Open source : penjelasannya dalam bahasa Indonesia

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang anggota DPR. Seperti biasa, pada kesempatan tersebut saya mempromosikan mengenai open source.
Di luar dugaan, pertanyaan beliau sederhana, namun cukup membuat terhenyak; “Open source itu apa sih ?”

Kemudian saya baru sadar, sepertinya saya belum pernah ada membuat penjelasan mengenai open source itu sendiri, dalam bahasa yang mudah dimengerti masyarakat. Tentu juga ada perlu dijelaskan mengenai berbagai keuntungannya, sehingga menjadi menarik.

Yah, beginilah, dasar techie :D ngomongnya sudah yang ribet duluan. Padahal masyarakat lebih memerlukan yang sederhana saja.

Dengan itu, maka terlampir adalah presentasi mengenai Open Source dan berbagai keuntungannya :

Sekilas Open Source :

[ format HTML ]
[ format Open Office ] (31 kb)
[ format PDF / Acrobat Reader ] (70 kb)
[ format Microsoft PowerPoint ] (136 kb)

Silahkan dimanfaatkan, semoga berguna.

7 Responses to “Open source : penjelasannya dalam bahasa Indonesia

  • 1
    iang
    May 14th, 2007 08:40

    Ngga ada versi html nya juga Pak? biar gampang dilihat gtu :D

  • 2
    rasyid
    May 14th, 2007 11:12

    jadi mikir neh…
    kalo dibahasa indonesiakan kira-kira kata yg cocok apa yah buat open source…???

  • 3
    Hardjono
    May 15th, 2007 05:38

    Pak Harry, I think you a missing an important aspect: cost of support for Open Source (OS) software. Untuk suatu organisasi besar (5000+ orang), dibutuhkan tim IT yang siap sedia selalu menjawab isu2 dengan software OS. Kalau ada bug atau error, kemungkian besar tidak ada vendor yang dapat di telepon. Kalau tidak ada driver, harus pilih hardware configuration lain yang ada driver nya. etc. etc. etc. Saya pro sekali dengan OS, tapi kita perlu juga realistik. Pemerintah Jerman memiliki IT departmen-nya sendiri yang mengatur dan koordinasi penggunaan OS dalam berbagai badan pemerintah Jerman. Mungkin itu langkah pertama bagi Pemerintah RI (ie. membangun Tim IT sendiri). Bisa start dengan IT support tim untuk anggota2 DPR dan DPR (total di bahwa 2000 orang). Kalau itu sukses, baru OS bisa tersebar ke badab2 pemerinath lainnya. :) [TH].

  • 4
    harry
    May 15th, 2007 06:29

    @iang — trims untuk masukannya ! saya sudah buatkan versi HTML nya sekarang :)
    .
    @rasyid - “program sumber terbuka” ? hmm…. :)
    .
    @Hardjono - excellent point pak. Dan ini memang kadang terlewatkan dalam suatu program migrasi, yang tentu saja jadi menyebabkan kekacauan di kemudian harinya.
    .
    Setahu saya setiap institusi pemerintah sudah mempunyai tim IT nya sendiri. Jadi tinggal bagaimana kita koordinasi dengan tim mereka saja.
    .
    Biasanya perusahaan saya membantu dengan program training. Kalau tidak mencukupi, kami juga menyediakan jasa helpdesk; sehingga staf IT yang ada tidak kebagian diomeli oleh user yang kesal karena ada perubahan :) semuanya diterima dan di handle oleh tim kami.
    .
    Kebetulan saya rada techie, jadi saya pribadi lebih menikmati support ala open source. Mulai dari self service via google, milis, dan forum. Atau oprek-oprek source codenya sendiri.
    .
    Namun ketika diharuskan / diperlukan, maka kantor saya dulu (birmingham city council, 10000+ desktop) tinggal mengkontak Clocksoft atau Netproject. Stellar technical support at very reasonable price. Selain mereka memang orang-orang pintar (really brilliant people, met them also at local linux user group meetings), mereka juga ada akses ke source.
    Nah, inilah yang kami tiru juga disini.
    .
    Berbeda dengan vendor proprietary, dimana biasanya hanya developer atau last line support yang punya akses ke source; dan tentu saja sangat memakan waktu untuk meng eskalasi support request kita sampai ke level ini. Saya kira Anda juga sudah pernah lah mengalaminya.
    .
    Thanks again for raising this very important topic.

  • 5
    Wisu Suntoyo
    September 16th, 2007 10:46

    Topic yang asik neh…. soal cost of support… sering banget MS Windows environment dianggap bisa self support tanpa Tim IT… honestly malah ngaco… file berceceran dimana2.. AV yang tidak terupdate… ujung2 nya malah kehilangan data berharga karena tidak termaintain…
    The point is… biar Windows.ato Linux… tetap harus ada yang bertangung jawab terhadap IT… IMHO tidak ada satu system di dunia yang mampu berjalan tanpa ada yang mengatur…

  • 6
    milisdad
    September 18th, 2007 12:50

    Selain mengatur ada juga yg harus mengawasi atau monitoring.
    Ada beberapa staff yg MGB (Makan Gaji Buta) krn kerjaannya cuma jagain server yg sebenarnya sudah cukup stabil. Tp kalo lg drop bisa2 sang staff tsb sakit hati dan nangis2 diomelin bos :))

  • 7
    Nesmancen
    July 4th, 2008 10:45

    apa sih pengertian open source itu terutama pada linux?

Leave a Reply