Translate this page :

Wudhu : hemat & cepat




03082007(001)

Originally uploaded by hsufehmi

Beberapa waktu yang lalu saya ada meeting di Plaza Senayan, sampai masuk waktu maghrib. Saya minta izin kepada hadirin, dan kemudian pergi menuju ke musholla.

Ternyata mushollanya ramai sekali, baguslah 🙂
Tetapi, ternyata ada “kemacetan” di ruang wudhu.

Yah, lagi-lagi terjadi seperti yang saya ceritakan disini.
Nyaris semua orang berwudhu dengan sangat lambat, dan dengan membuka keran air yang sebesar-besarnya. Padahal, cara wudhu Nabi saw yang sebetulnya sangat ringkas & hemat air.

Foto pada posting ini memperlihatkan peringatan di musholla di gedung Cyber. Akhirnya, ada juga pengurus musholla yang paham soal ini.
Salut kepada para pengurusnya. Moga-moga semakin banyak yang mengetahuinya.

18 Responses to “Wudhu : hemat & cepat

  • 1
    Muh. Ulinnuha
    January 21st, 2008 08:10

    Semoga mazz…
    Memang tuntunanya kita menghemat-hemat air

  • 2
    Yuda
    January 21st, 2008 09:03

    Saya juga bingung kenapa masih banyak orang yang wudhu dengan membuka keran sampai poll, padahal wudhu tidak harus dengan air yang deras. Pernah ada orang yang heran dengan cara wudhu saya yang wudhu dengan membuka keran kecil saja, bahkan dia sampai bilang “airnya masih banyak kok ga usah takut habis”. Cape deh….

  • 3
    andriansah
    January 21st, 2008 10:05

    Apalagi jika airnya kecil? Lebih lama lagi orang berwudhunya.
    SAya juga bingung ketika saya bar wudhu, dan orang sebelah saya sudah duluan berwudhu, tapi saya yang selesai duluan.

    KAdang2 ngerasa apa saya kurang cara berwudhunya? tapi ngga ah emang saya aja gak lama2 untuk berwudhu.

  • 4
    ndahmaldiniwati
    January 21st, 2008 13:58

    antrian wudhu ce’ malah lebih lama lagi ms, abis kan musti buka jlbab dikit n bebenah dulu:D
    buka kran kegedean selain ga’ hemat air juga ga’ enak coz bakal sakit kena kulit

  • 5
    funkshit
    January 21st, 2008 17:56

    klo buka keran nya dikit.. wudu nya malah jadi lama
    kan airnya ngalir nya pelan. . .

  • 6
    Donny Reza
    January 22nd, 2008 20:20

    Whew, keprihatinan yang sering saya rasakan juga. Syukurlah kalau ada yang peduli soal masalah ini.

  • 7
    milisdad
    January 25th, 2008 10:18

    Makasih mas atas postingnya.
    Saya jadi selalu ingat posting ini jika akan ambil wudhu.

  • 8
    mind.donnyreza.net » Blog Archive » Pekalah!
    January 26th, 2008 07:47

    […] Jika anda tidak mendapati kondisi di atas, silahkan berwudhlu ’sesuka’ anda!  Akan tetapi, jika satu saja kondisi terpenuhi di antara 2 kondisi di atas, antara banyak yang mengantri dan air yang kurang, sebaiknya ber-wudhlu-lah dengan cepat dan hemat! […]

  • 9
    dajal007
    January 30th, 2008 03:05

    buka kerannya ya… jangan terlalu kecil lah.
    kerannya dibuka biar air mengalir secukupnya. toh kalo pun aliran airnya deras, tangan kita ga bisa menampung air yang keluar.

    “airnya masih banyak kok ga usah takut habis”.

    hm… ga tau ya… kalo di daerah lain pada kekurangan air (jangan bilang, kan airnya ada di sini)

  • 10
    Jumadi S.A.
    April 3rd, 2008 21:56

    ‘Afwan. Ana kira, dari judul tulisan ini ada solusi. ternyata belum.
    Nah, ana ada solusi. Yaitu membuat kran air yang hemat air. tapi ana sedang butuh info dimana membuat kran air. Ana punya desainnya di kepala ana. Ana belum mau publish agar tidak keburu dicuri orang atas ilmu yang ALLAH SWt limpahkan kepada ana.

    Salam ukhuwah
    Jumadi S.A.
    0852 1903 6775

  • 11
    Duit Gratisan
    June 2nd, 2008 14:33

    Memang, kadang kita kurang bersyukur kalau lagi berlebih, tapi kalau kekurangan, kita selalu ingat Allah. Semoga dengan artikel ini ada banyak membawa kesadaran. Saya salut sama mas Harry yang masih sempat shalat ditengah acara, biasanya orang mudah lalai..

  • 12
    freebiejeebies
    January 29th, 2010 04:34

    Another good post, thank you!

  • 13
    kerja sambilan
    February 19th, 2010 18:03

    itulah manusia mau untuk kepentingan sendiri, walaupun itu untuk solat sekalipun, cabalah hemat air sedikit benar dak

  • 14
    jutawan
    February 19th, 2010 22:12

    biar mau sembayang tapi harus lihat disekeliling juda dong

  • 15
    ulfa
    May 21st, 2010 15:38

    Mari kita mulai dari diri kita sendiri sodara..
    Makasih dah mengingatkan:)

  • 16
    Emzeth
    January 10th, 2011 03:36

    ya, di sekolah tempat saya menuntut ilmu juga wudhu nya pada lama2, padahal cukup sekali saja kalau antriannya sudah panjang…

  • 17
    ide bagus
    March 2nd, 2011 00:54

    Hahaha.. Tak kirain cuma berkendara saja yang macet.. ternyata wudhu juga macet.. Wkwkwk ikin personal blog

  • 18
    pemuda85
    August 2nd, 2013 16:30

    benar gan.. terkadang orang berwudu banyak yang berlebih..
    padahal rasul melarang ummatnya berwudu dengan cara berlebihan..

    Semoga blog ini tetap eksis dan menjadi blog yang terbaik dalam memberikan informasi
    Salam kualitas dari saya gan..

Leave a Reply

 

Subscribe without commenting

            








SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Komik Indonesia Homeschooling Indonesia