<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Matahari mengelilingi Bumi</title>
	<atom:link href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/</link>
	<description>life is a struggle &#038;&#038; information wants to be free</description>
	<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 03:39:44 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-145852</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 01:08:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-145852</guid>
		<description>@Muhammad -- selama Islam masih dipahami secara salah, sebaiknya diskusi ini terus diadakan.
.
Para Salafus shalih saja sudah sejak dahulu berpendapat bahwa bumi yang mengelilingi matahari, bukan sebaliknya. Kalau sekarang masih ada (yang mengaku) Salafy namun dengan keras meyakini yang sebaliknya, maka ini adalah masalah besar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Muhammad &#8212; selama Islam masih dipahami secara salah, sebaiknya diskusi ini terus diadakan.<br />
.<br />
Para Salafus shalih saja sudah sejak dahulu berpendapat bahwa bumi yang mengelilingi matahari, bukan sebaliknya. Kalau sekarang masih ada (yang mengaku) Salafy namun dengan keras meyakini yang sebaliknya, maka ini adalah masalah besar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muhammad Muntaza</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-145818</link>
		<dc:creator>Muhammad Muntaza</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 17:21:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-145818</guid>
		<description>Assalam mu'alaikum Wr. Wb.

Kepada Ikhwanina salafy, cukup sudah pembahasan ini, karena yang ada adalah caci maki kepada Ulama Ahlus sunnah.

Saya keget membaca banyak komentar celaan terhadap Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dan Ulama lainnya, hampir mau menangis rasanya.

Tidak ada gunanya berdebat disini, cukup sudah.
Dari Allah kebenaran datangnya, Rasullullah menyampaikan, Kita menerima tanpa berat hati.

Barakallahu fiikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalam mu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Kepada Ikhwanina salafy, cukup sudah pembahasan ini, karena yang ada adalah caci maki kepada Ulama Ahlus sunnah.</p>
<p>Saya keget membaca banyak komentar celaan terhadap Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dan Ulama lainnya, hampir mau menangis rasanya.</p>
<p>Tidak ada gunanya berdebat disini, cukup sudah.<br />
Dari Allah kebenaran datangnya, Rasullullah menyampaikan, Kita menerima tanpa berat hati.</p>
<p>Barakallahu fiikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-139545</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 12:33:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-139545</guid>
		<description>@budi - &lt;i&gt;“SUNGGUH TOLOL GALILEO” (baca 99 kali !!!)

Tahukah Anda bagaimana Galileo menemukan hukum heliosentris ?

Pada saat mengikuti misa di Gereja, ia merasa bosan dengan khotbah sang pastor. Untuk mengusir rasa jemu dan kantuknya, ia memperhatikan goyangan lampu gantung yang menempel di langit-langit Gereja. Ternyata lampu gantung bergoyang dengan lintasan yang sama. Karena lampu gantung menempel di Gereja dan Gereja berdiri di atas bumi maka ia simpulkan bumi bergerak pada lintasan tertentu. Fakta ini dijadikan dasar penemuan hukum heliosentris oleh Galileo.&lt;/i&gt;
.
Anda cuma menampakkan ketololan Anda sendiri :)
.
&lt;a href="http://quest.nasa.gov/galileo/About/galileobio.html"&gt;Goyangan lampu gantung tersebut menyebabkan Galileo menemukan hukum pendulum&lt;/a&gt;.
.
BUKAN heliosentris.
.
Duh, kualitas umat Islam zaman sekarang .....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@budi - <i>“SUNGGUH TOLOL GALILEO” (baca 99 kali !!!)</p>
<p>Tahukah Anda bagaimana Galileo menemukan hukum heliosentris ?</p>
<p>Pada saat mengikuti misa di Gereja, ia merasa bosan dengan khotbah sang pastor. Untuk mengusir rasa jemu dan kantuknya, ia memperhatikan goyangan lampu gantung yang menempel di langit-langit Gereja. Ternyata lampu gantung bergoyang dengan lintasan yang sama. Karena lampu gantung menempel di Gereja dan Gereja berdiri di atas bumi maka ia simpulkan bumi bergerak pada lintasan tertentu. Fakta ini dijadikan dasar penemuan hukum heliosentris oleh Galileo.</i><br />
.<br />
Anda cuma menampakkan ketololan Anda sendiri <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
.<br />
<a href="http://quest.nasa.gov/galileo/About/galileobio.html">Goyangan lampu gantung tersebut menyebabkan Galileo menemukan hukum pendulum</a>.<br />
.<br />
BUKAN heliosentris.<br />
.<br />
Duh, kualitas umat Islam zaman sekarang &#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-139480</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 07:06:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-139480</guid>
		<description>@farid - &lt;i&gt;“berputar dalam suatu garis edar seperti edaran alat pemintal. ”
mana yang menyebutkan matahari mengelilingi bumi.&lt;/i&gt;
.
Anda sendiri telah melakukan pen ta'wil an disini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@farid - <i>“berputar dalam suatu garis edar seperti edaran alat pemintal. ”<br />
mana yang menyebutkan matahari mengelilingi bumi.</i><br />
.<br />
Anda sendiri telah melakukan pen ta&#8217;wil an disini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: farid</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-139437</link>
		<dc:creator>farid</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 03:44:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-139437</guid>
		<description>Assalamualaikum ikhwah semuanya

coba renungkan perkataan salafusholih sahabat Ibnu Abbas radliyallahu’anhu penta’wil terbaik dimuka bumi ini, karena doa Rasulullah Shallallahu’alaiwasallam
“berputar dalam suatu garis edar seperti edaran alat pemintal. ”
mana yang menyebutkan matahari mengelilingi bumi.

untuk syaikh utsaimin anda telah melakukan ta’wil. dhohir dalilnya tidak menyatakan demikian. ta’wil ibnu abbas lah yang saya jadikan hujjah melawan pendapat anda.

Hidup Ahlusunnah wal jama'ah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum ikhwah semuanya</p>
<p>coba renungkan perkataan salafusholih sahabat Ibnu Abbas radliyallahu’anhu penta’wil terbaik dimuka bumi ini, karena doa Rasulullah Shallallahu’alaiwasallam<br />
“berputar dalam suatu garis edar seperti edaran alat pemintal. ”<br />
mana yang menyebutkan matahari mengelilingi bumi.</p>
<p>untuk syaikh utsaimin anda telah melakukan ta’wil. dhohir dalilnya tidak menyatakan demikian. ta’wil ibnu abbas lah yang saya jadikan hujjah melawan pendapat anda.</p>
<p>Hidup Ahlusunnah wal jama&#8217;ah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: budi p wardhana</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-137765</link>
		<dc:creator>budi p wardhana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 00:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-137765</guid>
		<description>“SUNGGUH TOLOL GALILEO” (baca 99 kali !!!)

Tahukah Anda bagaimana Galileo menemukan hukum heliosentris ?

Pada saat mengikuti misa di Gereja, ia merasa bosan dengan khotbah sang pastor. Untuk mengusir rasa jemu dan kantuknya, ia memperhatikan goyangan lampu gantung yang menempel di langit-langit Gereja. Ternyata lampu gantung bergoyang dengan lintasan yang sama. Karena lampu gantung menempel di Gereja dan Gereja berdiri di atas bumi maka ia simpulkan bumi bergerak pada lintasan tertentu. Fakta ini dijadikan dasar penemuan hukum heliosentris oleh Galileo.

BENAR-BENAR TOLOL, IRONIS DAN LUCU SEKALIGUS NGAWUR.

Mengapa ia tidak berpikir goyangan lampu gantung disebabkan angin yang berasal dari jendela Gereja ? Coba kita membuat bandul yang menggantung di ruang hampa udara. Apakah bandul akan bergerak pada lintasan tertentu ? PASTI TIDAK. Karena bumi diam alias tidak pernah berotasi dan berevolusi. Mengapa orang sebodoh Galileo pendapatnya kita bela sampai mati ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>“SUNGGUH TOLOL GALILEO” (baca 99 kali !!!)</p>
<p>Tahukah Anda bagaimana Galileo menemukan hukum heliosentris ?</p>
<p>Pada saat mengikuti misa di Gereja, ia merasa bosan dengan khotbah sang pastor. Untuk mengusir rasa jemu dan kantuknya, ia memperhatikan goyangan lampu gantung yang menempel di langit-langit Gereja. Ternyata lampu gantung bergoyang dengan lintasan yang sama. Karena lampu gantung menempel di Gereja dan Gereja berdiri di atas bumi maka ia simpulkan bumi bergerak pada lintasan tertentu. Fakta ini dijadikan dasar penemuan hukum heliosentris oleh Galileo.</p>
<p>BENAR-BENAR TOLOL, IRONIS DAN LUCU SEKALIGUS NGAWUR.</p>
<p>Mengapa ia tidak berpikir goyangan lampu gantung disebabkan angin yang berasal dari jendela Gereja ? Coba kita membuat bandul yang menggantung di ruang hampa udara. Apakah bandul akan bergerak pada lintasan tertentu ? PASTI TIDAK. Karena bumi diam alias tidak pernah berotasi dan berevolusi. Mengapa orang sebodoh Galileo pendapatnya kita bela sampai mati ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mensa4news</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-136091</link>
		<dc:creator>mensa4news</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 09:08:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-136091</guid>
		<description>Menafsirkan Al Qur'an itu perlu daya pikir &#38; pemahaman yg mumpuni. Sebaiknya dikumpulkan dulu data-data ayat yg mencakup suatu permasalahan, jangan hanya berdasarkan 1 atau 2 ayat saja, tapi mesti dikumpulkan seluruhnya. Al Qur'an itu science yg amat tinggi. Jadi, sebenarnya Al Qur'an adalah pengajaran Allah SWT pada manusia untuk meningkatkan daya pikirnya. Semakin tinggi daya pikir, analisa &#38; pemahaman, semakin baik dalam memahami Al Qur'an. Sebab dalam Al Qur'an sendiri kita memang diarahkan untuk mengembangkan daya pikir. Jika tidak, bisa dipastikan kita kebingungan dalam mempelajari Al Qur'an. Apa memang ada ayat-ayatnya yg jelas-jelas menunjukkan bahwa bumi itu pusat tata surya? Contoh: kumpulkan saja ayat-ayat yg membahas tentang "langit", kemudian pelajari makna-nya. Kesimpulannya: apakah definisi "langit" itu berlaku sama buat semua ayat-ayat yg ada kata "langit"nya? Tidak ada yg salah dengan Al Qur'an, pun ia berlaku sepanjang masa, tapi kita mesti berpikir secara menyeluruh, jangan sepotong-potong berdasarkan 1 atau beberapa ayat saja. Tiada pengajaran yg seindah Al Qur'an, tiada pengajaran yg sebaik Al Qur'an. Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menafsirkan Al Qur&#8217;an itu perlu daya pikir &amp; pemahaman yg mumpuni. Sebaiknya dikumpulkan dulu data-data ayat yg mencakup suatu permasalahan, jangan hanya berdasarkan 1 atau 2 ayat saja, tapi mesti dikumpulkan seluruhnya. Al Qur&#8217;an itu science yg amat tinggi. Jadi, sebenarnya Al Qur&#8217;an adalah pengajaran Allah SWT pada manusia untuk meningkatkan daya pikirnya. Semakin tinggi daya pikir, analisa &amp; pemahaman, semakin baik dalam memahami Al Qur&#8217;an. Sebab dalam Al Qur&#8217;an sendiri kita memang diarahkan untuk mengembangkan daya pikir. Jika tidak, bisa dipastikan kita kebingungan dalam mempelajari Al Qur&#8217;an. Apa memang ada ayat-ayatnya yg jelas-jelas menunjukkan bahwa bumi itu pusat tata surya? Contoh: kumpulkan saja ayat-ayat yg membahas tentang &#8220;langit&#8221;, kemudian pelajari makna-nya. Kesimpulannya: apakah definisi &#8220;langit&#8221; itu berlaku sama buat semua ayat-ayat yg ada kata &#8220;langit&#8221;nya? Tidak ada yg salah dengan Al Qur&#8217;an, pun ia berlaku sepanjang masa, tapi kita mesti berpikir secara menyeluruh, jangan sepotong-potong berdasarkan 1 atau beberapa ayat saja. Tiada pengajaran yg seindah Al Qur&#8217;an, tiada pengajaran yg sebaik Al Qur&#8217;an. Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131204</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 04:52:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131204</guid>
		<description>Saya sudah &lt;a href="http://abisyakir.wordpress.com/2008/05/29/ketika-harry-sufehmi-membela-evolusi/#comment-2"&gt;reply di blog ybs disini&lt;/a&gt;.
.
Terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sudah <a href="http://abisyakir.wordpress.com/2008/05/29/ketika-harry-sufehmi-membela-evolusi/#comment-2">reply di blog ybs disini</a>.<br />
.<br />
Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131201</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 04:40:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131201</guid>
		<description>Terlampir adalah jawaban saya untuk komentar #205  :)
.
Semoga bermanfaat.
.
&lt;blockquote&gt;
Assalamu'alaikum wr. wb,
.
Terimakasih untuk tanggapannya. Kelihatannya ada banyak miskomunikasi, saya akan coba klarifikasi satu persatu :
.
.
&lt;i&gt;Masalahnya apa, mengutip data-data seperti film, gambar, statistik, dll. ? Apa itu masalahnya? Itu sih soal tradisi kutip-mengutip saja. ... Jangan paranoid lah, Mas Harry!&lt;/i&gt;
.
Masalahnya bisa dibaca di penjelasan saya di paragraf2 berikutnya. 
.
Jangan langsung emosional dulu  :-)
.
.
&lt;i&gt;Anda juga sok saintis! Memakai istilah pseudoscience segala.&lt;/i&gt;
.
Bukan sok saintis, tapi saya tidak tahu padanannya yang tepat dalam b.Indonesia apa.
.
Kalau Anda tahu, silahkan kabarkan saja.
.
Jangan malah langsung berburuk sangka / su'udzhon. 

.
&lt;i&gt;Anda bilang, TELAH DITEMUKAN BUKTI-BUKTI BAHWA BUMI TERCIPTA SELAMA JUTAAN TAHUN.
.
Ya Allah, hai Herry, apa yang Anda sebut BUKTI itu? Bukti apa ya?
.
Katanya bumi diciptakan selama jutaan tahun, lalu siapa yang bisa membuktikan, kalau bukan manusia yang usianya jutaan tahun juga? Iya kan.&lt;/i&gt;
.
.
Makanya Rasulullah saw menyuruh kita untuk menyerahkan suatu urusan kepada ahlinya  :-)
.
Ahli nuklir (termasuk ada kawan-kawan saya, dan MUSLIM) sudah lama tahu cara untuk mengukur umur suatu benda dengan mengukur tingkat radioaktivitas karbon nya.
.
Apakah Anda akan menyerahkan urusan kesehatan Anda kepada ahli komputer? Tentu tidak.
.
Sekali lagi, serahkan urusan kepada ahlinya masing-masing; kecuali kalau kita lebih suka membangkang kepada Rasulullah saw.
.
.
&lt;i&gt;Anda menyerang keras Injil, padahal saat yang sama Al Qur’an juga mengatakan informasi yang mirip itu.&lt;/i&gt;
.
Wah ini salah paham besar.
.
Saya TIDAK menyerang Injil maupun Al-Quran.
.
Yang saya kritik adalah PENAFSIRAN injil / Quran yang ngawur.
.
.
&lt;i&gt;Saya lebih prihatin lagi dengan kebodohan Anda, dengan subyektifitas Anda, dan rasa hasad kepada sesama Muslim.&lt;/i&gt;
.
alhamdulillah, mudah-mudahan semua tuduhan &#38; prasangka buruk ini menjadi tabungan hasanah saya di akhirat kelak
.
.
&lt;i&gt;Kalau Si Herry ini malah kesannya sekuler. Ingin memisahkan antara sains dan Al Qur’an.&lt;/i&gt;
.
Salah paham lagi; saya cuma berusaha untuk mengembalikan penafsiran Quran ke cara yang benar.
.
Bukan dengan seenaknya seperti yang dilakukan oleh beberapa pihak yang tidak paham, sehingga penafsirannya keliru secara sains.
.
Padahal ada penafsiran lainnya yang tetap benar dari teks / ayatnya (tidak bertentangan), dan juga tidak bertentangan dengan fakta sains (sunnatullah) sejauh ini.
.
Susah kalau bukan ahlinya tapi sok tahu menafsirkan Quran. Akhirnya Quran jadi ditafsirkan bertentangan dengan Sunnatullah.
Na'udzubillah min dzalik.
.
.
&lt;i&gt;Anda itu sudah dibakar rasa hasad, mata otaknya buntu. Tidak mau melihat kebaikan orang lain, sakit kalau melihat ada prestasi gemilang di kalangan Islam.&lt;/i&gt;
.
Alhamdulillah, tabungan hasanah saya bertambah lagi insyaAllah  :)
.
.
&lt;i&gt;Justru jalan pikiranmu yang konyol. Masak dalam satu wilayah/ekosistem bisa terjadi dua fakta sekaligus, satu berjalan sesuai evolusi, lainnya berjalan sesuai penciptaan. Kalau begitu kacau dong. Apa Anda lihat alam semesta ini kacau? Hukum yang berlaku bagi sains itu ya satu.&lt;/i&gt;
.
Jadi Anda katakan bahwa Allah TIDAK mampu melakukan ini ?
.
Apakah Anda mengingkari bahwa Allah adalah yang Maha Kuasa untuk melakukan apa saja ?
.
Hati-hati akhi, jangan sampai emosi kita jadi menutupi hati &#38; akal yang telah dianugerahi oleh Allah swt; dan malah jadi mengingkari kekuasaan Allah swt. 
.
.
&lt;i&gt;Selanjutnya, setiap unsur itu tidak bisa menjadi unsur lainnya, ia berdiri sendiri, independen. Bercampur bisa, berinteraksi bisa, aksi-reaksi bisa, tetapi berubah wujud dari satu unsur menjadi unsur lain yang sama sekali lain, itu tidak pernah terjadi. Jika terjadi, tentu akan kacaulah alam semesta ini.
.
Sementara doktrin Darwin dengan evolusinya adalah: perubahan spesies dari satu bentuk ke bentuk spesies lain. Ini tidak pernah terjadi selama-lamanya. Kalau terjadi seperti itu, pasti alam semesta akan kacau. Tidak harmoni seperti yang kita lihat saat ini.&lt;/i&gt;
.
Pemahaman Anda tentang fisika &#38; biologi dasar sepertinya cukup kacau balau.
.
Secara ringkas; coba Anda pelajari tentang DNA dulu. Dari situ bisa dilacak berbagai tahap evolusi.
.
Kalau Anda tidak percaya dengan ilmuwan KAFIR, ada banyak ilmuwan MUSLIM yang bisa membantu Anda dalam hal ini.
.
&lt;i&gt;Kalau jiwa sudah memusuhi, akan ketemu 1001 jalan untuk menolak.&lt;/i&gt;
.
Betul sekali !
.
Semoga Allah swt akan selalu menunjukkan antum ke jalan yang lurus, amin.
.
.
Wassalamu'alaikum wr. wb,
Harry Sufehmi
&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terlampir adalah jawaban saya untuk komentar #205  <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
.<br />
Semoga bermanfaat.<br />
.</p>
<blockquote><p>
Assalamu&#8217;alaikum wr. wb,<br />
.<br />
Terimakasih untuk tanggapannya. Kelihatannya ada banyak miskomunikasi, saya akan coba klarifikasi satu persatu :<br />
.<br />
.<br />
<i>Masalahnya apa, mengutip data-data seperti film, gambar, statistik, dll. ? Apa itu masalahnya? Itu sih soal tradisi kutip-mengutip saja. &#8230; Jangan paranoid lah, Mas Harry!</i><br />
.<br />
Masalahnya bisa dibaca di penjelasan saya di paragraf2 berikutnya.<br />
.<br />
Jangan langsung emosional dulu  <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
.<br />
.<br />
<i>Anda juga sok saintis! Memakai istilah pseudoscience segala.</i><br />
.<br />
Bukan sok saintis, tapi saya tidak tahu padanannya yang tepat dalam b.Indonesia apa.<br />
.<br />
Kalau Anda tahu, silahkan kabarkan saja.<br />
.<br />
Jangan malah langsung berburuk sangka / su&#8217;udzhon. </p>
<p>.<br />
<i>Anda bilang, TELAH DITEMUKAN BUKTI-BUKTI BAHWA BUMI TERCIPTA SELAMA JUTAAN TAHUN.<br />
.<br />
Ya Allah, hai Herry, apa yang Anda sebut BUKTI itu? Bukti apa ya?<br />
.<br />
Katanya bumi diciptakan selama jutaan tahun, lalu siapa yang bisa membuktikan, kalau bukan manusia yang usianya jutaan tahun juga? Iya kan.</i><br />
.<br />
.<br />
Makanya Rasulullah saw menyuruh kita untuk menyerahkan suatu urusan kepada ahlinya  <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
.<br />
Ahli nuklir (termasuk ada kawan-kawan saya, dan MUSLIM) sudah lama tahu cara untuk mengukur umur suatu benda dengan mengukur tingkat radioaktivitas karbon nya.<br />
.<br />
Apakah Anda akan menyerahkan urusan kesehatan Anda kepada ahli komputer? Tentu tidak.<br />
.<br />
Sekali lagi, serahkan urusan kepada ahlinya masing-masing; kecuali kalau kita lebih suka membangkang kepada Rasulullah saw.<br />
.<br />
.<br />
<i>Anda menyerang keras Injil, padahal saat yang sama Al Qur’an juga mengatakan informasi yang mirip itu.</i><br />
.<br />
Wah ini salah paham besar.<br />
.<br />
Saya TIDAK menyerang Injil maupun Al-Quran.<br />
.<br />
Yang saya kritik adalah PENAFSIRAN injil / Quran yang ngawur.<br />
.<br />
.<br />
<i>Saya lebih prihatin lagi dengan kebodohan Anda, dengan subyektifitas Anda, dan rasa hasad kepada sesama Muslim.</i><br />
.<br />
alhamdulillah, mudah-mudahan semua tuduhan &amp; prasangka buruk ini menjadi tabungan hasanah saya di akhirat kelak<br />
.<br />
.<br />
<i>Kalau Si Herry ini malah kesannya sekuler. Ingin memisahkan antara sains dan Al Qur’an.</i><br />
.<br />
Salah paham lagi; saya cuma berusaha untuk mengembalikan penafsiran Quran ke cara yang benar.<br />
.<br />
Bukan dengan seenaknya seperti yang dilakukan oleh beberapa pihak yang tidak paham, sehingga penafsirannya keliru secara sains.<br />
.<br />
Padahal ada penafsiran lainnya yang tetap benar dari teks / ayatnya (tidak bertentangan), dan juga tidak bertentangan dengan fakta sains (sunnatullah) sejauh ini.<br />
.<br />
Susah kalau bukan ahlinya tapi sok tahu menafsirkan Quran. Akhirnya Quran jadi ditafsirkan bertentangan dengan Sunnatullah.<br />
Na&#8217;udzubillah min dzalik.<br />
.<br />
.<br />
<i>Anda itu sudah dibakar rasa hasad, mata otaknya buntu. Tidak mau melihat kebaikan orang lain, sakit kalau melihat ada prestasi gemilang di kalangan Islam.</i><br />
.<br />
Alhamdulillah, tabungan hasanah saya bertambah lagi insyaAllah  <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
.<br />
.<br />
<i>Justru jalan pikiranmu yang konyol. Masak dalam satu wilayah/ekosistem bisa terjadi dua fakta sekaligus, satu berjalan sesuai evolusi, lainnya berjalan sesuai penciptaan. Kalau begitu kacau dong. Apa Anda lihat alam semesta ini kacau? Hukum yang berlaku bagi sains itu ya satu.</i><br />
.<br />
Jadi Anda katakan bahwa Allah TIDAK mampu melakukan ini ?<br />
.<br />
Apakah Anda mengingkari bahwa Allah adalah yang Maha Kuasa untuk melakukan apa saja ?<br />
.<br />
Hati-hati akhi, jangan sampai emosi kita jadi menutupi hati &amp; akal yang telah dianugerahi oleh Allah swt; dan malah jadi mengingkari kekuasaan Allah swt.<br />
.<br />
.<br />
<i>Selanjutnya, setiap unsur itu tidak bisa menjadi unsur lainnya, ia berdiri sendiri, independen. Bercampur bisa, berinteraksi bisa, aksi-reaksi bisa, tetapi berubah wujud dari satu unsur menjadi unsur lain yang sama sekali lain, itu tidak pernah terjadi. Jika terjadi, tentu akan kacaulah alam semesta ini.<br />
.<br />
Sementara doktrin Darwin dengan evolusinya adalah: perubahan spesies dari satu bentuk ke bentuk spesies lain. Ini tidak pernah terjadi selama-lamanya. Kalau terjadi seperti itu, pasti alam semesta akan kacau. Tidak harmoni seperti yang kita lihat saat ini.</i><br />
.<br />
Pemahaman Anda tentang fisika &amp; biologi dasar sepertinya cukup kacau balau.<br />
.<br />
Secara ringkas; coba Anda pelajari tentang DNA dulu. Dari situ bisa dilacak berbagai tahap evolusi.<br />
.<br />
Kalau Anda tidak percaya dengan ilmuwan KAFIR, ada banyak ilmuwan MUSLIM yang bisa membantu Anda dalam hal ini.<br />
.<br />
<i>Kalau jiwa sudah memusuhi, akan ketemu 1001 jalan untuk menolak.</i><br />
.<br />
Betul sekali !<br />
.<br />
Semoga Allah swt akan selalu menunjukkan antum ke jalan yang lurus, amin.<br />
.<br />
.<br />
Wassalamu&#8217;alaikum wr. wb,<br />
Harry Sufehmi
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ketika Harry Sufehmi Membela Evolusi &#171; Abisyakir&#8217;s Weblog</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131197</link>
		<dc:creator>Ketika Harry Sufehmi Membela Evolusi &#171; Abisyakir&#8217;s Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 04:00:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131197</guid>
		<description>[...] Contoh buku pseudoscience yang mungkin lebih masyhur adalah soal Matahari Mengelilingi Bumi : http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Contoh buku pseudoscience yang mungkin lebih masyhur adalah soal Matahari Mengelilingi Bumi : <a href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/" >http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: حافظ</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131055</link>
		<dc:creator>حافظ</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 13:44:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-131055</guid>
		<description>sains itu terus berkembang. jangan terlalu keras mencela muslim yg berbeda pendapat apalagi kalau dia juga punya dalil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sains itu terus berkembang. jangan terlalu keras mencela muslim yg berbeda pendapat apalagi kalau dia juga punya dalil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mahdi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-129198</link>
		<dc:creator>mahdi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 11:46:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-129198</guid>
		<description>Kebebasan berpendapat... Biar pasar yang menilai kebodohan pengikut aliran Wahabi/salafyKIR yang menulis buku ini. Wahabi ini kan Qarnussyaithan (tanduknya setan), selain membikin rusuh di mana-mana sejak zaman pendirinya Ibn Abdul Wahhab hingga zaman sekarang (zamannya 'Utsaimin, Ibn Baz, dan Jibrin), sekarang sudah mulai mengacaukan sains. Pengikut paling banyaknya emang di Solo, tempat penerbit buku ini ada. 

Tapi biarkan saja.. 

Tapi kalau nanti kaum Wahabi mulai mengedarkan paham bahwa Akidah Asy'ariyah yang dianut Nahdlatul 'Ulama itu sesat dan kafir seperti yang difatwakan oleh para ulama Wahabi di Saudi.... Wah, saya gak tau. Bisa konflik horizontal kali...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebebasan berpendapat&#8230; Biar pasar yang menilai kebodohan pengikut aliran Wahabi/salafyKIR yang menulis buku ini. Wahabi ini kan Qarnussyaithan (tanduknya setan), selain membikin rusuh di mana-mana sejak zaman pendirinya Ibn Abdul Wahhab hingga zaman sekarang (zamannya &#8216;Utsaimin, Ibn Baz, dan Jibrin), sekarang sudah mulai mengacaukan sains. Pengikut paling banyaknya emang di Solo, tempat penerbit buku ini ada. </p>
<p>Tapi biarkan saja.. </p>
<p>Tapi kalau nanti kaum Wahabi mulai mengedarkan paham bahwa Akidah Asy&#8217;ariyah yang dianut Nahdlatul &#8216;Ulama itu sesat dan kafir seperti yang difatwakan oleh para ulama Wahabi di Saudi&#8230;. Wah, saya gak tau. Bisa konflik horizontal kali&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dedy Suardi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-126358</link>
		<dc:creator>Dedy Suardi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 05:47:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-126358</guid>
		<description>Ou ya! Ternyata setelah saya baca, saya salah ketik; kecepatan Matahari mengedari pusar Milky Way bukan 1150 perdetik, namun 2150 perdetik, merenggang sejauh kurang-lebih 32.000 tahun cahaya dari pusar galaksi Milky Way atau Bimasakti. Sang Surya sendiri berdiameter 1.392.000 km, hampir sama dengan 1.303.600 kali Bumi kita.

Bumi kita yang bundar ini mengedari Matahari dalam jalur yang sedikit ellips; merenggang 152.100.000 km dan 147.100.000 km, dan miring terhadap sumbu tegaknya sebesar 23,5 derajat, sehingga menimbulkan berbagai musim. Dan Matahari yang membara itu, mengulirkan tubuhnya dengan kecepatan 617,5 km perdetik, mengedari pusar galaksi, sekali putarnya membutuhkan 225.000.000 tahun. 

Kecepatan Bumi berputar pada porosnya 11,18 km perdetik, dan berlari memutari pusar Sang Surya 29,79 km perdetik. Andai Bumi berhenti sejenak saja dari putarannya, maka imbang sentrifugal dan sentripetalnya akan chaotik secara fatal. Diameter Bumi sendiri cuma 12.756 km, memutari sebuah bintang kecil (Matahari) di antara milyaran bintang yang membuntingi sebuah galaksi (Bimasakti) dari 'sekian' galaksi yang jumlahnya cuma Allah 'azzawajala yang tahu!

Nah, jika Bumi keadaannya statik (diam) maka fenomena alam tidak sebagaimana yang selama ini kita saksikan; termasuk ketepatan waktu menghitung gerhana Bulan, gerhana Matahari, bahkan menentukan hilal bagi masuk atau habisnya bulan ramadhan!

Jadi, pikiran bahwa Matahari memutari Bumi yang diam, syogianya dibuang jauh-jauh karena tak sesuai dengan fenomena langit yang selama ini kita alami!

Hatur nuhun,

Dedy Suardi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ou ya! Ternyata setelah saya baca, saya salah ketik; kecepatan Matahari mengedari pusar Milky Way bukan 1150 perdetik, namun 2150 perdetik, merenggang sejauh kurang-lebih 32.000 tahun cahaya dari pusar galaksi Milky Way atau Bimasakti. Sang Surya sendiri berdiameter 1.392.000 km, hampir sama dengan 1.303.600 kali Bumi kita.</p>
<p>Bumi kita yang bundar ini mengedari Matahari dalam jalur yang sedikit ellips; merenggang 152.100.000 km dan 147.100.000 km, dan miring terhadap sumbu tegaknya sebesar 23,5 derajat, sehingga menimbulkan berbagai musim. Dan Matahari yang membara itu, mengulirkan tubuhnya dengan kecepatan 617,5 km perdetik, mengedari pusar galaksi, sekali putarnya membutuhkan 225.000.000 tahun. </p>
<p>Kecepatan Bumi berputar pada porosnya 11,18 km perdetik, dan berlari memutari pusar Sang Surya 29,79 km perdetik. Andai Bumi berhenti sejenak saja dari putarannya, maka imbang sentrifugal dan sentripetalnya akan chaotik secara fatal. Diameter Bumi sendiri cuma 12.756 km, memutari sebuah bintang kecil (Matahari) di antara milyaran bintang yang membuntingi sebuah galaksi (Bimasakti) dari &#8217;sekian&#8217; galaksi yang jumlahnya cuma Allah &#8216;azzawajala yang tahu!</p>
<p>Nah, jika Bumi keadaannya statik (diam) maka fenomena alam tidak sebagaimana yang selama ini kita saksikan; termasuk ketepatan waktu menghitung gerhana Bulan, gerhana Matahari, bahkan menentukan hilal bagi masuk atau habisnya bulan ramadhan!</p>
<p>Jadi, pikiran bahwa Matahari memutari Bumi yang diam, syogianya dibuang jauh-jauh karena tak sesuai dengan fenomena langit yang selama ini kita alami!</p>
<p>Hatur nuhun,</p>
<p>Dedy Suardi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dedy Suardi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-126208</link>
		<dc:creator>Dedy Suardi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 11:07:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-126208</guid>
		<description>Sebelum kita mengetahui di mana tepi-tepi alam semesta-raya, kita tak mungkin menentukan pusat alam semesta-raya, apa itu lewat system Copernican ataupun Newtonian. Berhubung tepian alam semesta belum mungkin kita lacak saat ini berkat sangat luasnya, lebih baik hal yang satu ini kita serahkan saja pada system "Tauhid Centric" (ini istilah yang pernama saya canangkan berkat kehati-hatian saya) di mana cuma Sang Maha Kuasa saja yang Mahamengetahuinya!

Matahari bergerak dengan kecepatan kurang-lebih 1150 km/detik memutarai galaksi Milky Way, tatkala Milky Way sendiri dibetot oleh gerakannya memutari "Super Galaksi" di mana Milky Way merupakan salah satu galaksi yang membuntinginya.
Yang jelas kerap sekali dikatakan dalam Al-Qur'anul Karim istilah "Sab'a Samaawaat (tujuh tingkatan langit) atau 'banyak' tingkatan langit (tidak sekedar angka 7 dalam bilangan). Jadi kita belum tahu berapa buah tingkatan-tingkatan system konstelasi benda-benda angkasa di langit ciptaan Allah ini; dari mulai solar-system, super-cluster system hingga tingkatan hyper galaksy atau mungkin lebih!

Jadi keyakinan bahwa "Matahari mengelilingi Bumi" cuma akan mengerdikan kemungkinan-kemungkinan ini, sehingga ucapan "Allahu Akbar" cuma merupakan hiasan bibir belaka!

Besar Matahari itu kan kurang-lebih 1.300.000 kali Bumi. Maka Matahari mengelilingi Bumi sama saja dengan Bola tennis mengelilingi sebutir debu! Impossible menurut Sunatullah!

Salam dari nsan yang paling bodoh sejagat raya,

Dedy Suardi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum kita mengetahui di mana tepi-tepi alam semesta-raya, kita tak mungkin menentukan pusat alam semesta-raya, apa itu lewat system Copernican ataupun Newtonian. Berhubung tepian alam semesta belum mungkin kita lacak saat ini berkat sangat luasnya, lebih baik hal yang satu ini kita serahkan saja pada system &#8220;Tauhid Centric&#8221; (ini istilah yang pernama saya canangkan berkat kehati-hatian saya) di mana cuma Sang Maha Kuasa saja yang Mahamengetahuinya!</p>
<p>Matahari bergerak dengan kecepatan kurang-lebih 1150 km/detik memutarai galaksi Milky Way, tatkala Milky Way sendiri dibetot oleh gerakannya memutari &#8220;Super Galaksi&#8221; di mana Milky Way merupakan salah satu galaksi yang membuntinginya.<br />
Yang jelas kerap sekali dikatakan dalam Al-Qur&#8217;anul Karim istilah &#8220;Sab&#8217;a Samaawaat (tujuh tingkatan langit) atau &#8216;banyak&#8217; tingkatan langit (tidak sekedar angka 7 dalam bilangan). Jadi kita belum tahu berapa buah tingkatan-tingkatan system konstelasi benda-benda angkasa di langit ciptaan Allah ini; dari mulai solar-system, super-cluster system hingga tingkatan hyper galaksy atau mungkin lebih!</p>
<p>Jadi keyakinan bahwa &#8220;Matahari mengelilingi Bumi&#8221; cuma akan mengerdikan kemungkinan-kemungkinan ini, sehingga ucapan &#8220;Allahu Akbar&#8221; cuma merupakan hiasan bibir belaka!</p>
<p>Besar Matahari itu kan kurang-lebih 1.300.000 kali Bumi. Maka Matahari mengelilingi Bumi sama saja dengan Bola tennis mengelilingi sebutir debu! Impossible menurut Sunatullah!</p>
<p>Salam dari nsan yang paling bodoh sejagat raya,</p>
<p>Dedy Suardi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tychonian</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-125266</link>
		<dc:creator>Tychonian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 13:14:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-125266</guid>
		<description>@WAN
Thanks atas tanggapannya, insya Allah fahimnaa
1. dan 2. ok, no comments

3. Ana mau tanya, antum pengikut Copernican atau Newtonian? Kalo Copernican System, matahari adalah pusat, dan bintang adalah 'fixed'. sadangkan Newtonian matahari pusat tata surya kita, namun mengelilingi pusat bimasakti, nah kalo anda termasuk yang ini, maka mataharipun bergerak, bukan?

4. Retrogade outer planet, termasuk mars dapat dijelaskan dengan mudah dalam Tychonic System, sama mudahnya dengan Keplerian, Copernican, maupun system heliosentris lainnya.

5. Ya bulan memantulkan cahaya

6. Ya seluruh bintang mengelilingi bumi, Tychonic tidak mengenal Parallax? Antum kurang tepat dalam hal ini, yang lebih tepat sistem Tychonic (aslinya) belum memprediksi parallax, sebab parallax baru dapat diamati dengan teleskop, itupun sudutnya sangat-sangat kecil. Namun Modern Tychonic System sudah memprediksi parallax, dengan merubah orbit matahari yang bulat menjadi elips.

7. Geo=bumi, statis=diam ;-)
saya tanya pada antum, apa yang menyebabkan GSS itu melaju mengelilingi bumi? butuh bahan bakar berapa dan darimana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@WAN<br />
Thanks atas tanggapannya, insya Allah fahimnaa<br />
1. dan 2. ok, no comments</p>
<p>3. Ana mau tanya, antum pengikut Copernican atau Newtonian? Kalo Copernican System, matahari adalah pusat, dan bintang adalah &#8216;fixed&#8217;. sadangkan Newtonian matahari pusat tata surya kita, namun mengelilingi pusat bimasakti, nah kalo anda termasuk yang ini, maka mataharipun bergerak, bukan?</p>
<p>4. Retrogade outer planet, termasuk mars dapat dijelaskan dengan mudah dalam Tychonic System, sama mudahnya dengan Keplerian, Copernican, maupun system heliosentris lainnya.</p>
<p>5. Ya bulan memantulkan cahaya</p>
<p>6. Ya seluruh bintang mengelilingi bumi, Tychonic tidak mengenal Parallax? Antum kurang tepat dalam hal ini, yang lebih tepat sistem Tychonic (aslinya) belum memprediksi parallax, sebab parallax baru dapat diamati dengan teleskop, itupun sudutnya sangat-sangat kecil. Namun Modern Tychonic System sudah memprediksi parallax, dengan merubah orbit matahari yang bulat menjadi elips.</p>
<p>7. Geo=bumi, statis=diam <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /><br />
saya tanya pada antum, apa yang menyebabkan GSS itu melaju mengelilingi bumi? butuh bahan bakar berapa dan darimana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dedy Suardi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124892</link>
		<dc:creator>Dedy Suardi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 05:53:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124892</guid>
		<description>Pak Sufehmi, selain "Matahari mengelilingi Bumi", yang membodohkan ummat itu, saya pernah didonder oleh seorang pemuka agama, karena saya meyakini bahwa para astronaut benar-benar menclok di Bulan! Kejadian itu merupakan kenyataan yang bukan isapan jempol, hingga tulisan saya yang judulnya "Tafakur di Galaksi Luhur"-pun beliau tertawakan pula, sebagai buku yang nge-western!

Beliau benar-benar menganggap bahwa pendaratan di Bulan cuma rekaan orang kafir yang dibikin di Hollywood saja! Dengan dalih bahwa; "kok di Bulan bendera Amerika bisa berkibar, padahal di Bulan kan tidak ada angin yang bertiup!" 

Memang di pemukimannya Nini Anteh itu tak bertiup angin! Namun sayang, beliau tak mengetahui bahwa tiang bendera yang ditancapkan di Bulan itu berbentuk 'L' terbalik, sehingga bendera Amerika yang telah "dikanji" jadi keras cuma digantungkan saya  pada tiang yang berbentuk el terbalik itu (bukan dikibarkan).

Apakah benar pendaratan di Bulan tersebut merupakan rekayasa orang Kafir? Bukankah salah seorang pakar yang menentukan titik-titik pendaratan di Bulan itu adalah seorang Muslim? Dia ahli fisika yang pernah mendapat hadiah Nobbel, bernama Abdussalam!

Alasan selanjutnya; katanya Bulan merupakan benda yang amat jauh yang letaknya di langit ketujuh! Waw! Sampai-sampai beliau tidak menyadari bahwa Bulan merupakan benda terdekat dengan pemukiman kita, di mana kita bisa leluasa di sini jajan bandrek dan bajigur!

Rupa-rupanya saudara kita yang terhormat ini perlu menyadari bahwa su'udzan terhadap karya-cipta orang lain ini kurang mulia di dalam Islam! Bukankah, carilah ilmu kendati ke negri China sekalipun? Memang, ummat islam seputar abad 11 cukup tinggi kekayaan ilmunya sehingga fihak barat-pun merengek-rengek meminta belas-kasih-ilmu pengetahuan dari orang Islam pada saat itu! Banyak sekali istilah-istilah Islam yang masih dipakai di barat dalam ilmu Astronomi!

Namun, kenapa saat ini kita mundur kembali dalam kancah kebengongan? Ternyata kita telah tertidur lelap di atas "kasur" maraknya hilafiyah, yang diornamen oleh aneka warna perbedaan fikih! Ayat-ayat langit yang berjumlah kurang-lebih 307 buah jadi terlupakan! Agama telampau penuh dengan petatah-petitih yang kosong, sloganistik, sambil melupakan signal-signal ilmu pengetahuan yang terdapat dalam Al-Qur'anul Karim. Dan hasilnya, kita jalan ditempat timi-timi!

Semoga seluruh ummat Islam menyadari bahwa kita harus cepat bangun dari tidur lelap kita, lantas cepat-cepat berlari menggapai ridha Allah! Tak ada istilah terlambat! Gusti Allah Maha Pengampun dan Penyayang!

Abdi yang amat bodoh, Dedy Suardi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Sufehmi, selain &#8220;Matahari mengelilingi Bumi&#8221;, yang membodohkan ummat itu, saya pernah didonder oleh seorang pemuka agama, karena saya meyakini bahwa para astronaut benar-benar menclok di Bulan! Kejadian itu merupakan kenyataan yang bukan isapan jempol, hingga tulisan saya yang judulnya &#8220;Tafakur di Galaksi Luhur&#8221;-pun beliau tertawakan pula, sebagai buku yang nge-western!</p>
<p>Beliau benar-benar menganggap bahwa pendaratan di Bulan cuma rekaan orang kafir yang dibikin di Hollywood saja! Dengan dalih bahwa; &#8220;kok di Bulan bendera Amerika bisa berkibar, padahal di Bulan kan tidak ada angin yang bertiup!&#8221; </p>
<p>Memang di pemukimannya Nini Anteh itu tak bertiup angin! Namun sayang, beliau tak mengetahui bahwa tiang bendera yang ditancapkan di Bulan itu berbentuk &#8216;L&#8217; terbalik, sehingga bendera Amerika yang telah &#8220;dikanji&#8221; jadi keras cuma digantungkan saya  pada tiang yang berbentuk el terbalik itu (bukan dikibarkan).</p>
<p>Apakah benar pendaratan di Bulan tersebut merupakan rekayasa orang Kafir? Bukankah salah seorang pakar yang menentukan titik-titik pendaratan di Bulan itu adalah seorang Muslim? Dia ahli fisika yang pernah mendapat hadiah Nobbel, bernama Abdussalam!</p>
<p>Alasan selanjutnya; katanya Bulan merupakan benda yang amat jauh yang letaknya di langit ketujuh! Waw! Sampai-sampai beliau tidak menyadari bahwa Bulan merupakan benda terdekat dengan pemukiman kita, di mana kita bisa leluasa di sini jajan bandrek dan bajigur!</p>
<p>Rupa-rupanya saudara kita yang terhormat ini perlu menyadari bahwa su&#8217;udzan terhadap karya-cipta orang lain ini kurang mulia di dalam Islam! Bukankah, carilah ilmu kendati ke negri China sekalipun? Memang, ummat islam seputar abad 11 cukup tinggi kekayaan ilmunya sehingga fihak barat-pun merengek-rengek meminta belas-kasih-ilmu pengetahuan dari orang Islam pada saat itu! Banyak sekali istilah-istilah Islam yang masih dipakai di barat dalam ilmu Astronomi!</p>
<p>Namun, kenapa saat ini kita mundur kembali dalam kancah kebengongan? Ternyata kita telah tertidur lelap di atas &#8220;kasur&#8221; maraknya hilafiyah, yang diornamen oleh aneka warna perbedaan fikih! Ayat-ayat langit yang berjumlah kurang-lebih 307 buah jadi terlupakan! Agama telampau penuh dengan petatah-petitih yang kosong, sloganistik, sambil melupakan signal-signal ilmu pengetahuan yang terdapat dalam Al-Qur&#8217;anul Karim. Dan hasilnya, kita jalan ditempat timi-timi!</p>
<p>Semoga seluruh ummat Islam menyadari bahwa kita harus cepat bangun dari tidur lelap kita, lantas cepat-cepat berlari menggapai ridha Allah! Tak ada istilah terlambat! Gusti Allah Maha Pengampun dan Penyayang!</p>
<p>Abdi yang amat bodoh, Dedy Suardi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dedy Suardi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124848</link>
		<dc:creator>Dedy Suardi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 04:34:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124848</guid>
		<description>Saya akan berbahagia jika penerbit buku yang judulnya "Matahari Mengelilingi Bumi" menarik kembali buku itu dari ruang-edarnya di seluruh Indonesia! Ini perbuatan yang amat mulia, yang nilainya lebih tinggi ketimbang menyingkirkan duri dari jalanan!

Tentu saja nilai di hadapan Allah 'azzawajalla! Sebab Dia-lah Sang Maha-Hakim yang amat sempurna, pemegang kebenaran mutlak, Super-Ego yang tiada terbatas, Sang Kreator Alam semesta yang Menciptakan hukum kejagatan yang satu-sama lain tidak berlawanan! (sunatullah)

Namun jika buku ini tidak cepat-cepat ditarik, malapetaka-ilmu akan menimpa ummat Islam di masa mendatang! Dan jika hal yang menyedihkan ini tiba, kita akan menjadi cemoohan fihak lain! Kita akan menjadi kerdil kembali! Kita akan terjerembab pada jurang kejumudan, bahkan kendati secara kwantitas berjumlah banyak, secara kwalitas kita cuma akan menjadi buih yang terombang-ambing, kropos, bahkan gampang sirna tertiup angin kebodohan!

Sekali lagi, mohon dengan segala hormat dan kerendahan hati: "Tariklah buku yang amat menyesatkan tersebut, jika ummat Islam ingin bangkit! Sebab bagaimana bisa bangkit, jika kita sendiri tak berani melakukan revolusi berpikir secara maksimal, yang sesuai dengan perintah Kitab Suci kita; bahwa kini harus maju ketimbang kemaren, dan besok mesti bertambah ketimbang saat ini!"

Dari saudara Anda seagama, Dedy Suardi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya akan berbahagia jika penerbit buku yang judulnya &#8220;Matahari Mengelilingi Bumi&#8221; menarik kembali buku itu dari ruang-edarnya di seluruh Indonesia! Ini perbuatan yang amat mulia, yang nilainya lebih tinggi ketimbang menyingkirkan duri dari jalanan!</p>
<p>Tentu saja nilai di hadapan Allah &#8216;azzawajalla! Sebab Dia-lah Sang Maha-Hakim yang amat sempurna, pemegang kebenaran mutlak, Super-Ego yang tiada terbatas, Sang Kreator Alam semesta yang Menciptakan hukum kejagatan yang satu-sama lain tidak berlawanan! (sunatullah)</p>
<p>Namun jika buku ini tidak cepat-cepat ditarik, malapetaka-ilmu akan menimpa ummat Islam di masa mendatang! Dan jika hal yang menyedihkan ini tiba, kita akan menjadi cemoohan fihak lain! Kita akan menjadi kerdil kembali! Kita akan terjerembab pada jurang kejumudan, bahkan kendati secara kwantitas berjumlah banyak, secara kwalitas kita cuma akan menjadi buih yang terombang-ambing, kropos, bahkan gampang sirna tertiup angin kebodohan!</p>
<p>Sekali lagi, mohon dengan segala hormat dan kerendahan hati: &#8220;Tariklah buku yang amat menyesatkan tersebut, jika ummat Islam ingin bangkit! Sebab bagaimana bisa bangkit, jika kita sendiri tak berani melakukan revolusi berpikir secara maksimal, yang sesuai dengan perintah Kitab Suci kita; bahwa kini harus maju ketimbang kemaren, dan besok mesti bertambah ketimbang saat ini!&#8221;</p>
<p>Dari saudara Anda seagama, Dedy Suardi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sufehmi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124826</link>
		<dc:creator>sufehmi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 04:07:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124826</guid>
		<description>@Dedy - memang bermasalah jika kita menafsirkan Quran secara literal dan amat sempit. Hasil penafsirannya cenderung akan subyektif / bias, dan mudah terjerumus ke ekstrimisme.
.
Semoga bersama-sama kita bisa mencegah terjadinya hal ini. Terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Dedy - memang bermasalah jika kita menafsirkan Quran secara literal dan amat sempit. Hasil penafsirannya cenderung akan subyektif / bias, dan mudah terjerumus ke ekstrimisme.<br />
.<br />
Semoga bersama-sama kita bisa mencegah terjadinya hal ini. Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dedy Suardi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124815</link>
		<dc:creator>Dedy Suardi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 03:41:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-124815</guid>
		<description>Kaitan dengan buku "Matahari mengelilingi Bumi" awal-awal saya spontan secara langsung memberikan tanggappan atau sanggahan kepada pengarangnya sekaligus penerbitnya, hingga delapan halaman folio! Namun sayang, mereka tak memperlihatkan sportifitas secuilpun, dengan tidak memberikan jawaban atas tanggapan dari saya hingga detik ini; padahal niat saya benar-benar karena-Allah ingin meluruskan amalan-amalan agama yang suci ini, terutama yang punya kaitannya dengan ilmu-pengetahuan! 

Oleh sebab itulah saya membikin blog sendiri:

www.protagon.wordpress.com
 
(sehingga kita bisa lebih marak lagi saling menimba ilmu demi menggapai ridha Ilahi Rabbi).

Saya kuatir bila Teori Neo-Geocentris ini akan mengembalikan ummat Islam ke abad kegelapan, bahkan ke zaman jahiliyah, bahkan mungkin saja lambat laun ada ummat Islam yang mempercayai bahwa Bumi ini datar seperti meja!

Hatur nuhun!

hamba Allah yang amat pandir.

Dedy Suardi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kaitan dengan buku &#8220;Matahari mengelilingi Bumi&#8221; awal-awal saya spontan secara langsung memberikan tanggappan atau sanggahan kepada pengarangnya sekaligus penerbitnya, hingga delapan halaman folio! Namun sayang, mereka tak memperlihatkan sportifitas secuilpun, dengan tidak memberikan jawaban atas tanggapan dari saya hingga detik ini; padahal niat saya benar-benar karena-Allah ingin meluruskan amalan-amalan agama yang suci ini, terutama yang punya kaitannya dengan ilmu-pengetahuan! </p>
<p>Oleh sebab itulah saya membikin blog sendiri:</p>
<p><a href="http://www.protagon.wordpress.com" >http://www.protagon.wordpress.com</a></p>
<p>(sehingga kita bisa lebih marak lagi saling menimba ilmu demi menggapai ridha Ilahi Rabbi).</p>
<p>Saya kuatir bila Teori Neo-Geocentris ini akan mengembalikan ummat Islam ke abad kegelapan, bahkan ke zaman jahiliyah, bahkan mungkin saja lambat laun ada ummat Islam yang mempercayai bahwa Bumi ini datar seperti meja!</p>
<p>Hatur nuhun!</p>
<p>hamba Allah yang amat pandir.</p>
<p>Dedy Suardi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: WAN</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-121424</link>
		<dc:creator>WAN</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 16:33:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-22-1188/#comment-121424</guid>
		<description>@Thyconian
Oh begitu yah? itu baru bulan &#38; matahari, anda pasti mengenal ilmu aljabar &#38; geometri
1. untuk bulan kecepatan putarnya terhadap bumi sebagai axis sama dengan jarak bumi ke bulan lk 384.000km x 2Π = 2.411.520 km dan dalam sehari menurut tychonean berputar 24 jam, kemudian setiap jam menempuh 2.411.520/12 = 100480 km, setiap menit menempuh 100480/60 = 1.674,67 km, setiap detik menempuh 1.674,67/60 = 27,91 km/detik
-
2. untuk matahari kecepatan putarnya terhadap bumi sebagai axis sama dengan jarak bumi ke matahari lk 149.600.000km x 2Π = 939.488.000km dalam 24,8 jam, kemudian setiap jam menempuh 939.488.000/24,8 = 37.882.580,65km, kemudian setiap menit 37.882.580,65/60 = 631.376,34km, kemudian setiap detik 631.376,34/60 = 10.522,93km/detik
- dengan catatan tidak ada lintasan elips
-
3. Bagaimana satelit peneliti matahari mengikuti gerakan matahari yang sedemikian cepat? Berapa power yang harus dihasilkan untuk mengorbit matahari yang berjalan sedemikian cepat?
-
4. anda mengenal Marrikh/ Mars menurut Tychoners ada berada diluar orbit Matahari, kalau menggunakan Ptolemaic ataupun Tychoners bagaimana ente menjelaskan Retrogade Motion apakah memang mars "mengundurkan orbitnya" 
mudzabdzabin al Marrikh?
-
5. apakah dikalangan MMB percaya bahwa Bulan adalah Siraj/ Nur, menghasilkan/memantulkan cahaya?
-
6. selain matahari masih ada bintang-bintang laen (Aldebaran, Alfirath, Almaak, Althalimain, Suhail, Orion, Sirius, Mirzam, Raghbah, Turais, Arcturus, Kaitos (Cetus), Alfard, Vega, Alrijil (Centaurus),  Alkaid (Ursa Major), Polaris, Alkaffaljihidna (UV Ceti) dan lain-lain apakah juga mengelilingi bumi?
inget Tychonian tidak mengenal Paralax
-
7. Geostasioner
satellite ditempatkan pada jarak sekitar 36.000 KM atau sekitar 22.300 Mil dari permukaan bumi. Dari bumi, posisi satelit ini tidak berubah lokasinya, karena satellite ini mengikuti perputaran bumi, yang terjadi selama 24 jam
-nah bilamana satelit diluncurkan lebih jauh dari itu satelit pasti akan tertinggal akibat rotasi Bumi thd Matahari, 
fahimtum?
-
-
@Rohmat H
setuju</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Thyconian<br />
Oh begitu yah? itu baru bulan &amp; matahari, anda pasti mengenal ilmu aljabar &amp; geometri<br />
1. untuk bulan kecepatan putarnya terhadap bumi sebagai axis sama dengan jarak bumi ke bulan lk 384.000km x 2Π = 2.411.520 km dan dalam sehari menurut tychonean berputar 24 jam, kemudian setiap jam menempuh 2.411.520/12 = 100480 km, setiap menit menempuh 100480/60 = 1.674,67 km, setiap detik menempuh 1.674,67/60 = 27,91 km/detik<br />
-<br />
2. untuk matahari kecepatan putarnya terhadap bumi sebagai axis sama dengan jarak bumi ke matahari lk 149.600.000km x 2Π = 939.488.000km dalam 24,8 jam, kemudian setiap jam menempuh 939.488.000/24,8 = 37.882.580,65km, kemudian setiap menit 37.882.580,65/60 = 631.376,34km, kemudian setiap detik 631.376,34/60 = 10.522,93km/detik<br />
- dengan catatan tidak ada lintasan elips<br />
-<br />
3. Bagaimana satelit peneliti matahari mengikuti gerakan matahari yang sedemikian cepat? Berapa power yang harus dihasilkan untuk mengorbit matahari yang berjalan sedemikian cepat?<br />
-<br />
4. anda mengenal Marrikh/ Mars menurut Tychoners ada berada diluar orbit Matahari, kalau menggunakan Ptolemaic ataupun Tychoners bagaimana ente menjelaskan Retrogade Motion apakah memang mars &#8220;mengundurkan orbitnya&#8221;<br />
mudzabdzabin al Marrikh?<br />
-<br />
5. apakah dikalangan MMB percaya bahwa Bulan adalah Siraj/ Nur, menghasilkan/memantulkan cahaya?<br />
-<br />
6. selain matahari masih ada bintang-bintang laen (Aldebaran, Alfirath, Almaak, Althalimain, Suhail, Orion, Sirius, Mirzam, Raghbah, Turais, Arcturus, Kaitos (Cetus), Alfard, Vega, Alrijil (Centaurus),  Alkaid (Ursa Major), Polaris, Alkaffaljihidna (UV Ceti) dan lain-lain apakah juga mengelilingi bumi?<br />
inget Tychonian tidak mengenal Paralax<br />
-<br />
7. Geostasioner<br />
satellite ditempatkan pada jarak sekitar 36.000 KM atau sekitar 22.300 Mil dari permukaan bumi. Dari bumi, posisi satelit ini tidak berubah lokasinya, karena satellite ini mengikuti perputaran bumi, yang terjadi selama 24 jam<br />
-nah bilamana satelit diluncurkan lebih jauh dari itu satelit pasti akan tertinggal akibat rotasi Bumi thd Matahari,<br />
fahimtum?<br />
-<br />
-<br />
@Rohmat H<br />
setuju</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 2.617 seconds -->
