<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Diskriminasi umur di dunia pendidikan Indonesia</title>
	<atom:link href="http://harry.sufehmi.com/archives/2005-04-14-878/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2005-04-14-878/</link>
	<description>life is a struggle &#038;&#038; information wants to be free</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 12:43:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: Cindy Soerjo</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2005-04-14-878/#comment-55097</link>
		<dc:creator>Cindy Soerjo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 06:14:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=878#comment-55097</guid>
		<description>Sebenernya saya berada di pihak anda dan ingin secepat mungkin memasuki dunia kerja.

Saya termasuk orang yg iri dg teman2 saya yg berusia lebih muda. Waktu itu di SMA ada anak yg tanggal lahirnya persis saya namun 2 tahun lebih muda. Dan "kurangajarnya" ranking-nya lebih tinggi dari saya.

14 tahun saya bersekolah di sekolah katolik no#1 di daerah saya. Disiplin tinggi dan waktu saya SMA, beberapa teman saya banyak yg lulus olimpiade fisika dan matematika di luar negri.

Setelah saya amati, teman2 seangkatan yg usianya lebih muda pasti kualitas sekolahnya waktu kecil kurang bagus (abal-abal). Kasus saudara Anda yg bisa lompat kelas, boleh di-cek tuh sekolahnya, pasti tidak favorit, atau di kampung.

Bila dibandingkan dengan teman2 kita di luar negeri. Mereka lebih awet umur. Waktu saya kuliah tingkat 4 di IPB, ada teman dosen saya, S3 tapi umurnya baru 26 tahun dari Jepang. Bagaimana saya tidak iri??

Saya pikir ada benarnya untuk memuaskan masa bermain anak kita sebelum masuk SD. Walaupun saya pribadi cenderung akan bersikap seperti Anda (untuk anak saya) dan memasukkan anak saya di sekolah favorit.

Pasti Sarah sekarang juara di kelas-nya ya pak? (2 atau 3 SD?)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenernya saya berada di pihak anda dan ingin secepat mungkin memasuki dunia kerja.</p>
<p>Saya termasuk orang yg iri dg teman2 saya yg berusia lebih muda. Waktu itu di SMA ada anak yg tanggal lahirnya persis saya namun 2 tahun lebih muda. Dan &#8220;kurangajarnya&#8221; ranking-nya lebih tinggi dari saya.</p>
<p>14 tahun saya bersekolah di sekolah katolik no#1 di daerah saya. Disiplin tinggi dan waktu saya SMA, beberapa teman saya banyak yg lulus olimpiade fisika dan matematika di luar negri.</p>
<p>Setelah saya amati, teman2 seangkatan yg usianya lebih muda pasti kualitas sekolahnya waktu kecil kurang bagus (abal-abal). Kasus saudara Anda yg bisa lompat kelas, boleh di-cek tuh sekolahnya, pasti tidak favorit, atau di kampung.</p>
<p>Bila dibandingkan dengan teman2 kita di luar negeri. Mereka lebih awet umur. Waktu saya kuliah tingkat 4 di IPB, ada teman dosen saya, S3 tapi umurnya baru 26 tahun dari Jepang. Bagaimana saya tidak iri??</p>
<p>Saya pikir ada benarnya untuk memuaskan masa bermain anak kita sebelum masuk SD. Walaupun saya pribadi cenderung akan bersikap seperti Anda (untuk anak saya) dan memasukkan anak saya di sekolah favorit.</p>
<p>Pasti Sarah sekarang juara di kelas-nya ya pak? (2 atau 3 SD?)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2005-04-14-878/#comment-231</link>
		<dc:creator>Harry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2005 03:14:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=878#comment-231</guid>
		<description>Selamat, cuma sedikit orang yang bisa menikmati hal seperti Anda ini. :)
Semoga Anda bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat, cuma sedikit orang yang bisa menikmati hal seperti Anda ini. <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Semoga Anda bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: putri</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2005-04-14-878/#comment-227</link>
		<dc:creator>putri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2005 06:42:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">/?p=878#comment-227</guid>
		<description>Kalo masalah terlalu muda dalam masuk SD, kyknya salah satu contoh itu saya sendiri..

long stories... yang pada akhirnya saya masuk universitas pada umur 15 taun (berumur 16 tahun setelah berapa bulan di universitas). Berhubung sebelum universitas saya termasuk manja, saya bisa dibilang tidak siap mental saat saya diharuskan untuk kuliah di universitas yang kebetulan diterima di luar negeri(hidup jauh dengan orang tua). Walaupun setelah 3 tahun universitas, saya bisa belajar untuk menjadi lebih dewasa, tapi saya sempat mengalami masa2 shock dgn university life..

jadi consideration direktur SD itu mungkin kurang lebih benar juga, walaupun mungkin semua anak tidak seperti itu.. :D hehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo masalah terlalu muda dalam masuk SD, kyknya salah satu contoh itu saya sendiri..</p>
<p>long stories&#8230; yang pada akhirnya saya masuk universitas pada umur 15 taun (berumur 16 tahun setelah berapa bulan di universitas). Berhubung sebelum universitas saya termasuk manja, saya bisa dibilang tidak siap mental saat saya diharuskan untuk kuliah di universitas yang kebetulan diterima di luar negeri(hidup jauh dengan orang tua). Walaupun setelah 3 tahun universitas, saya bisa belajar untuk menjadi lebih dewasa, tapi saya sempat mengalami masa2 shock dgn university life..</p>
<p>jadi consideration direktur SD itu mungkin kurang lebih benar juga, walaupun mungkin semua anak tidak seperti itu.. <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> hehe..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 1.106 seconds -->
