Khotbah Jumat
Khotbah Jumat di berbagai mesjid cenderung garing, tapi yang kali ini cukup membuat ngilu.
Topiknya mengenai MENGAPA sampai terjadi gempa di Nias.
Apakah khatibnya mungkin sudah diberitahu oleh Allah swt ? Kok rasanya tidak ya.
Tapi tetap saja bpk. Khatib berkhutbah bahwa gempa di Nias adalah azab dari Allah swt, karena manusia telah berbuat jahat. Yaitu golongan elitenya saja (padahal baru kemarin uang kembalian beli bensin saya ditilep oleh petugas pom.bensin) sehingga semua rakyat dari golongan atas sampai bawah dikenakan azab.
Duh.
Apa tidak mungkin bahwa bencana tersebut justru adalah bagian dari proses Kiamat, dimana orang-orang baik dipanggil ke haribaan Tuhannya, sehingga setelah hanya orang-orang jahat yang tersisa di bumi maka terjadilah Kiamat itu ?
Atau apa tidak mungkin bahwa bencana tersebut terjadi karena suatu alasan lainnya ? Atau tanpa alasan, hanya karena Allah swt Maha Kuasa ?
Dst.
It gets better - bpk.Khatib juga salah menjelaskan apa itu gempa vulkanik, beberapa aspek agama, dst. Lalu kadang-kadang seperti bicara dengan diri sendiri, suaranya kecil sekali walaupun sudah di depan mikropon. Sisanya bicara ngalor ngidul yang kurang jelas maksudnya.
Anyway, lumayan ngilu juga mendengar ucapan-ucapan yang cukup sok tahu seperti itu, sampai asma saya jadi kumat di tengah khotbah
Bpk.Khatibnya kemudian kena azab oleh Allah swt, yaitu ketika sedang memimpin sholat dan sedang membaca sebuah surat, tiba-tiba tidak tahu apa yang harus dibaca; padahal cuma surat pendek dari juz amma. Terbata-bata cukup lama, sampai saya yang tadinya sempat kesal pun jadi merasa kasihan sekali.
(eh saya cuma bercanda lho, saya belum bisa kok ngobrol-ngobrol dengan / membaca pikiran Tuhan
)
Kepada para bpk.Khatib yang baik, saya berharap agar Anda sekalian dapat mengabdi kepada umat, dengan menyampaikan ilmu dan hikmah yang bermanfaat bagi mereka. Kami amat, sangat membutuhkan uluran tangan Anda tersebut agar dapat menjadi tercerahkan.
Sebelumnya saya ucapkan banyak-banyak terimakasih.

April 1st, 2005 18:33
Wah, setuju banget saya. Saya juga paling enggak suka kalau bencana yg menimpa saudara2 kita di Aceh atau Nias dikaitkan dg “murka Tuhan”, or s’thing ike that. Pernah saya tulis yg seperti itu di blog saya, eeeh … malahan ada yg komentar nyuruh saya tobat segala
April 5th, 2005 23:40
Jadi gimana? Sudah tobat apa belum ?
July 16th, 2005 05:08
Wah.. lagi searching nemu ini nih.
Setuju banget! Khotbah Jumat itu bukan forum terbuka (pendengar kan gak bisa komentar/nanya saat khotbah), jadi harusnya jangan diisi pendapat pribadi, komentar, dlsb. Harusnya diisi penyejuk rohani dlsb.
Tapi maklum aja deh.. kalo orang yang merasa ‘penting’ jadinya sok tahu dan ngomong kemana-mana gak nyambung.
May 26th, 2006 05:34
Saya tidak bisa menilai karna hanya allah saja yang bisa menilai, saya lebih memikirin dosa sendiri yang begitu besar, dan bagaimana sebisa mungkin untuk mendokan kedua orangtua agar segala dosa-dosanya diampuni oleh ALLAH, amiiiin
August 22nd, 2006 04:23
hehe, kayaknya perlu dibentuk ‘Khatib Watch’ nih…
September 10th, 2006 10:42
kalo saya paling gak bisa.. ngeliat kotib yg tukang ngejek2 agama lain… padahal pake speaker… dan smuanya umat non muslim pada denger.. kasian banget..
May 14th, 2007 13:06
Ya begitulah realitanya, bisa dibilang bencan terjadi karana ulah manusia, namun yang jelas ALLAH memberikan bencana kepada kita itu merupakan wujud kasih sayang ALLAH kepada kita
August 10th, 2007 08:08
Dengan rentetan musibah mestinya menjadikan manusia lebih arif dan mawas diri, bukankan segala pagelaran yang ada di dunia adalah dijadikan olah Allah SWT sebagai pelajaran bagi manusia??… bisa saja Allah Murka, dan bisa juga Allah sedang menguji manusia…. dan apakah dengan segala peristiwa itu manusia dapat mengambil hikmah dan pelajaran…. mari kita bermuhasabah dan mohon ampun pada Allah SWT
December 2nd, 2007 15:19
anu… kl bencana sebagai adzab ya tidak berlebihan lah gitu aja kok sewot sih, kan adzab itu macam2 ada yang besar ada yang kecil… ada adzab kubur ada adzab dunia, ada adzab neraka … yang penting kan pak khotib nya gak bilang memastikan anda pasti masuk neraka kena adzab neraka, atau adzab kubur. kalo adzab di dunia ya macam-macam, bagi orang beriman musibah tentu menjadi ujian dan mengangakat derajatnya di sisi-Nya, sebaliknya bagi orang tak beriman musibah menjadi adzab gt aja kok refot… yang penting mah nilai pelajarannya, supaya bertaubat gak perlu sampai ginian diposting ke blog utk mendiskreditkan suatu kelompok ya gak ? salam.
August 30th, 2008 08:13
[...] menjadi-jadi dan merata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli [...]