<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jaringan Islam Liberal didanai oleh The Asia Foundation</title>
	<atom:link href="http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/</link>
	<description>life is a struggle - information wants to be free</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 00:55:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-179215</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 23:35:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-179215</guid>
		<description>@ryan - &lt;i&gt;aku cuma prihatin atas kekerasan yg dilakukan oleh segolongan orang2 islam ‘tuk membenarkan pemikiran mereka…&lt;/i&gt;
.
Setuju sekali. Ini juga perlu menjadi perhatian kita semua.
.
Jika tidak, maka yang tidak bersalah pun akan kena getahnya.
.
Contoh: ketika kasus 9/11 terjadi, istri saya sampai kena harass oleh non-muslim di Inggris.
.
Contoh: ketika bom bali, semua muslim kena getahnya juga, dituduh sebagai ekstrimis.
.
Kita perlu berkomunikasi dengan saudara-saudara kita yang kebetulan memilih garis keras / ekstrimisme. Kita bicara dengan baik, sabar, dan jelaskan bahwa itu bukanlah teladan dari Nabi Muhammad saw.
.
Ini kekeliruan JIL. Mereka justru menghina dan mencaci maki serta memprovokasi mereka (!). 
.
Ya jelas saja mereka justru menjadi makin teguh dalam ekstrimisme mereka. 
.
Jadi kalau ada yang bilang bahwa JIL itu cerdas, saya bilang tidak. Masak mau menjinakkan harimau dengan cara menusuk-nusuknya ? Bodoh bener .... :)  itu sih namanya cari mati, he he
.
Kindness reaches all.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ryan &#8211; <i>aku cuma prihatin atas kekerasan yg dilakukan oleh segolongan orang2 islam ‘tuk membenarkan pemikiran mereka…</i><br />
.<br />
Setuju sekali. Ini juga perlu menjadi perhatian kita semua.<br />
.<br />
Jika tidak, maka yang tidak bersalah pun akan kena getahnya.<br />
.<br />
Contoh: ketika kasus 9/11 terjadi, istri saya sampai kena harass oleh non-muslim di Inggris.<br />
.<br />
Contoh: ketika bom bali, semua muslim kena getahnya juga, dituduh sebagai ekstrimis.<br />
.<br />
Kita perlu berkomunikasi dengan saudara-saudara kita yang kebetulan memilih garis keras / ekstrimisme. Kita bicara dengan baik, sabar, dan jelaskan bahwa itu bukanlah teladan dari Nabi Muhammad saw.<br />
.<br />
Ini kekeliruan JIL. Mereka justru menghina dan mencaci maki serta memprovokasi mereka (!).<br />
.<br />
Ya jelas saja mereka justru menjadi makin teguh dalam ekstrimisme mereka.<br />
.<br />
Jadi kalau ada yang bilang bahwa JIL itu cerdas, saya bilang tidak. Masak mau menjinakkan harimau dengan cara menusuk-nusuknya ? Bodoh bener &#8230;. <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   itu sih namanya cari mati, he he<br />
.<br />
Kindness reaches all.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiwik</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-179194</link>
		<dc:creator>wiwik</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 20:12:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-179194</guid>
		<description>kalau tidak ada yg mendanai, apakah Ulil masih memberpendapat seperti sekarang?  Kasihan betul......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau tidak ada yg mendanai, apakah Ulil masih memberpendapat seperti sekarang?  Kasihan betul&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sassi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-173948</link>
		<dc:creator>Sassi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 18:42:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-173948</guid>
		<description>Pemikiran Pak Ulil DKK memang patut dipertanyakan. Mereka membawa kemajuan atau keterbelakangan/kemunduran? Baru-baru ini mereka membahas tentang teori evolusi pada agama dengan mengemukakan suatu science bahwa agama mengalami proses evolusi. Inilah pendapat saya atas kemunduruan mereka:

Satu hal yang mesti direnungi adalah perkembangan teknologi dan science terhebatpun sampai saat ini dan pasti nanti tidak berhasil menciptakan suatu karya yang mampu memahami manusia, penciptanya, secara utuh, tidak ada produk manusia yang mampu menginterpretasikan sendiri bagaimana melayani manusia penciptanya. 

Maka manusia yang cerdas dan telah mempelajari agama samawi yang haq mestinya mengenali bahwa manusia tidak akan mampu menciptakan AGAMA yang mengajarkan bagaimana mengenali dan bersyukur kepada Tuhannya, Penciptanya. Justru manusia sebagai produk ciptaan tidak akan mungkin mampu membuat ciptaan/karya bagaimana menyembah penciptanya. Kalaulah demikian pastilah tiap kepala punya konsep di kepalanya. Tetapi bagaimana sombongnya manusia merasa mampu menyamakan Firman Allah dengan &#039;agama&#039; jahiliyah suatu karya ciptaan manusia? AGAMA tidaklah berevolusi, telah ditakdirkan Allah bahwa Penerima Wahyu terpisah dari pemikiran-pemikiran jahiliyah. Maka walau ayahnya telah punya agama jahiliyah seperti ayah Nabi Ibrahim, AGAMA yang dibawa Nabi ibrahim terpisah dari &#039;agama&#039; ayahnya. Demikian pula Nabi Muhammad SAW telah disucikan hatinya. Bagaimanakah orang-orang yang merasa cerdas masih mengusung konsep evolusi yang secara ilmiah banyak dibuktikan lemah? Tidak mampu menjawab banyak aspek?

Kalau terdapat perkembangan penyampaian pokok aturan yang berlaku pada AGAMA sawawi, itu bukan berarti berevolusi dari beragam &#039;agama&#039; yang ada dibumi. Kalaupun ada pemikiran-pemikiran pemujaan sejak dahulu, saya melihat karena manusia pada dasarnya tidak mampu menggantungkan pada kemampuannya sendiri sehingga timbullah interpretasi bagaimana bersandar pada makhluk yang dia fikir mampu menaunginya. Maka seandainya tidak ada petunjuk Tuhannya, demi Allah manusia tidak akan lepas dari pemujaan jahiliyah, lari dari satu benda ke benda lainnya yang tejangkau oleh pemikirannya, bahkan manusia sendiripun disembah. 

FIRMAN ALLAH jelas TIDAK BEREVOLUSI dari pemikiran manusia, yang pada dasarnya manusia adalah lemah dan tidak akan pernah sebanding dengan Penciptanya. Terdapat perbedaan yang menyolok antara AGAMA sawawi yang murni dan agama konsep manusia seandainya kita mau berfikir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemikiran Pak Ulil DKK memang patut dipertanyakan. Mereka membawa kemajuan atau keterbelakangan/kemunduran? Baru-baru ini mereka membahas tentang teori evolusi pada agama dengan mengemukakan suatu science bahwa agama mengalami proses evolusi. Inilah pendapat saya atas kemunduruan mereka:</p>
<p>Satu hal yang mesti direnungi adalah perkembangan teknologi dan science terhebatpun sampai saat ini dan pasti nanti tidak berhasil menciptakan suatu karya yang mampu memahami manusia, penciptanya, secara utuh, tidak ada produk manusia yang mampu menginterpretasikan sendiri bagaimana melayani manusia penciptanya. </p>
<p>Maka manusia yang cerdas dan telah mempelajari agama samawi yang haq mestinya mengenali bahwa manusia tidak akan mampu menciptakan AGAMA yang mengajarkan bagaimana mengenali dan bersyukur kepada Tuhannya, Penciptanya. Justru manusia sebagai produk ciptaan tidak akan mungkin mampu membuat ciptaan/karya bagaimana menyembah penciptanya. Kalaulah demikian pastilah tiap kepala punya konsep di kepalanya. Tetapi bagaimana sombongnya manusia merasa mampu menyamakan Firman Allah dengan &#8216;agama&#8217; jahiliyah suatu karya ciptaan manusia? AGAMA tidaklah berevolusi, telah ditakdirkan Allah bahwa Penerima Wahyu terpisah dari pemikiran-pemikiran jahiliyah. Maka walau ayahnya telah punya agama jahiliyah seperti ayah Nabi Ibrahim, AGAMA yang dibawa Nabi ibrahim terpisah dari &#8216;agama&#8217; ayahnya. Demikian pula Nabi Muhammad SAW telah disucikan hatinya. Bagaimanakah orang-orang yang merasa cerdas masih mengusung konsep evolusi yang secara ilmiah banyak dibuktikan lemah? Tidak mampu menjawab banyak aspek?</p>
<p>Kalau terdapat perkembangan penyampaian pokok aturan yang berlaku pada AGAMA sawawi, itu bukan berarti berevolusi dari beragam &#8216;agama&#8217; yang ada dibumi. Kalaupun ada pemikiran-pemikiran pemujaan sejak dahulu, saya melihat karena manusia pada dasarnya tidak mampu menggantungkan pada kemampuannya sendiri sehingga timbullah interpretasi bagaimana bersandar pada makhluk yang dia fikir mampu menaunginya. Maka seandainya tidak ada petunjuk Tuhannya, demi Allah manusia tidak akan lepas dari pemujaan jahiliyah, lari dari satu benda ke benda lainnya yang tejangkau oleh pemikirannya, bahkan manusia sendiripun disembah. </p>
<p>FIRMAN ALLAH jelas TIDAK BEREVOLUSI dari pemikiran manusia, yang pada dasarnya manusia adalah lemah dan tidak akan pernah sebanding dengan Penciptanya. Terdapat perbedaan yang menyolok antara AGAMA sawawi yang murni dan agama konsep manusia seandainya kita mau berfikir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ryan</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-171654</link>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 05:25:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-171654</guid>
		<description>tuk mas doddy widodo..
mengapa qt tidak melakukan hal yang sama tuk mengambil ilmu dari orng2 barat?..yaitu dgn ATM sprti yg mas katakan..
itu benar, JIL meMng di sponsori oleh orng2 barat tp qt jgn berpikiran negatif dengan mengatakan itu ntuk menghambat kebangkitan islam..mnurut saya landasan pembntukan JIL itu untk mengurangi &quot;gap&quot; konsep pemikiran antara islam dan barat...
saya juga berhrap agar ummat islam jgn terlalu picik dan berpikir negatif...
klo ingin qt ingin maju, bngkit.. ya qt harus berpkir positif terhadap diri sendiri, orng lain maupun terhadap tuhan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tuk mas doddy widodo..<br />
mengapa qt tidak melakukan hal yang sama tuk mengambil ilmu dari orng2 barat?..yaitu dgn ATM sprti yg mas katakan..<br />
itu benar, JIL meMng di sponsori oleh orng2 barat tp qt jgn berpikiran negatif dengan mengatakan itu ntuk menghambat kebangkitan islam..mnurut saya landasan pembntukan JIL itu untk mengurangi &#8220;gap&#8221; konsep pemikiran antara islam dan barat&#8230;<br />
saya juga berhrap agar ummat islam jgn terlalu picik dan berpikir negatif&#8230;<br />
klo ingin qt ingin maju, bngkit.. ya qt harus berpkir positif terhadap diri sendiri, orng lain maupun terhadap tuhan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sendiri saja JIL</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-171487</link>
		<dc:creator>Sendiri saja JIL</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 12:12:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-171487</guid>
		<description>Mas ulil &amp; teman2 you punya kepercayaan jangan diumbar2 donk pake bikin Liberal segala dari dulu kalau anda islam ikutin dong sunah rasul dan alquran jangan diusik2 dong, you manusia yang merasa sombong karena paham2 you jg teman2 you jangan membawa orang islam lainnya seperti ahmadiyah, kalau you coba2 melawan dan menfitnah rassul dan Allah swt.  sendiri saja lakukan kalau anda menyebarkan JIL  berarti anda adalah utusan nasoro dan Yahudi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas ulil &amp; teman2 you punya kepercayaan jangan diumbar2 donk pake bikin Liberal segala dari dulu kalau anda islam ikutin dong sunah rasul dan alquran jangan diusik2 dong, you manusia yang merasa sombong karena paham2 you jg teman2 you jangan membawa orang islam lainnya seperti ahmadiyah, kalau you coba2 melawan dan menfitnah rassul dan Allah swt.  sendiri saja lakukan kalau anda menyebarkan JIL  berarti anda adalah utusan nasoro dan Yahudi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: marabi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-171355</link>
		<dc:creator>marabi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 04:03:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-171355</guid>
		<description>Kepada ummat yang masih berpegang pada Al Qur&#039;an dan Al Hadith jangan biarkan penggunaan label Islam pada kelompok mereka dengan menyebutkan Islam Liberal di semua kegitan diskusi, dialog dengan mereka. Saya kira mereka lebih pantas disebut kelompok kafir kharbi karena sifat ofensif mereka dalam melaksanakan misi penghancuran akidah islam melalui metodologi pencucian otak kaum muda islam dengan memasukan nilai2 kebebasan ideologi dengan dasar kepuasan nafsu semata yang memang secara mentah2 mereka ambil dari  barat sebagai donatur mereka. &quot;Hai kaum muslimin kuatkan semangat islammu, teguhkan imanmu dan tegaskan sikapmu untuk menyatakan Tidak kepada kaum munafik itu&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada ummat yang masih berpegang pada Al Qur&#8217;an dan Al Hadith jangan biarkan penggunaan label Islam pada kelompok mereka dengan menyebutkan Islam Liberal di semua kegitan diskusi, dialog dengan mereka. Saya kira mereka lebih pantas disebut kelompok kafir kharbi karena sifat ofensif mereka dalam melaksanakan misi penghancuran akidah islam melalui metodologi pencucian otak kaum muda islam dengan memasukan nilai2 kebebasan ideologi dengan dasar kepuasan nafsu semata yang memang secara mentah2 mereka ambil dari  barat sebagai donatur mereka. &#8220;Hai kaum muslimin kuatkan semangat islammu, teguhkan imanmu dan tegaskan sikapmu untuk menyatakan Tidak kepada kaum munafik itu&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nasution</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-170355</link>
		<dc:creator>nasution</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 19:05:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-170355</guid>
		<description>gak usah di ungkit lagi kisah ulil, karna siapa yang telah dicap Allah hatinya dengan kegelapan, tak akan mungkin menerima kebenaran. JIL itu mu&#039;tazilah dahulu atau bahkan golongan munafiq di agama islam ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gak usah di ungkit lagi kisah ulil, karna siapa yang telah dicap Allah hatinya dengan kegelapan, tak akan mungkin menerima kebenaran. JIL itu mu&#8217;tazilah dahulu atau bahkan golongan munafiq di agama islam ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hani rahmat</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-167584</link>
		<dc:creator>Hani rahmat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 12:21:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-167584</guid>
		<description>sesungguhnya islam akan jaya jika kita mau kembali kepada Alhaq, hal yang pertama kali kita lihat yaitu berusaha menjauhi kesirikan kareina seseorang jika matinya masih berada dalam kesirikan niscaya dia tidak akan dimasukan kedalam surganya Allah Azza wajallai. sehinnga merugilah dia meskipun dia melakukan kebaikan. hal ini sebagaimana dapat kita baca dalam siroh nabawi yang menerangkan tentang kebaikan kakeknya terhadap nabi Muhammad,tapi lantaran masih memegang agama nenek moyangnya hinnga ajal menjemputnya,oleh sebab itu dia akan tetap berada di neraka.
Naudzu billahi minzalik.









.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sesungguhnya islam akan jaya jika kita mau kembali kepada Alhaq, hal yang pertama kali kita lihat yaitu berusaha menjauhi kesirikan kareina seseorang jika matinya masih berada dalam kesirikan niscaya dia tidak akan dimasukan kedalam surganya Allah Azza wajallai. sehinnga merugilah dia meskipun dia melakukan kebaikan. hal ini sebagaimana dapat kita baca dalam siroh nabawi yang menerangkan tentang kebaikan kakeknya terhadap nabi Muhammad,tapi lantaran masih memegang agama nenek moyangnya hinnga ajal menjemputnya,oleh sebab itu dia akan tetap berada di neraka.<br />
Naudzu billahi minzalik.</p>
<p>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: boby</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-167412</link>
		<dc:creator>boby</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 10:40:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-167412</guid>
		<description>Yang namanya firman (omongan) Tuhan itu kalo udah di bumi ya menjadi milik manusia selaku penguasa bumi. Soal penafsiran ya semau manusia menurut akal pikirannya. Kita tdk hrs menurut tafsiran ulama arab kek, mesir kek, jombang, atau madura. Kita beragama itu langsung kepada Tuhan, tidak perlu lewat ulama. Maju terus JIL, selamatkan dunia dari cara berpikir yang begitu picik. MERDEKA!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang namanya firman (omongan) Tuhan itu kalo udah di bumi ya menjadi milik manusia selaku penguasa bumi. Soal penafsiran ya semau manusia menurut akal pikirannya. Kita tdk hrs menurut tafsiran ulama arab kek, mesir kek, jombang, atau madura. Kita beragama itu langsung kepada Tuhan, tidak perlu lewat ulama. Maju terus JIL, selamatkan dunia dari cara berpikir yang begitu picik. MERDEKA!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JIL@t pantat yahudi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-165502</link>
		<dc:creator>JIL@t pantat yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 18:04:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-165502</guid>
		<description>Si Ulil kan ulat di serial TV Si KOMO,,,hihihiiihiihi
Lil,,jangan samakan pemikiran Muhammadiyah dengan JIL,
Muhammadiyah memang menghormati pluralisme tapi tuhannya tetap Allah SWT, Tuhan Umat Islam, jangan samakan dengan pemahaman JIL yang menganggap tuhannya JIL sama juga dengan tuhannya agama lainnya. kalau NU,,gw ga ngertti deh,,soalnya membudayakan agama juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Si Ulil kan ulat di serial TV Si KOMO,,,hihihiiihiihi<br />
Lil,,jangan samakan pemikiran Muhammadiyah dengan JIL,<br />
Muhammadiyah memang menghormati pluralisme tapi tuhannya tetap Allah SWT, Tuhan Umat Islam, jangan samakan dengan pemahaman JIL yang menganggap tuhannya JIL sama juga dengan tuhannya agama lainnya. kalau NU,,gw ga ngertti deh,,soalnya membudayakan agama juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pelaksanaan Pemilu</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-165398</link>
		<dc:creator>Pelaksanaan Pemilu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 17:18:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-165398</guid>
		<description>Ayo sudah jangan bertengkar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ayo sudah jangan bertengkar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RIZAL ALFAETONI</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-165142</link>
		<dc:creator>RIZAL ALFAETONI</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 08:47:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-165142</guid>
		<description>Asssalamuailum ustad ULIL,,,,, saya pengagum anda... Maju terus. ANda belum bisa diterima bukan tidak diterima. Saya termasuk yang menerima pendangan anda. Surga neraka bukan terjenahan orang  lain. Ia ada diterjemahkan oleh orang secara ..personali. Allah serba membolehkan Ia hanya memberi  RAMBU. Pelanggaran terhadap rambu  Allah tidak akan pernah merugikan Allah apalagi menyakiti Allah. Rambu ada untuk dipahami manusia agar tidak merugikan diri sendiri.  Penerjenahan rambu bersifat personel sepanjang ia berkaitan dengan diri pribadi. Ilmu Allah sangat menjunjung tinggi HAM. Anda sedang menerjemahkan itu. SAYA ADA DI BARISAN ANDA, TIDAK DENGAN MEMBAWA PEDANG...TAPI MAWAR, KURMA dan AIR ZAMZAM. . Allah tidak pernah punya musuh....yang punya musuh adalah manusia. Bagi yang tidak sepandangan ........apa anehnya JIL? bukankah ia justrtru sedang menerjamahkan Ilmu Allah yang menjunjung tinggi HAM.
Di malang dimana saya bisa belajar pandangan JIL:
Wassalamuilakum...Tuhan Allah Maha Penyayang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asssalamuailum ustad ULIL,,,,, saya pengagum anda&#8230; Maju terus. ANda belum bisa diterima bukan tidak diterima. Saya termasuk yang menerima pendangan anda. Surga neraka bukan terjenahan orang  lain. Ia ada diterjemahkan oleh orang secara ..personali. Allah serba membolehkan Ia hanya memberi  RAMBU. Pelanggaran terhadap rambu  Allah tidak akan pernah merugikan Allah apalagi menyakiti Allah. Rambu ada untuk dipahami manusia agar tidak merugikan diri sendiri.  Penerjenahan rambu bersifat personel sepanjang ia berkaitan dengan diri pribadi. Ilmu Allah sangat menjunjung tinggi HAM. Anda sedang menerjemahkan itu. SAYA ADA DI BARISAN ANDA, TIDAK DENGAN MEMBAWA PEDANG&#8230;TAPI MAWAR, KURMA dan AIR ZAMZAM. . Allah tidak pernah punya musuh&#8230;.yang punya musuh adalah manusia. Bagi yang tidak sepandangan &#8230;&#8230;..apa anehnya JIL? bukankah ia justrtru sedang menerjamahkan Ilmu Allah yang menjunjung tinggi HAM.<br />
Di malang dimana saya bisa belajar pandangan JIL:<br />
Wassalamuilakum&#8230;Tuhan Allah Maha Penyayang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: prihatin</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-164801</link>
		<dc:creator>prihatin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 12:40:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-164801</guid>
		<description>ya Alloh,
kasihan si ulil dan konco-konconya
mereka mau saja gadaikan aqidah ...
untuk segepok dollar
inna liLLAH wa inna ilaiHI rooji&#039;un
... ulil, ulil</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya Alloh,<br />
kasihan si ulil dan konco-konconya<br />
mereka mau saja gadaikan aqidah &#8230;<br />
untuk segepok dollar<br />
inna liLLAH wa inna ilaiHI rooji&#8217;un<br />
&#8230; ulil, ulil</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: seno n</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-163989</link>
		<dc:creator>seno n</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 15:21:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-163989</guid>
		<description>buat Soegana lalalala...
beneran anda berani? jangan omdo lah. Saya tahu banget tipe2 anda.

Buat fansnya JIL
saya sarankan anda semua mengaji yang lebih rajin kepada ulama2 salaf, agar anda tidak makin salah jalan.

Buat orang2 JIL
mudah2an Allah SWT membuka hati anda, dan anda semua masih diberi kesempatan bertaubat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>buat Soegana lalalala&#8230;<br />
beneran anda berani? jangan omdo lah. Saya tahu banget tipe2 anda.</p>
<p>Buat fansnya JIL<br />
saya sarankan anda semua mengaji yang lebih rajin kepada ulama2 salaf, agar anda tidak makin salah jalan.</p>
<p>Buat orang2 JIL<br />
mudah2an Allah SWT membuka hati anda, dan anda semua masih diberi kesempatan bertaubat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Panotogomo</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-162474</link>
		<dc:creator>Panotogomo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 09:09:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-162474</guid>
		<description>Sangat berbahaya pemahaman agama dengan EMOSI.
JIL mengajarkan kita untuk menggunakan rasional dalam pemahaman agama, otak adalah karunia Tuhan (Alloh swt) yg diberikan kpd kita untuk memahami ajaran-NYA.
Ketahuilah ketika nenek moyang kita masih taat beragama Hindu para Wali/penyebar agama Islam di Indonesia mereka menggunakan akal dan rasio-nya sehingga Islam bisa kita anut sampai saat ini.
Kalo saja para Wali mengajarkan Agama dengan cara emosi mungkin kita belum beragama Islam saat ini.
Ketahuilah dalam Islam ada hal yg mmg tidak bisa kita rasionalkan salah satu contoh Sholat.
Tapi banyak hal-hal lain yg bisa kita rasionalkan sesuai dengan kondisi dan jamannya.
Bagi saudara2ku yang anti JIL silakan tinggalkan saja  JIL tapi jangan lupa gunakan Rasional &amp; Nurani dalam memahami Islam jauhkanlah EMOSIONAL.
Kalau kita merasa kurang mampu rasional kita carilah GURU/PEMBIMBING insya&#039;Allah selamat dunia akhirat kita amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat berbahaya pemahaman agama dengan EMOSI.<br />
JIL mengajarkan kita untuk menggunakan rasional dalam pemahaman agama, otak adalah karunia Tuhan (Alloh swt) yg diberikan kpd kita untuk memahami ajaran-NYA.<br />
Ketahuilah ketika nenek moyang kita masih taat beragama Hindu para Wali/penyebar agama Islam di Indonesia mereka menggunakan akal dan rasio-nya sehingga Islam bisa kita anut sampai saat ini.<br />
Kalo saja para Wali mengajarkan Agama dengan cara emosi mungkin kita belum beragama Islam saat ini.<br />
Ketahuilah dalam Islam ada hal yg mmg tidak bisa kita rasionalkan salah satu contoh Sholat.<br />
Tapi banyak hal-hal lain yg bisa kita rasionalkan sesuai dengan kondisi dan jamannya.<br />
Bagi saudara2ku yang anti JIL silakan tinggalkan saja  JIL tapi jangan lupa gunakan Rasional &amp; Nurani dalam memahami Islam jauhkanlah EMOSIONAL.<br />
Kalau kita merasa kurang mampu rasional kita carilah GURU/PEMBIMBING insya&#8217;Allah selamat dunia akhirat kita amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ryan</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-161427</link>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 03:18:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-161427</guid>
		<description>tuk wegayendi..
membeicarakan esensi tuhan itu tidak akan ada habisnya..
mungkin lebih baik, jika hal ini diserahkan pada tiap2 pribadi, yg penting mari kita semua umat islam saling menghargai realitas-realitas dari pemikiran seseorang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tuk wegayendi..<br />
membeicarakan esensi tuhan itu tidak akan ada habisnya..<br />
mungkin lebih baik, jika hal ini diserahkan pada tiap2 pribadi, yg penting mari kita semua umat islam saling menghargai realitas-realitas dari pemikiran seseorang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: doddi widodo</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-160770</link>
		<dc:creator>doddi widodo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 11:15:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-160770</guid>
		<description>didunia ini nggak ada yang namanya kebebasan mutlak sehingga akan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, dan islam ya islam titik, mana ada islam liberal ( berlebel imperalis ) ? memang harus diakui kemajuan barat disegala bidang berkat kecerdasannya  mencuri system islam ( kekalifahan ), masak kita mau meng adopsi balik system yang sudah campur aduk dengan kebatilan ( menghalalkan segala cara ), ok dalam hal ilmu pengetahuan dan tehnologi saya angkat topi pada barat, karena ilmu pengetahuan dan tehnologi adalah hakikat kemampuan membaca system alam yang sangat inovative untuk diaplikasikan diperbagai bidang untuk kemaslahatan manusia. jujur saja kita harus belajar banyak dari mereka, namun untuk meng adopsi  ideologinya barat ( penjajah ) saya kira harus berani berkata say &quot;no way&quot; to the western ideology.

mungkin yang harus diwaspadai oleh kita semua adalah usaha barat dalam megerem dan mengunci mati segala upaya umat islam untuk bangkit, karena hal ini sudah merupakan agenda sepanjang masa barat ( penjajah ), sejak runtuhnya kekalifahan islam dan bangkitnya barat sejak abad ke 13, karena islam walaupun sedang terpuruk hingga kini, namun masih sangat ditakuti dan sangat diwaspadai kebangkitannya oleh barat dan barat tahu betul hal ini, lihat saja setiap ada geliat islam akan bangkit, buru-buru analis ( akademisi ) barat,  kaum orentalis, para agen-agen barat  automatically mulai ngoceh dan sibuk bekerja, melobby para politikus petualang, para penguasa negara islam, akademisi muslim, dan berbagai macam LSM petualang, dan bukan menjadi rahasia lagi bahwa hal ini menjadi lahan bisnis yang cukup marak bagi para oportunis yang sangat tidak bertanggung jawab, inilah yang menjadi alasan bahwa islam susah sekali untuk bangkit, bahkan semakin bercerai-berai. 

kembali ke masalah sepak terjang JIL, buktikan saja pemahaman siapa yang benar dan menjadi pionir kebangkitan islam yang sejati atau malah menjadi alat palsu pecundang kebankitan islam, rasulullah hanya perlu waktu 8 tahun untuk bangkit untuk berkompetisi dan go international dengan peradaban-peradaban lain. 

wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>didunia ini nggak ada yang namanya kebebasan mutlak sehingga akan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, dan islam ya islam titik, mana ada islam liberal ( berlebel imperalis ) ? memang harus diakui kemajuan barat disegala bidang berkat kecerdasannya  mencuri system islam ( kekalifahan ), masak kita mau meng adopsi balik system yang sudah campur aduk dengan kebatilan ( menghalalkan segala cara ), ok dalam hal ilmu pengetahuan dan tehnologi saya angkat topi pada barat, karena ilmu pengetahuan dan tehnologi adalah hakikat kemampuan membaca system alam yang sangat inovative untuk diaplikasikan diperbagai bidang untuk kemaslahatan manusia. jujur saja kita harus belajar banyak dari mereka, namun untuk meng adopsi  ideologinya barat ( penjajah ) saya kira harus berani berkata say &#8220;no way&#8221; to the western ideology.</p>
<p>mungkin yang harus diwaspadai oleh kita semua adalah usaha barat dalam megerem dan mengunci mati segala upaya umat islam untuk bangkit, karena hal ini sudah merupakan agenda sepanjang masa barat ( penjajah ), sejak runtuhnya kekalifahan islam dan bangkitnya barat sejak abad ke 13, karena islam walaupun sedang terpuruk hingga kini, namun masih sangat ditakuti dan sangat diwaspadai kebangkitannya oleh barat dan barat tahu betul hal ini, lihat saja setiap ada geliat islam akan bangkit, buru-buru analis ( akademisi ) barat,  kaum orentalis, para agen-agen barat  automatically mulai ngoceh dan sibuk bekerja, melobby para politikus petualang, para penguasa negara islam, akademisi muslim, dan berbagai macam LSM petualang, dan bukan menjadi rahasia lagi bahwa hal ini menjadi lahan bisnis yang cukup marak bagi para oportunis yang sangat tidak bertanggung jawab, inilah yang menjadi alasan bahwa islam susah sekali untuk bangkit, bahkan semakin bercerai-berai. </p>
<p>kembali ke masalah sepak terjang JIL, buktikan saja pemahaman siapa yang benar dan menjadi pionir kebangkitan islam yang sejati atau malah menjadi alat palsu pecundang kebankitan islam, rasulullah hanya perlu waktu 8 tahun untuk bangkit untuk berkompetisi dan go international dengan peradaban-peradaban lain. </p>
<p>wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: doddi widodo</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-160749</link>
		<dc:creator>doddi widodo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 04:44:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-160749</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum

kebangkitan barat adalah berkat kecerdikannya dalam mengamati dan mempelajari ilmu-ilmu islam yang sangat dahsyat dan sangat ditakuti barat, dari kehebatan islam yang pernah menjadi mesin peradaban dunia sejak abad ke 7 - 13, barat secara cerdik dan licik mengambil ilmu-ilmu islam melalui methode ATM, amati tiru modifikasi, ternyata barat berhasil membangun peradabannya disegala bidang, untuk kemudian berkelana menjajah dan target utama adalah negara-negara islam bekas kekalifahan islam  untuk apa ? untuk menekontruksi system islam itu sendiri, sehingga umat islam, tetap lemah, tidak berdaya, miskin, tidak mampu bersaing menjadi umat yang terbaik, sekali lagi program sepanjang masa ini sukses dan berlangsung hingga kini,  melalui konspirasi politik, fitnah, propaganda, uang dll. sehingga bangsa-bangsa islam dibuatnya selalu tergantung dan mudah didekte oleh barat ( kaum penjajah ), dan kekayaan alamnya dikeruk dengan leluasa untuk terus menggerakan membangun industri ( ekonomi ) dan mesin perangnya, seiring dengan berjalannya waktu ( beabad-abad ) umat islam kehilangan sama sekali system islam yang memiliki daya yang maha akbar itu yang pernah menjadi mesin peradaban dunia, dan umat islam pada sa&#039;at ini sangat kebingungan dan kehilangan jati diri, jangankan umat islam para imuwan islam ( ulama ) pun bingung, faktanya islam belum mampu bangkit hingga kini, umat islam tercerai berai, menjadi banyak sekali aliran yang saling mengklaim dan saling berbeda pendapat bahwa alirannyalah  yang paling benar, namun mereka lupa membuktikan kebenaran itu melalui aktivitas ril yang melahir prestasi tertingginya menjadi umat terbaik yang memberikan kontribusi nyata dalam menjalankan misi nya untuk mewujudkan visi rahmatan lil alamin ( islam world view ).

fenomena dan dinamika dari perdebatan di blog ini adalah syah-syah saja selama merupakan sebuah &quot;searching of truth&quot; dalam upayanya merekonstruksi system kekalifahan ( mesin peradaban ), namun yang harus diwaspadahi oleh kaum yang mengaku para akedemisi ( cedekiawan muslim ) islam, yang menjadi target utama agenda barat ( penjajah ) untuk terus mengerem dan memasung, dan mempreteli system islam secara jitu, yaitu  terletak pada para politisi petualang, para penguasa dan para akademisi, LSM dll,  janganlah hal ini malah menjadi sebuah fitnah dan paradoksi yang hanya akan menghambat keinginan umat islam untuk bangkit dari keterpurukan disegala bidang.

di era globalisasi dan era keterbukaan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang ditandai perubahan yang sangat cepat dan persaingan pasar global yang semakin super kompetitif ini, 

hanya ada dua pilihan bangkit menjadi umat terbaik atau lebih terpuruk ? ( menang atau terbunuh? )

hanya orang yang sakit jiwa saja yang ingin kondisi umat islam tetap terpuruk.

maka berlomba-lombalah dalam kebaikan, bukan saja baik tapi harus benar.

dan bangkitlah umat islam menjadi umat yang benar-benar terbaik yang mampu berlaga dan berkompetisi secara elegan di era globalisasi ini.

wassalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>kebangkitan barat adalah berkat kecerdikannya dalam mengamati dan mempelajari ilmu-ilmu islam yang sangat dahsyat dan sangat ditakuti barat, dari kehebatan islam yang pernah menjadi mesin peradaban dunia sejak abad ke 7 &#8211; 13, barat secara cerdik dan licik mengambil ilmu-ilmu islam melalui methode ATM, amati tiru modifikasi, ternyata barat berhasil membangun peradabannya disegala bidang, untuk kemudian berkelana menjajah dan target utama adalah negara-negara islam bekas kekalifahan islam  untuk apa ? untuk menekontruksi system islam itu sendiri, sehingga umat islam, tetap lemah, tidak berdaya, miskin, tidak mampu bersaing menjadi umat yang terbaik, sekali lagi program sepanjang masa ini sukses dan berlangsung hingga kini,  melalui konspirasi politik, fitnah, propaganda, uang dll. sehingga bangsa-bangsa islam dibuatnya selalu tergantung dan mudah didekte oleh barat ( kaum penjajah ), dan kekayaan alamnya dikeruk dengan leluasa untuk terus menggerakan membangun industri ( ekonomi ) dan mesin perangnya, seiring dengan berjalannya waktu ( beabad-abad ) umat islam kehilangan sama sekali system islam yang memiliki daya yang maha akbar itu yang pernah menjadi mesin peradaban dunia, dan umat islam pada sa&#8217;at ini sangat kebingungan dan kehilangan jati diri, jangankan umat islam para imuwan islam ( ulama ) pun bingung, faktanya islam belum mampu bangkit hingga kini, umat islam tercerai berai, menjadi banyak sekali aliran yang saling mengklaim dan saling berbeda pendapat bahwa alirannyalah  yang paling benar, namun mereka lupa membuktikan kebenaran itu melalui aktivitas ril yang melahir prestasi tertingginya menjadi umat terbaik yang memberikan kontribusi nyata dalam menjalankan misi nya untuk mewujudkan visi rahmatan lil alamin ( islam world view ).</p>
<p>fenomena dan dinamika dari perdebatan di blog ini adalah syah-syah saja selama merupakan sebuah &#8220;searching of truth&#8221; dalam upayanya merekonstruksi system kekalifahan ( mesin peradaban ), namun yang harus diwaspadahi oleh kaum yang mengaku para akedemisi ( cedekiawan muslim ) islam, yang menjadi target utama agenda barat ( penjajah ) untuk terus mengerem dan memasung, dan mempreteli system islam secara jitu, yaitu  terletak pada para politisi petualang, para penguasa dan para akademisi, LSM dll,  janganlah hal ini malah menjadi sebuah fitnah dan paradoksi yang hanya akan menghambat keinginan umat islam untuk bangkit dari keterpurukan disegala bidang.</p>
<p>di era globalisasi dan era keterbukaan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang ditandai perubahan yang sangat cepat dan persaingan pasar global yang semakin super kompetitif ini, </p>
<p>hanya ada dua pilihan bangkit menjadi umat terbaik atau lebih terpuruk ? ( menang atau terbunuh? )</p>
<p>hanya orang yang sakit jiwa saja yang ingin kondisi umat islam tetap terpuruk.</p>
<p>maka berlomba-lombalah dalam kebaikan, bukan saja baik tapi harus benar.</p>
<p>dan bangkitlah umat islam menjadi umat yang benar-benar terbaik yang mampu berlaga dan berkompetisi secara elegan di era globalisasi ini.</p>
<p>wassalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahimsa</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-160562</link>
		<dc:creator>Ahimsa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 09:53:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-160562</guid>
		<description>ULIL ROCKS!!!

JIL ROCKS!!!!

UYEAAHHH!!!!

Ah,klo dsuruh komen scr materi tulisannya...Quran aj bakal kalah panjang..

intinya..adlh..I AM seorang pendukung JIL!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ULIL ROCKS!!!</p>
<p>JIL ROCKS!!!!</p>
<p>UYEAAHHH!!!!</p>
<p>Ah,klo dsuruh komen scr materi tulisannya&#8230;Quran aj bakal kalah panjang..</p>
<p>intinya..adlh..I AM seorang pendukung JIL!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ryan</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/#comment-160334</link>
		<dc:creator>ryan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 03:20:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=766#comment-160334</guid>
		<description>aduh, aq padahal orangnya cool tp ditulisan diatas ko&#039; jadi marah2 gitu ya??..he..he..he
harus kembali berpikir jernih nih...ha...ha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aduh, aq padahal orangnya cool tp ditulisan diatas ko&#8217; jadi marah2 gitu ya??..he..he..he<br />
harus kembali berpikir jernih nih&#8230;ha&#8230;ha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
