Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Sehubungan dengan krisis listrik yang sedang menimpa Jawa - Bali, saya sedang berpikir kenapa pemerintah tidak membuat PLTN saja. Eh, tiba-tiba, Republika 29 Agustus 2005, halaman 3 - ada iklan layanan masyarakat mengenai PLTN, dari BATAN dan Depkominfo. Wah, syukurlah.
PLTN mempunyai banyak kelebihan, seperti output yang besar dengan biaya relatif lebih murah, serta aman dan jauh lebih bebas polusi; jika dikelola dengan benar.
Mengenai bebas polusi - saya pernah membaca mengenai aktivis Greenpeace yang keluar dari organisasi tersebut, karena oposisi mereka kepada PLTN justru membantu berkembangnya PLTU / pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil lainnya; yang kemudian sangat mencemari lingkungan.
Mengenai limbah nuklirnya - mungkin sebaiknya pemerintah mulai membicarakan hal ini dengan negara-negara lainnya yang juga yang memiliki PLTN. Misalnya, patungan untuk membuat rudal luar angkasa, yang membawa muatan limbah nuklir tersebut, dan lalu ditembakkan ke arah Pluto
Pada akhirnya, saya berharap kalau PLTN Indonesia jadi dibuat dan beroperasi, mudah-mudahan nanti paling banter kita mendapat berita yang lucu-lucu saja.
Jangan yang membuat jantungan seperti ini
Kepemilikan PLTN juga memberikan beberapa efek samping yang strategis bagi negara, tapi apakah itu? Silahkan Anda tebak sendiri…


August 30th, 2005 06:22
uheueh…
gimana kalo kita ciptakeun Pembangkit Listrik tenaga Matahari?
ga banzak makan biaya spertinya. Dan ga akan abis.. kecuali kalo malem
August 30th, 2005 06:35
#1 - Kalau manusia masih boros dalam penggunaan energi-nya, saya agak pesimis
rasanya sulit untuk PLTM dapat menyediakan listrik dalam jumlah yang cukup.
Jadi ingat; saya pernah membaca sebuah berita di BBC kalau tidak salah, di Inggris memang sedang marak PLTA (erm, Pembangkit Listrik Tenaga Angin). Ternyata, kemudian ada penelitian, bahwa PLTA bisa mengubah iklim (karena angin yang berfungsi memindahkan panas dll kemudian malah “ditangkap” dan diubah menjadi energi).
Jadi setiap PLT kelihatannya ada dampaknya, kita lah yang perlu berhati-hati dalam memilih dan mengimplementasikannya.
August 30th, 2005 07:12
boleh juga tuh, pembangkit listrik tenaga angin….. so tiap pagi orang2 bisa buang angin sambil membangkitkan listrik….
September 2nd, 2005 10:45
Kulo link nggih
September 2nd, 2005 10:50
Yang ditakutkan dari PLTN di Indonesia itu bukan soal teknologinya, tapi SDM yang akan menjalankannya. Terus terang, kalau dilihat dari etos kerja orang Indonesia, sangat riskan untuk membuat PLTN disini. Entah kalau kapan2 kondisinya berubah.
September 7th, 2005 01:33
BUBARKAN PLN BUBARKAN PLM
October 1st, 2005 04:56
lumayan
October 1st, 2005 05:02
jangan main2 dengan nuklir ya. awas kalo ketahuan amam aku
October 18th, 2005 10:59
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. hebat juga kedengeranya. yang penting dikerjakan dengan benar, jangan… nanti seharusnya bahan yang digunakan jadi isolasi, malah dikorup. pake buat rumah sendiri. lumayan tuh…
tapi kalo untuk qt, jangan dulu deh.. gunakan pembangkit yang lain yang lebih aman dulu. tenaga surya… banyak berlimpah di garis khatulistiwa. air laut…. semua pulau memilikinya. kita pikir dari sana aja dulu… okeh…
February 9th, 2006 12:58
Klo gk tau tentang nuklir…jgn banyak cingcong!!!!!!!!!!
orang bodoh dan goblok, yang gak tau apa yang mereka gak ketahui
April 5th, 2006 08:50
MENCARI KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PEMBANKIT TENAGA LISTRIK NUKLIR
September 5th, 2007 23:12
PLTN? setuju gak setuju sih?
kalo diliat dari segi biaya, PLTN pemproduksi listrik dengan biaya lebih murah daripada PLTU.
dari segi polusi, kalau ditangani dengan baik, polusi PLTN relatif aman… bener tuh bos, patungan aja sama negara lain, buang ke matahari aja. he3x
PLTU? waah.. polusinya lumayan gede bos! debu hasil pembakarannya pasti kesebar kemana2 tuh.. ga mungkin semua ditangkep.
Kalau PLT angin, masih perlu pengkajian lebih dalam lagi soal potensi angin di kita, mengenai kecepatan angin, stabilitas nya, dll.
Sebuah pilot project PLT angin di indonesia timur hanya menghasilkan daya 1/80 dari estimasi potensi daya nya. rugi kaan.
Untuk tenaga air laut juga masih perlu dikaji lebih jauh.. tenaga yang dihasilkan relatif kecil, ditambah lagi tempat pembangkit tenaga air laut ini kemungkinan besar berada di daerah terpencil. Gimana transmisi nya? harus bangun gardu induk & transmisi yang puanjang bgt doong.
ditambah lagi.. karakteristik tiap2 pembangkit tuh beda2..
di pembangkit ada yang namanya BASE LOAD. pembangkit model ini jadi penyuplai utama energi listrik ke rumah kita. Biasa nya yang dipake jadi base load tuh PLTair atau PLTuap. Kenapa? karena pembangkit model gini ga bisa maen nyalain-matiin seenaknya… perlu penyesuaian suhu, tekanan, vibrasi, dll.
panjang yah?
heheheh.. biar tau ajah.. membangkitkan dan mengirimkan listrik ke rumah2 kalian tuh ga gampang. ga bisa cuman bilang.. ayo pake nuklir.. ayo pake matahari.. ayo pake air laut…
semua nya kan UUD (ujung2nya duit)
jadiiii….hargain listrik okeh.. mahal tuuhh…
February 6th, 2008 10:58
air, matahari, udara, merupakan sumber energi yang strategis sebagai bahan untuk membangkitkan tenaga listrik, mengapa pemerintah begitu oon dan tlol…., membangun energi yang berbasiskan nuklir apakah sumberdayamanusianya sudah siap? hlawong ngurusin masyarakatnya saja masih tidak becus… masyarakat banyak yang busung lapar, pengemis jalanan semakin banyak, pencoleng penjambret semakin gak karuan…. sebenarnya itu yang harus diurusin dulu, tidak perlu membuat rumor-rumor serta mengambil keputusan yang gamang. apakah penyelenggara pemerintah ini sudah tidak memiliki hati nurani…. bagamana nanti jika pembangkit tenaga nuklir ini jadi terealisasi…. sedangkan kawasan lereng muria adalah rawan akan gempa, apakah siap negara menanggung semua resiko jika kebocoran nuklir benar-benar terjadi…… saya sebagai masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan muria, saya sangat sangat tidak setuju dengan kebijakan pemerintah….. semoga para pakar yang kita miliki, serta para ahli kenuklran dapat mengkaji ide-ide brilian dari sang penyelenggara pemerintahan ini.
March 2nd, 2008 21:17
Saya sangat setuju kalo PLTN jadi di buat, paling tidak kita bisa dapat listrik murah, akan lebih baik kalo PLTN dibuat di suatu daerah yang jauh dari pemukiman penduduk misalnya saja PLTN dibuat disuatu pulau yang tidak berpenghuni, bukankah di indonesia ada banyak pulau yang tidak berpenghuni? tentu saja hal ini untuk menghindari masyarakat yang terjangkit suatu penyakit yang timbul dari radiasi nuklir.
Bagaimana kalo setiap rumah punya pembangkit listrik sendiri, misalnya saja listrik tenaga angin/air, bukankah masyarakat indonesia sering buang angin dan buang air. heeeeee….
March 2nd, 2008 21:19
tolong dong literaturnya tentang pembuatan pembangkit listrik tenaga angin, itu lo yg pake turbin.
thank’s sebelumnya…
March 14th, 2008 19:44
[...] Maret 14, 2008 pada 12:43 pm · Disimpan dalam Artikel Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir [...]