Archive for May 29th, 2006

HelpJogja.net, dan juga HelpSelatannyaJogja.net

Barusan berhasil mengkontak Thomas via telpon. Listrik di daerahnya (Yogya tengah) baru pulih kemarin. Bencananya memang cukup parah, dia bersyukur karena selamat dan juga seluruh keluarganya, walaupun ada yang menderita kerugian materi cukup besar – ketika berkunjung ke kampungnya di selatan, rumah orang tuanya sudah luluh rata dengan tanah.

Yang mengagetkan, ternyata sampai saat Thomas tiba disana, bantuan belum ada yang tiba di daerah selatan tersebut. Padahal, sebagai daerah terdekat ke pusat gempa (di darat, bukan di laut selatan), mereka yang menderita paling berat.
Saya tanya, apa ada masalah dengan jalur transportasinya mungkin ? Menurut Thomas tidak, malah sebuah jembatan yang cukup strategis disitu justru utuh di luar dugaan. Yang kalau jembatan itu sampai runtuh, maka jalur alternatifnya sangat jauh dan memakan waktu.

Kalau menurut pengamatan mereka, sepertinya ini karena penyaluran bantuan terlalu terfokus di Yogya. Dan mungkin memang jumlahnya belum cukup, karena baru masuk ke Yogya saja sudah ludes. Sehingga belum ada yang bisa terus dibawa sampai ke selatan.

Syukurnya ternyata orang-orang di selatan ini tidak sedih dan tetap positif. Mereka sudah mulai bangkit kembali sendiri, dengan sisa daya yang masih ada, saling bantu-membantu bersama-sama. Tanpa pamrih, bersama-sama memikul beban yang berat ini.

Kontras sekali dengan orang luar, kata Thomas. Ada bencana begini, langsung bendera partai berkibar dimana-mana. Lha kok seperti sudah musim kampanye saja, pikir saya. Agak gemas juga Thomas melihatnya, mbok ya kalau mau menolong ya tolong saja. Ndak usah pamrih.
Saya ketawa jadinya, huhu… baru tahu ya kalau orang Jakarta seperti begitu. Kita tertawa bersama-sama.

Pada saat ini mereka dengan beberapa kawan-kawan berusaha mengorganisir pengiriman bantuan ke selatan, dengan prioritas ke yang paling membutuhkan.
Yang mereka akan coba bawa terlebih dahulu adalah makanan anak/bayi (karena sudah sangat langka dan sangat mahal kalau kebetulan ada), dan juga tenda.

Salah satu komentar terakhir Thomas adalah mengenai recovery setelah keriuhan ini selesai.
Setelah perhatian media berpaling dari Yogya, disini kembali akan terasa kesusahan bagi para korban. Pemulihan kembali dari bencana adalah program jangka panjang, bukan pekerjaan selama 1 – 2 bulan.
Mudah-mudahan ada lebih banyak lagi pihak yang menyadari hal ini.

Ini beberapa informasi dari Thomas yang bisa saya teruskan. Semoga bisa ada manfaatnya.
Thanks untuk Thomas atas sharingnya.

[ Reportase Thomas dari Yogya dan sekitarnya ]

Smooth Fox

Just played around with a few extensions and themes, and here’s how my Firefox looks like now:
Smooth Fox

You can get that look by using Colorful Tabs extension and iFox Smooth theme.

Firefox keeps becoming better, especially with new extensions which just keeps on coming up. Very nice.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006: Call for Action

Referensi:
1. [ Rokok: cara mati pelan-pelan yang menyakitkan ]
2. [ Situs Hari Tanpa Tembakau Indonesia 2006 ]

Sehubungan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006 yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2006, maka kami, penulis blog yang peduli dengan masalah ini, bermaksud untuk memperingatkan kita semua akan bahaya merokok:

1. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau BERBAHAYA DALAM BENTUK APAPUN. Rokok, rokok pipa, bidi, kretek, rokok beraroma cengkeh, snus, snuff, rokok tanpa asap, cerutu… semuanya berbahaya.

2. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau dalam jenis, nama dan rasa apapun sama bahayanya. Tembakau BERBAHAYA DALAM SAMARAN APAPUN. Mild, light, low tar, full flavor, fruit flavored, chocolate flavored, natural, additive-free, organic cigarette, PREPS (Potentially Reduced-Exposure Products), harm-reduced… semuanya berbahaya. Label-label tersebut TIDAK menunjukkan bahwa produk-produk yang dimaksud lebih aman dibandingkan produk lain tanpa
label-label tersebut.

3. Menuntut Pemerintah Republik Indonesia untuk sesegera mungkin meratifikasi WHO Framework Convention on Tobacco Control (WHO FCTC) demi kesehatan penerus bangsa. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani perjanjian Internasional ini.

Internet, 31 Mei 2006

Tertanda,
Harry Sufehmi

JIL tertangkap basah

JIL (Jaringan Islam Liberal) kembali tertangkap basah melakukan penipuan terhadap umat Islam.

Ceritanya dimulai ketika saya me-reply komentar Fina di sebuah artikel disini. Kemudian saya baru menyadari, bahwa kutipan tersebut sudah dilenyapkan dari artikel aslinya di situs JIL !

Padahal, Gus Dur telah menuntut koran Duta Masyarakat sebesar 100 milyar rupiah, karena mengutip ucapan tersebut, dan dianggap ini cuma fitnah – dan sebagai bukti adalah artikel di situs islamlib.com tersebut yang sudah di edit (yang sebetulnya Gus Dur memang betul mengatakan demikian).

Saya kemudian meluangkan waktu untuk menyelidiki hal ini lebih lanjut.

Saya teliti di archive.org, ternyata mereka belum sempat mengarsip artikel JIL tersebut. Saya coba juga di Google, ternyata mereka telah meng-update artikel tersebut, sehingga copy mereka juga sudah tidak mengandung ucapan dari Gus Dur lagi.

Namun ketika saya search di Yahoo, ternyata arsip artikel IslamLib.com disitu masih menampilkan kutipan Gus Dur yang meledek Al-Quran sebagai kitab paling porno di dunia.

Karena ini akan berubah lagi jika Yahoo telah meng-update database mereka dengan artikel JIL yang terbaru, maka saya segera menyimpan screenshot-nya sebagai bukti.
Bisa dilihat disini.
(kalau gambar di atas hilang, silahkan klik disini)

Kini jelas bahwa modus operandi GD & JIL dalam kasus ini sangat mirip seperti yang dilakukan oleh Tomy Winata versus Bambang Harymurti, yaitu menteror kebebasan pers di Indonesia.

Saya sekarang sedang berusaha mengkontak koran Duta Masyarakat untuk menginformasikan mereka mengenai hal ini. Monggo jika ada yang bisa membantu.

OK JIL, setelah berbagai kelicikan yang Anda lakukan ( [ 1 ] – [ 2 ]), sekarang ini — what’s next ?
Slogan Anda (mencerahkan, membebaskan) sepertinya sudah perlu diganti, karena sudah tidak cocok lagi.

Mengubah artikel sendiri, lalu menuntut orang lain yang mengutipnya – wow, that’s REALLY low.

            








SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia lead retrieval trade show registration