Warga Bintaro Menuntut Janji PT Jaya Real Property
Pada hari Rabu, 30 Agustus 2006, para warga cluster Permata 2, Bintaro Jaya, melakukan demonstrasi di kantor PT Jaya Real Property Real Property. Dalam jangka waktu 6 bulan, telah terjadi 6 kasus pembobolan rumah warga, dengan interval yang semakin singkat dan kerugian korban yang meningkat drastis.
Seminggu sebelumnya saya baru saja pindah ke kompleks ini, dan cukup terkejut menemukan situasi disana.
Beberapa masalah yang ada :
- Jaya menjanjikan bahwa Permata 2 Bintaro adalah kompleks dengan sistim Cluster. Ternyata setelah lama, janji ini tidak juga terwujud. Malah rumah-rumah warga telah banyak yang jadi dibobol perampok.
- Di pamflet marketing jelas terlihat hanya ada 1 gerbang masuk ke cluster (single access). Ternyata, belakangan PT Jaya Real Property membuat Permata 2 Extension, dan membobol pagar belakang Permata 2 untuk menjadi jalan masuk ke Permata 2 Extension. Masalahnya, pembobolan tersebut tidak hanya membuka akses ke Permata 2 Extension - namun juga ke sebuah jalan kecil lainnya.
- Warga menuntut agar gerbang baru tersebut ditutup kembali, sesuai dengan masterplan awal. Namun PT Jaya Real Property nampak merasa segan untuk melakukannya - mungkin karena dengan demikian mereka akan terpaksa banyak mengeluarkan dana untuk membuat jalan masuk baru bagi Permata 2 Extension.
- Penutupan jalan kecil dapat membantu mengisolir dan sekaligus menggabungkan Permata 2 dan Permata 2 Extension menjadi 1 cluster, namun ini ditolak dengan tegas oleh warga — karena akan sangat potensial membuat warga kampung sekitar marah. Dan warga Permata 2 lah yang akan mendapat getah dari situasi ini karena mereka yang paling dekat dengan warga sekitar — bukan PT Jaya Real Property.
- Keamanan cluster Permata 2 juga belum bagus — penerangan kurang, orang asing bebas keluar-masuk tanpa hambatan berarti dari security PT Jaya Real Property, pagar sekeliling Permata 2 cukup rendah dan tidak ada kawat berduri, dst.
- Selain itu juga ada masalah-masalah lainnya seperti kualitas bangunan; beberapa warga mengeluhkan masalah-masalah pada rumahnya seperti tembok yang retak-retak, kebocoran yang cukup parah, kualitas finishing, dst.
- Warga menuntut tindakan yang cepat dari PT Jaya Real Property, setelah tidak ada respons yang serius setelah di protes selama 6 bulan; mengingat Lebaran semakin dekat dan banyak warga yang cemas untuk meninggalkan rumah ketika mudik.
- Mendekati Lebaran juga dicemaskan kebutuhan ekonomi yang meningkat akan semakin meningkatkan pula frekuensi perampokan dan kerugian yang ditimbulkan.
Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari sini, dan bagus untuk menjadi perhatian para calon pembeli rumah :
- Jangan mudah tergiur umbaran janji Marketing. Tetap tenang, dan perhatikan dengan seksama semua detail dari fasilitas yang ditawarkan.
- Pastikan bahwa semua fasilitas yang dijanjikan Marketing ada tertulis (hitam diatas putih) di surat perjanjian jual beli rumah - dan jelas KAPAN akan terealisasinya.
- Tinjau lokasi sebelum membeli. Catat semua kekurangan yang ada. Minta agar kekurangan tersebut dibetulkan; dan janji tersebut dijadikan lampiran surat jual beli dengan jelas tertulis juga KAPAN realisasinya.
- Usahakan membeli rumah yang sudah lama selesai, dan lihat apakah ada cacat-cacatnya. Rumah yang baru jadi biasanya masih belum muncul cacatnya.
- Sistim cluster membantu mengurangi resiko kejahatan, namun perlu diperhatikan juga bagaimana sistim keamanan yang telah dijalankan. Apakah orang asing mudah keluar-masuk cluster? Seberapa sering ronda keliling dilakukan? Berapa total jumlah personil keamanan? Berapa personil keamanan yang ada pada suatu saat? Apa saja fasilitas mereka? Apa saja training yang mereka terima untuk meningkatkan/menjaga kualitas mereka? Dst.
- Segera setelah pindah ke cluster, silaturahmi dengan warga yang telah ada, dan usahakan untuk meningkatkan kekompakan warga cluster.
Foto-foto :
[ Demonstrasi warga Permata 2 Bintaro ]
Pada kesempatan ini saya menyampaikan rasa salut saya kepada para warga Permata 2, ini adalah warga kompleks paling kompak yang pernah saya temui selama ini. Juga terimakasih kepada para perwakilan dari PT Jaya Property, yang walaupun bukan dari level manajemen (sehingga tidak mempunyai wewenang untuk membuat keputusan), telah bersabar menghadapi para warga yang menuntut hak-haknya. Kecaman ditujukan kepada pihak manajemen PT Jaya Property, yang telah dengan sengaja menghindari menemui warga, dan membuat masalah menjadi semakin berlarut-larut.

September 7th, 2006 05:29
nomor 7, MAKAN - MAKAN.
September 7th, 2006 06:52
hahaha, senasib dong. di sini kita dijanjiin sistem cluster. ternyata mereka bikin subcluster yang pintu masuknya di dalam cluster kita :(.
tapi yang bikin kesel gini. mereka janji ke kita kalau pintu masuk itu cuma sementara dan nantinya akan dibuatkan jalan masuk sendiri ke cluster baru itu. sedangkan ke konsumen cluster itu mereka menjanjikan kalau itu jalan masuk utamanya.
jadi, warga cluster baru itu gak mau terima kalau seandainya dibuat jalan keluar sendiri, karena jalan itu keluarnya bukan ke jalan utama.
jadi kesimpulannya kita diadudomba
January 23rd, 2007 13:28
wah..saya jadi was was juga masalah keamanan,soalnya saya mau masuk ke rumah baru di cluster adora permata,yang notabene bertetangga dengan permata 2. masalah finishing rumah saya memang mengalaminya soalnya dinding rumah saya banyak yg retak,genteng bocor,plitur pintu dan kayu lainnya asal jadi,saya berkali kali komplain tapi cuma didenger dan tidak ada tindakan nyata.
saya mohon kepada jaya property supaya lebih bersikap kooperatif terhadap keluhan warga,terlebih jaya property baru mendapatkan iso 9001:2000 untuk management mutu.
February 8th, 2007 17:07
Wah selamat deh… baru tahu nih kalo ada yang demo.. hebat deh…kebetulan saya juga di permata namun di luar cluster di hf9. Saya setuju sekali tuh dengan kualitas bangunan yang menurut saya sangat jelek pendek kata rumah2 ini siap renov bukan siap huni, dan kalau komplen pasti lama dan akhirnya sampai batas waktu komplen habis. Belum lagi cat yang sangat murahan gampang ngelotok.
Buat rekan Michael untuk adora wah… banjir tempo hari (feb 2, 2007) banjir seperut tuh…
Saya coba ngobrol dengan pak namin (satpam) Adora itu tadinya setu atau danau kecil tempat resapan air.. jadi yang sekarang banjir besar deh…
Kalimat terakhir jujur kalau saya tahu kualitas bangunan dan pengamanan seperti ini saya nggak mau deh di bintaro, Bintaro Jaya hanya menang nama saja, namun karena sudah terlanjur yah sabar aja lah….
Satu lagi kalau pulang kantor dan lihat kantor proyek Jaya Realty, rasanya spanduk di depan kantor tsb sangat berlawanan sekali ya…
February 12th, 2007 13:24
Turut berduka cita, tetangga saya juga ada yang tadinya di Taman Pertama 2, lalu dia pindah ke Adora. Waktu banjir kemarin kita kebetulan selamat (walaupun jalan keluar/masuk terendam air), lalu kita cek bagaimana dengan dia di Adora — yaa, banjir seperut. Pusing deh dia.
February 22nd, 2007 15:15
Bintaro Jaya memang punya kualitas bangunan rendah, konon rumah-rumah cluster middle macem permata bangunannya diambil dari sisa2 cluster yang gede macem senayan atau menteng bintaro. Jualannya BinJay sekarang ke servicenya aja
Salam kenal Mas Harry, insyaAllah akhir bulan nanti saya di Taman Permata, permata bintaro yang depan
February 22nd, 2007 15:54
Kemarin ini ada kawan istri saya di Senayan Bintaro yang rumahnya juga bocor waktu badai kemarin ini. Sepertinya bukan jaminan juga.
.
OK sampai ketemu nanti mas Anjar.
February 23rd, 2007 11:10
Salam kenal semua,
Saya juga sungguh kecewa mendengar system pengamanan di Permata 2 yang seperti itu. Mudahan kekompakan warga disono dapat meningkatkan kemanan. Saya juga terlanjur membeli rumah di komplek Permata, tepatnya di Adora Permata dan masih dalam rangka renovasi. Sungguh tidak dapat saya bayangkan bahwa komplek tersebut kerendam banjir kemarin. Jika tau, tentu tidak akan saya renovasi. Sungguh tidak terbayangkan sebelumnya. Pada saat renovasipun, saya dapat melihat dengan jelas dimana kabel listrik yang seharusnya dilindungi dengan pipa PVC, dibiarkan telanjang dan menyatu dengan tembok. Dapat dibayangkan jika terjadi lecet sedikit saja dapat menjadi penghantar listrik, sehingga penghuni rumah yang tidak bersalah dapat kena strum saat bersandar di tembok.
Mudahan ada perhatian dari pihak Bintaro agar banjir ini tidak terulang lagi dan juga kualitas bangunan yang dapat ditingkatkan
Salam
NewMan
February 23rd, 2007 16:07
Wah…prihatin juga baca Taman Permata 2, saya baru beli yang didepan dan sekarang lagi dibenerin tapi tau ngak Listrik ngak nyala dan dah komplain sampai sekarang jawabnnya tarsok mulu
March 2nd, 2007 18:54
Nah..kalau di senayan bintaro saja bisa bocor apalagi
di permata bintaro? buat mbak yang di permata 2 emang
udah jawaban standard dari bintaro jaya tar sok..kalo
jawaban ok sepertinya bukan jaya property deh..
.
mas Harry, mau tanya di permata 2 atau ext, punya rt
sendiri nga? soalnya kita2 di adora mau buat ktp dan
kk baru?
.
untuk rekan NewMan..saya juga di adora permata, dan
kita mengalami hal yang sama yaitu banjir,jujur saya
shock dan tidak menyangka kawasan itu kena banjir, dan
pada saat banjir itu,saya juga masih dalam tahap
renovasi untuk dapur dan ada beberapa material saya
yang hanyut kebawa air, sungguh ironis memang, so far
pihak jaya property tidak ada sedikitpun prihatin
dengan warga adora,setidaknya apapun langkah2 baru
mereka mengenai tindakan2 ke depan supaya tidak banjir
lagi sama sekali tidak ada informasi, yang ada malah
saya dapat kabar2 burung, ada yang bilang bahwa pada
saat banjir pintu air tidak dibuka makanya adora
kelelep, kemudian sekarang katanya tembok kali yang di
depan adora itu akan ditinggikan 1 meter dan akan di
keruk lebih dalam, tapi anehnya informasi2 mengenai
ini sama sekali tidak ada yang resmi dari jaya
property,seharusnya informasi tindakan konkrit untuk
penjegahan banjir ke depan di informasikan dan bila
perlu dijamin bahwa 5 tahun kedepan pada saat banjir 5
tahunan datang adora tidak kelelep lagi.
.
saya melihat sendiri kaulitas material di adora
permata memang sangat jelek, seperti kayu kaso untuk
atap,kayu kasonya yang kecil dan jelek,dan sangat
tidak seimbang dengan beban genteng yang sangat
berat,makanya banyak rumah yang pada saat banjir lalu
gentengnya pada amblas kebawah karena kayu kaso nya
tidak kuat menahan beban..serta kayu kasonya banyak
yang busuk..kemudian untuk plester tembok lebih banyak
pasir dari pada semen, begitu pula dengan pondasi
cakar ayam nya lebih banyak pasir daripada semen, ini
sangat mengkuatirkan jika terjadi gempa misalnya,
bisa2 rumah pada ambruk karena pondasinya tidak
kuat..mohon perhatian bintaro jaya
.
.
salam
Michael
March 6th, 2007 11:12
Betul mas, kualitas BinJay emang memprihatinkan :(, semi BUMN sih (Sahamnya punya Pemprov DKI), tau lah mental-mental orang pemerintahan kita kayak apa. Emang dodol
Tapi herannya harganya tetep bagus bahkan di second layernya (yang rumah-rumah second gitu)
March 9th, 2007 13:51
Wah setelah baca postingannya Pak Harry berikut komen2nya saya jadi turut sangat prihatin. Saya juga rencana akan masuk ke rumah saya di Adora Permata bulan depan… dan saya dan suami sempet juga melihat rumah kita yang kebanjiran kemarin, “kebetulan” rumah kami terletak pas di depan sungainya Adora… jadi banjir masuk ke dalam rumah juga walaupun tidak terlalu banyak, sekitar 15 cm.
Ketika kami ke Jaya, orang dari Jaya juga memberikan jawaban sama seperti Pak Michael mengenai peninggian kali dan pintu air, mudah-mudahan benar-benar direalisasikan.
Mengenai material bangunan, saya juga kecewa sekali, apalagi biaya bangunan per meternya Jaya tidaklah murah. Bolak-balik kami komplain masalah rangka kayu yang busuk dan asal sambung - agak mengenaskan mengingat reputasi Jaya yang pastinya bukan abal-abal. Walaupun akhirnya komplain kami terpenuhi, tetap saja kualitas keseluruhan dari fisik bangunan kurang memuaskan.
Saran saya, kalau beli di Jaya kita memang harus sangat proaktif komplain dan sering2 mengontrol bangunan. Bila ada fisik yang kurang bagus, langsung ambil foto lalu langsung lampirkan ketika komplain ke Jaya, mudah2an lebih cepat ditanggapi.
March 14th, 2007 05:23
selamat datang di Adora permata buat ibu Prita.
sebagai informasi pada tanggal 3 maret lalu,warga
adora rapat dengan pihak project manager jaya
property,pihak jaya memberikan penjelasan perihal
banjir waktu itu kenapa dan mengapa, tapi menurut saya
pihak jaya property ujung2nya berkelit menyalahkan
alam (jawaban standarad pemerintah),yang katanya
intensitas curah hujan di bintaro sangat luar bisa
tinggi dibandingkan daerah lain,plus jebolnya tanggul
dipamulang dimana bintaro adalah hilirnya,
dari rapat kemarin pihak jaya berjanji bahwa semester
pertama tahun ini akan dilakukan action plan untuk
mencegah banjir kedepan yaitu,meninggikan tembok kali
60cm supaya kalau air lebih tidak meluap ke luar, dan
ini langsung diprotes warga adora karena dengan
meninggikan tembok kali sangat mengabaikan nilai
estetika sebuah cluster,khususnya adora, kan kami
sebagai warga adora sangat tidak ingin cluster kami
menjadi cluster yang sangat buruk dan tidak ada nilai
estetika sebuah cluster,karena ini akan mempengaruhi
nilai ekonomi rumah kami,dan seperti biasa pihak jaya
mencatat dan menampung semua keluh kesah warga adora
tapi belum tau action plan nya kedepan,kita tunggu
saja.
.
seharusnya pihak jaya property back to nature saja
untuk mencegah banjir dikemudian hari yaitu dengan
membuat sumur resapan di cluster adora,daripada dibuat
lapangan basket 3 on 3 dipojok,mendingan dibuat sumur
resapan,karena lapangan tersebut tidak berguna secara
warga adora rata2 bekerja pagi dan pulang malam, saya
rasa tidak ada waktu untuk main basket,walaupun ada
anak2 kebanyakan anak2 nya masih baby, kita sudah
mengusulkan ini kepada pihak jaya dan saya rasa warga
adora setuju jika dibuat resapan air, menurut info yg
saya peroleh dari warga masyarakat sekitar bahwa
kawasan adora,calysta,vania dan oriana adalah bekas
situ dan kemudian dijadikan perumahan dengan
merendahkan lagi lokasi perumahan tersebut, jadi
sangat wajar jika sewaktu musim banjir lalu cluster
adora,vania,oriana dan calysta kebanjiran karena
sungai yang dulunya besar kemudian dikecilkan tidak
mampu menampung air yang begitu deras datangnya dari
pamulang,solusi kembali ke alam dengan membuat sumur
resapan adalah cara yang lebih efektif serta ramah
lingkungan,sehingga sewaktu waktu air bah datang
minimal air tersebut bisa ditampung di sumur resapan
di setiap cluster dan dapat mengurangi beban kali di
depan yang sangat kecil ukurannya.
semoga jaya lebih mempertimbangkan saran warganya
karena warga adalah konsumen, dan karena konsumen itu
lah jaya property memperoleh ISO 9001:2000 ‘untuk
kategori kepuasan konsumen adalah yg paling utama’ ,
semoga saja jaya property tidak puas begitu saja
dengan embel2 ISO tersebut, karena ISO tersebut
sangatlah bertolak belakang dengan apa yang warga
permata bintaro rasakan perihal untuk kepuasan
konsumen!!
.
michael
March 16th, 2007 15:51
[...] http://harry.sufehmi.com/archives/2006-09-07-1267/ [...]
March 22nd, 2007 08:40
wah…
baru tau ini ni tentang kualitas perumahan bintaro jaya.. padahal saya baru aja memutuskan untuk membeli rumah di bintaro juga, tepatnya di cluster emerald townhouse.
Kira-kira bagaimana ya caranya utk mem-push developer utk membangun dengan sebenar2nya dan sebaik2nya?
soalnya ini baru pengalaman pertama saya mencari rumah dan mau membeli rumah, jd kan gamau juga kalo nanti keputusan yg diambil salah / malah membuat kami jadi bete sendiri..
Memangnya kalo klaim tentang kualitas bangunan (sebelum serah terima) dan komplain ke developer ga akan ditangani gitu? akan dijawab tarsok melulu?
hmm….
gimana caranya ya?
March 22nd, 2007 13:27
wah..selamat menjadi warga bintaro mas Andi.
bintaro jaya memang mempunyai nama dan nilai jual
dikawasan ini sangat tinggi,sebenarnya kita beli rumah
di bintaro hanya membeli lokasi doang,untuk kualitas
bangunan masih perlu dipertanyakan,kebanyakan di
cluster2 baru sekarang ini dikawasan bintaro jaya
(terutama sektor 9 keatas)sebelum menempati rumah
pasti renovasi terlebih dahulu,terlebih waktu saya
kemarin masuk rumah pada saat musim hujan dan pada
saat musim hujan itu lah kita tau bahwa kualitas dan
layanan bintaro jaya sungguh tidak memuaskan karena
seluruh rumah pada bocor,di cluster saya ada sekitar
184 rumah dan semua rumah komplain nya sama yaitu
bocor dan merembes kedinding sehingga seluruh dinding
bercak2 seperti pulau,kompalin juga sangat lama di
respon,apalagi kalo kita sudah menempati rumah,
sehingga kebanyakan lebih efisien menggunakan tukang
pribadi untuk membetulkan dak/genteng yg bocor,
karena kalau mengharapkan service dari jaya property
saya rasa seluruh warga bintaro jaya tau bahwa
jawabannya hanya ‘ok’ tapi tindakan ‘nonsen’ alias
‘tar-sok’ mulu..sangat tidak relevan dengan iso 2001
yang mereka gembar gembor-kan di media massa bahwa
kepuasan konsumen diutamakan.
.
setahu saya kalau kita komplain sebelum serah terima
sepertinya tidak bisa,karena pada saat kita beli rumah
kan ada disebutkan specifikasi bangunan,memang semua
itu sesuai dengan apa yang mereka tuliskan di
spesifikasinya tapi kualitas bangunan lebih kepada
bagaimana pihak jaya propety mengawasi atau quality
kontrol terhadap kontaktor yang membangun cluster
tersebut,jika jaya property membayar murah para
kontraktor tersebut saya rasa para kontraktor juga
asal2an mengerjakan karena material kan disesuaikan
dengan budget.
.
saya rasa jaya property harus lebih meningkatkan
pengawasan quality control untuk bangunannya kepada
pihak kontraktor, terutama
cor2an,besi,kayu,rank,etc,serta simetris
bangunan,karena banyak rumah yang posisinya miring dan
tidak simetris satu sama lain, jadi ada kesan
kontraktornya ‘asal-asalan’ dalam membangun rumah yang
notabene itu adalah investasi jangka panjang.
semoga juga jaya property bisa lebih meningkatkan
service kepada konsumennya dan menghapus motto
‘tar-sok’nya dengan ‘ok-ready’, sehingga ISO 9001 yang
mereka peroleh sesuai dengan kenyataan dan tidak
mubazir sekedar penghargaan saja.
.
.
michael
March 28th, 2007 13:24
saya juga dengar cluster adora terkena banjir yang lalu. sehari setelah banjir surut saya sempat lihat2 ke sana, jadi nggak lihat separah apa.
turut berduka cita untuk yang kebanjiran, yang dibobol maling, dan mungkin untuk saya sendiri juga
bukan kebetulan, saya juga telah membeli rumah di cluster calista (pengalaman pertama beli rumah).
bbrp kali saya mampir ke calista untuk melihat progress penyelesaian bangunan yang lambat sekali. tadinya saya pikir cuma saya yang punya keluhan ttg kualitas struktur dan kayu yang digunakan oleh kontraktor, setelah baca posting di sini ternyata banyak juga ya yg complain.
selain kualitas bahan bangunan, sepertinya bintaro jaya juga punya masalah dengan layanan after sales, beda banget dengan pre-sales nya yang agresif. begitu pembayaran diselesaikan, salesnya kabur, dan urusan jadi sulit.
btw, thanks untuk yg punya blog. jadi tambah info nih..
April 3rd, 2007 20:27
Hi mas Budi n mas Michael.
Saya juga pembeli rumah di Adora Permata dengan kondisi rumah yg kualitasnya kayak sisa sampah perumahan mewah oleh kontraktornya PT Jaya.Tapi untuk komplain..jangan salah mas, kita bisa komplain SEBELUM SERAH TERIMA rumah. Yg penting ngotot dgn alasan apapun, bawa hasil foto bangunan yg jelek, kirim surat, fax, telepon pokoknya apapun yg bisa kita pake untuk menteror mereka.. lebih baik mereka yg gila daripada kita yg jd sengsara dan tekorr..hehehehe.
Percaya deh soalnya saya dan istri saya melakukannya dengan gigih dari saat dinding rumah saya baru dibangun sampai sekarang. Dan rajin2 ngecek kondisi rumah, karena mereka membangun dengan asal2an, saya juga sempat menteror pemborongnya langsung. Hasilnya dari Jaya memberi perhatian lebih walaupun tidak bisa semaksimal yg saya mau.
Yang namanya lembar komplain, saya sudah isi berlembar2 dan akhirnya tanpa lembaran itu saya telepon terus orang bagian komplain/purna jual dengan permintaan2 saya bisa juga lho..
Mungkin ada satu bagian rumah yg sudah tdk bisa di maksimalkan spt kayu plafon (coba naik ke atap deh…liat gimana asalnya mereka bikin, apalagi kabel2nya.. ihh)
maka saya mencari bagian lain yg masih bisa dimaksimalkan seperti ubin keramik, saluran air dst.Ok
Jangan khawatir mas.. pasti bisa kok. Saya dengan calon tetangga diblok baru juga udah mulai kompak dan terus berbagi informasi, jadi kejar terus bagian purna jual dan kontraktor lapangannya. Jangan lupa bawa foto bagian yg dikomplain karena hal ini membuat mereka tak berkutik.
May the force be with you all!!
April 5th, 2007 15:23
Ini keterangan mengenai apa itu ISO 9001:2000 : [ klik disini ]
.
Kalau melihat bagaimana implementasinya di Bintaro, saya kira kita bisa komplain ke pemberi sertifikatnya (ada yang tahu?) agar bisa dibatalkan
April 5th, 2007 16:54
mas Derry,kita satu cluster ternyata ya, berarti rapat
warga kemarin di lapangan basket ikutan ya?
kalau untuk komplain saya emang cerewet,setelah serah
terima saya shock karena dinding rumah banyak pulau2
dan bercak2 bocor disana sini, saya udah kompalin
berkali2 baik lewat edaran kompalin maupun telpon
orang lapangan dan purna jual,akhirnya di benerin dan
sampai sekarang udah nga bocor lagi,hanya dak didepan
teras yg masih bocor..dan sampai detik ini masih belum
dibenerin walau saya udah capek complain bahkan memaki
maki orang lapangan jaya property,dan saya dengan
tetangga satu blok emang sudah kompakan dan juga
bertukar informasi
kemudian dari hasil rapat warga perihal banjir
kemarin, pihak jaya kan juga meminta kita membuat form
komplain yang akan berikan kepihak manajemen,tapi
sampai saat ini setelah hampir 2 bulan kompalin warga
dari meeting kmrn belum ada action plan nya.
yang baru keliatan hanya meninggikan dinding kali yang
didepan pintu masuk, padahal kemarin ada warga yang
protes kalo meningikan dinding kali itu akan
mengurangi nilai estetika cluster, karena orang yang
baru pertama kali masuk ke cluster adora ataupun yang
lain nya melihat kondisi dinding kali dibuat seperti
itu bisa saja berasumsi wah nih komplek rawan
banjir,,ini akan mengurangui nilai ekonomis cluster
kedepannya.
tapi sepertinya pihak jaya memang tidak care dengan
konsumennya, dan ini sudah sangat terbukti dengan
pelayanan after sales yang menjengkelkan, giliran
waktu menawarkan rumah para sales udah kayak orang
kesetanan..giliran sudah dibeli dan warga minta
service after sales yg ada tar sok mulu.
ditambah lagi saya baca surat pembaca di harian Kompas
minggu lalu, ada warga di sektor 9 yang (saya lupa
jalan apa) kemalingan dengan kondisi 2 mobil hilang 1
honda jazz dan satu lagi inova, hal ini semakin
membuat saya takut perihal faktor keamanan di seputar
bintaro jaya khususnya sektor 9.
April 9th, 2007 10:25
Wah mas michael, kebetulan saya belum masuk adora waktu ada meeting itu. Jadi nggak tau.
Tapi kalau saya terus kejar orang purna jualnya antara lain Bpk Nanang, kontraktor dan sub kontraktornya, petugas lapangan alias kuli2nya. Sampai pihak Jaya yg sering kontrol ke lapangan yg kalo gak salah namanya David. Memang sudah mulai tidak mengangkat telepon saya sih.. dan nggak membalas sms. Tapi kalo sempet biasanya saya satroni aja kantornya langsung sambil bawa foto ato bukti lainnya.
Nah ..begitu juga soal keamanan mas michael. Saya juga komplain ke mereka soal tembok pembatas yg tidak ditutup sampai pagar besi yang dibuka sedikit. Akhirnya ditutup juga, TAPI kawat duri yang diada ternyata dipotong oleh warga sekitar yang masih ngotot memakai akses jalan kompleks. Permasalahannya Tangga liar yang masih banyak berada disekitar tembok pembatas kita harus segera ditertibkan. Harus ada campur tangan pihak Jaya dan keamanan kompleks.
Karena ketika akses sudah dibuka maka bukan hanya satu-dua rumah yg terancam keamanannya tapi satu kompleks..
Sama analoginya seperti lubang tikus, sekali ada satu lubang maka satu rumah yg bisa diacak2, bukan sekitar lubangnya aja.
Itu baru satu hal saja, belum termasuk masalah kuli angkut yg menggila diluar cluster menanti mangsa. Ternyata, pihak keamanan yg harusnya ikut menjaga dan menertibkan gak beda spt mereka yg diluar sana. Ujung2nya minta duit juga!
Jadi kalo mereka ngga dikasih duit, para kuli angkut mereka biarkan masuk menodong mobil yg membawa barang.
Yah..keluar mulut macan, masuk mulut monyet hehehehe..
Tapi JANGAN PERNAH TAKUT..santai dan pede aja, tinggal kita mau pegang pihak yg mana. Pegang keamnananya aja untuk sementara dulu. Kalo saya sih nanti usulkan nanti kalo kepengurusan RT sudah jadi, personel keamanan ditambah dari luar warga sekitar mungkin komposisinya 70% luar-30% keamanan dr sekitar lingkungan. Kalo ada kejadian pencurian (amit2 yah jangan sampe kejadian) punishmentnya untuk pihak keamanan harus ada yg diganti. Jadi fair, nggak ada yg lepas tangan dan rugi sendiri.
Gitu aja, mudah2an cluster Adora permata penghuninya kompak dan saling berbagi informasi.
April 11th, 2007 19:26
Mas Derry, kalau pak nanang,pak taufik pak david udah
kenyang kali kita maki2..apalagi pak david dan pak
taufik sekarang jarang ke lapangan menghindar kali
hehehe karena capek di maki2 mulu..
kalau masalah kuli sih awalnya waktu saya renovasi
rumah shock bgt banyak kuli, tapi saya beli bahan
bangunan include dengan upah kulinya jadi saya nga
ribet dan pusing lg pula jatuhnya lebih murah
dibandingkan kalo kita kasi kuli satu persatu, di
bintaro paling parah emang kulinya dan matre2..tapi
dari meeting kmrn pihak jaya tidak bisa berbuat
apa2..mereka bilang yah membantu warga sekitar yang
membutuhkan gitu..yah lebih ke sosial aja tapi untuk
pindahan ke adora pihak jaya janji tidak ada kuli.
masalah tangga di sekitar tangga emang sudah kita
protes waktu rapat warga, dan pihak jaya berjanji akan
menertibkan,karena itu jadi jembatan warga kampung
yang masuk ke cluster seenak perutnya dan pihak
security tidak ada initiatif untuk bertindak
keras..mudah2an jaya serius menanggani hal keamanan
cluster adora.
masalahnya pihak jaya property belum serah terima
adora kepada pihak pengelola,makanya lingkungan
sekarang jorok,banyak orang keluar masuk yang tidak
berkepentingan,kuli2,dan keluhan warga dicuekin. tapi
jika sudah serah terima ke pengelola warga adora bisa
protes dan mengusulkan, misalnya masalah ID warga atau
dibuat mesin PIN untuk setiap warga sehingga hanya
warga yg memiliki kode PIN yang bisa masuk (seperti
appartement)dan warga luar yang ingin masuk ke cluster
harus tinggalin ktp tak terkecuali abang bakso,mie
ayam,sayur,roti dll., kalau lingkungan jorok misalnya
kita bisa protes, dan lain sebagianya.
tapi masalahnya sekarang masih belum serah terima ke
pengelola menurut info yang saya peroleh menunggu
cluster di huni sekitar 80%, so buat mas Derry, buruan
pindah ke adora supaya wargan semakin banyak sehingga
lingkungan semakin ramai dan semakin terawat dan
menajdi cluster yang tumbuh
April 16th, 2007 17:24
Bagi Warga Adora Permata yang ingin bergabung di mailing Adora Permata Home Community:
Nama :
Alamat (Adora Permata)
email:
No.Hp:
adorapermata-subscribe@yahoogroups.com
April 16th, 2007 19:36
Ok Mas Michael, minggu depan saya rencana udah mulai masuk ke Permata kok, wah ide mas Joko bikin mailing list adora permata bagus sekali. Saya join langsung deh
April 16th, 2007 19:55
Mas Derry Alamat di adoranya dimana ya??
April 17th, 2007 08:15
Mas Joko,
Aku join donk, biar protesnya barengan…dan updatenya tetap dapet maklum rencana pindah masih beberapa bulan lagi
April 18th, 2007 16:09
ok Mba Emalia join lnsg aja ke
adorapermata-subscribe@yahoogroups.com
April 18th, 2007 18:53
Udah saya subscribe ulang ya Mas Joko, alamat saya di Adora jg udah masuk kok.
April 19th, 2007 16:55
hi mas michael, mas budi, mas derry, mas joko dan rekan2 semua, saya sendiri beli di Oriana, kalo membaca semua komplain, keluhan, makian dari tetangga Adora, seperti nya hal yang sama juga akan terjadi dengan Oriana, dan akan saya alami akhir tahun 2007 ini *yg dijanjikan janji oleh developer*
boleh ikutan sharing di community ini? mudah2an saya bisa belajar dari tetangga
April 20th, 2007 13:31
Halo juga mas Boy,
Pasti mas Joko yg bikin milis dengan senang hati tentunya mau bgt kalo rekan2 dari cluster Oriana mau gabung, soalnya saya dulunya ambil oriana tapi berhubung janji dari Jaya baru akan jadi akhir 2007, saya pindah ke Adora Permata..hehehe
Makin rame makin meriah deh pokoknya. Betul begitu mas Joko?
May 3rd, 2007 09:04
eh, gua baru baca komentar - komentar di sini. Ternyata ribet juga ya sama Jaya. Untuk bisa serah terima setelah akad, kurang lebih, dua bulan yang lalu, gua harus telepon dan “kejar” bagian serah terima setidaknya tiga hari sekali. Well, semoga sabtu besok, pada saat serah terima, gua terima 99.99% beres.
May 15th, 2007 10:26
[...] & 2) - segi keamanan dan kenyamanan mungkin juga masih jadi issues penting seperti diceritakan disini - kualitas bangunan. bintaro jaya emang udah terkenal dengan kualitas bangunan yg standar bgt (kalo [...]
May 28th, 2007 09:45
wah banyak juga ya yg dari adora ikutan nimbrung disini.
keliatannya bukan masalah cluster dimana yang bagus di bintaro jaya , memang kualitas bintaro jaya seperti itu. konstruksi/struktur bangunannya, finishingnya, sampai keamanannya sama aja semuanya… saya punya famili di graha taman.. sama aja; plafond nya menghitam karena jamuran kena bocor. Clusternya juga udah “kebuka” dari kampung belakang .dinding pembatas yang dijebol, ditutup, lalu dijebol lagi buat warga belakang lalu lalang (sekarang gak tau udah ditutup lagi atau nggak), intinya keseriusan warga untuk mempertahankan “cluster” yang tertutup, kalau warga lengah, “capek” dan “ngalah” ya udah makin kebuka aja tuh akses ke cluster. memang rumah di binjay tuh bukan siap huni tapi siap renov & siap untuk diperbaiki… Oleh siapa? tergantung kita…
yang bikin betah di adora adalah kebersamaan,kekompakan warganya,+ suasana yang guyub.
June 5th, 2007 11:13
wah gimana nih gue jadi bingung, minggu kemaren baru liat kompleks permata dan gue tertarik untuk beli, tapi kalo ngeliat komplain warganya banyak gini gue jadi bingung nih, minta masukan dong buat yang udah jadi warga, siapa tau gue jadi beli kan kite tetanggaan jadinya hehehehehe. thanks before
July 4th, 2007 14:36
Yunus
July 4th, 2007 13:50
om Syam thx ya untuk sms alamat emailnya
dah banyak juga ya yang ikutan disini, oh ya saya tinggal di Blok B-5 no.9/ Jl. Adora V, (Loundry GINZA), anak ada 5, sulung di SMU yang kecil umur 1 bulan, gawe dikantor PT FRITMANDIRI UTAMA/ Konsultan Mgt, http://www.fritmandiri.co.id, fmu@idola.net.id ada banyak training disini teknis dan mgt, kalo utk training sekretaris juga ada lisensi Amrik lho namanya Office Professional Institute (OPI), http://www.opi.or.id, opi@cbn.net.id
kali aja ada yang perlu ditraining, yang ngirim ada fee nya lho, ok ditungguuuuu
November 8th, 2007 20:41
Makasih buat sharing pengalamanya tentang kualitas dan suasana di bintaro jaya. Kami tertarik untuk tinggal di sektor 7 dan 9, tapi…kelihatannya kemananan, kualitas bangunan cukup bikin puyeng juga ya, tidak ada peningkatan yg sesuai dengan kenaikan harga yang dipasang.
Yang kelihatannya positive adalah penghuninya yang kompak, enak bergaul dan sangat bersahabat. Semoga pihak bintaro Jaya mawas diri dan meningkatkan servicesnya, sehingga calon pelanggan tidak kabur. Yang utama dan terutama adalah keamanan, kalau rumah bocor masih bisa diperbaiki sendiri, tapi kalau keamanan kan….urusan nyawa dan keselamatan manusia…itu layak dapat prioritas utama…
PS:
Saya pernah tinggal 2 tahun di Sektor 9 Jl. Kucica, memang betul rumah waktu bocor terus….dan stop bocornya setelah di renovasi tukang pilihan sendiri, bukan tukang bintaro jaya.
January 7th, 2008 22:51
Salam kenal,
Selamat malam bapak2 & ibu2 yang kompak..
Saya dan istri dengan 1 orang bayi berniat untuk mencari rumah tinggal. Kebetulan tadi sore saya sempat lihat2 di daerah permata tepatnya di adora dan permata ext2 krn ada beberapa rumah yang akan dijual disana.
Terus terang awalnya saya sangat tertarik sekali untuk tinggal disana, namun setelah saya lihat milis ini, ternyata banyak masalah sehingga saya perlu mempertimbangkan lagi.
Namun demikian, yang saya lihat komen2 diatas dibuat kira2 setahun yang lalu dan yang terakhir di kirim adalah komen ibu Mega pada bulan Nov lalu.
Mohon sharing informasinya dari Bapak2 & Ibu2 sekalian apakah sampai saat ini sudah ada perbaikan, perkembangan, maupun solusi atas masalah2 tersebut diatas (terutama masalah banjir dan keamanan)?? lalu mohon sarannya apakah saya lebih baik ambil rumah di adora atau di permata ext2 (Blok C2/27)??
Mohon bantuan Bapak2 & Ibu2 sekalian untuk sharingnya, kami sangat memerlukannya krn kami sangat berminta sekali untuk tinggal di daerah tersebut, terlebih lagi melihat penghuni2nya yang sangat kompak…
Terima kasih banyak sebelumnya
January 9th, 2008 11:24
Dear all,
Punya informasi tentang Kebayoran Heights (sektor 9)? Apa saja sih yang harus dikontrol saat pembangunan rumah sedang berjalan? Thanks ya, komentar apapun sangat berguna untuk saya
January 9th, 2008 16:01
@Ari - di permata 2 setahu saya keamanannya tetap baik, dan tidak pernah banjir.
.
Kalau di Adora saya kurang tahu. Mungkin ada yang bisa bantu berbagi informasi, silahkan. Trims
January 31st, 2008 05:48
[...] (ngeping untuk warga Bintaro dsk): Mas Harry Sufehmi Mas Anjar Priandoyo Ki Acwin HS Mas Budi Putra beserta [...]
March 7th, 2008 00:43
Kenapa yach udah setahun ada komplain begini tapi tidak ada tindak lanjut dari pihak jaya bintaro?
March 19th, 2008 20:49
kebayoran heigth bagus sech, ya paling ngecek finishing saja, aku rasa bagus juga dari segi struktur, eh dah tau belum nech di unit jaya property lain di Graha Raya ada cluster baru nech namanya venice bentuk rumahnya bagus lho minimalis and klasik punya untuk satu lantai saja bisa di renof and tinggi plafond cukup tinggi sehingga udara di dalam sangat segar dan terasa nyaman.
April 19th, 2008 18:00
M I E R A D JA
Pesan Antar 021-9828 557 ( Bintaro dan sekitarnya )
QT KODE MENU HARGA
1101 MIE AYAM 9,000
1103 MIE AYAM BAKSO 12,000
1104 MIE AYAM PANGSIT REBUS/GORENG 12,000
1106 MIE AYAM BAKSO PANGSIT REBUS/GORENG 15,000
1114 MIE AYAM SPECIAL 11,000
1117 MIE AYAM SPECIAL BAKSO 14,000
1118 MIE AYAM SPECIAL PANGSIT REBUS/GORENG 14,000
1119 MIE AYAM SPECIAL BAKSO PANGSIT REBUS/GORENG 17,000
1102 MIE AYAM JUMBO 13,000
1120 MIE AYAM JUMBO BAKSO 16,000
1121 MIE AYAM JUMBO PANGSIT REBUS/GORENG 16,000
1122 MIE AYAM JUMBO BAKSO PANGSIT REBUS/GORENG 19,000
1123 MIE AYAM JUMBO SPECIAL 15,000
1124 MIE AYAM JUMBO SPECIAL BAKSO 19,500
1125 MIE AYAM JUMBO SPECIAL PANGSIT REBUS/GORENG 19,500
1126 MIE AYAM JUMBO SPECIAL BAKSO PANGSIT REBUS/GORENG 22,500
1108 MIE AYAM YAMIEN 10,000
1110 MIE AYAM YAMIEN BAKSO 13,000
1111 MIE AYAM YAMIEN PANGSIT REBUS/GORENG 13,000
1127 MIE AYAM YAMIEN BAKSO PANGSIT REBUS/ GORENG 16,000
1109 MIE AYAM YAMIEN JUMBO 12,000
1128 MIE AYAM YAMIEN JUMBO BAKSO 17,500
1129 MIE AYAM YAMIEN JUMBO PANGSIT REBUS/GORENG 17,500
1130 MIE AYAM YAMIEN JUMBO BAKSO PANGSIT REBUS/ GORENG 20,500
1131 MIE AYAM YAMIEN JUMBO SPECIAL 16,500
1132 MIE AYAM YAMIEN JUMBO SPECIAL BAKSO 19,500
1133 MIE AYAM YAMIEN JUMBO SPECIAL PANGSIT REBUS/GORENG 19,500
1134 MIE AYAM YAMIEN JUMBO SPECIAL BAKSO PANGSIT REBUS/ GORENG 22,500
1113 MIE GORENG RADJA 14,000
1115 MIE GORENG SPECIAL RADJA 16,000
1135 BIHUN GORENG RADJA 14,000
1136 BIHUN GORENG SPECIAL RADJA 16,000
1201 BAKSO (5) 7,500
1202 PANGSIT REBUS/GORENG (5) 7,500
1204 BAKSO UDANG (5) 10,000
1301 NASI HAINAM AYAM RADJA 14,000
1302 NASI GORENG RADJA 14,000
1304 NASI GORENG SPECIAL RADJA 16,000
1401 AYAM GORENG CANTON 16,000
1303 NASI PUTIH 2,000
2101 TEH TAWAR PANAS 1,500
2102 TEH MANIS PANAS 2,000
2103 ES TEH TAWAR 2,000
2104 ES TEH MANIS 2,500
2105 AIR MINERAL GELAS 1,000
2106 AIR MINERAL BOTOL 3,000
2107 TEH BOTOL SOSRO 3,000
2108 FRUIT TEA 3,000
2109 JOY TEA 3,000
2110 JERUK DINGIN / PANAS 5,000
2112 KOPI PAHIT / MANIS 3,000
2114 LEMON DINGIN/PANAS 6,000
2115 ES LILIN ANEKA RASA 2,000
2116 ES LILIN DURIAN/KOPYOR 2,500
2117 JUICE STRAWBERRY 9,000
2199 ES BATU 500
1901 KRUPUK PUTIH 1,000
1902 USUS KERING 5,000
1903 KACANG MEDAN 3,500
1904 EMPING UDANG 3,500
1905 SUNPIA 3,500
1906 KACANG TELOR 3,500
1907 KRUPUK IKAN 4,000
Kami buka Senin – Jumat jam 8:00 – 22:00, Sabtu/Minggu jam 7:00 - 22:00
Cabang 1 Cabang 2
Menor Service CountryWoods Plaza Nagari
Jl. WR Supratman No. 1 Jl. Kyai Maja No. 63
Kampung Utan - Pondok Ranji Keb. Baru, Jakarta Selatan
Phone. 021-9828 5575 Phone. 021-9453 5020
May 5th, 2008 17:58
Dear All,
Saya dan istri berencana membeli rumah di daerah bintaro (non sektor) dari hasil berburu di koran dapatlah kawasan cluster minimalis (13 rumah) di daerah Pdk Aren (masuk dari tempat cuci mobil Orlen, terus masuk smp gang Masjid Nur Fikri namanya CLUSTER MUTIARA BINTARO. Lokasi lumayan dekat dari jalan tol, hanya saja agak masuk ke perkampungan penduduk, agak sempit utk 2 mobil berpapasan. Setelah baca-baca komentar2 diatas jadi “ngeri” juga masalah keamanan. Mohon infonya untuk keamanan di daerah cluster tersebut….. Sekalian tips survive dr premanisme di Bintaro…. Masa musti sewa polisi biar ngk dipalakin? Hehehhee.
thx
May 6th, 2008 11:11
@Aria - memang kecemburuan sosial cenderung akan selalu ada. Solusinya ada banyak, yang paling mudah (bagi yang beragama Islam) adalah dengan rutin ikut sholat di mesjid mereka
.
Dengan demikian, maka bisa terjalin silaturahmi, dan penghuni cluster tidak terkesan eksklusif.
.
Usahakan paling tidak rutin satu waktu, misal: subuh, atau isya.
.
Kalau di cluster saya memang kasusnya agak ekstrim; tapi, alhamdulilah, semuanya ramai-ramai kompak saling bantu menanganinya.
Ada yang terjun langsung ke masyarakat sekitar, ada yang mengadakan acara silaturahmi, ada yang mengurusi soal security cluster, dst.
.
Alhamdulillah, sekarang situasinya sudah JAUH lebih aman.
May 6th, 2008 14:50
Apakah ada masukan kalau untuk daerah permata extension ?
Dari rekans apakah ada yang pernah bertransaksi dengan penjual yang deforce (cerai), bagaimana prosesnya, apakah mudah/susah dan butuh waktu berapa lama ?
Thx b4.
July 16th, 2008 14:51
Saya di Permata 1 Bintaro (blok HG25), ingin nimbrung dan sedikit memberi info.
Mengenai kualitas bangunan/instalasi listrik rasanya engga beda jauh dengan yang saya alami. Tapi apa yang saya alami terakhir cukup mengesalkan. Saya membeli rumah tsb melalui KPR, setelah lunas 6 bulan yg lalu saya belum dapat sertifikat dengan alasan (berita dari notaris) sertifikat belum dipecah oleh developer bahkan dikabarkan ada sertifikat ganda???
July 24th, 2008 17:08
kebetulan saya beli rumah juga di callysta permata…menurut cerita org2 mengenai pembangunan yg acak adul..bener juga…jd begitu di renovasi…keliatan semua betapa gawatnya fondasinya (cor nya bisa dipotek cuma pake tanga…tipis banget)….kayu2nya….nyaris ngga ada yang masih bagus…kaya rumah udah puluhan tahun…gila..udh gitu banyak bekas rembesan air dimana2…alias bocor…yang paling mendingan cuma kusennya…(mendingan lhoo..bukan berarti bagus). Akhirnya semua diganti (mengingat gue punya anak balita jd mesti save rumahnya)….mulai dr buat fondasi awal…kayu2..sampe genteng…alhasil biaya renovasi rumah yang tadinya biasa2 aja menjadi sangat luar biasa…karena sama aja gue beli tanah kosong…trus gue bangun sendiri.
Oya satu lagi…kalo beli rumah..WAJIB ganti internit kamar mandi (karena maling suka masuk dr situ) juga ganti semua kunci2 karena gue pernah sebelum direnovasi…gue mau liat rumah gue…ternyata gue menemukan banyak tukang2 lg duduk2 santai di dalem rumah gue…gue dengan terbengong2 cuma ngeliatin kunci rumah yg gue pegang (lhaa..mereka dapet dr mana)…jd kebayang dong kalo ngga diganti kuncinya…salah2 bisa keluar masuk seenaknya tuh tukang2..
Teralis juga wajib kudu dipasang….tembok belakang ditinggiin and dipasangin pager juga plus kawat berduri…jangan lengah deh..
July 25th, 2008 13:58
wah ..apa sebelum membeli rumah tidak survei lokasi dahulu dan tanya” warga sekitar cluster Permata, misal vila bintaro indah, terkait asal-muasal lokasi cluster Permata bahwa dulunya berupa sawah dan nyaris seperti rawa, lengkap dengan airnya
Kalo terkait lokasi yang mudah diakses warga sekitar,
Sebelum beli,apakah tidak lihat” lokasinya dulu dan pikir masak” potensi gangguan keamanannya
Klo cluster Kebayoran Height kan beda..jadi belum tentu Jaya Property-nya yang tidak bagus
October 10th, 2008 10:46
SETUJU BANGET….JAYA EMANG PROPERTY YANG SANGAT TDK PROFESIONAL, BELI RUMAH JUDULNYA AJA RELITANYA KITA HANYA BELI TANAH KARENA SEMUA YANG DIPAKE BARANG BUSUK SANGAT KECEWA SEKALI !!! HIMBAUN MENDING GAK USAH BELI DEH DI JAYA KECUALI KALO KELEBIHAN DUIT BUAT RENOV GPP DEH
October 10th, 2008 10:50
JAYA PROPERTY cuma jual tanah rumahnya semua dr barang rongsokan, kayu bekas, pipa gak ada yg di lem semua bocor, desain juga kurang bagus yang menang hanya lokasi ajah
October 27th, 2008 20:24
hi salam kenal semua,
saya baca2 comment semua kok kayaknya di bintaro terutama sektor 9 kok agak2 parah soal keamanan, dan kualitas bangunan ya? Soalnya saya berencana mau ambil lokasi ORIANA nih awal tahun 2009. Kira-kira saya musti gmana nih? apakah kondisi bangunannya harus saya recheck?? trus soal pindahan barang apakah ada premanisme yg bisa mengganggu kenyamanan proses pindahan saya nih?
Mohon pencerahannya donk teman2 semua..terima kasih ya atas informasinya.
salam,Robert
October 28th, 2008 06:16
@robert - saat ini utk soal keamanan (preman penunggu truk barang) sudah mulai jauh mendingan. PT Jaya bekerja sama dengan polisi, dan saat ini saya belum ada melihat lagi preman tsb.
.
soal kondisi bangunan - sepertinya tetap lebih baik jika proaktif & waspada, dan dituliskan di dalam perjanjian jual beli.
contoh: jika ada kerusakan rumah, paling lambat dalam 3 hari sudah harus ada respons, paling lambat 1 minggu sudah selesai masalahnya, dst
.
Mungkin ada lagi yang ingin menambahkan / membagi pengalamannya, silahkan.
November 27th, 2008 10:59
@robert - saran saya lebih baik dicek dulu keadaan di Oriana, setahu saya depan Oriana ada kali yg pinggirnya ditinggiin 1/2 meter. Kenapa? Karena tahun 2007 sempat meluap kalinya alias banjir.
Lebih baik Anda tanya2 dulu dengan warga sekitar, karena saya mendapat info ini dari Satpam yg ada di perumahan tersebut.