SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia

JIL tertangkap basah

JIL (Jaringan Islam Liberal) kembali tertangkap basah melakukan penipuan terhadap umat Islam.

Ceritanya dimulai ketika saya me-reply komentar Fina di sebuah artikel disini. Kemudian saya baru menyadari, bahwa kutipan tersebut sudah dilenyapkan dari artikel aslinya di situs JIL !

Padahal, Gus Dur telah menuntut koran Duta Masyarakat sebesar 100 milyar rupiah, karena mengutip ucapan tersebut, dan dianggap ini cuma fitnah - dan sebagai bukti adalah artikel di situs islamlib.com tersebut yang sudah di edit (yang sebetulnya Gus Dur memang betul mengatakan demikian).

Saya kemudian meluangkan waktu untuk menyelidiki hal ini lebih lanjut.

Saya teliti di archive.org, ternyata mereka belum sempat mengarsip artikel JIL tersebut. Saya coba juga di Google, ternyata mereka telah meng-update artikel tersebut, sehingga copy mereka juga sudah tidak mengandung ucapan dari Gus Dur lagi.

Namun ketika saya search di Yahoo, ternyata arsip artikel IslamLib.com disitu masih menampilkan kutipan Gus Dur yang meledek Al-Quran sebagai kitab paling porno di dunia.

Karena ini akan berubah lagi jika Yahoo telah meng-update database mereka dengan artikel JIL yang terbaru, maka saya segera menyimpan screenshot-nya sebagai bukti.
Bisa dilihat disini.
(kalau gambar di atas hilang, silahkan klik disini)

Kini jelas bahwa modus operandi GD & JIL dalam kasus ini sangat mirip seperti yang dilakukan oleh Tomy Winata versus Bambang Harymurti, yaitu menteror kebebasan pers di Indonesia.

Saya sekarang sedang berusaha mengkontak koran Duta Masyarakat untuk menginformasikan mereka mengenai hal ini. Monggo jika ada yang bisa membantu.

OK JIL, setelah berbagai kelicikan yang Anda lakukan ( [ 1 ] - [ 2 ]), sekarang ini — what’s next ?
Slogan Anda (mencerahkan, membebaskan) sepertinya sudah perlu diganti, karena sudah tidak cocok lagi.

Mengubah artikel sendiri, lalu menuntut orang lain yang mengutipnya - wow, that’s REALLY low.

40 Responses to “JIL tertangkap basah

  • 1
    Dhika
    May 29th, 2006 02:46

    :), good job bro…

  • 2
    hanum
    May 29th, 2006 07:38

    Walah…benar..sudah diedit! Saya baca juga dulu di Hiayatullah.com. Tp sptnya sudah terlambat. Terlanjur banyak yg udah baca. Lha wong sudah dilink di mana2 kok (search di google deh) :)

  • 3
    Taufan
    May 29th, 2006 09:23

    Ini ada kutipan menarik, saya ambil dari

    [Ridwan Saidi dan Rizki Ridyasmara, Fakta & Data Yahudi di Indonesia, Februari 2006, hal 190]

    Ada fakta menarik ketika seorang wartawan majalah Islam menemui Ulil Abshar Abdala, pentolan JIL. Si wartawan yang lulusan LIPIA di Jalan Matraman, Jakarta, mencoba akrab dengan Ulil yang dikeluarkan dari LIPIA.

    Entah karena ingik sok jago-jagoan atau ingin berkata jujur, Ulil menyatakan bahwa dirinya tidak akan sepanjang hayat mempromosikan JIL. Saya, demikian Ulil, akan tobat kalau sudah tua dan punya dollar yang cukup. Itu nyata-nyata dikemukakan kepada si wartawan tadi yang sampai sekarang masih sehat bugar.

  • 4
    Cak Uding
    May 29th, 2006 10:22

    #3, lucu sekali ya, tobat ketika dollar sudah banyak terkumpul. Bermain main dengan Hukum Allah, bahwa Umur seseorang sepenuhnya menjadi RAHASIA ALLAH. Saya tidak habis pikir, dengan Ilmu Agama yang dipelajari sekian tahun lamanya kok masih saja berani beraninya berlaku bid’ah. Dan masih berani sekali melanggar apa yang sudah diajarkan oleh Rasulullah. Semoga diberi pencerahan sebelum nafas sampai ke leher saja….

  • 5
    Akmal
    May 29th, 2006 11:38

    nice… keep up the good work bro… :))

  • 6
    pak aming
    May 29th, 2006 14:33

    he…he…he… katahuan khan?

  • 7
    gagahput3ra
    May 31st, 2006 02:36

    kren….saya juga udah kaget setengah mati waktu baca artikelnya, ternyata cuma fitnah ya Alhamdulillah deh….semoga kejadian gak terulang dh sama icon sebesar Gus Dur….

  • 8
    dedyku
    May 31st, 2006 03:54

    Subhanallah,… sungguh sebuah tulisan yang baik dari usaha gigih yang Mas Harry lakukan… Semoga dinilai sebagai suatu Amal baik oleh Allah Swt. Sekalian saya meminta izin untuk menyebarkan tulisan ini dalam blog saya. Terimakasih…. Tetap istiqomah dan kritis dalam menyikapi setiap usaha pen-degradasi-an akhlak umat. Allahu Akbar !!

  • 9
    Foryanto
    May 31st, 2006 06:43

    Sudah Jelas kok JIL dan antek2xnya dilarang MUI termasuk ucapan Gus Dur itu HARAM semuanya…..(GD Tokoh SEPILIS INDONESIA)

  • 10
    harry
    May 31st, 2006 07:19

    Foryanto - tolong agar berkomentar dengan kata-kata yang santun, terimakasih.

  • 11
    Eddy
    May 31st, 2006 08:14

    Alhamdulillah, kebohongan untuk menyesatkan ummat telah terbongkar. Semoga kebohongan-kebohongan yang lain segera menyusul dan hal ini layak jadi bagian pembelajaran ummat yaitu siapa-siapa saja yang pantas diikuti dan dijadikan panutan.

  • 12
    Armansyah
    May 31st, 2006 09:30

    Assalamu’alaykum Wr. Wb.,

    Sebagai informasi, artikel Gus Dur disitus JIL pernah saya tanggapi terbuka dimilis eramuslim@yahoogroups.com, myquran@yahoogroups.com dan myquran@googlegroups.com yang saya cc kan juga keemail ulil99@yahoo.com dan redaksi@islamlib.com ; saya pribadi sudah mengarsipkan semua tanggapan saya berikut halaman asli dari JIL sebelum direvisi … semuanya bisa diakses dan didownload di http://armansyah.swaramuslim.net/myjil3.htm

    Semoga membantu

    Armansyah

  • 13
    chlis
    June 2nd, 2006 00:56

    siapa yang mau nyumbang bencana jogya ?…., pahalanya besar loh….

    salam,

  • 14
    ida
    June 2nd, 2006 01:57

    Astagfirullah… Maaf, menurut saya kita hrs mengartikan kata-kata seseorang dalam konteks yg lengkap. Sebagai seorang muslim yang meyakini Al-Quran, saya rasa tidak mungkin dia menghina Al-Quran seperti itu. Maksud saya, mungkin benar dia pernah menggunakan kalimat bahwa Al-Quran kitab paling porno di dunia, namun kita harus melihat kalimat sebelum dan sesudah, atau bahkan mungkin satu paragraf penuh yg Gus Dur ucapkan. Dengan demikian kita bisa tahu apa yg dia maksud sebenarnya. Mengutip kata-kata orang tanpa memahami konteks keseluruhan dpt mengaburkan maksud si pembicara. Pada akhirnya ini dapat menjurus kepada fitnah.

  • 15
    harry
    June 2nd, 2006 03:06

    ida - kebetulan fina juga pernah bertanya yang serupa, dan sudah saya reply disini.

    dokumentasi yang serupa juga bisa dibaca disini.

  • 16
    Navis
    June 2nd, 2006 03:22

    Dari http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?option=com_content&task=view&id=2489&Itemid=1

    “Porno itu letaknya ada di persepsi seseorang. Kalau orang kepalanya ngeres, dia akan curiga bahwa al-Quran itu porno, karena ada ayat tentang menyusui (al-Baqarah: 233) dan ada roman-romanan antara Zulaikha dengan Yusuf (Qs. Yusuf: 24).”

    Muslim tak akan pernah mencurigai kitab sucinya sendiri, se-ngeres apapun pikirannya. Mungkinkah kita membaca Al Quran dengan pikiran ngeres?

    Pernyatan GD hanya pembelaan saja terhadap omongannya yang sudah terlanjur.

  • 17
    idoku
    June 3rd, 2006 03:12

    perlu di usut tuntas………….

  • 18
    Titut
    June 3rd, 2006 09:51

    Assalamu’alaikum,

    Harry, pernyataaan GD itu ada di Hidayatullah.com (seperti Mbak Hanum bilang). Bahkan di edisi cetaknya juga.
    BTW, ingat aku gak (dulu di AA pernah sekelas, waktu kelas 1). Masih di Inggris sekarang? Aku lagi di Jerman.

  • 19
    harry
    June 5th, 2006 01:51

    Titut - Wsww, iya betul sekali, bahkan juga dimuat di koran Duta Masyarakat.

    Nah masalahnya, GD kemudian menuntut koran DM, katanya ybs tidak pernah mengatakan demikian, dan buktinya bisa dilihat di situs islamlib.com. Ternyata, “bukti” tersebut (artikel wawancara GD oleh JIL) sudah dimodifikasi !

    Untungnya, disini berhasil didapatkan bukti lainnya, yang menunjukkan bahwa GD memang pernah bicara begitu.
    Dan buktinya lebih kuat, karena berasal dari pihak yang netral (Yahoo.com)

    Jadi, kalau nanti suatu saat misalnya Hidayatullah kena tuntut juga oleh GD karena soal ini (mudah2an jangan), bisa memanfaatkan bukti ini juga.

    btw; iya ingat lah, pas gua ke UK eh elo udah balik, tapi semua orang pada tahu elo kok. Oh sekarang di Jerman ya ? Selamat ya atas beasiswanya :) Masih ikutan milis ASIA-92 gak? Titip salam untuk mas Tomi.

  • 20
    jesie
    June 9th, 2006 09:55

    Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik. JIL & GD ini emang sangat menikmati fasilitas2 dari media liberal/kafir yang pembacanya lebih luas. semoga media islami (saksi,hidayatullah) mampu menjadi besar

  • 21
    Vani
    June 13th, 2006 13:00

    Gus Dur Kan Murtadin,jd wajar dong ngomong spt itu. Ada yang salah????

  • 22
    Akmal
    June 14th, 2006 06:52

    Makasih ya bos, ente benar2 memudahkan saya (dan banyak org lain) utk mencari bukti kebohongan JIL dan sodara2nya… :))

    waktu itu ada yg nanya : “Gimana sikap kita thd Gus Dur yg telah menistakan Al-Qur’an? apakah kita harus menganggapnya murtad?”

    lalu dijawab oleh seorang ustadz : “Gak usahlah dianggap murtad… emangnya ada yg pernah dengar Gus Dur baca syahadat?”

    hahaha lucu juga ya komentarnya… :))

  • 23
    harry
    June 14th, 2006 10:18

    Vani - darimana Anda tahu kalau beliau murtadin? Apa pernah mendengar sendiri dari mulut beliau?
    Atau, mungkin Anda sudah punya kemampuan berbicara dengan Allah swt langsung ? :)

    Daripada kita sibuk memvonis seseorang, dengan vonis yang kalau salah justru akan jadi kena ke kita sendiri; lebih baik kita tunjukkan saja yang mana saja kekhilafan dari ybs. Dengan se obyektif mungkin dan tidak emosionil.
    Ya, memang susah ya… pilihan terserah kepada kita; mau cara gampang tapi berbahaya, atau cara susah ? :)

  • 24
    Endi
    June 30th, 2006 14:54

    Semoga Allah memberi petunjuk pada saudara2 kita yang tersesat (siapapun itu) sehingga bisa kembali mempekuat posisi Islam sebagaimana sahabat Hamzah dan Umar ra. (Ya Allah Aku merindukan Khalifah)

  • 25
    Ferren
    July 14th, 2006 13:30

    Well saya pernah bincang dengan Ulil, pertemuan terbatas pers Mahasiswa, tidak ada yang murni dengan silogisme yang diusungnya. Dia mencampuradukan gagasan kulit Abdul Karim Soroush, Nurcholish Madjid, Syed Nasr dkk. Saya lantas kecewa. Membuat jus dari berbagai buah, kok kulitnya yang di blend. Bukan buahnya? Mau bikin jamu Aa? That’s fine tapi daging buahnya kok dibuang?

    Otokritik Islam penting untuk penyegaran, tapi ummatnya kok ditinggalkan?

    Lagipula, kalau mau cari dollar silahkan investasi di Garut atau Bima NTB, banyak UKM potensial butuh suntikan dana.

    Sebenarnya saya tidak ingin mengucapkan ini, jika akan dijadikan pembenar atau bahan tertawaan mereka yang mendukung RUU APP.

    Tapi…

    “Ulil, you bastard. It is true that your fu*kin mouth bigger than your d*ck? Growth up and be a man. Everyone does pray for your Mommy. Ashamed, you were not a nationalist, or liberalist. You’re a facist ronin. U…u… Lewd galore cheesy cheap lame hooker. Slot your breeches zipper down and find out what kind missing. Can you stop disseminate hatred moslem against moslem. I am not hated you, but your cannibal act slipped this country more faster. FPI were rudeness and rotten, might born from your ass. Prove me if i was wrong. I prefer to spurn RUU APP, it is dig from humanity and tolerance. Not for money.”

    Terima kasih. Lega hati saya…

  • 26
    Ade Nasfa
    July 25th, 2006 13:15

    Saya jual Al-quran digital & Audio Hajj :
    1.Al-Quran Digital
    Ada dua (2) type al-quran digital :
    a. Al-quran digital Alhira (Silver)
    - Quran 30juzz dilengkapi terjemahan dalam tujuh (7)bahasa (Inggirs, Prancis, Spanyol, Urdu, Turki, Malaysia, Indonesia)
    - Tafsir Al-Jalalain dengan teks Arab dan Inggris
    - Hadist Riyadh As-Saliheen dengan teks Arab dan Inggris
    - Waktu sahalat dan azan
    - Arah Kiblat dilengkapi dengan kompas
    - Do’a khatam Quran
    - Harga Rp.950rb/unit, jika pemesanan 3 unit: Rp.800.000

    b. Al-quran digital Enmac (Warna)
    - Quran 30juzz dilengkapi terjemahan bahasa indonesia
    - Doa khatam quran
    - Doa sehari-sehari
    - Asmaul Husna
    - Azan
    - Menggunakan tiga (3) bahasa: Ingrris, Urdu, Indonesia
    - Harga Rp.1.200.000/unit, jika pemesanan tiga (3) unit Rp.1150.000

    2.Audio Hajj (alat tuntunan doa haji/umroh)
    - Memuat doa Haji/umroh
    - Dilengkapi terjemahan bahasa indonesia
    - Pilihan doa sesuai tombol
    - Tombol berdasarkan urutan doa manasik Departemen Agama
    - Dikemas dalam bentuk micro audio.
    - Harga Rp.300.000/unit, jika pemesanan 3unit Rp.245.000

    Kedua alat tersebut sangat praktis & gampang digunakan kapan saja dan dimana saja
    Info:081384082719

    DICARI AGEN SELURUH INDONESIA DG HARGA SPESIAL

  • 27
    agustono.prakoso
    July 30th, 2006 06:49

    Ya Allah………luar biasa pertarungan antara kebenaran dan kebohongan/kebathilan di dunia ini dan akan berlangsung terus sampai kiamat ……..apakah orang2 yg mengusung paham kebathilan (JIL dan kelompok pendukungnya) tidak takut lagi azab Allah yg setiap saat bisa datang tanpa diketahui darimana datangnya dan akan berangsur-angsur melenyapkan mereka yg sesat lagi menyesatkan……dan Kebenaran itu pasti akan melenyapkan Kebathilan..bersatulah dan berjamaahlah dalam jihad wahai rekan2 muslimin untuk melanjutkan perjuangan selama hayat dikandung badan…mudah2an kita meninggalkan dunia yg fana ini dengan khusnul Khatimah.amin

  • 28
    Agus
    August 11th, 2006 07:38

    Sepertinya setelah terjadi kontroversi, JIL melakukan PR Job dengan mengatakan jika hal tersebut merupakan penafsiran yang salah, tidak ada kejadian spt itu dst….

    http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1067

    Lempar batu sembunyiin bakwan nih…

  • 29
    f3by
    July 6th, 2007 22:48

    assalamu`alaikum
    saya takut kita sebagai orang islam tp byk dari saudara kita yg pakai faham yg seharusnya g kita boleh pakai. dan saya heran itu semua datang dari saudara kita yg dapat pengetahuannya baik. tp krn suatu hal mereke tidak peka dan jadi PUNYA PEMIKIRAN SPT AGAMA LAIN. dgn begitu apa bisa mrk tetap sbg saudara ?

  • 30
    f3by
    July 6th, 2007 23:05

    assalamu`alaiukum
    kenapa harus merubah apa yg sudah nabi tetapkan ? padahal kita sebenarnya byk pr utk bantu, benahin, tolong saudara kita yg banyaaak sekali kesusahan hanya utk makan, tidur tenang, menuntut ilmu. krn itu semua anggung jawab kita bersama. kita hanya sibukkan dan perkarakan sesuatu yg seharusnya g perlu kita peributkan WAHAI JIL!

  • 31
    f3by
    July 6th, 2007 23:09

    saya pribadi takut akan datangnya kaum spt kalian yg mempercepat datangnya azab / kiamat. sebab krn ORANG SPT KALIAN sdh diramalkan nabi menjadi semakin cepat datangnya azab tsb. pikirkanlah sikap kalian lagi.

  • 32
    Esgy
    August 8th, 2007 11:34

    antara emosi dan marah. suudzon yang berlebihan. dari mana pikiran jernih?. banyak tuhan ternyata di sini. na’udzubillah.

  • 33
    Saifullah
    August 26th, 2007 19:10

    Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

    Pak Harry,
    Minta ijin ngutip ya? Soalnya ada ABG baru nge-fans dg JIL nulis tentnag ini di forum http://www.myquran.org

    Boleh saja kan

    Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

  • 34
    a.fathony
    August 26th, 2007 20:34

    assalamualaikum wr wb…….
    Saya sendiri kadang tidak senang atas pernyataan Gus Dur.
    Tapi saya suka berpikir balik lagi,ada maksud dan tujuan apa dibalik pernyataan Gus Dur itu?.sedikit demi sedikit akhirnya saya baru memahaminya.mungkin itu buat pelajaran saya supaya tidak selalu mengambil keputusan secara sepintas.
    Saya ingat waktu Beliau menjabat Presiden RI.Gus Dur sering membuat pernyataan yg kontraversi.Seandainya Beliau waktu itu hanya duduk manis saja atau berlaku seperti kebanyakan seorang Presiden,beliau akan selamat sampai masa jabatannya.
    Saya akhirnya paham Beliau bukan type orang yg gila jabatan atau uang,walau kadang pernyataanya sering berkaitan dg hal tsb.
    Beliau ingin menyampaikan sesuatu pelajaran bagi kita.Tinggal bagaimana kita mengartikanya/memahaminya.
    wassalam…..

  • 35
    Cak Rus
    September 28th, 2007 16:30

    Ada yang marah, benci, geram, misuh-misuh, bahkan ada yang mau nggusur dan maen bunuh. Eee, mbok iyao adu gagasan saja. Ah, biasa, namanya juga salah paham. Asal jangan maen bunuh. Dulu, mbah Mutamakin, pantang mundur menantang kape-kape Belande. Mbah Mutamakin juga melawan komisi fatwanya Londo jabrik. Sekarang, mas Ulil, cucunya, membangunkan kejumudan umat. Selamat buat mas Ulil dkk. Umat islam itu memang harus dibangunkan, supaya tidak tidur melulu.

  • 36
    harry
    September 29th, 2007 16:21

    @Syaifullah - silahkan mas, semoga bermanfaat
    .
    @a.fathony - saya juga sudah mencoba berbaik sangka demikian, namun skandal-skandalnya terlalu banyak, dan tidak kelihatan usahanya memakmurkan rakyat (padahal beliau sudah berhasil melumpuhkan militer — ini prestasi luar biasa !! tidak banyak pemimpin sipil yang mampu melakukan itu).
    .
    the straw that break the camel’s back adalah keterangan pada kasus Aryanti. Saya coba bertabayun pada seorang kawan dari NU mengenai kasus tersebut. Jawabannya membuat saya betul-betul meringis, karena menunjukkan bagaimana taqlid butanya yang luar biasa.
    .
    @Cak Rus - Eee, mbok iyao adu gagasan saja., setuju sekali cak, mbok yao adu gagasan saja gitu. Kenapa sih JIL harus pakai berbohong & memfitnah segala, seperti yang dijelaskan pada artikel ini.
    Heran saya.

  • 37
    aibnu
    November 25th, 2007 15:44

    Ass Wr Wb
    Bismillah…..
    QS. Ash Shaff 8 : “ Mereka (kafir/ munafikun)ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci “

  • 38
    aibnu
    November 25th, 2007 15:46

    Bismillah…

    Al’Baqarah 204 : “ Dan diantara manusia ada orang yang ucapanya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah isi hatinya , padahal dia adalah penentang yang paling keras “.
    Al’ Munafikun – 4 : “ Kamu akan merasa kagum dengan tubuh mereka (=kafir/ munafikun ) dan kamu akan mendengarkan suaranya , sesungguhnya mereka itu ibarat sepotong kayu yang bersandar . Mereka mengira teriakan keras itu ditujukan kepada mereka “ .
    QS al ‘ Baraah 107 : ” Orang2 yg membangun mesjid karena akan menimbulkan bencana, karena kekafiran, karena hendak menimbulkan perpecahan diantara orang2 beriman dan karena menyambut orang yang sejak dahulu telah memerangi Allah dan Rasul-Nya….mereka berkata sumpah : ” Kami mengingini kebaikan”. Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu pendusta”.
    QS. Ali Imran 54 : Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

  • 39
    syakur lirboyo
    August 13th, 2008 12:06

    ass.sy mnt izin urun rembug.mgkn ada benarnya pendapat sebagian orang yang mengatakan bahwa hanya Tuhan yang berhak menilai seseorang. akan tetapi sebagai hamba yang dianugerahi pengetahuan,kita juga wajib menelaah hal-hal yang berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan umat islam. bukankah Allah sudah menentukan kriteria baik dan buruk dalam firman-firmannya?.dan jika kita tidak mengamalkan firman-firman-Nya,buat apa kita mempelajarinya?.sungguh mubadzir. Jadi menurut saya pendapat yang mengatakan bahwa kebenaran hanya ada di tangan Tuhan patut untuk dikaji ualang.salah-salah itu malah menjadi bukti ketidakpedulian kita terhadap kemurnnian agama.bravo ahlussunnah wal jama’ah.

  • 40
    Zannamar Azam
    September 1st, 2008 14:15

    Manusia paling laknat adalah manusia mengkafir kafirkan mensesat seatkan orang lain. Hanya Allah yang berhak untuk menentukan. Bermacam pemahaman tentang agama adalah kehendak Allah. Kalau Allah mau, seluruh manusia dibumi jadi FPI semua, atau JIL semua, NU semua atau Ahmadiyah semua. Nyatanya Allah tidak berbuat demikian. Jalankan aja apa yang jadi keyakinanmu, jangan mengkafir kafirkan orang lain. Allah tak perlu dibela bela,am wong Dia tak punya musuh. Kalo punya musuh berarti puya pesaing dong, berati tidak maha esa lagi dong, tidak maha kuat lagi dong. Janganlah beragama dengan tolol karena akan sangat melelahkan bukan mendamaikan.

Leave a Reply

Subscribe without commenting