Ngadino, Pembersih Jamban yang Mampu Pergi Haji

Saya telah ditampar, secara virtual, pada hari ini. Setelah membaca berita yang terlampir dibawah. Menentang semua logika & perkiraan, seorang pegawai negeri bagian kebersihan bisa pergi berangkat menunaikan ibadah haji.
Walaupun saya sudah naik haji, namun istri saya belum. Jadi masih ada “hutang” juga sebetulnya.

Mudah-mudahan saya bisa meniru teladan Pak Ngadiono ini dengan baik. Amin.

Republika - Kamis, 22 Nopember 2007
Ngadino, Pembersih Jamban yang Mampu Pergi Haji

Pekanbaru-RoL–Ngadiono (47) hanyalah seorang penjaga sekolah dasar yang menyambil sebagai pembersih jamban di sebuah pasar tradisional di Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. Tapi siapa yang menyangka petugas kebersihan ini mampu pergi haji? Sebab gaji sebagai penjaga sekolah dan upah membersihkan kakus tidaklah seberapa.

“Dia mampu karena niat dan keinginannya yang kuat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hulu Hj Efie di Ujungbatu seperti dilaporkan Antara, Kamis. Saat melepas jamaah calon haji (JCH) di lingkungan Dinas Pendidikan Rokan Hulu, Efie tidak mampu membendung air matanya, ikut menangis bersama Ngadiono, ayah tiga anak itu. Ngadiono akan berangkat ke embarkasi Batam melalui lapangan udara Pasir Pengaraiyan pada 25 November bersama 346 JCH asal Rohul.

Warga transmigran yang gigih itu merupakan pegawai negeri sipil golongan 1C sebagai penjaga SDN 002 Kecamatan Ujungbatu sejak 1993. Gaji yang kecil dan tidak cukup untuk menghidupi keluarganya tidak mematahkan semangatnya untuk pergi ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, keinginan yang telah lama tertera di hatinya.

“Saban siang, sepulang dari sekolah saya membersihkan jamban di Pasar Ujungbatu. Bertahun-tahun pekerjaan ini saya jalani dan uangnya saya kumpulkan untuk haji. Insya Allah lusa saya berangkat,” katanya dengan mata berkaca-kaca. (pur)

28 Responses to “Ngadino, Pembersih Jamban yang Mampu Pergi Haji

  • 1
    geblek
    November 29th, 2007 19:36

    weh pak haji to sampea ini mas :)
    baru tau setelah baca postingan ini

  • 2
    gamelan
    November 29th, 2007 21:28

    subhanAllah, benar2 patut diteladani semangatnya, semoga Allah merahmati pak Ngadino.

  • 3
    landy
    November 30th, 2007 06:29

    SubhanAllah

  • 4
    paydjo
    November 30th, 2007 08:55

    subhanallah, jadi ikutan merinding baca tulisan ini.
    kalo Allah sudah memanggil hambanya, gag ada sesuatu yang bisa menghalangi.

    * pengin ikutan nyusul *

  • 5
    cahyo
    November 30th, 2007 13:37

    makasih mas harry tulisannya. jadi pengen juga pergi ke sana

  • 6
    M Fahmi Aulia
    December 1st, 2007 10:41

    hmm…kisah yg serupa bisa dibaca di sini.

  • 7
    kamal
    December 1st, 2007 11:55

    duhh… kapan ya bisa berangkat haji bareng ortu

  • 8
    -tikabanget-
    December 1st, 2007 13:43

    :|
    waw..
    duh.. sayah.. kenapa sayah boros banget yah :|

    **ngaca**

  • 9
    sufehmi
    December 1st, 2007 17:14

    @geblek - iya mas. Tapi saya menolak “gelar” haji dituliskan di nama saya, karena itu tidak perlu dibanggakan. Apalagi pada saat sekarang ini, dimana banyak haji namun kelakuannya sangat jauh dari Islam.
    .
    @All - semoga semua niat baiknya dikabulkan Allah swt, amin.

  • 10
    jack admin
    December 1st, 2007 22:46

    Subhanallah, mudah2an bisa menyusul, nabungnya musti emas nih biar nilai tabungan gak turun2

  • 11
    nagabonar
    December 2nd, 2007 10:09

    Subhanallah…. Pak Ngadiono doakan saya agar bisa menyusul bapak … Thanks kang harry untuk sedikit tambahan pencerahan.

    @all-Semoga benar2 bisa menjadi teladan bagi kita semua, Amin.

  • 12
    Muhammad Subair
    December 2nd, 2007 13:26

    To Mas Harry, hehe iya gelar Haji di nama emang sepertinya di Indo aja tradisinya gitu, kenapa gak sekalian aja Pak Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji Fulan :d.

  • 13
    kus
    December 2nd, 2007 14:22

    alhamdulillah, memang kalau sudah ada niat pasti bisa! :)

    tahun kemarin aye nonton tv tentang perjuangan seorang bapak2 tukang tambal ban yang ingin naik haji, selama 20 tahun ngumpulin duit seratus duaratus perak buat naik haji, dan akhirnya bisa.

    Jadi terharu sekali,

    Tapi setelah itu acara nampilin cerita seorang Germo dan tukang nagih utang bisa naik haji setelah ngumpulin duit selama 10 bulan.

    Ugghh jadi kepikiran kalau punya uang “semua orang” bisa naik haji.

    Walau mungkin kadar “haji” nya berbeda.

  • 14
    Donny Reza
    December 3rd, 2007 03:56

    Tadinya tidak ingin percaya, tapi ternyata kasus-kasus yang sifatnya agak diluar jangkauan akal juga memang ada ya? Meskipun kasus-kasus semacam ini langka.

  • 15
    Ray
    December 4th, 2007 14:08

    Allahu akbar.. Maha besar Allah dengan segala Nikmat dan karunia-Nya.
    Alhamdulillah juga buat Njenengan yg sudah menginjak Tanah Suci.

    Memang kalo ada kemauan pasti ada jalan selama itu di dukung dengan doa dan usaha yg gigih.

    *ambil kaca dulu ah*

  • 16
    GPSMAP 76CSx
    December 5th, 2007 01:37

    salam kenal, informasi yang menarik, Trims. :)

  • 17
    junjung
    December 5th, 2007 20:10

    Waks… ini kan kejadiannya di kampung saya (kok sy baru tau skrg)

  • 18
    ndahmaldiniwati
    December 6th, 2007 10:17

    waduhhh ini bukan cuma ditampar ms, tapi di gaplok make godam. semoga bisa meneladani tindakan beliau. eh ms harry naik hajinya pas di inggris ya?? bareng pak ono & pk aji yg dr ipb itu ga’??

  • 19
    sufehmi
    December 6th, 2007 12:05

    @ndahmaldiniwati - lho kenal sama pak ono & pak aji juga tho. Terutama dengan pak ono suparno, kami sekeluarga kawan baik dengan beliau. Wah kapan bisa ketemuan lagi dengan mereka ya :)
    .
    Kebetulan saya naik haji sebelum ke Inggris, alhamdulillah. Dan mudah-mudahan bisa segera kesana lagi, kali bersama dengan istri.

  • 20
    Niat, niat dan niat serta ikhlas at echo blog
    December 7th, 2007 17:19

    [...] mebaca artikel yang ditulis mas harry sufehmi Ngadino, Pembersih Jamban yang Mampu Pergi Haji diriku ikut ditampar pake bogem virtual…. bagai mana mungkin saya mengaku muslim, cuman untuk [...]

  • 21
    auliahazza
    December 8th, 2007 20:45

    Banyak kok orang semacam bapak yang diatas, kalau sudah punya tekad, punya cita-cita pasti akan melakukannya dengan sekuat tenaga untuk mewujudkannya. Yang penting hidup hemat tapi bergizi.

    Saya sendiri sering nabung untuk niat naik haji, akhirnya kepake terus duitnya … hehehe. Dulu tergiur sama majalah masakan, buku-buku sama beli makanan yang enak-enak di benhil. Gimana yach … lewat pasar benhill … lihat makanan, lihat tukang koran. Ke toko buku, yach sepertinya semua isi toko buku itu pengen dibeli semua.

    Mudahan-mudahan naik haji walaupun ga tahu tahun kapan.

  • 22
    gpsmap 60csx
    December 12th, 2007 13:32

    Salam kenal,

    hmm… pembersih jamban aja mampu naik haji… apalagi ogut yah…

    Ternyata bukan masalah uang, kerjaan atau nasib …. tapi masalah tekad.

    Trims.

  • 23
    koeaing!
    December 15th, 2007 09:18

    Betoel poen, samoewanjah tjoeman itoe mas’alah tekad sahadja…

  • 24
    iTieq
    December 20th, 2007 14:22

    mas harry..tolonk buka http://www.indoforum.org FA nya.coz byk bgt komentar pedezz ttg rasulullah.. saya koment tp ga da pngtahuan cukup..tolonk yaa..belain kami???plizzz..
    maaf oot..

  • 25
    need gadget information
    January 20th, 2008 18:48

    Alhamdulillah semoga ada lebih banyak orang seperti Pak Ngadiono bisa berangkat haji :)

  • 26
    free nokia ringtones
    May 15th, 2008 21:45

    menggugah sekali, ayo semangat, pasti ada jalan insya Allah.

  • 27
    Duit Gratisan
    June 7th, 2008 13:37

    Wah jadi semangat nih nabungnya.. semoga bisa seperti beliau.. Amin…

  • 28
    ISKANDAR
    July 2nd, 2008 14:25

    JASA LIMBAH ISKANDAR JASA LIMBAH ISKANDAR..OK BANGET..Melayani Limbah Anda Anda SEJABOTABEK : Limbah Industri; Perkantoran; Gedung/Apartmen t; Perumahan; Sedot WC; Air Kotor; Saluran mampet;Rembesan & Bikin Septictank;juga menyediakan MESIN PENGOLAH LIMBAH Hubungi : ISKANDAR No. Tlp. 021-74631310 & 021-70492265

Leave a Reply

Subscribe without commenting