Airlines Indonesia: Umur Pesawatnya & Jumlah Kecelakaan
Membaca posting Priyadi soal airline Adam Air, jadi tahu tentang website Airfleets.net. Situs ini menyimpan banyak data-data menarik seputar berbagai airlines dan armadanya.
Berikut ini adalah data umur rata-rata pesawat di setiap airlines, serta total crash.
- Garuda Airways : 10 tahun, crash: 3
- Lion Air : 17,2 tahun, crash: 2
- Mandala Airlines : 23,4 tahun, crash: 1
- Adam Air : 18,5 tahun, crash: 1
- Bouraq Indonesia : 25,2 tahun, crash: 0
- Sriwijaya Air : 24,6 tahun, crash: 0
- Kartika Airlines : 23,7 tahun, crash: 0
- Wings Abadi Air : 22,8 tahun, crash: 0
- Batavia Air : 22 tahun, crash: 0
- Air Asia : 19,4 tahun, crash: 0
- Citilink Garuda : 15,9 tahun, crash: 0
Cukup menarik, kita bisa lihat bahwa umur pesawat yang tua bukan berarti berbahaya. Seperti kata Nofie Iman, jika maintenancenya baik dan sesuai prosedur, maka pesawat tua pun bisa saja terus beroperasi dengan aman.
Yang agak mengejutkan adalah Garuda - walaupun umur rata-rata armadanya adalah paling muda, namun paling sering crash.
Tabel ini saya kira masih bisa diperlengkap lagi, misalnya dengan jumlah total insiden per airlines. Seperti rem blong, kerusakan peralatan pesawat saat sedang terbang, dll. Justru data ini yang paling relevan saya kira; karena akan menunjukkan secara akurat bagaimana perhatian manajemen airlines terhadap perawatan armadanya.
Sayangnya, data ini sulit didapat, dan akan lebih memakan waktu untuk mengumpulkannya. Namun jika ada, maka saya kira akan dapat bermanfaat sekali.
Sebagai bonus, berikut adalah data tentang airline favorit para suporter Open Source — Linus Airways
- Linux Airways : 23,3 tahun, crash: 0
Sudah teruji reliabilitasnya selama 23 tahun - tidak pernah crash sama sekali
Sayang Bill Airlines tidak tercantum datanya di Airfleets.net, dengar-dengar armadanya berumur 20 tahun, tapi sudah ratusan kali crash. Bahaya, sebaiknya hindari sama sekali
Semoga bermanfaat.
