Menjalankan bisnis – 2/3
“Menjalankan bisnis muslimah”, artikel ke 2 dari 3 seri merintis usaha muslimah, yang telah dimuat oleh majalah Alia. Terimakasih kepada redaksi majalah Alia yang telah mengizinkan publikasi ulang artikel ini disini.
Menjalankan usaha muslimah – bagian I
Oleh: Helen Sufehmi
Kata orang, memulai sesuatu adalah yang paling sulit. Pada edisi yang lalu, kita telah membahas mengenai cara untuk memulai usaha kita sendiri. Betapa berat dan pelik berbagai urusan yang perlu kita persiapkan.
Tetapi begitu usaha telah mulai berjalan – banyak orang yang terjebak. Dikiranya sudah bisa merasa lega dan mulai hidup tenang.
Kenyataannya, pada saat ini sebetulnya kita seperti seorang pendaki gunung yang sedang berada di kaki sebuah gunung. Perjalanannya masih panjang, dan penuh dengan bahaya. Jika ia lengah di perjalanannya disini, maka bisa-bisa dia terjerumus ke dalam jurang.
Demikian pula dengan kita yang baru memulai ini – sekarang belumlah saatnya untuk bersenang-senang. Pendakian kita baru saja dimulai, maka kita harus mempersiapkan fisik dan mental kita untuk suatu petualangan yang melelahkan. Yaitu menghadapi segala tantangan di perjalanan, untuk mencapai puncak gunung tersebut, dan menjadi penakluknya.
Jadi, sebetulnya apa sajakah yang perlu kita lakukan di petualangan yang satu ini ?
I.Pembukuan
Percaya atau tidak, ada banyak sekali orang yang menjalankan usaha tanpa melakukan pencatatan, yang biasa kita kenal dengan istilah pembukuan.
Akibatnya seringkali cukup mengenaskan.
Satu contoh; ada sebuah usaha dagang yang beromset milyaran rupiah, yang tiba-tiba hampir bangkrut.
Ketika diteliti, ada beberapa hal yang ditemukan :
1. Cashflow (perputaran uang) tidak lancar, karena:
a. Pembayaran kepada supplier : cash / tunai , tetapi :
b. Pembayaran dari customer : bertempo / hutang beberapa minggu
c. Lalu, sisa uang yang ada terlalu banyak tertanam di proyek-proyek “mercusuar” – ekspansi usaha yang melampaui batas kemampuan, tapi bergengsi tinggi.
2. Piutang (hutang customer) terlalu banyak yang tidak tertagih / macet.
3. Gaya hidup direktur terlalu mewah
Apakah perusahaan tersebut menjalankan pembukuan ? Ternyata ya, pakai komputer pula. Tetapi – pembukuan tersebut hanya berupa sekedar pencatatan, tidak dijadikan pedoman untuk mengambil keputusan-keputusan / mengawasi situasi perusahaan.
Walhasil, banyak tanda-tanda masalah terlewat begitu saja – sehingga terkesan bangkrutnya itu mendadak.
Nah, usaha yang menjalankan pembukuan saja masih bisa bangkrut dengan cukup spektakuler. Bagaimana kira-kira yang tidak menjalankannya ?
Bisa kita bayangkan sendiri.
“Pembukuan itu kan rumit sekali”, ini alasan yang sering kita dengar. Memang, pembukuan yang ideal, General Ledger, bisa sangat memusingkan dan merepotkan. Bahkan bagi akuntan yang berpengalaman sekali pun.
Tetapi, esensinya sebetulnya mudah – yaitu mencatat pergerakan uang. Dan ini hanya berupa 2 hal; uang masuk, atau uang keluar.
Berangkat dari sini, maka kita bisa buat pembukuan yang sederhana, khusus untuk UKM (Usaha Kecil dan Menengah).
…..
Artikel selengkapnya bisa di download dari sini.



October 17th, 2008 00:33
alhamdulilah saya sudah menerapkan pembukuan sederhana di toko saya, dan alhasil saya bisa monitoring cash flow saya.
sekarang usaha saya memerlukan armada truk untuk mengangkut minyak curah yang jaraknya sekitar 20 km dari tangki menuju tempat saya, selama ini kami menggunakan truk sewaan dari pelabuhan dengan charge 600 rb sekali jalan, rata-rata kami mengangkut minyak 2 kali dalam seminggu, jika dijumlahkankan kira2 sebulannya 4,8 jt per bulan atau setara dengan cicilan truk untuk 3 tahun. dp truk sekitar 40 jt. menurut teman saya yang bermanhaj salafy kredit diharamkan apapun bentuknya, gimana penjelasan menurut bang fehmi? tq
October 17th, 2008 18:00
@sir alex – menurut teman saya yang bermanhaj salafy kredit diharamkan apapun bentuknya, gimana penjelasan menurut bang fehmi? tq
.
Kita sekarang sudah punya bank ISLAM — yang justru berdiri tegar ketika bank-bank riba pada berguguran seperti daun kering.
.
Silahkan bisa memanfaatkan produk pembiayaan dari salah satu bank Islam yang ada.
.
Semoga sukses selalu.
October 20th, 2009 06:36
makasih byk mas… artikelnya bagus…
October 30th, 2009 22:12
bener tu bisa bisnis tanpa catatan?
November 11th, 2009 15:16
TOD Converter Mac
December 1st, 2009 16:32
swf to mpeg
December 3rd, 2009 05:26
good night i must go
January 16th, 2010 06:27
thanks for another good post!
January 31st, 2010 07:38
By Sinjay School Business & web hosting list Ooh, ada Lanjutannya???
February 5th, 2010 17:24
Lanjutan nya mana ya? bagian ke-3 dari tulisan menjalankan bisnis muslimah?