SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia

Rumah Sains Ilma

Hari Minggu kemarin (30 Januari 2006) saya mengantar anak-anak ikut lomba melukis di BTC (Bintaro Trade Centre). Nggak ada target menang, yang penting mereka senang. Terutama anak saya yang kedua, kelihatannya dia agak lebih cenderung ke bidang kreatif. Alhamdulillah, itu yang terjadi; mereka gembira bertemu dengan kawan-kawannya, menggambar sampai puas (dan pegal), dihibur juga oleh para badut dan beberapa acara atraksi untuk anak-anak.

Selagi menunggu mereka menggambar, saya berkeliling kompleks BTC dengan anak saya yang paling kecil. Walaupun namanya BTC (mirip ITC), namun desain kompleksnya lebih mirip dengan Citos (Cilandak Town Square).
Di salah satu barisan tokonya, saya menemukan sebuah ruko dengan merk “Rumah Sains Ilma” (RSI).

Saya baca beberapa brosur yang ditempel di depannya. Ternyata, RSI adalah semacam klub yang aktivitasnya di seputar sains aplikatif, dan khusus untuk anak-anak umur 5 - 12 tahun. Wow. Menarik sekali.

Biayanya per grade (1 grade = 3 bulan) adalah Rp 350.000, berarti per bulannya sekitar Rp 120.000. Rasanya ini cukup murah dibandingkan kursus-kursus lainnya, dan ini di bidang sains pula.

Jika Anda tertarik, informasi lebih lanjut bisa didapatkan dengan menelpon 021 - 7453307.

7 Responses to “Rumah Sains Ilma

  • 1
    rendy
    January 30th, 2006 08:17

    wah bagus tuh

  • 2
    Elny
    June 21st, 2007 15:59

    sy sudah mengunjungi situs Rumah Sains Ilma, tp sayang sekali pendidikan sains ini dikemas dgn muatan agama, jd tidak general. Sy tdk rasis, namun sy menyayangkan mengapa pendidikan sains harus dikemas dalam agama tertentu sehingga malah memberi batasan thdp kelompok religi lain utk masuk. Sy tdk melihat ada hubnya suatu muatan agama tertentu berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. Agama itu cukup lah diajarkan di sekolah atau di tempat ibadah masing2…

    Saran saya buat RSI, Anda membuang2 kesempatan dlm mengembangkan bisnis jika membentuk boundaries yang cukup sensitif utk masyarakat Indonesia, sehingga populasi agama lain menjadi enggan utk menggabungkan anak2nya ke klub sains Anda. too bad…

  • 3
    muzi
    July 5th, 2007 23:18

    Mohon maaf jika Anda merasa bahwa pendidikan sains ilma dikemas dengan muatan agama. Kalau boleh diperjelas, di bagian manakah di website cakrawala-ilma.com Anda menyimpulkan bahwa ilma terkait dengan agama tertentu (islam?)? Sebagai sedikit gambaran, di website ilma Anda dapat melihat kisah tentang Wina, yang merupakan anggota klub dan bukan Islam. Ada banyak anggota klub ilma yang bukan Islam. Sampai sekarang kami bekerja sama dengan sejumlah sekolah yang bukan Islam. Salah satu cabang ilma (kami mengembangkan semacam franchise) dikelola oleh teman-teman yang bukan Islam. Beberapa kali kami bekerjasama dengan komunitas Sekolah Minggu. Tanggal 11 Juli ini kami akan melakukan kegiatan sains dengan komunitas Budha.

    salam, muzi
    rumah sains ilma

  • 4
    trio
    September 5th, 2007 23:33

    kalau mau ke sana dengan transportasi umum naik apa ya? mislanya dari blok m atau tangerang.

  • 5
    harry
    September 6th, 2007 12:59

    @Trio - bisa naik Transbintaro, turun di halte terakhirnya / BTC. Atau… mm, apalagi ya. Ada yang bisa bantu menambahkan informasinya ? Trims.

  • 6
    nia
    March 20th, 2008 13:27

    asssalamualaikum wr.wr.

    saya nia, murid kelas enam sd yang sedang kebingngungan mencari
    sebuah eksperimen yang bermanfaat, saya mendapat tugas presentasi ini untuk nilai kelulusan saya nanti,
    dan date line nya sebentar lagi

    apakah rumah sains ilma dapat membantu saya?
    agar saya mendapatkkan ide
    sehingga nanti nilai saya akan bagus

    diman letak rumah sains ilma
    apakah di daerah jakarta timur ada?
    mohon informasinya tims

    assalamualaikum wr. wb.

  • 7
    asrurisyam
    September 22nd, 2008 05:01

    assalamu’alaikum…
    Saya ruri…di Jombang, surabaya….. kalau rumah sains mengembangkan franchise gimana persyaratannya? saya tertarik untuk ikut membuka cabang.
    terima kasih. sya menunggu informasinya

Leave a Reply

Subscribe without commenting