Kalengbolic - solusi Internet kecepatan tinggi & murah meriah
Alhamdulillah, saya masih terus bersyukur bahwa saya sempat merasakan tinggal di lingkungan yang warganya sangat kompak, yaitu di cluster Permata 2, Bintaro. Kini terobosan terbaru dari mereka adalah Permata2Net — jaringan RT-RW net di cluster kami ini.
Dimulai dari ide beberapa warga, dan lalu digawangi oleh Pak Panji (host, induk semang dari Access Point kami) dan Pak Rufman (staf ahli, pakar Kalengbolic).
Bersama-sama dengan warga lainnya, mereka bahu membahu saling membantu membangun jaringan Permata2Net di cluster kami ini.
Untuk koneksi, digunakan Telkom Speedy unlimited. Bandwidth 384 Kbps, namun pada kenyataannya untuk situs lokal saya pernah menikmati speed s/d 680 Kbps ![]()
Ini semua hanya dengan biaya Rp 100 ribu / bulan.
Mau ?
Caranya mudah :
[ 1 ] Ada yang bersedia menjadi “host”, untuk ditumpangi access point.
Dalam hal ini adalah Pak Panji. Access Point diletakkan di atap rumahnya
dan hidup terus 24 jam.
[ 2 ] Ada yang bisa setup jaringan & antena.
Dalam hal ini adalah Pak Rufman, beliau turun langsung memberi petunjuk (bukan ala pak Harto ya
) kepada kita, dan turut serta juga membuat banyak kalengbolic / cantenna untuk warga.
Sehingga dimana seharusnya warga membeli antena grid (yang harganya > Rp 1 juta / buah), namun berkat kalengbolic / cantenna desain beliau, maka biayanya terjun bebas menjadi bahkan < Rp 40 ribu / buah
Ini baru namanya hacker
[ 3 ] Peralatan yang diperlukan :
(a) Access Point : bisa merk apa saja saya kira. Idealnya standalone / tidak perlu dipasangkan ke komputer untuk bisa berfungsi.
Yang penting adalah setup security nya - disarankan menggunakan WPA.
(b) USB wifi : di setiap kalengbolic ini ada USB wifi didalamnya. Lalu disambungkan ke komputer/laptop warga dengan kabel extension USB. Di rumah saya menggunakan kabel extension USB sepanjang 10 meter (5m x 2)
Saya pribadi bisa merekomendasikan Edimax 7318UG — ini sudah terbukti berjalan dengan baik di Linux, Windows, dan Mac. Ada kawan yang menggunakan Linksys, namun sampai sekarang belum berhasil menemukan drivernya untuk Mac OSX.
(c) Antena : cukup menggunakan kaleng
Sejauh ini tidak ada yang perlu sampai membeli antena komersial, yang harganya bisa lebih dari Rp 1 juta. Salut untuk semuanya.
(d) Anti-petir : kemungkinan akan diperlukan untuk lokasi yang rawan petir.
(e) Kekompakan warga : tanpa ini, maka siap-siap saja terjadi pembengkakan biaya proyek. Dengan saling bekerja sama, maka Permata2Net bisa terwujud dengan biaya mencengangkan (saking murahnya
)
Kemarin ini koneksi saya sempat bermasalah, ternyata karena driver yang built-in di Ubuntu (gutsy) sudah agak tua versinya. Setelah dipasang driver versi terbarunya, tidak perlu restart, langsung wusss… saya kembali bisa menikmati akses Internet dengan kecepatan tinggi di rumah.
Sekali lagi terimakasih banyak kepada kawan-kawan semuanya yang telah menjadikan Permata2Net kenyataan. Anda sekalian adalah inspirasi bagi kita semua.
Semoga terus makin kompak selalu !
Jangan lewatkan : [ Koleksi foto-foto proyek ]
Semoga bermanfaat.








April 7th, 2008 15:55
boleh nggak belajar ke sana?:D saya dan beberapa tetangga pernah mencoba juga tahun lalu. sudah beli AP mikrotik. etc. cuman waktu itu terbentur di sinyal yg lemah/tidak tertangkap di sisi client. sudah coba kalengbolic dan juga kabel usb extended … cuman belum memuaskan .. sehingga ‘proyek pertetanggaan’ itu belum lanjut lagi :(( ..
April 7th, 2008 16:00
Dulu di komplek saya juga pernah di buat jaringan make kaleng bolik, tapi lambat tuh koneksinya, akhirnya diganti aja make kabel telepon. biaya kabel di bagi sama rata antara konsumen dengan penyedia internetnya. Koneksinya cepet bgt deh.
April 7th, 2008 16:20
Kira2 Pak Rufman mau ndak jalan2 ke Kompleks Perbanas Bintaro Sektor 3A untuk memberi petunjuk…
Jadi Pengen
April 7th, 2008 16:21
Ih pak… mau dunk… saya ngekost di tamansari bandung, kuliah di ITB… kayaknya seru tuh kalo daerah kosan bisa pake konsep ini.
Btw ini coverage areanya berapa jauh pak?
April 7th, 2008 16:38
tidak dimarahi sama telkom yah ???
April 7th, 2008 17:33
Kalau sampai Permata Bintaro I nyampe ga mas Harry
mau dong ikutan hehehe. Bignet nawarin 150rb/bulan dengan 64kbps, wah hebatan Kalengbolic dong
April 7th, 2008 18:26
ah, enak sekali ada koneksi internet murah gitu. di tempat saya gak ada
April 7th, 2008 18:40
Aaakh enak sekali
kenapa gak pakai Fastnet aja? 
April 7th, 2008 20:07
100 rb per bulan itu asumsi berapa user? kalo 7 mungkin bisa saja, karena iuran speedy kalo ngk salah segitu yak?
April 7th, 2008 20:25
saya juga memakai koneksi speedy yg dibagi, cuman karena pesertanya udah banyak jadi ngga terasa cepet lagi…
April 7th, 2008 21:24
weh antenanya kaleng cantik euy
sayang saya cari dr pandangan depan ndak ada, jd ndak tau cara masang usb wifinya dg apa.
April 7th, 2008 22:01
mas harry potter, eh…maaf mas harry sufehmi tolong dong diperbarui lagi artikelnya banyak pemirsa yang penasaran nih, klao bisa berikut bajet dan detail poto2 nya, artikel anda sudah saya forward di milis asosiasi warnet, siapa tau aja bisa jadi inspirasi untuk warnet yang kurang laku, kemudian di modifikasi ke rt rw net dengan charge jam-jam an juga, bisa jalan nggak ya?
April 7th, 2008 22:20
Wah amazing deh… saya mau dong pindah kesitu
April 8th, 2008 01:50
mau donk, bisa internet murah, tapi di tempat saya belum ada APnya, ajarin donk cara buat AP dan antena kaleng bolicnya, biar kita juga bisa nikmati intenet
April 8th, 2008 06:57
kalo dibikin cabang lagi bisa nggak, misalnya kehalang tembok tetangga, terus kita bikin ap tambahan yang fungsinya menangkap sinyal dan meneruskannya kembali.
ngomong2 ap nya sudah di set pake software manajemen bandwith? supaya bandwith dibagi rata antar pemakai internet guna menghindari pemakaian bw berlebih akibat kebanyakan download?
April 8th, 2008 09:33
Huwaaaa…pengen…pengen…:((
Dalam bayangan saya berarti ada sekitar 17 - 20 orang yang terkoneksi ke AP? Bagaimana cara me-maintain kecepatan aksesnya? Di kantor saya aja yang nggak sampai 10 komputer, mejret-mejret koneksinya.
April 8th, 2008 09:38
Dalam bayangan saya ada sekitar 17 - 20 rumah yang terkoneksi ke AP? Lalu, gimana cara me-maintain kecepatannya? Di kantor saya saja yang hanya 10 komputer udah mejret-mejret begini koneksinya.
April 8th, 2008 09:48
Betul kang Herry,
Ajarin juga dong caranya yang lebih detil. Pasti banyak yang berminat nih…
Ato kasih kita link buat referensinya..
Thanks…
April 8th, 2008 10:09
Sama percis ma di komplekku, pak RT beli paket server rt rw net komplet di http://antarlangit.com trus disebar tu internet dari fastnet. bener bener murah meriah 100 ribu/bulan bisa ngenet sepuasnya n kenceng. Antena untuk user juga pake cantena (antena kaleng) pokoke mak nyus… oya gimana cara ngeblok situs yang gak baik buat anak kecil ?? atau kalo ada, yang bisa catat log buka situs apa aja. Karena anak saya dah mulai ikut ngenet jadinya khawatir
April 8th, 2008 11:05
kok speedy nya bisa sampe 680kbps pak? dikasih jamu apa? pny saya selalu mentok di 320kbps nih…
April 8th, 2008 11:26
Oom Harry, kebetulan saya ikutan ngintip sewaktu bapak2x lagi ngerakit cantenna nya (termasuk di rumah oom Harry - tante Helen bikin tahu isinya pedes banget he..he..). Sepertinya photo Access Point itu tertukar dengan photo USB WiFi nya oom Hadi - itu Linksys punya. Access Point yg dipakai juga pake Edimax yg mur-mer (Edimax EW 7206 APg), itu photonya yang dimasukkin kotak acrilyc putih ..he..he.. trus di plakban biar nggak kepanasan
April 8th, 2008 11:28
@tedi - saya sudah sampaikan ke pak Rufman (pakar Kalengbolic @ Permata2), katanya nanti beliau akan respons
.
Nanti kita coba todong beliau untuk bikin workshop saja ‘kali ya. Jurus-jurusnya beliau sudah terbukti ampuh soalnya - rumah saya yang termasuk jauh lokasinya dari access point saja masih ngebut juga kecepatan aksesnya, he he.
April 8th, 2008 11:32
@Ichsan - wah, terimakasih banyak untuk koreksinya
kecele saya, soalnya USB wifi yang saya kecil, seperti flashdisk saja.
April 8th, 2008 11:34
@gopaan - memang setup kalengbolic itu gampang-gampang susah. Ternyata ada rumus-rumusnya juga untuk mendapatkan hasil yang optimal.
.
Kemarin ini saya membaca-baca beberapa literatur seputar antena TV saja, wuih sudah lumayan ribet.
.
Syukurlah kalau sudah berhasil dengan kabel telpon. Itu saya kira menarik juga kalau bisa dibagi ceritanya kepada kita semua.
April 8th, 2008 11:39
@Wisu - cepek dulu doongg ™ Pak Ogah
.
Bagus tuh pak kalau di komplek sampeyan juga bisa muncul RT-RW net ya.
.
@Arde’est - coverage itu tergantung pada banyak faktor — interferensi (sudah berapa banyak jaringan wifi lainnya di lokasi yang sama?), LoS (line of sight), dst.
.
Di cluster saya ini masih seluas RT, jadi tidak terlalu jauh luas cakupannya sampai saat ini.
.
Tapi kawan saya ada yang pernah implementasi point-to-point di frekuensi 2.4 GHz, dan menurutnya pada kondisi ideal, ini bisa mencapai jarak yang cukup jauh (> 10 km)
.
@sueng - enggak tuh, menurut pak Panji malah layanan telkom speedy di daerah ini termasuk yang terbaik. Salut kepada tim telkom disini.
April 8th, 2008 11:46
@Anjar - mohon maaf mas, pada saat ini sudah ada 12 member, jadi oleh bapak kost pendaftaran untuk sementara ditutup dulu, agar kecepatan akses internetnya tidak menurun.
) –nah kemudian baru bisa dibuka lagi pendaftaran gelombang keduanya.
nah nanti kalau sudah masuk ke Permata 2, bisa jadi kita akan pindah kesitu juga.
.
Rencananya mungkin nanti kalau FastNet sudah masuk kesini, mungkin kita akan ambil yang high speed (1.5 Mbps? 3 Mbps
.
Nanti insyaAllah saya akan update lagi
.
@venus - itulah mbak, sampai saat ini saya masih terus bersyukur bisa dapat rumah di cluster yang warganya super kompak seperti ini, he he.
.
Jadinya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, dan tidak ada yang tidak bisa dilakukan.
.
@gagahput3ra - FastNet baru sampai di Permata 1 **lirik mas Anjar**
.
@jimmy - iuran Rp 100 ribu / bulan itu adalah dengan 12 member. Memang ada kelebihannya, tapi tidak masalah, kita ikhlas banget kalau untuk penyelenggara.
Ternyata oleh pak Panji sejauh ini malah dialokasikan untuk maintenance, misalnya saat ini sudah terkumpul dana untuk penangkal petir. Juga setelah 6 bulan nanti bisa jadi access point akan diganti dengan yang lebih bagus. Dst.
April 8th, 2008 11:51
@geblek & @jimmy — requestnya sudah saya forward ke kawan-kawan yang implementasi. Mudah-mudahan nanti beliau-beliau ini ada kesempatan untuk memaparkannya secara lebih detail.

.
Saya sendiri belum paham betul detail teknis kalengbolic, baru garis besarnya saja seperti yang sudah tertulis disini. Malah waktu instalasi kalengbolic di rumah saya, saya sendiri sedang di lokasi client, hihi (saya malu banget sama kawan-kawan yang ramai-ramai memasangkan kalengbolic saya)
.
Mengenai kalengbolic untuk tambahan pemasukan warnet, saya kira bisa sekali. Paling tidak sudah ada satu warnet di dekat sekolah anak saya yang melakukan ini.
.
@Ollie - monggo mbak, jangan lupa bilang referensinya dari saya. nanti komisi dari Bintaro akan saya salurkan ke rek.bank saya **lho**
April 8th, 2008 11:56
@jamal - saya baru pernah setup AP & client secara sederhana saja. Sekarang sudah gampang sekali kok, langsung dicoba saja.

.
Yang susah itu adalah Tuning kalengbolic. Bagaimana agar signal reception nya bisa maksimal. Ini yang saya belum tahu caranya.
.
Beberapa kawan-kawan disini ada yang tadinya sinyalnya amburadul. Begitu di tune oleh pak Rufman, speednya bisa naik sampai 100%. Dahsyat
.
@jmmy - setahu saya bisa dengan repeater. Tapi harganya mungkin agak mahal.
.
Mengenai bandwidth management, kita tidak pakai software, tapi pakai “kesepakatan”
Barusan beberapa hari yang lalu kita meeting, dan sepakat bahwa download yang besar / menghabiskan bandwidth hanya boleh dari pkl 24:00 s/d 06:00
Gentlemen’s agreement - semua setuju dan akan melaksanakannya.
.
Bagi yang tidak bisa melakukan ini di lokasinya, untuk platform Windows saya bisa menyarankan NetLimiter.com.
Untuk Linux saya masih cari yang serupa dengan ini, ada ide / info ?
April 8th, 2008 11:59
saya dah nyoba dan sudah bisa dijual dengan harga 300 ribuan
April 8th, 2008 11:59
@Donny - di lokasi kami ini sih untungnya tidak ada yang gila download sepertinya
jadi pemakaian internetnya normal semua.
.
Jadinya dibagi 12 rumah pun kecepatannya tetap tinggi.
.
@herry - mudah-mudahan nanti bisa kita penuhi requestnya, trims.
.
@tyogo - selamat juga ya
.
Untuk filter situs porno, mungkin bisa dengan mengarahkan DNS server di AP ke OpenDNS. Detail lebih lanjut bisa dibaca disini.
April 8th, 2008 12:01
@alva - wah ndak pakai jamu apapun
saya sendiri juga surprise kok. Hehehe.
.
Mungkin karena bapak kostnya tanggap. Kalau ada penurunan performa,beliau langsung kontak Speedy. Dan speedy di daerah ini juga responsnya bagus.
Pernah kecepatannya drop, lalu mereka cek. Ternyata ada masalah di sambungan koneksinya di dalam rumah tempat AP. Dibetulkan oleh teknisi Speedy, dan langsung kencang lagi.
April 8th, 2008 12:04
@dobelden — naahh, tuh kalau ada yang perlu kalengbolic, silahkan bisa langsung transaksi dengan dobelden yaa
.
Mudah2an mas dobelden berkenan membantu kawan-kawan lainnya yang memerlukan.
April 8th, 2008 12:12
wah asyik technologynya…
makasih ilmunya bang
April 8th, 2008 12:37
[...] 1. Kalengbolic Solusi Internet Kecepatan Tinggi yang murah dan meriah [...]
April 8th, 2008 13:11
Oom Harry, Ichsan tambah comment ya …..
@teddy. Untuk kabel USB Extender, disarankan gunakan yg active. Atau kalau 2 kabel, minimal satu active - satu nggak. Dan sebaiknya gunakan yg USB 2.0. Hasilnya sangat beda dg yg 1.0 atau 1.1
@Gopaan. Kalo pake 802.11b, memang signal nya kecil - maksimum 11 MBps. Tapi kalo pake 802.11g bisa ampe 54 MBps, bahkan sekarang ada yg 108 MBps. Di Permata2 ada 3 user yg bisa mentok 54 MBps. Sisanya antara 18 MBps - 48 MBps.
@Anjar. Permata 1 pasti nyampe. Tinggal ijin dari Owner he..he.. Saya pernah test dari Permata 2 bisa konek ke BTC dan bahkan ke Serpong ( 3 km lebih kali ya ..) pake kaleng Nissin 900 gr (bisa 5 - 11 MBps)
@jimmi. Bikin cabang bisa, banyak cara. (1) AP - switch - AP, (2) USB Wifi - Komputer - AP, (3) USB Wifi - Komputer - USB Wifi. Tinggal pilih sesuai dengan brg yg ada ha..ha.. Kalau mau lihat gambarnya, boleh ngintip di blog saya (alamatnya ada ama oom Harry), atau mau ke japri juga boleh ..
@tyogo. Saya juga masih anak2x kok, jadi oleh ortu nggak boleh buka situs sembarangan. Settingnya bisa dimasukkan ke Content Filter di Router, atau block address di Gateway, atau di filter aja di Browser app nya (tapi saya bisa buka lho ..)
@Ardest, Untuk AP yg omni directional, masih bisa diterima dalam jarak sekitar 5 KM , tapi receiver harus pake antennat yg matching juga. Kalo point-to-point mungkin bisa nyampe 10 KM asal pake antenna Unidirectional (mis Yagi). Saya sedang coba kembangkan antennat mur-mer model ini, ntar saya posting di blog saya dech …. ya Oom Harry …
April 8th, 2008 13:23
ditunggu workshopnya mas…
April 8th, 2008 14:37
asyik juga nih kekompakan warganya… pertahankan terus deh… karena rtrwnet konsepnya kebersamaan (kayak jalan sesama ituu)
just sharing nih, tuk sedikit variasi, kita njual antena tutuppancibolic, alias modifikasi dari tutup panci… usb yg dipakek TP-Link TL-WN321G… Insya Allah rangenya lebih jauh dari kaleng dan pointingnya mudah, coz sudut sebar sinyalnya lebih lebar…
gitu ajah, main2 deh ke blog kita.
thx dah di apruf ya mas modi
April 8th, 2008 15:41
@Ichsan - ini anaknya pak Rufman ya ?
Wah jago betul seperti bapaknya juga. Terimakasih sudah membantu menjelaskan lebih detail, saya juga jadi ikutan nambah pengetahuan. Thanks.
.
Oh iya, saya tidak bisa buka blognya Ichsan, sepertinya sih kena imbas blokiran Youtube.com ya. Jadi sementara ini baru bisa penasaran dulu.
Atau Ichsan mau om hostingkan saja blognya ? Kabari saja ya, ada beberapa domain name yang bisa Ichsan pilih.
April 8th, 2008 18:57
edimax dan peralatan lainnya beli dimana yak? maklum di daerah selalu lebih mahal ketimbang di jakarta.
April 8th, 2008 19:05
@jimmy - jogjabolic & dobelden sepertinya bisa memberikan solusi tuh. Dan harganya saya lihat juga bersaing dengan Jakarta. Silahkan dicoba
April 8th, 2008 19:23
saya kurang paham sistematis nya, ap yang dipasang itu katanya stand alone, jadi ngk perlu bantuan pc lagi? tinggal colok kabel telpon doang?
April 8th, 2008 19:51
(a) Access Point : bisa merk apa saja saya kira. Idealnya standalone / tidak perlu dipasangkan ke komputer untuk bisa berfungsi.
Yang penting adalah setup security nya - disarankan menggunakan WPA.
wpa itu apa toh? gmn cara membatasi akses hingga cuma 12 member doang?
nb : comment nya bakal banyak seperti asus eee pc tempo hari kali ya???
April 8th, 2008 19:54
artikel ini sudah di add langsung sama pakar internet Onno W.Purbo
check this out
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/RT/RW-net
April 8th, 2008 19:55
Pak Harry & para blogger, maaf baru bisa ikutan. Tapi Ichsan udah banyak jawab ya …. dia ikutan terus pada saat setting, dan bahkan bantuin test AP pertama kali …
Saya bukan pakar nich … cuma sedikit pengalaman kok, tapi ok dech saya coba jawab yg bisa aja ya ….
@teddy … Pak Teddy, coba inform ke saya peralatan apa saja yg udah dibeli (udah ada) beserta merk dan spec nya. Nanti saya coba bantu bikin gambar dan mungkin analisis kekurangannya.
@wisu … Pak Wisu silahkan datang kemari, main-main dan lihat-lihat disini. Bisa diskusi di taman depan rumah Pak Harry … tamannya pak Harry gede dan indah lho ..he..he… iya pak Harry …
@anjar … Pak Anjar, kalo memang di Permata 1 sudah masuk Fastnet, dan ada yg bersedia jadi host - kami siap bantu untuk desain, baik secara teknis maupun organisasi, baik di AP nya, infrastukturnya, atau desain untuk client … kalo cuma konsultasi aja free kok …he..he.. Bahkan saya yakin bisa di sharing sampai ke Adora/Oriana … pake antenna Yagi .. atau uni direct …
@jimmy .. Pak Jimmy, bikin cabang sich bisa (sebagaimana yg dikemukakan Ichsan), tinggal pilih yg mau dijadiin router apa … untuk peralatan, mungkin yg paling gampang pesan saja di web sitenya bh*n*k* …. sepertinya mereka bisa kirim kok.
@ardhest … Coverage untuk di Permata2 tidak terlalu jauh karena kompleks cluster kecil, mungkin terjauh nggak lebih dari 200 meter. Tapi, sebagaimana diceritakan Ichsan, antenna kita bisa menangkap beberapa AP yg jaraknya lebih dari 3 KM ….
@jamal & Herry …. untuk gambar antenna, saya kira cukup banyak ada site2x, bahkan kalkulator untuk perhitungan antenna nya pun juga ada. Tinggal pilih yg mana yg sesuai dengan peralatan yg ada … apakah kaleng lebar, kaleng panjang, wajan, tutup panci, atau bahkan kaleng kripik kentang pun bisa jadi antenna yg bagus
@tyogo .. Pak Tyogo, yg paling gampang history nya aja dipanjangin … biar kelihatan apa saja yg di buka, ntar baru diblok .. atau lebih gampang content filter …
@Pak Harry …. monggo kalau mau ada’in trainning, saya bantu sebisa saya …he..he…
April 8th, 2008 20:18
Wao, enak ya hidup di kota. TI nya murah. Saya hidup di belantara halmahera, sebagian gaji habis hanyak untuk bisa mendapat akses informasi yang cepa
April 8th, 2008 21:02
@jimmy - WPA itu adalah cara membatasi akses ke access point. Selain WPA ada juga WPE, tapi ini agak gampang dibobol.



.
btw; terimakasih untuk informasinya, wah kok bisa tahu artikel ini sudah diposting oleh pak Onno ?
.
@Rufman - terimakasih banyak pak sudah berkenan urun rembuk di rumah virtual saya
.
Mengenai taman; itu sebetulnya taman belakangnya rumah Pak Rufman. Besar & bagus sekali
.
@nasrun - sebetulnya di kota pun mahal lho. Kalau saya disuruh langganan Speedy unlimited sendiri, males juga
.
Tapi karena ini bersama-sama, jadinya ringan.
.
Nah saya kira kebersamaan ini bisa ditiru dimana saja. Misalnya di halmahera sekalipun - akses internet mahal dan cuma bisa via satellit misalnya; tidak masalah. Kumpulkan beberapa orang, maka otomatis biayanya jadi drop drastis.
.
Semoga sukses.
April 8th, 2008 21:16
Pak Harry … saya jawab lagi ya …
@Jimmy … Pak Jimmy, untuk AP nggak perlu nyambung ke komputer, kecuali pada saat setting. AP perlu nyambung ke Modem (biasanya melalui switch, tapi sekarang ada Modem yg punya UTP port - jadi bisa langsung), karena yg didistribusikan oleh AP adalah koneksi ke Internetnya.
WPA adalah salah satu bentuk enkripsi yang sampe sekarang masih susah di “tembus”. Kalau menggunakan WEP, sudah banyak alat yg bisa nge-crack nya, bahkan bisa dijalankan oleh anak kecil sekalipun (yg udah tau komputer, tentunya ..he..he..)
Untuk membatasi user, bisa gunakan pembatasan melalui MAC address di AP nya. Artinya hanya MAC address tertentu saja yg bisa koneksi ke AP. Atau batasin IP di Router nya … tapi ini juga punya kelemahan lho …. (nggak boleh diekspos ah …)
April 9th, 2008 05:18
@kang harry
yang kirim email ke pak onno saya sendiri, beliau saat ini masih di thailand
@Rufman
perlu banyak belajar dengan ente
@ichsan(1) AP - switch - AP, (2) USB Wifi - Komputer - AP, (3) USB Wifi - Komputer - USB Wifi. Tinggal pilih sesuai dengan brg yg ada ha..ha.. Kalau mau lihat gambarnya, boleh ngintip di blog saya (alamatnya ada ama oom Harry), atau mau ke japri juga boleh .. masih nggak ngerti tuh
April 9th, 2008 18:37
@Rufman… Pak Rufman, boleh saya ikut berguru juga pak, kebetulan di komplek saya Vila Dago Tol fastnet sudah masuk, ada beberapa tetangga yang ingin mendapatkan akses internet tapi cukup berat beli kabel modemnya
@Harry….mas Harry thanks info Kalengbolicnya, mudah2an bisa jadi inspirasi bikin RT/RW net di rumah
@Ichsan…Surprised, semuda ini sudah bisa menyerap ilmu dari bapaknya dan menerangkan seperti orang dewasa, kalau ga melihat blognya mungkin ga tau umur Ichsan
April 9th, 2008 18:39
Oom Harry .. ini Ichsan lagi …..
@Jimmy, Om Jimmy (1) AP-switch-AP itu maksudnya pencabangannya dengan Access point dan switch. Satu AP untuk menerima dari AP pusat yg nyambung ke internet, AP ini disambung ke Switch, dan AP yg kedua untuk memancarkan atau mencabangkan. Misalnya AP server ada di Permata 2, maka di Permata 1 kalau mau bikin cabang bisa dengan AP (menerima dari Permata 2), masuk Switch/Hub dan AP kedua untuk memancarkan lagi ke Permata 1. Untuk (2) USB Wifi yg menerima dari Permata 2, masuk ke komputer yg berfungsi sebagai proxy dan disebar ke sekitar Permata 1 dengan AP (SSID nya beda ya ..), sedangkan yg (3), baik penerima maupun pemancar ulangnya pake USB - ini murah meriah, tapi komputer yg jadi router harus nyala terus - kayak server gitu …
Saya mau posting di blog saya gambarnya, tapi kebetulan blog saya kena blokir ama Telkom (Multiply ..hik..hikk), entar saya coba di blogspot dech, atau oom Harry mau bikinin saya blog juga …ha..ha…ha…ha…. 10x
April 9th, 2008 20:48
Ternyata Multiply itu di block sama Telkom ya … karena waktu coba koneksi lewat kantor papa - pake Biznet, masih bisa kok. Tapi untuk gambar saya pindah ke blogspot aja ya .. ha..ha..ha disini lho http://ichsanni.blogspot.com/2008/04/membuat-repeater-untuk-wifi.html
April 10th, 2008 04:55
@ichsan (genius boy)
sedangkan yg (3), baik penerima maupun pemancar ulangnya pake USB - ini murah meriah, tapi komputer yg jadi router harus nyala terus - kayak server gitu …
dirumah ada pentium 2 pake win 98, apa bisa dijajal dicara yang ke-3? untuk usb wifi saya liat di netkom toko oline harganya 250 rb merk tp link, murah nggak?
ada yang lebih murah lagi?
setelah liat
http://bp3.blogger.com/_hX-aSP3cU3s/R_zGIsfnkQI/AAAAAAAAABw/0nzAe06ann8/s1600-h/AP+3.JPG
kondisinya sekarang dirumah om jimi ada internet yang online 24 jam dengan akses terbatas pake dlink modem dan switch nya ada 7 cabang, om jimi mau sharing ke tetangga dengan cara ichsan yang ke-3 yaitu usb wifi-> komputer server pentium 2 -> usb wifi. dengan asumsi ini maka om jimi harus beli usb wifi dari tempat om jimi 1 buah, tetangga om jjimi sebagai repeater harus nyiapin bahan seperti gambar (3) ? kok bisa ya usb wifi di setting sebagai access point? bisa berapa user dapetnya? setting step by step perlu dijabarkan berikut sekuritinya, rincian biaya, de el el. menarik untuk didiskusikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan pembukaan UUD 1945
April 10th, 2008 13:52
yg masih kesulitan akses RS, youtube dll gw ada SSH gratis nih, cek http://phreakaholic.wordpress.com/2008/03/03/free-ssh-account-update/
April 10th, 2008 18:30
sekaian tanya nyambung kabel jaringan itu gimana? kan jeroannya banyak banget.
April 10th, 2008 20:00
@Jimmy, om Jimmy maaf kalo Win98 Ichsan nggak tau karena belum lahir …ha..ha becanda kok. Sepertinya kalau pakai Edimax masih mendukung Win98 (di petunjuknya ada support win 98). Kalau memang Switchnya ada 7 port, kenapa tidak di sharing lewat switch saja? Kalau memang jaranya jauh, memang bagusnya pake Wifi. Dan menggunakan gambar (3) juga bisa. Kalau Edimax USB Wifi harganya sekarang sekitar 240rb, sedangkan AP nya sekitar 500 (ngintip di Bhineka). Untuk USB WiFi jadi akses point itu Ichsan yakin bisa karena sudah pernah coba. Menggunakan program yang namanya SoftAP. Detailnya bisa dilihat di blog saya http://ichsanni.blogspot.com/2008/04/setting-usb-wifi-menjadi-akses-point.html. Jumlah user kayaknya nggak kalah sama AP yg biasa. Saya sedang mau coba kalau AP dijadikan perangkat WiFi klien - kayaknya juga bisa. Ntar kalo papa libur dan sudah bisa dicoba, saya posting dech caranya. Keuntungannya …. kabel UTP lebih murah dari Kabel USB aktiv ektender.
Nyambung kabel UTP juga sangat gampang, nggak perlu pake alat (kecuali tangan) seperti solder atau tang. CUkup beli sambungannya saja. Sepertinya warnanya bebas, asal yang disambung sama2x kabel Straight. Ntar kalo sempat Ichsan upload contoh gambar sambungan kabel UTP.
April 10th, 2008 21:25
@ mr.rufman
sudah siap dengan hal semacam ini?
http://my-wifi.blogspot.com/2007/09/hacking-wireless.html
@ichsan
web blognya sudah lenyap
April 11th, 2008 07:31
@jimmy. Pak Jimmy …he.he..he.. mengganti MAC address baik di Windows atau di Linux saya kira bukanlah hal yg sulit. Apalagi yg dibanti adalah Mac Address perangkat WiFi bukan komputer nya. Mengintip Mac address orang juga tidak sulit, sepertinya cukup banyak peralatan yg bisa digunakan dan sebagian free. Salah satunya adalah Jiwire , ada juga Netslumber dan ca6. Demikian juga dengan WEP key, ternyata sangat mudah di crack dengan peralatan tsb diatas. Walaupun sudah menggunakan encyption 64 bit ata 128 bit. Mungkin yang masih agak susah adalah WPA.
Dan supaya lebih aman, sebaiknya kalau sudah selesai setting klien wifi nya dan sudah establish, SSID di AP tidak usah di broadcast. Jadi, bisa diterapkan pertahanan berlapis, seperti encryption WPA, MAC address filtering, dan non broadcast SSID. Atau kalau menggunakan komputer sebagai router - maka akan ada lebih banyak lagi tool yg bisa digunakan untuk “bertahan”, termasuk penambahan peralatab seperti RADIUS.
Berita baiknya adalah, untuk bisa melakukan sniffing dan menembus AP membutuhkan modal (komputer, perangkat wifi, tools, dan pengetahuan). Dan mudah-mudahan tidak banyak orang yang punya modal tersebut memiliki keinginan untuk ‘mendompleng’ …he…he…
Beberapa waktu yang lalu, saya (dan anak saya) sempat melakukan test untuk hot spot disekeliling lingkungan kami. Ternyata cukup banyak yg tidak dilindungi security memadai, bahkan ada yg di open (ini mungkin Hot Spot nya resto Oh L*l* dan F**d C**rt nya BTC). Ada juga beberapa sekolah internasional yg hotspot nya memiliki perlindungan sangat lemah… he …he.. dan anak saya tangannya udah gatel aja pengen coba koneksi ke sana … he…he… tapi saya cegah, ntar ditangkep ama oom r*y s***** he..he…
April 11th, 2008 16:16
Wah menarik sekali. Dulu saya pernah diceritain temen aku yang kuliah di bidang IT tentang konsep ginian. Kirain cuma isapan jempol belaka, ternyata sudah ada yang realisasi. Mas minta ijin review artikel ini di blog saya. Sumber dicantumkan kok. Thanks
April 11th, 2008 17:14
@Yasrama - silahkan mas, semua artikel saya bebas untuk disebar luaskan. Semoga bisa banyak bermanfaat
April 12th, 2008 05:42
ada yang sudah jadi tinggal pasang nih
harganya murah dapet panci pula
http://jogjabolic.wordpress.com
meskipun support dari pemerintah tidak ada. maju terus ti indonesia….Merdeka!!!
April 13th, 2008 15:37
Permata Bintaro itu yg deket Bintaro Jaya sektor berapa pak ? Rumah ortu saya sih di Camar, Sektor 3. Boleh deh kapan2 main2 kesitu
April 15th, 2008 08:57
@Affan - Permata 2 itu dekat sekolah Jepang, he he. Silahkan monggo mampir
April 15th, 2008 21:35
@ ruffman
ada referensi baru untuk exra income
http://indra.sanjaya.org/html/node/35
April 16th, 2008 08:23
[...] Ada Yang Mau Internet Cepet tapi Murah..?!?! Kalo ada pertanyaan kayak gini..pasti gw langsung yang paling pertama ngacung tinggi2..mau..mau…gimana nggak..internet kecepatan 384 kbps unlimited cuman 100 rebu/bulan..cihuiii banget gak tu?? tapi gimana caranya??yak..gw dapet nih dari blog om gw..dia udah praktekin di lingkungan perumahannya…mudah2an berguna..nih linknya [...]
April 16th, 2008 13:49
om harry bisa dipasang gak sih di daerah rumah..kan banyak petirnya tuh??
April 17th, 2008 07:08
@andini - bisa saja, yang penting ada penangkal petir yang bagus.
April 20th, 2008 14:45
Pagi ini sempat scan hot spot, dan wow …. ternyata sudah broadcast AdoraNet …. semakin ramai saja RT/RW Net di Permata Bintaro ….
April 20th, 2008 22:43
mas … bs minta no. kontaknya gak ?… si saia mohon petunjuk (harto “mode =on”)… dikasih lwt imel jg gpp … madotz@gmail.com thx om … berbagi ilmu-nya om … kekekeke
April 21st, 2008 21:49
Internet murah untuk rumahan. Time Base 85 ribu untuk 35 Jam(Aktif 45 hari), 190 ribu untuk 95 jam(Aktif 3 bulan), 330 ribu untuk 180 jam(aktif 6 bulan). Daripada ke warnet…. Chip GSM, Modem pake HP, bisa dipake diseluruh Indonesia. Kalo pulsa habis, tinggal isi ulang. Klik http://toserba.indo.cc/timebase.html
April 22nd, 2008 22:09
wah yang jogjabolic..mw coba ah murmer juga hehehe
wah ada yang promosi tuh heheh…
mas harry thx emailnya yah..
April 25th, 2008 09:37
kabel dari ap ke kompie berapa meter? buat kabel adaptor apa disambung lagi?
May 7th, 2008 12:45
@Oom Jack. Kabel dari AP ke Komputer itu kabel UTP, teorinya sich bisa sampai 100 meter. Tapi saya pernah coba hanya sampai 35 meter dan power masih bagus. Kabel adaptor sebaiknya terpisah, walaupun ada yg menyatukan tapi katanya berdampak induksi magnetik (apa ini ya …)
@Mbak Andini. Penangkal petir itu bermacam-macam. Ada yg penangkal petir beneran (pake tembaga dan sebagian ditanem di tanah sampai 10 meter lebih). Ada juga ‘anti petir’ yang bisa dipasang diperangkat antenna - artinya kalo sampai kesamber petir, yg putus cuma sekringnya saja. Ada juga ‘anti petir’ yang dipasang di kabel telepohonne, sehingga kalo kabel kena imbas petir, yang rusak cuma penangkalnya saja - tinggal copot dan ganti. Kalo tetangga ada yg udah pasang penangkal, tinggal nebeng aja …ha..ha.. Tapi kalau dalam jarak ‘radius ekor petir’ dari suatu BTS - ini yg paling bahaya …ha…ha…
May 8th, 2008 19:58
oom.. salam kenal nech, to the point aja yach. Saya pakai PCI WLAN CARD MERK ASUS,ANTENNA KALENG SUDAH TERPASANG,TAPI KOK NGGAK BISA DAPET SINYAL . MOHON BANTUANNYA DOONG,and lewat e-mail saya yach.Thanks a lot.
May 8th, 2008 23:42
om … saia .. bole ajarin bikin kalengbolic donggg .. yg terjun bebas cm 40rebu … sapa tau .. saia .. bisa mengikuti jejak om harry dkk disana .. di perumahan saia .. plss .. mode pliss = on
May 11th, 2008 10:50
bw nya ampe 600 san..pasti test bw dgn sijiwae.net yaa…
gawur itu..ngak valid
May 12th, 2008 09:06
Hallo, salam kenal ..
Dalam waktu dekat ini saya juga akan membangun AP di Tempat saya. yang saya mau tanya.
Kendala-kendala nya apa aja yah yang selama ini dialami dalam pembuatan RT/RW net semacam ini, terutama masalah yang sering muncul.
Thanks
agus h
Kharisma.net
May 12th, 2008 23:25
@dito & @madotz — agak susah memandu via email. Mungkin nanti kita coba adakan workshop saja ya? **lirik pak rufman & mas ichsan**
.
Sementara ini, bisa membaca2 berbagai artikel pak Onno Purbo seputar wajanbolic.
.
@eddy - saya test ke situs-situs seperti tuma.ui.edu, id.archive.ubuntu.com, dll
.
@agus - sejauh ini tidak ada masalah yang terjadi, alhamdulillah. Mungkin karena yang mengerjakan memang pakar di bidang ini.
May 14th, 2008 04:07
@fehmi
kalo bisa dibikin versi videonya di youtube supaya nggak salah dalam penerapannya.
May 15th, 2008 07:13
@tyogo
Saya tau cara ngeblok situs yg nggak baik buat anak. coba mas tyogo buka http://www.ichsanni.blogspot.com.
Disana ada lengkap tentang cara ngeblok situs yg nggak baik buat anak.
Disana juga ada artikel tentang usb wifi.
May 15th, 2008 12:19
@ichsan

salut buat orang tuanya yang sudah mendidik kamu…anaknya pak ruffman ya? canggih juga ini bocah…liat di blog nya sih masih segede unyil tapi kayaknya sudah bisa menggantikan bj habibie
@pak ruffman
dikasi makan apa sih anaknya?
May 16th, 2008 13:27
@Jimmy
Terimakasih banyak yaaa…. Ya, saya anaknya pak rufman.
@Dito
Mungkin karena kabelnya kurang kenceng… Atau karena kabelnya rusak …
May 18th, 2008 23:25
mas, boleh dunk link http://jogjabolic.wordpress.com di add?
link mas harry dah gw add.
trims atas perkenannya.
May 19th, 2008 01:26
@jogjabolic - halo mas, saya sudah lama tidak meng update blogroll saya karena keterbatasan waktu.
.
Mudah-mudahan bisa dimaklumi. Terimakasih.
May 30th, 2008 17:15
[...] beroperasi di unlicense band, wifi dapat dioperasikan oleh siapa saja. Mulai dari perusahaan, kafe, rt/rw-net sampai peorangan di rumah. Apalagi dengan semakin murahnya perangkat access point (AP) maupun [...]
June 1st, 2008 09:55
Oom Harry lagi setting Access Point baru ya …. Saya lagi hot spot scan kok kelihatan … oom Harry dengan chipset DLink, set di channel 1, security AES WPA2 PSK dengan key code ***** …ha..ha… (alias nggak tau …)
June 2nd, 2008 04:51
@Ichsan - oops, ketahuan deh saya, haha… di rumah saya kerja pakai laptop bisa pindah2 ruangan, malas tarik kabel, jadi saya bikin access point saja

.
passwordnya jangan di paste disini yaaa….
June 3rd, 2008 17:37
Iyaa…. siiip oom …
July 2nd, 2008 13:34
Hmm… Bisa gak yah?
Kmrn nyoba jarak 1km pake grid.. nembak sektoral blm kedetek. Tp kyknya emang LoS dulu dech yg penting.. biar konek.
July 9th, 2008 16:49
pak kalo boleh kita mau dunk cara konfigurasi nya supaya yang bisa akses ke wajan kita cuma yang daftar ke kita aja supaya nggak ada pilih kasih dan juga mbatasi banwith supaya gak nylonong aja di pake sama orang yang ngak bertanggung jawab…. yang detail ya… aku pake ubuntu 7.04…
July 10th, 2008 16:53
saya susah nangkepnya….
July 11th, 2008 15:50
Bandwidthnya yg masih mahal…
CAri Inet yg gratsi aja Nyoan dech Scan… Kmrn dapet..
Just buat ngetes aja.. Ada tulisanya klu mau baca disini…
July 15th, 2008 11:43
ada yg bisa nangkep sinyal ke malaysia gak ya ?
temen saya di kuala lumpur punya BW 10 Mbps …
kalo gak salah dia cuma bayar gak lebih dari 2 juta sebulan …
kalo di sini BW 10 Mbps bisa ditebus dengan harga hampir 10 juta kali ya ?
July 28th, 2008 08:10
@ichsan dan para ahli wifi
kalo menurut ichsan ada cara membuat usb wifi dibikin jadi akses point, yang jadi pertanyaan apa bisa 1 usb wifi dijadikan akses point sekaligus penangkap sinyal wifi (repeater) ?
July 28th, 2008 20:32
@Om Imam
Kalo satu kilo meter sich kaleng biasa juga bisa, yg penting sich memang Jarak Langsung nya (LoS) dan perhitungan resonansi gelombangnya bener. Kalo mau jauhan, coba pake Tulang Ikan (Yagi), yang punya pengarah dan pemantul, lebih bagus lagi pake Kubikel atau Yagi silang
@Om Sir ferguson
Kalo menggunakan USB Wifi menjadi Bridge (menerima dan memancarkan) saya belum pernah ketemu programnya. Karena pada saat setting, biasanya kita harus pilih antara adhoc dan AP. Tapi kalau menggunakan Access Point, memang ada pilihan apakah akan menjadi adhoc, access point, atau menjadi Bridge (menerima dan memancarkan pada saat bersamaan). Ini biasanya digunakan untuk memperluas jangkauan
@Om Borsalino
Di Indonesia 1 Mbps sekitar 850 rb (non dedicated). Kalo mau yang dedicated, 1.5 Mbps bisa rp 30 juta (Biznet)
@Om Harry
Saya dibagi Ubuntu versi 7.4 nya donk, pingin coba create Gutsi Gibon (bisa boot linux pake USB Flash?), kebetulan ada Netbook papa yang sering nganggur dirumah …
July 29th, 2008 07:21
@Ichsan - wah, sudah hampir 100 komentar! *lost focus*
:)
July 29th, 2008 07:23
@ichsan - monggo, bisa di download dari http://192.168.1.3/master/ISO/cmpc-gutsy/
.
Panduan setupnya bisa dibaca di http://192.168.1.3/master/ISO/cmpc-gutsy/INSTALL_Instructions.txt
August 8th, 2008 09:30
@fehmi & @ichsan
aoa bisa modem dsl dlink yang bisa buat ngeblok situs porno dijadikan billing prabayar under windows?
apa bisa melakukan pembatasan user dengan modem dsl?
August 13th, 2008 15:43
pak Harry, kebetulan saya pemake baru speedy dan saya ada rencana mau share koneksi speedy saya. itu share koneksi internet di kompleknya pak Harry pake speedy ofice atau speedy warnet ya ? trus apa pake proxy server atau ada manajemen bandwidth ?
August 25th, 2008 15:53
mas,usb wifi yang terbaik itu merk apa ya?maksudnya baik itu kuat nangkep sinyalnya dan ketahanannya (gak mudah panas).mohon petunjuknya.terima kasih.
September 25th, 2008 16:33
@sir alex - silahkan saya barusan membuat artikel tentang blok situs porno, tapi dari komputer linux sih (bukan modem dsl)
.
@dani - kita pakai speedy office. Koneksi di sharing via NAT. Tidak pakai manajemen bandwidth, karena alhamdulillah disini para penggunanya bisa saling bertenggang rasa (contoh: download pada malam hari, dst)
.
@ichal - usb wifi yang bisa saya rekomendasikan adalah Edimax 7318UG
.
October 3rd, 2008 21:08
sekarang saya udh pake speedy office pak. udah satu bulan mulai september kemarin. dibagi utk 8 orang. selama sebulan pemakaian ini belum muncul masalah yg aneh2 soal koneksi. kalo pemakaiannya normal, koneksinya lumayan. tapi kalo dipake bareng2 mulai deh kerasa bedanya, browsing jadi lelet bgt. paling cuman bisa dipake ym-an kalo udh mulai kumat lelet kayak gitu.rencananya bulan ini mau nyari konsumen lagi biar bisa nutup biaya utk beli server. doakan moga2 sukses ya pak….
eh, iya numpang tanya disini…kira2 bapak tau cara install ubuntu 8 lewat hard disk gak pak ? saya udh nyoba panduannya di situs ubuntu dan udah berhasil install iso versi alternate install dari hard disk drive c: format ntfs. tapi kok pas mau booting di ubuntu gak ada graphical mode kyk biasa. yg ada cuman command prompt. apa spec komputer saya yg terlalu rendah ya pak ?
spec komputer saya : processor 1,3 Ghz, vga nvidia geforce fx 5200, ram 256 MB.
kalo emang komputer saya terlalu rendah spec-nya, kira2 kalo pake xubuntu bisa kluar gui-nya gak pak ?
thx…
selamat hari raya idul fitri pak…
October 10th, 2008 13:12
update : akhirnya bisa juga nginstall ubuntu. ternyata yg kemaren waktu nginstall nggak saya kasih tanda check pilihan ubuntu desktop waktu nginstall software, jadinya ubuntu desktop gak keinstall. tapi skarang udh bisa…hehehe….
akhirnya hardy heron juga !!!
October 27th, 2008 14:34
[...] Saya bersyukur sekali bahwa di cluster saya ada akses Internet unlimited murah-meriah, hasil gotong-royong para warganya. Sudah sangat sering saya terbantu dengan fasilitas ini. Anak-anak pun jadi mendapatkan akses [...]
November 20th, 2008 01:25
salam pak bagaimana kalau di luar negeri bisa ga ? saya pengen coba ne ato bapak kasih tau cara2nya nanti saya pasarkan di sini kebetulan saya sekarang di jordania tepatnya bagaimana semoga bapak bisa membantu