Cacar air
Lagi musim banget ya… anak saya sekarang sudah semuanya (4 orang) kena
Variasinya juga sudah banyak sekarang ini. Yang paling kecil, Kaitlyn, tidak muncul banyak bentolan merah. Tapi, mulutnya penuh dengan sariawan….
Kasihan sekali, sampai tidak bisa makan selama 3 hari. Kadang kalau melihat orang makan, dia tergiur, pegang sendok, menyuapkan nasinya… tapi kemudian tidak berani memasukkannya ke mulut. Akhirnya dia malah membantu menyuapi kakak-kakaknya
padahal dia sendiri sedang kelaparan
tapi syukurlah berarti anak ini baik hatinya walaupun dia sendiri sedang kesusahan.
Alhamdulillah masih bisa minum bubur & vitamin, sehingga kondisi badannya tidak terlalu parah sekali.
Yang nomor 2, Sarah, sekali waktu terpergok oleh kita sedang menjilati lukanya, halah seperti kucing he he
kita kaget dan terpekik sehingga dia juga jadi kaget, “lhoo, kok lukanya dijilat ?”.
“Habisan, enak jadi enggak begitu sakit”
Dan terjadilah… besoknya, kerongkongannya penuh dengan cacar, sehingga minum pun dia kesakitan. Aduh anak ini… mau ketawa, ya enggak bisa lah, wong anaknya lagi kesakitan luar biasa begitu.
Yang nomor 3, Umar, berbeda lagi. Sekujur badannya penuh cacar, tapi dia tetap saja gembira dan heboh. Kita geleng-geleng kepala sambil senyum melihatnya. Hanya perlu hati-hati saja kalau sedang memeluknya, jangan terlalu keras, karena bisa memecahkan cacarnya dan membuat si jagoan ini jadi meringis.
Si sulung, Anisah, tidak kena cacar selama berminggu-minggu adik-adiknya sakit. Tercetus dari mulutnya, “Wah Sarah enak yaa, kena cacar jadi bisa libur sekolah lama. Anisah juga pingin dong kena cacar”.
Dan… kemarin ini tiba-tiba muncul banyak cacar di badannya, dan dia juga menderita dari demam dan sakit. Yah, kesempatan untuk menjelaskan kepada si kakak, tidak baik untuk hasad
dan sebaiknya kita selalu bisa mensyukuri nikmat sehat yang sedang ada pada kita.
Saya sendiri ? Kebagian demam juga, dan ada beberapa cacar yang muncul. Tapi berbeda dengan anak-anak yang bisa libur, saat ini sedang tidak bisa karena ada banyak komitmen yang harus dipenuhi
Yah dinikmati saja lah, he he.

November 28th, 2006 08:30
satu rumah kena cacar? wayah…
saya tengah demam juga, cuma ya tetap dipaksain masuk orang dikejar2 mulu
November 28th, 2006 08:45
wah, cacar air merupakan nightmare buat saya, karena saya belum pernah kena…
November 28th, 2006 23:31
Hah? anaknya 4 dan kena cacar?
bapaknya juga kena cacar? masa blom pernah kena cacar? berarti waktu dulu gak pernah libur 1minggu dong
Waduhhhh, katanya banyak minum air kelapa ijo , tapi itu dulu, kalo sekarang dengan obat2 yang bagus (dan mahal ) tentu bisa lebih cepat
November 29th, 2006 06:01
andriansah - trims tipsnya, saya baru dengar anjuran minum kelapa ijo.
.
Mengenai obat, kemarin ini ada obat salepnya untuk anak-anak, tapi yang generik sedang habis. Saya tanya, berapa harganya masing-masing? Dijawab oleh staf apotik, yang generik harganya Rp 4000, dan yang paten harganya …… Rp 100.000
.
Tentu saja kemudian saya mencari obat yang generiknya di apotik sebelahnya, he he
November 30th, 2006 10:41
dah pada sembuh belum ms anak2nya?? emang sengsara trkena cacar, inget waktu smp kena cacar pas ujian semester:(( ampe skrg masih ada bekasnya gara2 kalo dah kering guatelnya minta ampun.
Moga cepet sembuh n ga ninggalin bekas:)
December 6th, 2006 16:23
Sarah..kamu..waduh, jadi inget waktu kena cacar dulu,..ga boleh kena angin, jadi dikurung di kamar +di tutupin semua kaca, jadi pengap bnaget deh…! Alhamdulillah…bae tanpa meninggalkan bekas..cuma bekas di ingata saja yang tidak pernah dilupakan hehehe…!! Lekas Sembuh yaa…kan mao ke Dufan apa ke Depan?
December 6th, 2006 18:47
@ndah - alhamdulillah, sudah hampir sembuh semuanya. Tinggal 2 nih yang lagi kering pelan-pelan luka-lukanya. Yang mau ketularan, silahkan mampir ke rumah saya dan main-main dengan 2 anak itu, he he. Trims.
.
@izoel - mau ke Dufan dong oom. Trims.
,
Wah, ternyata posting ini muncul di halaman pertama Google untuk keyword cacar air ….