<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: WWF Smackdown : Boy tortured, killed</title>
	<atom:link href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/</link>
	<description>life is a struggle &#038;&#038; information wants to be free</description>
	<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 21:42:30 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: annakat</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-150284</link>
		<dc:creator>annakat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 23:03:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-150284</guid>
		<description>My heart goes out to the family and the children involved.  Nothing I can say will bring your child back.  I know nothing about the legal part of compensation but please make sure that all children are aware that these are not real, they are tricks that are preformed by actors and not for children to do.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>My heart goes out to the family and the children involved.  Nothing I can say will bring your child back.  I know nothing about the legal part of compensation but please make sure that all children are aware that these are not real, they are tricks that are preformed by actors and not for children to do.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Personal Accident Compensation</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-91942</link>
		<dc:creator>Personal Accident Compensation</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 02:02:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-91942</guid>
		<description>&lt;strong&gt;Accident Compensation Claims...&lt;/strong&gt;

The process of filing compensation claims in the UK is a lot easier since the introduction of "no win, no fee" legal firms in 1998....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Accident Compensation Claims&#8230;</strong></p>
<p>The process of filing compensation claims in the UK is a lot easier since the introduction of &#8220;no win, no fee&#8221; legal firms in 1998&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Feli Cena</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-30573</link>
		<dc:creator>Feli Cena</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2006 17:37:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-30573</guid>
		<description>Saya pikir yg salah ada 2 pihak. Lativi salah krn menayangkan wwe terlalu "pagi" ( jam 9 atau 10) sehingga byk anak bisa ntn. Tp, saya jg berpikir org tua anak2 itu salah, knp membiarkan anak2nya menonton dan meniru wwe. Jd saya pikir solusi terbaik adl wwe hars diadain trus di Indo tp ditayanginnya agak malam. Sehingga penggemar wwe msh bisa ntn dan anak2 ga bakalan ntn lgi krn terlalu mlm!

Thanks 4 U all to be the WWE fans 'till now!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pikir yg salah ada 2 pihak. Lativi salah krn menayangkan wwe terlalu &#8220;pagi&#8221; ( jam 9 atau 10) sehingga byk anak bisa ntn. Tp, saya jg berpikir org tua anak2 itu salah, knp membiarkan anak2nya menonton dan meniru wwe. Jd saya pikir solusi terbaik adl wwe hars diadain trus di Indo tp ditayanginnya agak malam. Sehingga penggemar wwe msh bisa ntn dan anak2 ga bakalan ntn lgi krn terlalu mlm!</p>
<p>Thanks 4 U all to be the WWE fans &#8217;till now!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-30454</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Dec 2006 00:53:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-30454</guid>
		<description>@Teguh - komentar anda di bawah ini :
.
&lt;blockquote&gt;Ada lagi , Misalnya : Seorang perokok berat mati , karena paru - parunya rusak , akibat dari sering merokok . Apakah pihak yang memproduksi pabrik rokok yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya merokok .&lt;/blockquote&gt;
.
Karena rokok hanya kalah dari heroin untuk soal mencandunya, maka saya akan analogikan dengan narkotik :
.
&lt;b&gt;Misalnya : Seorang penikmat kokain berat mati , karena tubuhnya rusak , akibat dari sering menikmati kokain. Apakah pihak yang memproduksi kokain yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya kokain &lt;/b&gt;
.
Silahkan Anda pikirkan sendiri jawabannya.
.
Tentang WWE - seperti pada komentar saya di atas, kesalahan ada pada kedua belah pihak; Lativi yang menayangkan tayangan tidak berguna dan berbahaya pada jam tayang anak-anak dan tanpa peringatan yang mencukupi; dan orang tua yang tidak mampu mengawasi  dan membimbing anak-anaknya.
.
Hanya menyalahkan dan fokus ke salah satunya bukanlah solusi. Kedua-duanya harus dicarikan solusinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Teguh - komentar anda di bawah ini :<br />
.</p>
<blockquote><p>Ada lagi , Misalnya : Seorang perokok berat mati , karena paru - parunya rusak , akibat dari sering merokok . Apakah pihak yang memproduksi pabrik rokok yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya merokok .</p></blockquote>
<p>.<br />
Karena rokok hanya kalah dari heroin untuk soal mencandunya, maka saya akan analogikan dengan narkotik :<br />
.<br />
<b>Misalnya : Seorang penikmat kokain berat mati , karena tubuhnya rusak , akibat dari sering menikmati kokain. Apakah pihak yang memproduksi kokain yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya kokain </b><br />
.<br />
Silahkan Anda pikirkan sendiri jawabannya.<br />
.<br />
Tentang WWE - seperti pada komentar saya di atas, kesalahan ada pada kedua belah pihak; Lativi yang menayangkan tayangan tidak berguna dan berbahaya pada jam tayang anak-anak dan tanpa peringatan yang mencukupi; dan orang tua yang tidak mampu mengawasi  dan membimbing anak-anaknya.<br />
.<br />
Hanya menyalahkan dan fokus ke salah satunya bukanlah solusi. Kedua-duanya harus dicarikan solusinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teguh Febrianto</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-30410</link>
		<dc:creator>Teguh Febrianto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Dec 2006 09:31:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-30410</guid>
		<description>WWE merupakan acara untuk dewasa , kalaupun anak -anak menonton , seharusnya didampingi oleh orang tua . Jadi , sebetulnya masalah - masalah yang terjadi belakangan ini merupakan tanggung jawab oran tua , bukanlah tanggung jawab pihak WWE . Saya mengatakan hal ini karena saya sebagai penggemar WWE telah melihat bahwa acara ini telah berusaha untuk memperingatkan masayarakat tentang acara ini dengan memberikan rating BO (Bimbingan Orang tua ) dari TPI , dan tulisan Don't Try This At Home dari pihak WWE . Bandingkan saat 8 tahun yang lalu saat acara WWF (dulu WWE namanya WWF ) pihak WWF belum memberikan rating . 

Kalaupun memang WWE itu acara yang buruk , mestinya  kita juga tidak bisa memprotes pihak WWE , sebab telah diberi rating . Misalnya : ada seorang anak di bawah umur menonton acar dewasa yang mengandung unsur seksulitas , dan kekerasan yang berlebih . Kemudian , karena terpengaruh anak tersebut memperkosa temannya , padahal acara tersebut telah memberikan rating dewasa . Apakah pihak penyiar harus disalahkan ? Lalu mengapa orang tua sampai tidak mengetahui perilaku , dan acara apa saja yang ditonton oleh anaknya ? 

Ada lagi , Misalnya : Seorang perokok berat mati , karena paru - parunya rusak , akibat dari sering merokok . Apakah pihak yang memproduksi pabrik rokok yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya merokok .

Ada lagi contoh paling sederhana , Misalnya : Disebuah kandang macan di suatu kebun binatang , telah tertulis " AWAS HEWAN BUAS " , namun ada orang yang masuk ke kandang tersebut kemudian orang itu dimakan macan . Apakah pihak kebun binatang yang harus disalahkan ?

Saya pikir kejadian - kejadian buruk belakangan ini merupakan kurangnya peran orang tua , dan pendidikan . Saya juga heran orang -orang yang memprotes WWE itu nggak pernah dapat pelajaran logika , dan hukum di sekolah , yach ? Herannya juga , para ahli hukum , dan para guru yang ngerti juga kayaknya pura – pura nggak ngerti !?!?!?!?!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>WWE merupakan acara untuk dewasa , kalaupun anak -anak menonton , seharusnya didampingi oleh orang tua . Jadi , sebetulnya masalah - masalah yang terjadi belakangan ini merupakan tanggung jawab oran tua , bukanlah tanggung jawab pihak WWE . Saya mengatakan hal ini karena saya sebagai penggemar WWE telah melihat bahwa acara ini telah berusaha untuk memperingatkan masayarakat tentang acara ini dengan memberikan rating BO (Bimbingan Orang tua ) dari TPI , dan tulisan Don&#8217;t Try This At Home dari pihak WWE . Bandingkan saat 8 tahun yang lalu saat acara WWF (dulu WWE namanya WWF ) pihak WWF belum memberikan rating . </p>
<p>Kalaupun memang WWE itu acara yang buruk , mestinya  kita juga tidak bisa memprotes pihak WWE , sebab telah diberi rating . Misalnya : ada seorang anak di bawah umur menonton acar dewasa yang mengandung unsur seksulitas , dan kekerasan yang berlebih . Kemudian , karena terpengaruh anak tersebut memperkosa temannya , padahal acara tersebut telah memberikan rating dewasa . Apakah pihak penyiar harus disalahkan ? Lalu mengapa orang tua sampai tidak mengetahui perilaku , dan acara apa saja yang ditonton oleh anaknya ? </p>
<p>Ada lagi , Misalnya : Seorang perokok berat mati , karena paru - parunya rusak , akibat dari sering merokok . Apakah pihak yang memproduksi pabrik rokok yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya merokok .</p>
<p>Ada lagi contoh paling sederhana , Misalnya : Disebuah kandang macan di suatu kebun binatang , telah tertulis &#8221; AWAS HEWAN BUAS &#8221; , namun ada orang yang masuk ke kandang tersebut kemudian orang itu dimakan macan . Apakah pihak kebun binatang yang harus disalahkan ?</p>
<p>Saya pikir kejadian - kejadian buruk belakangan ini merupakan kurangnya peran orang tua , dan pendidikan . Saya juga heran orang -orang yang memprotes WWE itu nggak pernah dapat pelajaran logika , dan hukum di sekolah , yach ? Herannya juga , para ahli hukum , dan para guru yang ngerti juga kayaknya pura – pura nggak ngerti !?!?!?!?!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: no name</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-29249</link>
		<dc:creator>no name</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2006 11:31:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-29249</guid>
		<description>idiih,,kan g rame tuh smack down,,lagian udah g ada d lativi jg,,fiuh,,g ad gaya baru lg tuh yg bs diturutin dr tivi,,mendingan juga nabuh drum,,nu puguh,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>idiih,,kan g rame tuh smack down,,lagian udah g ada d lativi jg,,fiuh,,g ad gaya baru lg tuh yg bs diturutin dr tivi,,mendingan juga nabuh drum,,nu puguh,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nassar bird</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28533</link>
		<dc:creator>nassar bird</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Dec 2006 04:38:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28533</guid>
		<description>ni saya ngopy lho.........
Penulis : rakhmatardi	30 Nov 2006 18:28:00	 
Saya adalah seorang penggemar SmackDown (SD), Buat saya penghentian acara SD adalah suatu langkah yang sekali lagi membuktikan bahwa kita tidak mampu menembus esensi sebuah permasalahan. Esensi permasalahan korban SD adalah simbol nyata kegagalan dunia pendidikan. (Dunia pendidikan adalah tanggung jawab Orang tua, guru, masyarakat). Pendidikan telah gagal memperkenalkan KASIH SAYANG dan PROFESIONALISME kpd anak2 kita. ketika 2 hal tersebut berhasil kita perkenalkan kepada anak2 kita ketika 2 hal tsb berhasil kita perkenalkan kpd anak2 kita, seburuk apapun efek tayangan tidak akan merubah perilaku anak2. Selain itu tayangan SD juga membuktikan bahwa masyarakat kita sekali lagi hanya dapat mengambil nilai negatif dari suatu peristiwa, jangan kan SD, untuk hal yang positif seperti penemuan nutrisi saputra ternyata menjadi negatif di tangan masyarakat kita dengan munculnya pemalsuan. SD mempunyai nilai positif bagi kita bila kita mampu mengambilnya yaitu 1. untuk mencapai tujuan (juara) harus benar2 diperjuangkan. 2. Walaupun di suatu pertandingan bermusuhan, di pertandingan lain harus siap untuk menjadi partner, itulah Profesionalisme. ketika orangtua hanya punya sedikit waktu utk anak2 krn sibuk bekerja yang harus diketahui adalah intensitas pertemuan tidak sama dengan kualitas. kebutuhan anak bukan hanya makan tapi juga kasih sayang. Penghentian tayang SD, sama halnya dengan kegagaln TIMNAS Lapindo menyelesaikan esensi masalah lumpur lapindo. Timnas hanya mampu membangun tanggul2 raksasa tapi gagal menghentikan semburan lumpur. Smackdown juga ada di internet apa internet juga harus di tutup dari negeri ini? Terakhir, sebagai renungan Ketika anak2 kita ramai di Masjid saat sholat jumat/ tarawih.. apakah solusinya adalah kita menjauhkan anak2 kita dari masjid? Kita tidak akan mampu menyelesaikan masalah jika kita tidak tahu esensi masalahnya.trimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ni saya ngopy lho&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Penulis : rakhmatardi	30 Nov 2006 18:28:00<br />
Saya adalah seorang penggemar SmackDown (SD), Buat saya penghentian acara SD adalah suatu langkah yang sekali lagi membuktikan bahwa kita tidak mampu menembus esensi sebuah permasalahan. Esensi permasalahan korban SD adalah simbol nyata kegagalan dunia pendidikan. (Dunia pendidikan adalah tanggung jawab Orang tua, guru, masyarakat). Pendidikan telah gagal memperkenalkan KASIH SAYANG dan PROFESIONALISME kpd anak2 kita. ketika 2 hal tersebut berhasil kita perkenalkan kepada anak2 kita ketika 2 hal tsb berhasil kita perkenalkan kpd anak2 kita, seburuk apapun efek tayangan tidak akan merubah perilaku anak2. Selain itu tayangan SD juga membuktikan bahwa masyarakat kita sekali lagi hanya dapat mengambil nilai negatif dari suatu peristiwa, jangan kan SD, untuk hal yang positif seperti penemuan nutrisi saputra ternyata menjadi negatif di tangan masyarakat kita dengan munculnya pemalsuan. SD mempunyai nilai positif bagi kita bila kita mampu mengambilnya yaitu 1. untuk mencapai tujuan (juara) harus benar2 diperjuangkan. 2. Walaupun di suatu pertandingan bermusuhan, di pertandingan lain harus siap untuk menjadi partner, itulah Profesionalisme. ketika orangtua hanya punya sedikit waktu utk anak2 krn sibuk bekerja yang harus diketahui adalah intensitas pertemuan tidak sama dengan kualitas. kebutuhan anak bukan hanya makan tapi juga kasih sayang. Penghentian tayang SD, sama halnya dengan kegagaln TIMNAS Lapindo menyelesaikan esensi masalah lumpur lapindo. Timnas hanya mampu membangun tanggul2 raksasa tapi gagal menghentikan semburan lumpur. Smackdown juga ada di internet apa internet juga harus di tutup dari negeri ini? Terakhir, sebagai renungan Ketika anak2 kita ramai di Masjid saat sholat jumat/ tarawih.. apakah solusinya adalah kita menjauhkan anak2 kita dari masjid? Kita tidak akan mampu menyelesaikan masalah jika kita tidak tahu esensi masalahnya.trimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fahmee</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28453</link>
		<dc:creator>fahmee</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2006 05:50:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28453</guid>
		<description>This accident is our responsibility. And everyone in our society might be blamed.
For the TV station: You must be selective to consider which programme would be aired. I know you exist to make money. However, you've got social respponsibility. You have greater influence than anyone to the kids.
Government: Establish an effective body to watch and monitor all of the TV station. The members must comprise of all society.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>This accident is our responsibility. And everyone in our society might be blamed.<br />
For the TV station: You must be selective to consider which programme would be aired. I know you exist to make money. However, you&#8217;ve got social respponsibility. You have greater influence than anyone to the kids.<br />
Government: Establish an effective body to watch and monitor all of the TV station. The members must comprise of all society.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pipit's Blog @ Wordpress.com</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28257</link>
		<dc:creator>Pipit's Blog @ Wordpress.com</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2006 10:00:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28257</guid>
		<description>&lt;strong&gt;Petisi Melarang Tayangan SmackDown...&lt;/strong&gt;

&#8220;Tayangan Smackdown membawa korban&#8221;
Itu salah satu pembicaraan hangat, khususnya di Kota Bandung, karena mengakibatkan Reza Ikhsan Fadillah (9thn) meninggal dunia. Tentunya ini hanyalah puncak gunung es yang terlihat.
Rekan Puji dan masyara...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Petisi Melarang Tayangan SmackDown&#8230;</strong></p>
<p>&#8220;Tayangan Smackdown membawa korban&#8221;<br />
Itu salah satu pembicaraan hangat, khususnya di Kota Bandung, karena mengakibatkan Reza Ikhsan Fadillah (9thn) meninggal dunia. Tentunya ini hanyalah puncak gunung es yang terlihat.<br />
Rekan Puji dan masyara&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Emanuel Setio Dewo</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28251</link>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2006 08:35:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-28251</guid>
		<description>Versi PS2-nya juga laris keras tuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Versi PS2-nya juga laris keras tuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oskar Syahbana</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27979</link>
		<dc:creator>Oskar Syahbana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2006 15:37:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27979</guid>
		<description>@item: Anak ga penurut salah TV? Logika yang aneh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@item: Anak ga penurut salah TV? Logika yang aneh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ryosaeba</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27783</link>
		<dc:creator>ryosaeba</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2006 03:22:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27783</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Kita juga bisa menuntut website smackdown (www.wwe.com) karena disana tersedia videonya. Terus gambar sipetarung cewek bajunya no good looking, half breast show up :D .&lt;/blockquote&gt;
untuk website dan tv beda perlakuannya. tv bisa kita tuntut agar isi acaranya sesuai dengan norma yang berlaku, karena "airwave" dari tv bisa memasuki rumah kita secara bebas tanpa bisa kita halangi. 
.
sementara untuk website, anda harus dengan sengaja membuka website tersebut, yang berarti memang anda berniat membuka website tersebut dan ingin melihat isinya, jadi tidak bisa disamakan dengan tv. coba anda periksa apakah ada batasan umur atau rating untuk website tersebut (saya coba buka sendiri tapi lambat sekali loading-nya).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kita juga bisa menuntut website smackdown (www.wwe.com) karena disana tersedia videonya. Terus gambar sipetarung cewek bajunya no good looking, half breast show up <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p></blockquote>
<p>untuk website dan tv beda perlakuannya. tv bisa kita tuntut agar isi acaranya sesuai dengan norma yang berlaku, karena &#8220;airwave&#8221; dari tv bisa memasuki rumah kita secara bebas tanpa bisa kita halangi.<br />
.<br />
sementara untuk website, anda harus dengan sengaja membuka website tersebut, yang berarti memang anda berniat membuka website tersebut dan ingin melihat isinya, jadi tidak bisa disamakan dengan tv. coba anda periksa apakah ada batasan umur atau rating untuk website tersebut (saya coba buka sendiri tapi lambat sekali loading-nya).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: item</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27781</link>
		<dc:creator>item</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2006 03:09:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27781</guid>
		<description>Ehmm..anak kecil suka meniru tanpa perduli itu baik apa buruk.
Anda2 yakin dengan tulisan BO trus presenter bilang don't try this at home,jangan ditiru dirumah,etc.....anak kecil gak akan niru??Inga' inga' Gak semua anak penurut ueyy....pnasaran,pengen coba2 itu emg sifat anak kecil,emang anda2 yg bralasan TV gak bisa disalahin waktu kecil pnurut semua yach..?????

Saran : Buat penanggung jawab program mending ganti acara lain ajah..gmn klo anak anda jd korban 'SMACKDOWN'??? inget tanggung jawab anda besar sekali....

Sori gak bisa english... :p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ehmm..anak kecil suka meniru tanpa perduli itu baik apa buruk.<br />
Anda2 yakin dengan tulisan BO trus presenter bilang don&#8217;t try this at home,jangan ditiru dirumah,etc&#8230;..anak kecil gak akan niru??Inga&#8217; inga&#8217; Gak semua anak penurut ueyy&#8230;.pnasaran,pengen coba2 itu emg sifat anak kecil,emang anda2 yg bralasan TV gak bisa disalahin waktu kecil pnurut semua yach..?????</p>
<p>Saran : Buat penanggung jawab program mending ganti acara lain ajah..gmn klo anak anda jd korban &#8216;SMACKDOWN&#8217;??? inget tanggung jawab anda besar sekali&#8230;.</p>
<p>Sori gak bisa english&#8230; :p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: auliahazza</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27720</link>
		<dc:creator>auliahazza</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Nov 2006 11:40:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27720</guid>
		<description>Kita juga bisa menuntut website smackdown (www.wwe.com) karena disana tersedia videonya. Terus gambar sipetarung cewek bajunya no good looking, half breast show up :D. Banyak anak-anak di tempat saya sekitar umuran SD itu senang buka wwe itu,  ... lama-lama saya kesal tapi mau gimana .. bukan situs porno sih... 
Pernah saya larang sewaktu mereka mau print pictures disana, I said "if you print that pictures, very expensive.... 10.000 rupiahs"</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita juga bisa menuntut website smackdown (www.wwe.com) karena disana tersedia videonya. Terus gambar sipetarung cewek bajunya no good looking, half breast show up :D. Banyak anak-anak di tempat saya sekitar umuran SD itu senang buka wwe itu,  &#8230; lama-lama saya kesal tapi mau gimana .. bukan situs porno sih&#8230;<br />
Pernah saya larang sewaktu mereka mau print pictures disana, I said &#8220;if you print that pictures, very expensive&#8230;. 10.000 rupiahs&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27681</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Nov 2006 03:32:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27681</guid>
		<description>I am indeed, although I rarely play now due to lack of time and unsteady hands. And it happened that my favorites are games that are called "violent" by some.
.
I acknowledge that some games do causes violent tendencies. 
These games are not suitable for kids, or (also importantly) adults with kid's mind - without proper guidance.
.
Example; I do let my kids play violent games. But I used the opportunity to teach them; that there ARE such bad guys in this world, to teach co operation (it's a 2 player co op game, and they NEED to co operate to win the game), and winning is not everything. 
And so on. It's quite interesting actually. And when I played with the kids, they are REALLY happy that daddy is playing together with them, and helping them kick the bad guys asses. Just another way to bond with your kids I guess.
.
You also need to control their time with games - one of my distant family let his child to play PlayStation 2 ALL DAY. Just sitting in front of the TV, all day long. 
One day we celebrated our great grandmother's birthday, and this boy had a blast - he ran all over the place for 2 days. The next day, he was not able to walk, at all. For several days.
The doctor concluded that his muscles were traumatized - unused for so long, then suddenly overworked for 2 days straight.
.
Some games though are hard to be made positive even when you tried. Example; I had problems making GTA useful to the kids. I ended up banning the kids from it (and a few other games).
.
In summary: guide the kids; and we also need to be aware that you simply can't allow some games.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I am indeed, although I rarely play now due to lack of time and unsteady hands. And it happened that my favorites are games that are called &#8220;violent&#8221; by some.<br />
.<br />
I acknowledge that some games do causes violent tendencies.<br />
These games are not suitable for kids, or (also importantly) adults with kid&#8217;s mind - without proper guidance.<br />
.<br />
Example; I do let my kids play violent games. But I used the opportunity to teach them; that there ARE such bad guys in this world, to teach co operation (it&#8217;s a 2 player co op game, and they NEED to co operate to win the game), and winning is not everything.<br />
And so on. It&#8217;s quite interesting actually. And when I played with the kids, they are REALLY happy that daddy is playing together with them, and helping them kick the bad guys asses. Just another way to bond with your kids I guess.<br />
.<br />
You also need to control their time with games - one of my distant family let his child to play PlayStation 2 ALL DAY. Just sitting in front of the TV, all day long.<br />
One day we celebrated our great grandmother&#8217;s birthday, and this boy had a blast - he ran all over the place for 2 days. The next day, he was not able to walk, at all. For several days.<br />
The doctor concluded that his muscles were traumatized - unused for so long, then suddenly overworked for 2 days straight.<br />
.<br />
Some games though are hard to be made positive even when you tried. Example; I had problems making GTA useful to the kids. I ended up banning the kids from it (and a few other games).<br />
.<br />
In summary: guide the kids; and we also need to be aware that you simply can&#8217;t allow some games.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ryosaeba</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27678</link>
		<dc:creator>ryosaeba</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Nov 2006 03:11:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27678</guid>
		<description>harry, i know you are a computer / video gamer. my older sister in law is a psychologist specializing in kids psychology, and one of a much heated topic of discussion between me and her is how computer / video games affect kids. she often put computer / video games in such a negative light, citing first hand cases, and i always countered that it's not the games' fault, it's the parents responsibility to teach and watch their own kids. 

not that i watch that kind of entertainment. at least be there for the kids, to guide them, don't use tv as the replacement nanny.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>harry, i know you are a computer / video gamer. my older sister in law is a psychologist specializing in kids psychology, and one of a much heated topic of discussion between me and her is how computer / video games affect kids. she often put computer / video games in such a negative light, citing first hand cases, and i always countered that it&#8217;s not the games&#8217; fault, it&#8217;s the parents responsibility to teach and watch their own kids. </p>
<p>not that i watch that kind of entertainment. at least be there for the kids, to guide them, don&#8217;t use tv as the replacement nanny.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27674</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Nov 2006 02:19:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27674</guid>
		<description>Agree with Ambar - it's a two-way street. 
.
TV has been &lt;a href="http://www.guardian.co.uk/weekend/story/0,3605,975769,00.html" rel="nofollow"&gt;proven to incite violence / crime in the population&lt;/a&gt;. 
On the other hand, parents also need to remember their obligations as, well, parents.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agree with Ambar - it&#8217;s a two-way street.<br />
.<br />
TV has been <a href="http://www.guardian.co.uk/weekend/story/0,3605,975769,00.html" >proven to incite violence / crime in the population</a>.<br />
On the other hand, parents also need to remember their obligations as, well, parents.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ambar</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27647</link>
		<dc:creator>ambar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2006 22:04:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27647</guid>
		<description>I always think that television has responsibility for the raising violence among children. But also parents responsibility to not let their children watch it.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I always think that television has responsibility for the raising violence among children. But also parents responsibility to not let their children watch it.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: WWF Smackdown : Boy tortured, killed at blog.apung.web.id</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27634</link>
		<dc:creator>WWF Smackdown : Boy tortured, killed at blog.apung.web.id</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2006 19:16:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27634</guid>
		<description>[...] Copied from: Harry.Sufehmi Source: Republika newspaper, 22 Nov 2006, first page. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Copied from: Harry.Sufehmi Source: Republika newspaper, 22 Nov 2006, first page. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: apung</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27632</link>
		<dc:creator>apung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2006 19:08:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-22-1330/#comment-27632</guid>
		<description>Saat ini media hanya semata-mata mengejar tujuan bisnisnya, yaitu meraup keuntungan dengan dipasangnya iklan pada program yang mempunyai rating yang tinggi tanpa menyadari peran media sesungguhnya dalam membangun bangsa.

Stop tayangan kekerasan!
Stop tayangan yang berbau esek2!
Stop tayangan yang dapat merusak moral dan generasi bangsa!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini media hanya semata-mata mengejar tujuan bisnisnya, yaitu meraup keuntungan dengan dipasangnya iklan pada program yang mempunyai rating yang tinggi tanpa menyadari peran media sesungguhnya dalam membangun bangsa.</p>
<p>Stop tayangan kekerasan!<br />
Stop tayangan yang berbau esek2!<br />
Stop tayangan yang dapat merusak moral dan generasi bangsa!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
