Bazaar @ Taman Permata 2 (Bintaro)
Akhirnya hari ini tiba - saatnya berjualan ! Anak-anak bangun dengan antusias dan segera mandi. Papanya baru sadar bahwa masih ada daftar harga yang belum dicetak, dan buru-buru mempersiapkannya sebelum bazaar dimulai
yaitu pukul 08:00
Beberapa minggu yang lalu kami cukup terkesan menerima undangan untuk mengikuti bazaar di kompleks kami yang kecil ini. Memang warga disini cukup kompak, dan inilah salah satu hasilnya. Kami segera mendaftar. Lalu saya katakan kepada Helen, bahwa ini kesempatan kita untuk mulai memperkenalkan dunia “nyata” kepada anak-anak, yaitu bidang perdagangan. Kami sepakat, dan mulai mempersiapkannya.
Yang akan dijual rencananya adalah “biskuit pelangi”. Semacam adonan kue lidah kucing, namun lebih tebal, dengan bentuk yang bermacam-macam dan menarik. Lalu di atasnya diwarnai dengan menggunakan coklat cair berwarna-warni. Rasanya? Walaupun yang membuatnya anak-anak, tapi tidak kalah dengan Famous Amos (I’m highly biased, of course
tapi betulan enak kok!)
Akhirnya pukul 08:00 pagi pun tiba. Meja kami sudah siap. Ada spanduk di depan meja yang menjelaskan dengan gamblang bahwa hasil penjualan akan 100% disumbangkan, … err, untuk uang saku anak-anak ini
Anisah & Sarah sudah duduk manis, siap menyambut pembeli pertama :
![]()
Sekitar pukul 08:20, akhirnya, pembeli pertama !
![]()
Setelah itu bazaar terus semakin ramai :
![]()
Ternyata, panitia mengundang sebuah perusahaan pemilik bouncy castle raksasa. Sorak sorai gembira anak-anak mengundang makin banyak warga kompleks dan sekitarnya. Suasananya menjadi makin padat !
![]()
Laris manis… akhirnya, hanya tersisa satu buah lagi biskuit pelangi. Sementara titipan dari nenek juga terjual dengan cukup cepat :
![]()
What a day.
Lessons learned :
- Persiapkan aktivitas pengisi waktu senggang. Waktu bazaar yang cukup lama tidak selalu sibuk melayani pembeli. Seringkali kita cuma duduk menunggu. Jika ada kegiatan (contoh: cetak beberapa halaman permainan matematika Sudoku, kuis “berhadiah”, beberapa lembar halaman dari Wikipedia / Damn Interesting.com, dst), maka mereka akan dapat lebih menikmati kegiatan ini.
- Berikan anak-anak jatah uang saku untuk acara tersebut. Kalau tidak, maka mereka akan jadi terus meminta kepada kita (karena banyak stand yang menjual berbagai pernak-pernik yang menarik untuk anak kecil) selain juga karena mereka bosan (lihat poin sebelumnya)
Sampai ketemu di bazaar berikutnya !

April 29th, 2007 13:08
Wah, acara yang positif sekali. Belajar berwiraswasta sejak kecil. Menggalang komunikasi dan keakraban di lingkungan kompleks. Yang seperti ini baru baik untuk ditiru atau diadopsi.
Tapi, betewe … balik modal nggak ?
April 30th, 2007 10:55
seru ya…hmm. Ini bazar dalam rangka apa ya? apa memang rutin ?
April 30th, 2007 13:26
seru…
wah harusnya ikutan tuh :), tapi gak tinggal dipermata bintaro:)
April 30th, 2007 14:08
@ilalang - balik modal, iya, pada awalnya. Lalu, disumbangkan semua ke anak-anak itu. Total kerugian finansial : 100% (hehe).
he he. Beli di daerah sekitar bintaro saja. Ini yang dilakukan oleh orang tua saya. Harga lebih murah, dan tetap bisa mengakses ke fasilitas transportasi (dan fasilitas-fasilitas lainnya) yang ada di Bintaro.
.
Tapi, anak-anak jadi mendapatkan pengalaman yang sangat berharga - merasakan langsung bagaimana sulitnya mencari nafkah, salah satu aspek kehidupan “nyata”, itu. Lebih spesifik lagi, sulitnya berdagang — kompetitor dengan barang yang mirip, kompetisi harga, menghadapi pembeli, lokasi, promosi, dst.
.
@firman - judulnya sih bazaar hari raya kartini. Tapi belakangan istri saya dapat kabar bahwa ibu-ibu sangat gembira karena mereka jadi berkesempatan berkumpul. Memang setelah bazaar kemudian ada sesi ngerumpi yang luar biasa heboh, he he.
.
/bapak-bapak tahu diri dan pulang ke rumah masing-masing
.
@andriansah - jangan tinggal di bintaro, sudah harga rumahnya mahal, kualitasnya jelek
May 3rd, 2007 08:57
eh, gua udah beli di graha raya.
May 3rd, 2007 11:38
emang kualitas rumah di bintaro gak bagus banget
Rumah gw kalo mau ditempatin harus di renov dulu nih..
Yah udah jadi investasi aja dulu
May 22nd, 2007 13:34
He..he.. gue seneng banget ngeliat foto yang pertama. Antusias banget ya Har, trus lucu2 nya
Mustinya papa mamanya ada nongol juga dong…
January 16th, 2008 19:45
Kalau sekolah anakku setahun sekali pasti ada acara kayak gt, yg jualan anak2 gt tp didampingi orang tua masing2 . Anakku masih TK padahal baru jg 4 thn, yg dijual barang2 bekas yg sudah tdk terpakai tetapi masih layak pakai :). Seru deh. Anakku senang bgt :).
January 20th, 2008 14:23
Kalau saya belajar wiraswasta lewat internet.. silahkan kunjungi toko produk juwana http://tokosultan.com
May 3rd, 2008 21:09
wah,kelihatannya seru banget ya
May 5th, 2008 15:28
Pak Harry, saya mau tanya, apakah Anisah masih aktif menulis blog-nya? Boleh tidak kami dari majalah Girls, minta izin untuk mewawancarainya? Kami tunggu kabarnya segera, ya, Pak. Salam untuk Anisah. Terima kasih.