SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia

Insiden lift Ratu Plaza

Baru membaca di blog Paman Tyo bahwa ada insiden lift di Ratu Plaza. Baru naik sejauh satu setengah lantai, lift tersebut jatuh.

Saya jadi penasaran, karena rasanya dulu pernah membaca mengenai fitur security lift, sehingga hal ini seharusnya tidak terjadi. Googling sebentar, dan ketemu link ini.

Ternyata, pada tahun 1854, Otis telah mendemonstrasikan lift yang tidak bisa jatuh.

Lha jadi bingung saya. Mosok sih Ratu Plaza menggunakan lift dengan teknologi pra-1854 ?
Tapi naik lift di Jakarta memang ngeri banget; saya pernah ketemu lift yang pintunya terus menutup walaupun tangan saya sudah menekan pintu-pintunya. Untung saya cepat tarik tangan saya tersebut, kalau tidak bisa terjepit dan saya ikut ditarik ke atas …

Mungkin ada yang bisa mencerahkan. Anyway, syukurlah jatuhnya tidak terlalu tinggi, jadi juga tidak ada korban nyawanya.

14 Responses to “Insiden lift Ratu Plaza

  • 1
    ak
    November 19th, 2007 15:41

    Yang seram saya nih yang kerja di Ratu Plaza. Lift yang pendek saja jatuh bisa seperti itu, apalagi dari lantai 20-an? Memang sih Ratu Plaza termasuk gedung tua, sangat mungkin kalau infrastrukturnya mulai lemah…

  • 2
    Adityo Ananta
    November 19th, 2007 16:35

    hmm, apa disebutkan penyebabnya kabel putus? cari2 kok semua bilang masih dlm penyelidikan?
    bisa jadi yang rusak itu ‘daya cengkram’ lift ke ‘rel’ nya

    btw, untuk nahan pintu lift, kl tangan tidak pas menghalangi sensor percuma aja :) tp kl pas, ga usah pake tenaga jg bakal kebuka lagi

  • 3
    Paman Tyo
    November 19th, 2007 20:32

    Hah? Apa? Pak Otis sudah memikirkannya?
    Kok di sini bisa kejadian sih?
    Grrhhhhhhhhhhhhh!

  • 4
    Orang Indonesia
    November 20th, 2007 05:22

    Alhamdulillah Pak harry cekatan menarik tangan, coba kalo lelet, Naudzubillah.

  • 5
    sufehmi
    November 20th, 2007 08:39

    @ak - hati-hati di jalan… ups, di lift :)
    .
    @Adityo - ya, ada lift yang pakai sensor cahaya (infrared), yang ini tidak perlu tenaga. Tapi harus pas menghalangi sensornya yang biasanya ada di tengah.
    .
    Nah, lift yang kasus saya itu adalah lift yang pakai sensor tekan. Jadi kalau kita tekan tonjolan di pintu liftnya, maka pintu lift akan segera membuka kembali. Pada kasus saya, ini tidak terjadi :D
    Seram…
    .
    @Paman Tyo - bengong kan jadinya. Sepertinya soal ini perlu juga diangkat, supaya misalnya jadi ada inspeksi lift-lift di Jakarta. Mana tahu ternyata kemudian ketemu ada banyak lift yang berpotensi masalah. Katanya pencegahan lebih baik daripada pengobatan, tapi …

  • 6
    sufehmi
    November 20th, 2007 08:43

    Pengalaman saya naik lift yang paling menyenangkan adalah lift Paternoster.
    Nyaris tidak pernah antri :) cepat, praktis, tidak bertele-tele. Dan menyenangkan :D
    .
    Kapan bisa ada di Jakarta ya.

  • 7
    imcw
    November 20th, 2007 22:36

    Ngeri juga nih dengar cerita ini, jadi takut naik lift.

  • 8
    garmin gps
    November 21st, 2007 14:13

    pak harry, pas narik tangan orang2 di dalam lift pada teriakk dong wkwkwk :D

  • 9
    ndahmaldiniwati
    November 22nd, 2007 15:24

    di rektorat ipb lbh baik milih olahraga naek tangga drpd lift yg sering macet, bagi yg ga’ menderita claustrophobia mgk bukan masalah tp temen sy nangis histeris banget .. kan yg laen jd ikut panik:-/

  • 10
    LiSan Skywalker
    November 27th, 2007 21:48

    Lift di kampus aku juga parah… Kalo udah rame trus ada yang iseng loncat-loncat langsung berhenti deh hehehehe…

  • 11
    resti vurwarin
    December 3rd, 2007 09:18

    Tempo hari serombongan anak2 TK terjebak di Monas. Saat orang tua yang sudah ada dibawah mau telpon polisi, masih dihalang2i petugas monas.
    Saya lupa persis kejadiannya seperti apa, tapi kayaknya lumayan lama anak2 itu tertahan dalam lift. sereeeeem….

  • 12
    Sheilla
    December 11th, 2007 21:07

    Jelas aja lift-nya jatuh, udah nggak layak pakai gitu. Udah terlalu tua tapi masih dipaksakan beroperasi.

  • 13
    jejen
    January 8th, 2008 18:34

    yang saya denger kabar bahwa lift yang mengakibatkan korban di ratu plaza adalah lift dengan type HYDRAULIK (lift hydraulik),yang saya tahu bahwa lift hydraulik dalam penanganannya/servicenya harus teknisi yang berpengalaman. saya rasa yang menangani lift (teknisi yg standby)kurang maksimal merawat lift tersebut.
    jangan pernah takut untuk naik lift….
    salam dari teknisi lift jejen jaenurih E-mail:jaenurih@yahoo.co.id

  • 14
    desain grafis
    January 20th, 2008 18:36

    waduh.. jakarta kota besar kok bisa ada kejadian seperti itu ya?? semoga kedepannya ada peningkatan kualitas keamanan lift di seluruh indonesia

Leave a Reply

Subscribe without commenting