Aa Gym Menjawab
Setelah heboh soal poligaminya, akhirnya Aa Gym kembali mau muncul di media massa untuk pertama kalinya.
Saya sendiri baru tahu ada interview ini. Bagi yang juga melewatkan acara ini, silahkan kita bisa tonton via Internet di website RadioDakwah.
Sepertinya menarik sekali; misalnya mengenai hikmahnya, yaitu beliau jadi bisa lebih banyak berkumpul dengan keluarganya. Mengharukan sekali, saya tahu dulu Aa Gym sering tidak tega menolak undangan sehingga kemudian memaksakan diri, sampai kesehatannya jadi cukup rapuh. Alhamdulillah sekarang jadi bisa lebih banyak berkumpul dengan keluarganya.
Juga saya dulu agak kurang senang dengan beberapa bisnisnya yang terlihat mengkultuskan diri beliau. Alhamdulillah itu juga kini sudah selesai masalahnya.
Mudah-mudahan selanjutnya dakwah beliau di masa depan bisa jadi lebih bermanfaat lagi bagi lebih banyak orang.

February 1st, 2008 08:49
Blessing in disguise ya pak…
Saya geli membaca salah satu post di Detik Forum “Jangan tonton video Aa Gym, nanti kita jadi terharu dan malah simpati…”
Halah, fakta kok ditolak…
February 1st, 2008 09:05
kasian Aa Gym, ya? saya juga heran, kenapa juga dulu orang2 ribut sendiri gara2 aa gym nikah lagi. padahal mah biarin aja, urusan dia ini
aduh, kok mau komen berkali2 error yak?
February 1st, 2008 09:26
setuju ama vavai, pasti berita ini gag laku di infotaiment,
tapi kalo sebaliknya pasti laris manis
February 1st, 2008 10:18
saya sudahnonton kick andy nya . .. :D:D
February 1st, 2008 11:51
Jadi kangen nih sama ceramahnya Aa Gym
February 1st, 2008 23:29
[...] clipped from harry.sufehmi.com [...]
February 4th, 2008 13:19
Maaf kalo keluar jalur…
Saya merasa kalo Aa Gym itu mengambil jalan “emergency exit” ketika menikah yg kedua kali. Perumpamaannya adalah spt di dalam gedung yg terbakar, pilihannya adalah mencoba memadamkan api atau keluar lewat “emergency exit”. Memadamkan api hanya bisa dilakukan bila kita adalah seorang “fire fighter” atau terlatih untuk melakukan pemadaman itu.
Tadinya saya merasa bahwa Aa adalah figur nyata “fire fighter” masa kini. Beliau saya pikir adalah org yg mampu menunjukkan bahwa godaan materi, kedudukan dan lawan jenis sebetulnya bisa ditaklukkan tanpa kita harus menjauhinya – dengan bekal ilmu tentu.
Jalan paling aman adalah tentu saja tidak membiarkan terjadinya “api”, apalagi bila kita orang awam.
Bila api itu terus membesar, maka tentu saja seorang “fire fighter” harus memadamkannya….
Maaf berkepanjangan, saya hanya merasa saya kehilangan tokoh “fire fighter” nyata masa kini…….Ternyata “fire fighter” itu memilih keluar lewat “emergency exit”.
February 5th, 2008 15:39
Saya kok tidak terlalu kaget ya sewaktu AA Gym menikah lagi? Bukan karena stereotip ustadz atau ulama yang biasanya melakukan poligami, tapi karena rasanya bukan hal yang aneh saja. ALhamdulillah, saya berkesempatan menonton 2x acara tersebut, dan masih mengikuti ta’lim rutinnya di DT. Bagaimanapun, beliau masih memiliki karisma di mata para santrinya…:-)
February 6th, 2008 18:32
saya kebetulan udah nonton acara tv nya, kalo dipikirkan emang betul jawaban aa gym, terutama soal bisnis yang mengkultuskan dirinya.
mudah-mudahan ke depan nya bisnis di group nya DT bener2 bisa independen dari figur aa gym… amin
February 11th, 2008 21:37
wah ternyata ada yang posting topik yang sama juga ya :), postingnya di sini,yup waktu itu Aa bisa dikatakan melakukan klarifikasi atas opini publik selama ini, dan isi dari perbincangannya memang menyentuh dan dimengerti…
Semangat terus buat Aa, kami rindu tausyiahmu…
Salam Kenal untuk harry.sufehmi
February 21st, 2008 08:59
memang benar apa kata antum smua. kita harus menyadari bahwa ini smua adalah sunnah kehidupan.
ADA MUALI ADA AKHIR
tapi saya yaqiiiiin klo yang haq itu aqhirnya aqan menanx
Wsslmu’alaikum
February 21st, 2008 10:45
poligami bukan sesuatu yang aib bahkan dibolehkan oleh agama hanya ada persyaratan yang sehingga pelaku poligami tidak mudah untuk menjalaninya bahkan bisa saja tdk mesti dilakukan. sy tdk mengomentari apa yang dilakukan oleh aa gym. ttp sy melihat ada sesuatu pemahaman yg salah di masyarakat bahwa poligami itu sesuatu yang aib. wss wr wb
March 5th, 2008 23:54
banyak kejanggalan dalam proses berpoligaminya aa gym. mulai dari perkataannya yang tak akan berpoligami dalam ceramah di jak-sel, tak adanya restu dari istri ketika menikah kedua kali, saksi nikah yang diundang dengan “ditodong”, anak aagym yang depresi ketika bapaknya menikah lagi, tak mendaftarkan pernikahannya di KUA sebelum pernikahan, ah banyak deh. Saya rasa sih poligami tak dipandang sebagai aib di indonesia, hanya saja memang sebagian besar rakyat belum bisa menerima secara terbuka.
March 6th, 2008 05:02
@dede - Saya rasa sih poligami tak dipandang sebagai aib di indonesia, hanya saja memang sebagian besar rakyat belum bisa menerima secara terbuka.
.
Ya itu sih sama saja dengan menganggap poligami sebagai aib
April 4th, 2008 16:28
Aa Gym itu manusia biasa, beliau juga tidak mau dikultuskan. Ada indikasi kalo fitnah2 media itu untuk menjatuhkan beliau, ya memang pekerjaan media nge”Ghibah” buat nyari duit. Aku nyaranani ke media, kalo nyari duit yang halal aja, kasian anak bini dikasih uang dari hasil ngomongin orang, ibarat ngasih bangkai manusia di makan sekeluarga. Jangan membunuh karakter para Da’i di Indonesia hanya karena uang, lihat aja musibah silih berganti karena pemerintah telah melegalisir gosip menjadi tontonan formal. Buat para bloger, hati-hati jangan nge”Ghibah” apalagi nge”Fitnah”, kalo mau ngasih masukan dan saran lakukan dengan cara yang bener jangan nyakitin. OK, terima kasih Kang Harry atas dibukanya bloger ini, semoga tidak menjadi sarana perang pemikiran yang menjurus kepada gosip.
April 12th, 2008 21:42
Aaa saya sangat merindukan tausiah MU .. , yang seperti pernah dilihat di beberapa pesawat televisi tempo hari , seperti da`wah Aa yang setiap awal bulan saya lihat di salah satu stasiun TV swasta , ribuan umat mendengar nasehat mu , Aa . Bahkan ketika saya sedang ingkar saya sering mendengar nasehatmu melalui telpon seluler sehingga sedikit demi sedikit meningkatkat ghiroh dan perjuangan saya dalam meniti jalan Allah . saya hanya bisa berdoa semoga ini adalah pilihan terbaik buat Aa dan buat umat dengan tidak menghakimi dan memvonis Aa . Saya selalu yakin bahwa apa yang Aa lakukan adalah pilihan yang terbaik yang harus ditempuh . Seperti ketika dulu Aa saya kenal dikampus dengan seragam anehnya , dengan gaya khasnya yang baru dikenal umat ini . Semoga Allah memudahkan perjuangan Aa , memperkuat semangatmu sehingga suatu saat nanti umat mendengar kembali tausiah mu . Dari salah seorang pendengar Mu.
May 3rd, 2008 09:09
Assalamu’alaikum wrwb
Mungkin kasus Aa Gym ini adalah salah satu contoh ‘dakwah pop’ di Indonesia. Seorang penceramah hanya digandrungi jika dirasa cocok dan sesuai selera. Jika sudah tidak cocok, ya dibuang saja. Persis dengan cara ‘nge-fans’ terhadap group band. Kita masih pilih- pilih dalam hal beragama dan dakwah. Jika ustad-nya ganteng, lucu, dan lain sebagainya, maka kita akan menyukainya. Jika ada ustad yang hitam, jelek, maka tidak akan populer, walaupun dia mempunyai ilmu yang tinggi, hapal Qur’an, dsb.
Hendaklah kita hanya meneladani Rasulullah SAW, beliau adalah sebaik-baik teladan. Walaupun beliau berpoligami contohnya, beliau melakukan itu semata- mata karena istri- istri beliau mempunyai keutamaan akhlak yang tinggi. Bukan karena lebih cantik, lebih mempesona dsb. Gak akan kecewa deh jika kita meneladani Rasulullah SAW.
OK Broo ..
Wassalamu’alaikum wrwb
May 30th, 2008 15:26
Ini juga karena orang Indonesia lebih tertarik pada Aa’ Gym sebagai figur, bukan ajarannya. Kalau seandainya ditanya apa salah menikah lagi dalam ajaran Islam, jawabannya tidak salah. Tapi apa salah Aa’ Gym menikah lagi, jawabannya adalah salah karena dia dianggap tidak bisa memberik contoh. Emang susah hidup di Indonesia, tapi tidak hidup juga belum tentu bahagia..
September 5th, 2008 22:44
Dengan minimnya acara siraman rohani di media, suatu saat orang akan kangen dg tausyiah AA Gym. Para ibu2 dan sebagian laki2 cuma emosional sesaat saja menyikapi langkah yg ditempuh AA Gym. AA Gym orang yg paling beruntung karena yg mendengki banyak shg pahala orang yg mendengki akan mengalir secara gratis ke dia.
September 18th, 2008 12:44
saya beragama non muslim…jujur saja saya merasa kehilangan figur dan tausiyah dari Aa Gym…..
pada saat Beliau sering Tausiyah,itu adalah siraman rohani bagi saya.sekarang sudah htidak ada lagi tausiyah yg disampaikan oleh Beliau
padahal di bulan ramadhan ini biasanya Aa sering memberikan tausiyah hampir tiap malam,dari kota-kota yg disiarkan langsung oleh stasiun TV.
sekarang sudah tidak ada lagi,smoga allah mengampuni semua yg menghujat Aa Gym karna poligaminya.