<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Sukses dengan berpikir berbeda</title>
	<atom:link href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/</link>
	<description>life is a struggle &#038;&#038; information wants to be free</description>
	<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 23:20:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: gout</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-144860</link>
		<dc:creator>gout</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 14:27:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-144860</guid>
		<description>berbeda dari pandangan umum kali yaaa, berpikir ke basic prinsiple  akan menjadi lebih sederhana dan bermanfaat....orang kebanyakan berfikir ribet</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berbeda dari pandangan umum kali yaaa, berpikir ke basic prinsiple  akan menjadi lebih sederhana dan bermanfaat&#8230;.orang kebanyakan berfikir ribet</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bambang</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-63740</link>
		<dc:creator>Bambang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 03:43:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-63740</guid>
		<description>Pingin sih bisa berpikir beda, tapi saya juga lebih sering cenderung untuk berpikir simpel. Mungkin seperti kang Harry contohkan, orang lebih senang berada langsung dibelakang shaf yang sudah ada, bukannya malah di sayap.

Tapi ya itu tadi kang, ada hikmahnya juga kan kalau ada yg berpikir simpel pasti ada yg berpikir beda :)

Sepertinya besok2 saya mesti melatih otak saya nih kalo gitu, biar bisa berpikir beda..hihi :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pingin sih bisa berpikir beda, tapi saya juga lebih sering cenderung untuk berpikir simpel. Mungkin seperti kang Harry contohkan, orang lebih senang berada langsung dibelakang shaf yang sudah ada, bukannya malah di sayap.</p>
<p>Tapi ya itu tadi kang, ada hikmahnya juga kan kalau ada yg berpikir simpel pasti ada yg berpikir beda <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sepertinya besok2 saya mesti melatih otak saya nih kalo gitu, biar bisa berpikir beda..hihi <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ainun</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-50862</link>
		<dc:creator>Ainun</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2007 07:45:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-50862</guid>
		<description>Bisa juga karena 100 orang itu tahu bahwa yang dideklarasikan sebagai masjid hanya bagian dalamnya, sehingga bagian sayapnya tidak terhitung sebagai tempat yang bisa dipakai i'tikaf. Kalau di masjid2 Singapura biasanya secara eksplisit dituliskan batas i'tikafnya ("Sempadan I'tikaf"), dan biasanya bagian sayap memang tidak tercakup.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa juga karena 100 orang itu tahu bahwa yang dideklarasikan sebagai masjid hanya bagian dalamnya, sehingga bagian sayapnya tidak terhitung sebagai tempat yang bisa dipakai i&#8217;tikaf. Kalau di masjid2 Singapura biasanya secara eksplisit dituliskan batas i&#8217;tikafnya (&#8221;Sempadan I&#8217;tikaf&#8221;), dan biasanya bagian sayap memang tidak tercakup.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28036</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2006 10:37:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28036</guid>
		<description>Masindi - Pernah, kalau Anda ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masindi - Pernah, kalau Anda ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Masindi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28033</link>
		<dc:creator>Masindi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2006 08:38:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28033</guid>
		<description>"Caranya yaitu dengan sering memaksa otak Anda bekerja."

Mengapa harus memuja Tuhan bersama-sama? Apakah Anda pernah memaksa otak Anda bekerja utk memikirkan hal tsb?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Caranya yaitu dengan sering memaksa otak Anda bekerja.&#8221;</p>
<p>Mengapa harus memuja Tuhan bersama-sama? Apakah Anda pernah memaksa otak Anda bekerja utk memikirkan hal tsb?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andrias ekoyuono</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28021</link>
		<dc:creator>andrias ekoyuono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2006 03:35:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28021</guid>
		<description>Seperti katanya si Peter Fisk, “Ingenuity” is the starting point because it is about seeing things differently...dari cara pandang yang beda inilah awal mula kebanyakan orang sukses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti katanya si Peter Fisk, “Ingenuity” is the starting point because it is about seeing things differently&#8230;dari cara pandang yang beda inilah awal mula kebanyakan orang sukses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andriansah</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28012</link>
		<dc:creator>andriansah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2006 01:38:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-28012</guid>
		<description>Orang harus dipaksa untuk berpikir kreatif, dan biasanya kreatifitas baru muncul di saat kepepet :)

Pengalaman pribadi sih, tapi kalau bisa di paksakan untuk muncul saat ini akan sangat baik sekali, apalagi kalau bisa menambah penghasilan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang harus dipaksa untuk berpikir kreatif, dan biasanya kreatifitas baru muncul di saat kepepet <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pengalaman pribadi sih, tapi kalau bisa di paksakan untuk muncul saat ini akan sangat baik sekali, apalagi kalau bisa menambah penghasilan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27974</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2006 12:21:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27974</guid>
		<description>Kebetulan itu mesjid kecil, dan pengeras suaranya cukup bagus.
.
Tapi saya juga pernah sholat di mesjid tingkat 4, imam di lantai paling atas. Saya di lantai paling bawah, dan tiba-tiba speakernya mati. Enggak tahu deh gimana nasib keabsahan sholat ratusan orang yang sholat di lantai tersebut ...  :) :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebetulan itu mesjid kecil, dan pengeras suaranya cukup bagus.<br />
.<br />
Tapi saya juga pernah sholat di mesjid tingkat 4, imam di lantai paling atas. Saya di lantai paling bawah, dan tiba-tiba speakernya mati. Enggak tahu deh gimana nasib keabsahan sholat ratusan orang yang sholat di lantai tersebut &#8230;  <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Priyadi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27973</link>
		<dc:creator>Priyadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2006 12:17:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27973</guid>
		<description>kenapa sayap depan di mesjid gak laku?  kalau pengeras suara mati, praktis susah untuk ngikutin imamnya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa sayap depan di mesjid gak laku?  kalau pengeras suara mati, praktis susah untuk ngikutin imamnya <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27953</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2006 05:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27953</guid>
		<description>Joni - Thanks, saya kira Anda benar. Sedikit menambahkan, sebetulnya banyak orang yang kreatif. Namun, banyak juga yang memiliki kelemahan dalam soal komunikasi. Alhasil, ya mungkin jadi seperti saudara Anda yang Anda ceritakan itu, jadi kelihatan seperti orang aneh.
.
Setelah masalah komunikasi teratasi, ada lagi masalah-masalah lainnya; eksekusi, teamwork, dst. 
.
Untuk mengatasi semua itu, sepertinya hanya bisa dilakukan oleh memiliki kepribadian yang positif.
Seperti memudahkan bukan mempersulit, sabar, gigih, tekun, fokus pada kelebihan orang lain (bukan pada kelemahannya), empati, dst.
.
Sulit ya ? Hidup ini memang untuk berjuang :) dan hasilnya baru bisa dinikmati belakangan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Joni - Thanks, saya kira Anda benar. Sedikit menambahkan, sebetulnya banyak orang yang kreatif. Namun, banyak juga yang memiliki kelemahan dalam soal komunikasi. Alhasil, ya mungkin jadi seperti saudara Anda yang Anda ceritakan itu, jadi kelihatan seperti orang aneh.<br />
.<br />
Setelah masalah komunikasi teratasi, ada lagi masalah-masalah lainnya; eksekusi, teamwork, dst.<br />
.<br />
Untuk mengatasi semua itu, sepertinya hanya bisa dilakukan oleh memiliki kepribadian yang positif.<br />
Seperti memudahkan bukan mempersulit, sabar, gigih, tekun, fokus pada kelebihan orang lain (bukan pada kelemahannya), empati, dst.<br />
.<br />
Sulit ya ? Hidup ini memang untuk berjuang <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> dan hasilnya baru bisa dinikmati belakangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joni Rahalsyah Putra</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27905</link>
		<dc:creator>Joni Rahalsyah Putra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2006 14:41:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/#comment-27905</guid>
		<description>Hi..hi..hi, saya tertawa waktu membaca komentar : "Caranya yaitu dengan sering memaksa otak Anda bekerja.
Maka setelah beberapa waktu (dan banyak penderitaan dari sakit kepala yang cukup akut)," ... ya ini pernah terjadi terhadap saya sendiri, karena saya memikirkan orang yang bagi saya 'aneh', orang tsb dekat sama saya bahkan bisa dikatakan keluarga karena tingkah laku dan kebiasaannya yang 'aneh' tsb memaksa otak saya untuk memikirkan alasan-alasan dia melakukan hal2 yang aneh tsb...lambat laun saya pun bisa mengerti maksud dibalik itu semua, walaupun terkadang 'sakit kepala' harus menyerang terlebih dahulu :) jadi inti dari semua ini yaitu 'Dare to be different'...karena kita dilahirkan 'freedom' for everything!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi..hi..hi, saya tertawa waktu membaca komentar : &#8220;Caranya yaitu dengan sering memaksa otak Anda bekerja.<br />
Maka setelah beberapa waktu (dan banyak penderitaan dari sakit kepala yang cukup akut),&#8221; &#8230; ya ini pernah terjadi terhadap saya sendiri, karena saya memikirkan orang yang bagi saya &#8216;aneh&#8217;, orang tsb dekat sama saya bahkan bisa dikatakan keluarga karena tingkah laku dan kebiasaannya yang &#8216;aneh&#8217; tsb memaksa otak saya untuk memikirkan alasan-alasan dia melakukan hal2 yang aneh tsb&#8230;lambat laun saya pun bisa mengerti maksud dibalik itu semua, walaupun terkadang &#8217;sakit kepala&#8217; harus menyerang terlebih dahulu <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> jadi inti dari semua ini yaitu &#8216;Dare to be different&#8217;&#8230;karena kita dilahirkan &#8216;freedom&#8217; for everything!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
