Singapura & PLN
Ada saudara saya yang bekerja di Batam. dimana salah satu pekerjaannya adalah mengantar orang-orang Indonesia berbelanja di S’pore. Menurutnya. ternyata orang Indonesia masih memegang rekor sebagai turis/pebelanja nomor SATU di Singapura.
Lalu tadi pagi saya berbincang-bincang dengan supir saya di perjalanan ke kantor. Dia bercerita bahwa warga satu RWnya sempat dipadamkan semua listriknya, karena ternyata pasokan listrik mereka semua sebesar 900 watt; sementara yang terdaftar adalah 450 watt. PLN curiga karena pelanggan 450 watt ada yang membayar sampai 200-ribu sebulan (ya. mereka tidak mencuri listrik. tagihan yang datang tetap mereka lunasi).
Tapi kemudian dia melanjutkan bahwa di Pondok Indah ternyata banyak rumah mewah yang mencuri listrik. Bukan cuma sekedar memasang MCB yg lebih besar (spt tetangga2nya). Salah satu triknya adalah dgn menyisipkan klise film di meteran PLN; maka meteran akan berhenti berputar. Padahal pemakaian berjalan terus. (duh, hacker juga ya)
Sekarang coba tebak, apakah ada tindakan utk para pencuri kelas kakap ini ?



August 4th, 2005 06:29
Menyispkan klisenya bagaimana ya ?
Bukannya bakal ketahuan selagi pencatatan pemakaian listrik ?
Apalagi ada segel. Saking saktinya segel ini, pernah teman saya, dituduh merusak segel, padahal petugas PLN sendiri yang membukanya.
August 4th, 2005 16:01
Untuk refreshing aja nih; berapa banyak solar yang bakal “dihemat” oleh mereka dengan memadamkan seperti itu? Apa itu masuk dalam kategori “penghematan”? Kalau tidak kemana coba solarnya? Bayangkan saja bila itu bukan satu RW tapi 2 Kecamatan, extreme lagi 1 Kabupaten. PLN itu kan mengunakan sistem jatah juga, kalau sisa jatahnya banyak siapa yang paling gembira? Belum lagi lubricante oil nya. Irritating emang; terlebih di daerah yang terus menerus kena pemadaman bergilir.
August 5th, 2005 01:21
#1 – kata pak supir, klisenya diselipkan cuma waktu sore; yaitu pada saat pemakaian listrik sedang pada puncaknya. Lalu pagi hari dicabut lagi. Jadi, kalau pak petugas dari PLN datang di siang harinya, ya sudah tidak ada apa-apa lagi.
July 29th, 2009 16:20
Bukannya bakal ketahuan selagi pencatatan pemakaian listrik ?
Apalagi ada segel. Saking saktinya segel ini, pernah teman saya, dituduh merusak segel, padahal petugas PLN sendiri yang membukanya.
———————————–
Artikel Kesehatan | Download PDF JawaPos | Practical Lessons in Yoga | Review | BitDefender | Cheap Softwares | CNN | Natural and Technology