Accessibility : Problem di website XL Xplor
Tadi pagi saya perlu menghubungi sebuah perusahaan di Amerika. Biasanya saya menggunakan Esia , namun sejak kemarin Esia sedang sangat bermasalah. Pakai Skype juga bikin susah orang disana, mereka kesulitan mendengar suara saya. Entah kenapa, mungkin Skype USA sedang overload ? Karena ketika saya coba ke Skype UK, tidak ada masalah.
Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan XL. Setelah pengalaman lucu dengan sistem call center mereka, saya memilih untuk mencari informasi tersebut dari website mereka saja.
Dimulailah petualangan saya mencari tahu bagaimana cara untuk melakukan SLI (sambungan langsung internasional) dari handphone XL saya
Kesimpulan : susah euy !
Buktinya ? Silahkan lihat screenshot di posting ini …
Ya, walaupun Flash player 9 sudah terpasang di laptop Mac saya, website XL tetap ngotot agar saya memasang paling tidak Flash player versi 7. Ha ha
Dan parahnya lagi, sama sekali tidak diberikan alternatif non-flash. Jadi, pengunjung yang browsernya tidak bisa menampilkan flash 7, misalnya; yang browsing dari handphone XL
tidak akan bisa mendapatkan informasi di website mereka.
Siapa developer websitenya ini ya ? Rimbalinux, walaupun jelas tidak sepakar beberapa kawan-kawan lainnya dalam soal web development, akan selalu berusaha membuatkan website yang accessible bagi client kita. At the very least, agar bisa di index oleh Google (jadi seapes-apesnya masih bisa lah dibaca dari cache nya Google).
Dan kalau diperlukan kita juga telah membuatkan CMS (content management system) berbasis Flash - sehingga client bisa meng update sendiri website Flash nya tanpa perlu merombak ulang file flash nya sendiri — duh, tapi ini kisah nyata
barusan ada client saya yang minta tolong karena hal ini, he he.
Anyway…. setelah berjuang, akhirnya saya berhasil menemukan bahwa untuk melakukan panggilan SLI dari XL adalah dengan mengetikkan angka 01000 + kode negara + nomor telpon tujuan. Dan biayanya ke Amerika adalah Rp 25 / detik.
Moga membantu mereka yang mengalami kesulitan yang sama dengan saya ![]()


March 9th, 2008 12:17
inilah efek yg harus dikorbankan antara gaya dan aksesibilitas
March 9th, 2008 14:42
Beberapa kali pernah juga mengalami hal seperti itu, kalau yakin flash player lebih tinggi dari kebutuhan, dicoba refresh biasanya bisa.
March 10th, 2008 10:53
wah… ide menarik tuh,
saya ama teman2 dikantor memang mengembangkan cms sendiri. tapi cms untuk flash? whew.. terdengar menantang hehehhe..
lucu nih buat bahan diskusi teman2
anyway, thank buat kunjungannya mas.. atau uda harry? heheheh
March 10th, 2008 11:29
@edo - alhamdulillah ini pakar flash di kantor saya memang luar biasa. Saya tantang coding CMS pakai flash & nyantol ke MySQL, ybs langsung ladenin, he he.
.
btw bukannya lebih tua sampeyan daripada saya? Jadi mau panggil dik harry juga tidak apa
March 12th, 2008 09:54
cmsnya open gag ohm
March 13th, 2008 00:57
@paydjo - open kok. Decompile saja swf nya