindungi hak cipta, mengecam Surat Edaran MenPAN tgl 30 Maret 2009 karena menghimbau institusi pemerintah untuk menggunakan software Open Source.
Padahal – surat edaran tersebut justru bertujuan untuk melindungi hak cipta ! Dengan menggunakan software Open Source, maka institusi pemerintah jadi menggunakan software Legal.

Ya, software Open Source, seperti Firefox / Linux / OpenOffice / Chrome/dll, itu semuanya Legal & Halal.
Dengan menggunakan software F/OSS (Free / Open Source Software), maka berarti kita telah mendukung Hak Kekayaan Intelektual / HAKI.

Fitnah dari IIPA ini bisa disimpulkan dari kutipan berikut ini :

Government Procurement Preference Denies U.S. Software Companies a Level Playing Field

Padahal, sama sekali tidak demikian. SEMUA perusahaan software – baik dari Amerika maupun bukan, tetap BISA mensuplai software untuk pemerintah Indonesia. Yang penting, software tersebut berlisensi Open Source. Itu saja.

Tidak ada usaha untuk memblokir / merugikan perusahaan software dari Amerika !
(walaupun, kalaupun usaha tersebut ada, itupun adalah hak Pemerintah Indonesia sebagai Negara yang Merdeka & Berdaulat)

Siapa yang menyisipkan fitnah ini ke laporan IIPA tahun 2010 ini ?
Saya juga tidak tahu persisnya, namun beberapa kutipan terlampir mungkin bisa memberikan sedikit petunjuk :

Microsoft Memorandum of Understanding (MOU)

Dari situs IIPA

IIPA’s seven member associations are: … the Business Software Alliance (BSA),

Laporan IIPA tahun 2010 selengkapnya [ bisa dibaca disini ]
Disitu kita bisa lihat banyak lagi berbagai kekonyolan IIPA ini. Seperti saran & dukungan untuk razia Warnet di Malaysia, serangan kepada pemerintah Kanada – salah satu pendukung HAKI & sekutu Amerika dalam topik HAKI, dst. Padahal sudah banyak yang komplain karena metodologi yang digunakan serta kesimpulan/rekomendasinya aneh dan bisa sangat subjektif.

Sekali lagi, ini adalah serangan terhadap pemerintah Indonesia dari IIPA. Salah satu buktinya adalah karena IIPA tidak menyerang Inggris – yang juga [ mendukung penggunaan F/OSS ] di institusi pemerintahnya.

Mungkin Anda akan bertanya, mengapa laporan IIPA ini penting bagi Indonesia ?
Jawab: karena bisa berdampak langsung terhadap ekonomi Indonesia.

Salah satu contohnya dilampirkan di laporan tersebut - ada ancaman terselubung untuk mencabut skema subsidi bebas-pajak GSP; yang telah membantu memperlancar masuknya ekspor Indonesia bernilai trilyunan rupiah ke pasar Indonesia.

Juga, “countries on the list could be subject to penalties, trade barriers and embargoes”
(sumber: Bangkok Post.
Dan, “Special 301 status can have detrimental effects, as trading quotas could be slashed, or tariffs might be imposed on select items.”
(sumber: Mr Andres)

Jadi, ini bisa berdampak kepada seluruh rakyat Indonesia juga.
Dan karena itu, perlu menjadi perhatian kita serta ditindak lanjuti.

Beberapa hal yang bisa saya sarankan kepada Pemerintah Indonesia untuk mensikapi hal ini :

  • Survey : Berbagai pihak curiga bahwa metodologi yang digunakan oleh IIPA untuk mengukur tingkat pembajakan HAKI tidak bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, baik sekali jika Pemerintah Indonesia bisa melakukan survey di bidang ini dengan metodologi yang jelas & ilmiah, sehingga bisa memberikan bukti pembanding. Sehingga IIPA tidak bisa bebas melenggang begitu saja dengan berbagai klaim & fitnahnya.
  • Klarifikasi kepada USTR : Laporan dari IIPA ini diserahkan kepada USTR, US Trade Representative. Nah, jangan sampai laporan ini diterima begitu saja tanpa ada klarifikasi sama sekali dari Pemerintah Indonesia.
    Klarifikasi ini bisa disampaikan kepada Ron Kirk, pejabat USTR saat ini.
  • Tanggung jawab : Telusuri siapa yang menyisipkan fitnah-fitnah di laporan IIPA tersebut, dan lalu panggil mereka untuk klarifikasi & pertanggung jawabannya.
    Saya tahu berbagai unsur pemerintah Indonesia telah berusaha sangat keras untuk menegakkan HAKI (salut untuk Anda semua) dan menghindari masuknya Indonesia di PWL (Priority Watch List) tersebut; dan fitnah di laporan IIPA tersebut adalah seperti pelecehan bagi semua kerja keras Anda.
  • Gunakan software Open Source di institusi Pemerintah : dengan demikian maka akan dapat semakin cepat untuk menghilangkan pembajakan software di Indonesia.

Akhir kata, terimakasih banyak saya ucapkan kepada Mr Bobbie Johnson dari koran The Guardian, Mr Andres, dan Mr Michael Geist yang telah menyampaikan informasi seputar hal ini.

Merdeka !

Talk @ WordcampID 2010 : High Performance Wordpress : done quick, cheap, and easy

Untuk para pembaca setia dari Indonesia : Silahkan klik tombol Google Translate di atas artikel ini.
Terimakasih :)

Last year I was contacted by Valent Mustamin, whom I started to be acquainted with by Twitter. He asked me if I’d be interested to speak in WordcampID 2010. My response was “HELL YES!” – well, ok, not exactly like that :) but, you get the idea.

Before we continue, I must say it was very nice of him to get in touch with me quite that far in advance. Usually, sometimes, I was called and asked, “hey, how about speaking in this seminar which, by the way, is gonna be held tomorrow?”. Ouch. Sometimes I have problems booking a date even for the next week.
With WordcampID 2010, I was able to prepare the material well, and also booked the date of the event (30 January 2010) before I got other appointments. Zero conflict. Peace on earth.

Back to the topic – I proposed to speak about “High Performance Wordpress”, which, of course, discusses ways to speed up Wordpress. My talk will adhere to 3 main criterias : easy, cheap, faster.
Easy : it’s easy to do, kinda drop-in solution which you can do in 15 minutes flat.
Cheap : it’s not gonna cost you the arm & the leg. Basically, a dedicated server (dual core, 2 GB RAM) will suffice. It’s not some kind of highly complex, multiple-servers setup.
Faster : it will speed up your Wordpress installations by multiple times AND will increase its capacity as well – capability to serve multiple concurrent visitors at the same time.

This solution is aimed to the websites in “growing-pains” period : too big for shared webhosting, but still too small in revenue to afford multiple-servers infrastructure.
In my experience, these websites usually are ranked between 10000 to 100000 in Alexa.

With the solution presented, I hope to be able to help these websites to grow their traffic significantly, and finally move up to the elite leagues with no problem.

You may ask, why another discussion on this topic? Isn’t this already discussed in many blog postings everywhere?

Indeed, however, soon I spotted a problem. When I was helping my friend, Mr Romi, to speed up his Wordpress-based website, the highly popular IlmuKomputer.com, I noticed that the tutorials on this topic are :

(1) Suggests the hardest way with the least gain – first, and/or
(2) Only works for lesser websites (eg: Alexa rank > 200.000), and/or
(3) Potentially will your website to become buggy / to lose data, and/or
(4) It may cost you your first unborn child, and your arm, and your legs, and/or
(5) Did I mention that the methods are sometimes pretty hard to do ?, and/or
(6) Oh, did I already mention that it sometimes only offer 25% performance gain ?

The method I discussed can give 100000% performance gain. With 15 minutes of work.
And with very minimal messing (only normal config changes) with current installation of Apache/PHP/MySQL.

In a server, I tested its LAMP (Linux – Apache – MySQL – PHP) stack performance, and I got 2 requests / second.
After I finished optimizing it, I got 2000 requests / second. No kidding.

I know that in the audience there are several people from webhosting companies, who can get financial gain from this. Not just poor webmasters having problems with their ever-popular websites. But I don’t care. I love to share knowledge, and I believe only good things will come out from sharing them.
So there :D

Anyway, enough rambling – on to the goodies !

[ High Performance Wordpress - OpenOffice format ]
[ High Performance Wordpress - PDF format ]
[ High Performance Wordpress - Flash format ]

Note: The slides here have been updated with the excellent suggestion from Simon Lim regarding DNS.

Also, at the moment I’m working on another solution which is as easy, but offers even MUCH faster performance gain. Stay tuned.
Enjoy ! :)

Inggris Akan Membuat Halal Center – Indonesia ??


Ironis – negara “kafir” ini, Inggris, akan membuat Halal Center yang rencananya akan didirikan di daerah Wales.
Sementara di Indonesia, negara dengan populasi Muslim TERBESAR di dunia – MUI harus swadaya / berusaha sendirian mengadakan sertifikasi halal — dan itupun masih ditentang juga oleh banyak pihak. Termasuk oleh orang (yang mengaku) Islam sendiri :)

The mind boggles…..

Informasi dari MeatInternational.com, Kompleks Industri Halal ini akan mempekerjakan sekitar 3000 staf, dan bisa menghasilkan bisnis senilai Rp 60 trilyun atau lebih.

Aneh ya, justru orang “kafir” yang sudah menikmati rezeki dari yang halal. :D
Sedangkan banyak kita di Indonesia yang masih memakan makanan / rezeki yang haram / syubhat / tidak jelas kehalalannya.

Kalau begini terus, bisa-bisa kebangkitan Islam itu akan diawali dari Inggris, ha ha :D
Makin ironis…

Bagaimana ini umat Muslim Indonesia? Apakah kita akan mau terus terpuruk & terus berada dalam ironi seperti ini – atau kita akan berusaha untuk bangkit ? Dimulai dari mendidik & mencerdaskan diri kita sendiri & keluarga kita. Dan kemudian baru ke sekitar / lingkungan kita.

Terlampir berita selengkapnya dari MeatInternational.com :

Halal industrial park proposed for south Wales – 19 Feb 2010

An industrial park for Islamic products including meat, which could mean about 3,000 jobs, is being considered in south Wales, in the UK.

The Chairman of Halal Industries, Mahesh Jayanarayan, said Wales was chosen as the project’s site for its meat industries and affordable land prices.

The firm, a private equity company, said it was raising funds for the venture, which could launch in three to five years.
According to Jayanarayan, the industrial park could create up to 3,000 jobs and would make the UK a landmark Halal centre for the region.

The park would provide services like storage freezers, a product packing centre, and raw material storage for manufacturers for food production. Meat selection and processing as well as research and development would also be offered.

The cost of the project will be £150m and Jayanarayan said he plans to raise the fund in the capital markets, through government grants, and by finding partners like supermarket chains and multinational food manufacturers .

Jayanarayan said, “If you look at some figures, the halal sector in the UK is worth between £2billion to £4billion, the majority of that is imported.

            








SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia lead retrieval trade show registration