Archive for 2010

Indonesia diancam oleh IIPA, karena menggunakan Open Source

Mencengangkan. Betul-betul mencengangkan.
IIPA mengadu kepada pemerintah Amerika, bahwa Indonesia harus dihukum karena berusaha pindah ke software Open Source.

Detail selengkapnya [ bisa dibaca disini ]

Secara ringkas, IIPA, organisasi yang (mengaku) melindungi hak cipta, mengecam Surat Edaran MenPAN tgl 30 Maret 2009 karena menghimbau institusi pemerintah untuk menggunakan software Open Source.
Padahal – surat edaran tersebut justru bertujuan untuk melindungi hak cipta ! Dengan menggunakan software Open Source, maka institusi pemerintah jadi menggunakan software Legal.

Ya, software Open Source, seperti Firefox / Linux / OpenOffice / Chrome/dll, itu semuanya Legal & Halal.
Dengan menggunakan software F/OSS (Free / Open Source Software), maka berarti kita telah mendukung Hak Kekayaan Intelektual / HAKI.

Fitnah dari IIPA ini bisa disimpulkan dari kutipan berikut ini :

Government Procurement Preference Denies U.S. Software Companies a Level Playing Field

Padahal, sama sekali tidak demikian. SEMUA perusahaan software – baik dari Amerika maupun bukan, tetap BISA mensuplai software untuk pemerintah Indonesia. Yang penting, software tersebut berlisensi Open Source. Itu saja.

Tidak ada usaha untuk memblokir / merugikan perusahaan software dari Amerika !
(walaupun, kalaupun usaha tersebut ada, itupun adalah hak Pemerintah Indonesia sebagai Negara yang Merdeka & Berdaulat)

Siapa yang menyisipkan fitnah ini ke laporan IIPA tahun 2010 ini ?
Saya juga tidak tahu persisnya, namun beberapa kutipan terlampir mungkin bisa memberikan sedikit petunjuk :

Microsoft Memorandum of Understanding (MOU)

Dari situs IIPA

IIPA’s seven member associations are: … the Business Software Alliance (BSA),

Laporan IIPA tahun 2010 selengkapnya [ bisa dibaca disini ]
Disitu kita bisa lihat banyak lagi berbagai kekonyolan IIPA ini. Seperti saran & dukungan untuk razia Warnet di Malaysia, serangan kepada pemerintah Kanada – salah satu pendukung HAKI & sekutu Amerika dalam topik HAKI, dst. Padahal sudah banyak yang komplain karena metodologi yang digunakan serta kesimpulan/rekomendasinya aneh dan bisa sangat subjektif.

Sekali lagi, ini adalah serangan terhadap pemerintah Indonesia dari IIPA. Salah satu buktinya adalah karena IIPA tidak menyerang Inggris – yang juga [ mendukung penggunaan F/OSS ] di institusi pemerintahnya.

Mungkin Anda akan bertanya, mengapa laporan IIPA ini penting bagi Indonesia ?
Jawab: karena bisa berdampak langsung terhadap ekonomi Indonesia.

Salah satu contohnya dilampirkan di laporan tersebut – ada ancaman terselubung untuk mencabut skema subsidi bebas-pajak GSP; yang telah membantu memperlancar masuknya ekspor Indonesia bernilai trilyunan rupiah ke pasar Indonesia.

Juga, “countries on the list could be subject to penalties, trade barriers and embargoes”
(sumber: Bangkok Post.
Dan, “Special 301 status can have detrimental effects, as trading quotas could be slashed, or tariffs might be imposed on select items.”
(sumber: Mr Andres)

Jadi, ini bisa berdampak kepada seluruh rakyat Indonesia juga.
Dan karena itu, perlu menjadi perhatian kita serta ditindak lanjuti.

Beberapa hal yang bisa saya sarankan kepada Pemerintah Indonesia untuk mensikapi hal ini :

  • Survey : Berbagai pihak curiga bahwa metodologi yang digunakan oleh IIPA untuk mengukur tingkat pembajakan HAKI tidak bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, baik sekali jika Pemerintah Indonesia bisa melakukan survey di bidang ini dengan metodologi yang jelas & ilmiah, sehingga bisa memberikan bukti pembanding. Sehingga IIPA tidak bisa bebas melenggang begitu saja dengan berbagai klaim & fitnahnya.
  • Klarifikasi kepada USTR : Laporan dari IIPA ini diserahkan kepada USTR, US Trade Representative. Nah, jangan sampai laporan ini diterima begitu saja tanpa ada klarifikasi sama sekali dari Pemerintah Indonesia.
    Klarifikasi ini bisa disampaikan kepada Ron Kirk, pejabat USTR saat ini.
  • Tanggung jawab : Telusuri siapa yang menyisipkan fitnah-fitnah di laporan IIPA tersebut, dan lalu panggil mereka untuk klarifikasi & pertanggung jawabannya.
    Saya tahu berbagai unsur pemerintah Indonesia telah berusaha sangat keras untuk menegakkan HAKI (salut untuk Anda semua) dan menghindari masuknya Indonesia di PWL (Priority Watch List) tersebut; dan fitnah di laporan IIPA tersebut adalah seperti pelecehan bagi semua kerja keras Anda.
  • Gunakan software Open Source di institusi Pemerintah : dengan demikian maka akan dapat semakin cepat untuk menghilangkan pembajakan software di Indonesia.

Akhir kata, terimakasih banyak saya ucapkan kepada Mr Bobbie Johnson dari koran The Guardian, Mr Andres, dan Mr Michael Geist yang telah menyampaikan informasi seputar hal ini.

Merdeka !

Talk @ WordcampID 2010 : High Performance WordPress : done quick, cheap, and easy

Untuk para pembaca setia dari Indonesia : Silahkan klik tombol Google Translate di atas artikel ini.
Terimakasih 🙂

Last year I was contacted by Valent Mustamin, whom I started to be acquainted with by Twitter. He asked me if I’d be interested to speak in WordcampID 2010. My response was “HELL YES!” – well, ok, not exactly like that 🙂 but, you get the idea.

Before we continue, I must say it was very nice of him to get in touch with me quite that far in advance. Usually, sometimes, I was called and asked, “hey, how about speaking in this seminar which, by the way, is gonna be held tomorrow?”. Ouch. Sometimes I have problems booking a date even for the next week.
With WordcampID 2010, I was able to prepare the material well, and also booked the date of the event (30 January 2010) before I got other appointments. Zero conflict. Peace on earth.

Back to the topic – I proposed to speak about “High Performance WordPress”, which, of course, discusses ways to speed up WordPress. My talk will adhere to 3 main criterias : easy, cheap, faster.
Easy : it’s easy to do, kinda drop-in solution which you can do in 15 minutes flat.
Cheap : it’s not gonna cost you the arm & the leg. Basically, a dedicated server (dual core, 2 GB RAM) will suffice. It’s not some kind of highly complex, multiple-servers setup.
Faster : it will speed up your WordPress installations by multiple times AND will increase its capacity as well – capability to serve multiple concurrent visitors at the same time.

This solution is aimed to the websites in “growing-pains” period : too big for shared webhosting, but still too small in revenue to afford multiple-servers infrastructure.
In my experience, these websites usually are ranked between 10000 to 100000 in Alexa.

With the solution presented, I hope to be able to help these websites to grow their traffic significantly, and finally move up to the elite leagues with no problem.

You may ask, why another discussion on this topic? Isn’t this already discussed in many blog postings everywhere?

Indeed, however, soon I spotted a problem. When I was helping my friend, Mr Romi, to speed up his WordPress-based website, the highly popular IlmuKomputer.com, I noticed that the tutorials on this topic are :

(1) Suggests the hardest way with the least gain – first, and/or
(2) Only works for lesser websites (eg: Alexa rank > 200.000), and/or
(3) Potentially will your website to become buggy / to lose data, and/or
(4) It may cost you your first unborn child, and your arm, and your legs, and/or
(5) Did I mention that the methods are sometimes pretty hard to do ?, and/or
(6) Oh, did I already mention that it sometimes only offer 25% performance gain ?

The method I discussed can give 100000% performance gain. With 15 minutes of work.
And with very minimal messing (only normal config changes) with current installation of Apache/PHP/MySQL.

In a server, I tested its LAMP (Linux – Apache – MySQL – PHP) stack performance, and I got 2 requests / second.
After I finished optimizing it, I got 2000 requests / second. No kidding.

I know that in the audience there are several people from webhosting companies, who can get financial gain from this. Not just poor webmasters having problems with their ever-popular websites. But I don’t care. I love to share knowledge, and I believe only good things will come out from sharing them.
So there 😀

Anyway, enough rambling – on to the goodies !

[ High Performance WordPress – OpenOffice format ]
[ High Performance WordPress – PDF format ]
[ High Performance WordPress – Flash format ]

Note: The slides here have been updated with the excellent suggestion from Simon Lim regarding DNS.

Also, at the moment I’m working on another solution which is as easy, but offers even MUCH faster performance gain. Stay tuned.
Enjoy ! 🙂

Inggris Akan Membuat Halal Center – Indonesia ??


Ironis – negara “kafir” ini, Inggris, akan membuat Halal Center yang rencananya akan didirikan di daerah Wales.
Sementara di Indonesia, negara dengan populasi Muslim TERBESAR di dunia – MUI harus swadaya / berusaha sendirian mengadakan sertifikasi halal — dan itupun masih ditentang juga oleh banyak pihak. Termasuk oleh orang (yang mengaku) Islam sendiri 🙂

The mind boggles…..

Informasi dari MeatInternational.com, Kompleks Industri Halal ini akan mempekerjakan sekitar 3000 staf, dan bisa menghasilkan bisnis senilai Rp 60 trilyun atau lebih.

Aneh ya, justru orang “kafir” yang sudah menikmati rezeki dari yang halal. 😀
Sedangkan banyak kita di Indonesia yang masih memakan makanan / rezeki yang haram / syubhat / tidak jelas kehalalannya.

Kalau begini terus, bisa-bisa kebangkitan Islam itu akan diawali dari Inggris, ha ha 😀
Makin ironis…

Bagaimana ini umat Muslim Indonesia? Apakah kita akan mau terus terpuruk & terus berada dalam ironi seperti ini – atau kita akan berusaha untuk bangkit ? Dimulai dari mendidik & mencerdaskan diri kita sendiri & keluarga kita. Dan kemudian baru ke sekitar / lingkungan kita.

Terlampir berita selengkapnya dari MeatInternational.com :

Halal industrial park proposed for south Wales – 19 Feb 2010

An industrial park for Islamic products including meat, which could mean about 3,000 jobs, is being considered in south Wales, in the UK.

The Chairman of Halal Industries, Mahesh Jayanarayan, said Wales was chosen as the project’s site for its meat industries and affordable land prices.

The firm, a private equity company, said it was raising funds for the venture, which could launch in three to five years.
According to Jayanarayan, the industrial park could create up to 3,000 jobs and would make the UK a landmark Halal centre for the region.

The park would provide services like storage freezers, a product packing centre, and raw material storage for manufacturers for food production. Meat selection and processing as well as research and development would also be offered.

The cost of the project will be £150m and Jayanarayan said he plans to raise the fund in the capital markets, through government grants, and by finding partners like supermarket chains and multinational food manufacturers .

Jayanarayan said, “If you look at some figures, the halal sector in the UK is worth between £2billion to £4billion, the majority of that is imported.

Tips : Sewa Kios GRATIS di Mall

Bisnis online kini telah semakin marak di Indonesia. Dulu hanya bisa dilakukan oleh pakar komputer, atau mereka yang bermodal besar.
Kini bahkan ibu rumah tangga sekalipun sudah banyak yang memiliki usaha di Internet. Dan ini tentu saja adalah hal yang bagus bagi kita, para konsumen, karena kita jadi makin banyak mendapatkan pilihan, dengan harga yang makin terjangkau – dan tanpa perlu keluar rumah / kantor ! Semua ini bisa didapatkan cukup dengan mengakses Internet dari komputer kita.

Namun memang ada berbagai kendala di seputar usaha di Internet ini.
Salah satunya adalah trust – kepercayaan. Seringkali calon pembeli kita tidak jadi membeli karena hal ini. Mereka masih takut untuk melakukan transaksi jual-beli di Internet.

Nah, karena itu beberapa pebisnis online juga memiliki lokasi usaha di ruko / mall. Dengan demikian, calon pembeli jadi merasa nyaman, karena penjual tersebut “nyata”. Ada toko fisiknya juga, tidak hanya virtual / online di Internet.

Siapa sangka ternyata kita pun juga bisa menyewa kios di Mall dengan gratis !? 😀

Ya, beberapa mall ternyata menyediakan banyak kios yang bisa kita sewa dengan gratis.
Misalnya, di Tanah Abang Blok A. Anda tidak salah membaca – di lokasi yang terkenal dengan biaya sewa toko sampai ratusan juta rupiah ini, ternyata ada kios-kios yang juga mereka sediakan tanpa biaya sewa !
Satu lagi yang saya tahu adalah MGK – Mall Glodok Kemayoran.

“Bagaimana bisa??”, tentu pertanyaan ini akan langsung terbersit di benak Anda.
Ternyata sederhana saja.

Nyaris di setiap mall, biasanya ada beberapa lokasi yang masih sepi. Belum ada / banyak penyewanya.
Nah, konsumen cenderung menghindari lokasi-lokasi sepi tersebut. Pada gilirannya, para pedagang juga menghindari lokasi itu.
Sehingga ini menjadi dilema bagi pengelola Mall : pengunjung tidak mau mampir ke lokasi yang sepi, dan pedagang tidak mau menyewa kios di lokasi yang minim pengunjung.

Maka kemudian berbagai pengelola berbagai Mall menyediakan kios-kios tersebut untuk disewa Gratis 🙂

Nah, ini sangat cocok bagi para pengusaha online.
Kita tidak perlu tempat yang ramai, karena pembeli kita di Internet. Sementara itu, dengan alamat kios di sebuah Mall, maka bisnis kita menjadi lebih bonafid & terpercaya !
Jadinya serba untung, tidak ada ruginya 🙂

Anyway, judul posting ini sebetulnya kurang pas kalau disebut full 100% gratis. Pada setiap bisnis, ongkos rutin (overhead) pasti akan selalu ada.
Anda mungkin akan perlu menggaji penunggu toko. Lalu juga tentunya ada biaya listrik, air, telpon, kebersihan; mungkin sekitar 300 ribu – 500 ribu per bulan.
Tapi, biaya sewa memang Gratis, alias Nol rupiah 🙂
Yang normalnya bisa mencapai ratusan juta rupiah, kini menjadi tiada.

Demikian informasi ini semoga bermanfaat bagi Anda.
Dan jika Anda menemukan mall – mall lainnya yang juga menyediakan kios gratis, kabarkan juga kepada kita semua dengan mengomentari artikel ini ya?
Terimakasih 🙂

            








SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Komik Indonesia Homeschooling Indonesia