SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia

Bank Muamalat : masukan untuk tim customer service

Salah satu account bank untuk bisnis saya menggunakan Bank Muamalat. Saya senang karena sangat praktis — kartu ATM muamalat bisa digunakan di nyaris SEMUA ATM yang ada di Indonesia.

Ini adalah prestasi luar biasa. Rupanya, bank muamalat berhasil menghubungkan sistem mereka dengan jaringan ATM Bersama ***dan*** jaringan ATM Prima.
Maka kartu ATM muamalat bahkan bisa digunakan di berbagai ATM BCA yang ada. Luar biasa. :D

Berbagai rekanan bisnis saya sampai bengong jadinya. Biasanya percakapannya berlangsung seperti ini :

Dia : eh minta nomor rekening BCA nya dong, nanti saya transfer
Saya : ini nomor rekening muamalat saya
Dia : lho, gak ada yang BCA ?
Saya : ini bisa ditransfer dari ATM BCA kok :)
Dia : hah?? wow ….

Sayangnya ada beberapa kekurangan minornya juga, mudah-mudahan bisa segera diperbaiki. Yaitu :

[ 1 ] Internet banking : saya sudah cek, dan ternyata sudah dalam pengerjaan. Target mereka ini akan tersedia tengah tahun 2009. Yes ! :)

[ 2 ] Masalah pada jaringan ATM Bersama : saya sering mengalami masalah pada ATM di jaringan ATM Bersama :(

Sejauh ini saya sudah kehilangan uang sekitar Rp 10 juta. Yang paling besar ketika Idul Fitri tahun lalu - uang dari rekening muamalat saya ditarik lebih dari Rp 5 juta rupiah, namun tidak sampai di tujuannya.
Belakangan saya dapat kabar bahwa jaringan ATM Bersama memang mengalami overload pada saat tersebut. Cukup banyak kasus serupa yang terjadi.

Sialnya proses pengurusannya cukup lama :( dalam kasus diatas, memakan waktu beberapa bulan.

Nah, sayangnya masalah ini kadang menjadi lebih parah dengan beberapa customer service officer di Bank Muamalat. Seperti yang terjadi pada kasus terbaru yang (lagi-lagi) melibatkan jaringan ATM Bersama.

Ceritanya, pada tanggal 31 Mei 2008, istri saya melakukan penarikan cash Rp 500 ribu sebanyak 3 kali. Namun penarikan yang ketiga tidak keluar uangnya, hanya receiptnya.

Karena sedang sibuk, istri saya baru sempat mencetak rekening bank beberapa hari kemudian.
Disitu malah lebih aneh lagi; transaksi tersebut tercatat tanggal; 2 Juni 2008. Untung bukti transaksi terus dipegang oleh istri saya.

Jadi tadi pagi ini istri saya mengkontak SalamMuamalat untuk mengadukan masalah ini. Sayangnya dialog yang terjadi kurang menyenangkan. Kira-kiranya seperti ini:

Istri saya (IS) : halo mbak, saya mau melaporkan masalah, saya menarik uang dari ATM namun uangnya tidak keluar
Salam Muamalat Officer (SMO) : baik ibu, pada tanggal berapa kejadiannya ?
IS: 31 mei, 3 kali penarikan @ Rp 500 ribu, tapi hanya Rp 1 juta / 2 kali penarikan yang keluar uangnya
IS: saya sudah cetak rekening banknya, dan disitu tercantum pada tanggal 2 juni. Tidak ada transaksi yang tercantum pada tanggal 31 mei
SMO: Lho terus bagaimana dong ?
IS: Lho, kok malah nanya ke saya ? Saya menelpon ini justru ingin menanyakan kenapa aneh begini, dan supaya uang saya bisa kembali. Saya ada pegang bukti transaksi dari ATM nya disini yang tertulis 31 mei.
SMO: (defensif) blabla…. saya juga sering kena marah customer karena kasus serupa juga… blabla

IS: (bingung dan mulai kesal) (kok malah defensif, dan bukannya mengusulkan solusi)
IS: (menjelaskan masalahnya lagi dengan panjang lebar)

IS: OK saya tidak tahu kenapa begitu, mustinya Anda yang lebih tahu & menjelaskan kepada saya. Kalau tidak tahu ya sudah, tapi yang penting bagaimana agar uang saya bisa kembali.
SMO: Baik, kami akan proses, nanti akan kami hubungi 14 hari lagi.
IS: Kalau perlu saya yang akan kontak. Tapi tolong semua informasi yang sudah saya sampaikan tadi dicatat di sistemnya ya. Di kejadian2 sebelumnya saya selalu musti mengulang lagi semua informasinya dari awal setiap kali menelpon, dan adu argumentasi yang sama lagi. Padahal di kontak berikutnya mustinya tinggal melanjutkan, ini malah mengulang-ulang terus dari awal lagi.
SMO: (kembail defensif) blabla ….
IS: (memotong pembicaraan) Maaf namanya siapa?
SMO: (menyebutkan namanya)
IS: OK, mbak XXX, saya akan kontak 14 hari lagi. Dan tolong nanti saya tinggal melanjutkan soal ini, dan tidak mengulang lagi dari awal. Terimakasih.

Ini masukan dari kami untuk Bank Muamalat. Mudah-mudahan selanjutnya pelayanannya bisa menjadi lebih baik lagi.
Terimakasih.

28 Responses to “Bank Muamalat : masukan untuk tim customer service

  • 1
    Donny Kurnia
    June 4th, 2008 11:10

    Saya juga nasabah bank Muamalat. Pernah beberapa kali mengalami kejadian penarikan uang dari ATM bersama, tapi uangnya tidak keluar. Saya biasanya langsung ke CS di kantor cabang dekat kampus. Tinggal isi formulir yang ada, dan alhamdulillah selama ini uang saya kembali lagi semuanya.

    Kalau lewat telepon, mungkin CS-nya juga lagi sibuk, karena kemungkinan yang menjawab juga sedang menangani nasabah di hadapannya yang juga lagi komplain.

    Menghadapi CS sebaiknya ga usah cerita panjang lebar. Cukup kasi info-info penting aja. Kalo emang mau cerita, mending datang langsung ke kantornya. Cerita panjang lewat telepon malah bisa bikin CS-nya binggung, masalah si nasabah sebenarnya apa sih, mau komplain apa mau curhat :)

  • 2
    sir alex ferguson
    June 4th, 2008 13:28

    kebanyakan para cso pada pinter ngeles

  • 3
    Audi
    June 4th, 2008 14:15

    Tadinya gue nasabah bank muamalat. Tapi sekarang pindah ke Bank Bukopin Syariah [fasilitasnya kayaknya lebih baik]. Alasan pake yang syariah, soalnya gak ada biaya administrasinya. Maklum duitnya dikit…. *hehehehe*

    O iya om, gimana sih cara supaya tahu kode bank seandainya mo transfer [beda bank] via atm?

    Thanx

  • 4
    rudy
    June 4th, 2008 14:25

    Saya juga mengalami hal yang kurang lebih sama. Tiga hari lalu setelah penarikan Rp. 1.500.000,- ATM saya tiba-tiba diblokir. TElpon SMO nunggu lama sampai 9 menit gal ada yang ngangkat. Mo ke cabang terdekat, di kotaku (Rembang-Jawa Tengah) gak ada. Yach terpaksa dibiarin dlu. Ato nunggu BMI berdiri di kotaku? Pusing!!!

  • 5
    Duit Gratisan
    June 4th, 2008 18:55

    Mungkin masih proses mas, sabar aja. Karena Bank Muamalat kan bisa dibilang pendatang baru, tapi prestasinya juga udah lumayan. Pasti di kemudian hari akan lebih baik…

  • 6
    Koen
    June 4th, 2008 18:58

    Kelucuannya di ATM Bersama-nya kali :).

    Aku pernah ambil 1jt via ATM Bersama. Beberapa hari kemudian cek buku, dan tercatat aku mengambil 10jt. Komplain langsung ke bank penerbit kartu, bukan bank penyelenggara ATM. Tanpa bukti secarik kertas pun. Waktu ditanya bukti, aku cuman bisa bilang “Kalau bisa dibuktikan saya bisa ambil 10jt dalam 1x ambil, berarti saya salah.”
    Uang 9jt-nya dikembalikan dalam waktu kurang dari 24 jam.

  • 7
    tazlucu
    June 4th, 2008 19:33

    @Sufehmi
    Mas, itu bukan pada jaringan ATM Bersama-nya, tetapi lebih kepada ATM bank yang tergabung pada jaringan ATM Bersama. Jaringan ini ‘hanya’ dan ‘hanya’ melewatkan data transaksi yang ada. Artinya menghubungkan pemilik kartu (bank issuer), pemilik ATM (bank acquirer) dan Pemilik Rekening Tujuan (bank destination - jika fitur yang dimanfaatkan adalah fitur transfer).
    Sehingga jika yang terjadi adalah receipt telah diterima tetapi uang tidak keluar adalah murni karena ATM bank yang digunakan sedang ada masalah.
    ATM Bersama dan jaringannya ‘tidak’ mengeluarkan ‘approval’ atas transaksi yang terjadi kecuali ‘approval’ tersebut berasal dari bank yang bersangkutan. Jika tidak dapat ‘approval’ maka transaksi tidak terjadi.

  • 8
    tazlucu
    June 4th, 2008 19:40

    @Koen
    Nah bener tuh mas, kalau ada masalah harus kontak penerbit kartu. Biasanya hal itu terjadi karena bank suka mengubah format msg-nya sehingga tidak sama dengan format msg jaringan ATM Bersama. Dan seringkali perubahan ini tanpa pemberitahuan. Makanya ada nasabah bank yang kena ‘angka ajaib’.

    Prinsipnya Jaringan ATM Bersama hanya melewatkan data transaksi yang ada, approval ada di bank bersangkutan. Dalam hal anda approval tersebut ada di bank penerbit kartu.

  • 9
    sufehmi
    June 4th, 2008 20:55

    @Donny - Menghadapi CS sebaiknya ga usah cerita panjang lebar. Cukup kasi info-info penting aja.
    .
    Iya, istri saya juga berusaha ringkas & to the point. Ngapain juga kita membuang-buang waktu kita sendiri.
    Tapi, seperti yang juga bisa Anda baca di posting saya, malah SMO nya yang curhat dan membelokkan pembicaraan kemana-mana.
    .
    Posting saya ini niatnya baik, yaitu untuk memberikan masukan. Plus dengan format blog ini memungkinkan adanya dialog yang terbuka.
    Misalnya itu sudah ada masukan dari pihak ATM Bersama (tazlucu), jadi ceritanya mudah-mudahan bisa lebih berimbang (bukan cuma melulu dari sisi saya saja :) )
    .
    Trims.

  • 10
    sufehmi
    June 4th, 2008 21:00

    @Audi - biasanya sih di setiap ATM, pada layar untuk input kode bank, ada pilihan untuk melihat daftar kode bank yang bisa dikirimi dana dari ATM tsb.
    .
    btw; OT - ada kawan saya non-muslim yang cinta berat dengan accountnya di bank syariah mandiri. Ketika saya tanya kenapa, dia malah heran, sambil menyatakan bahwa BSM itu rate bagi hasilnya adalah yang paling tinggi dari semua bank yang ada — kok ini yang muslim malah gak tahu ya ?
    Hehehe… jadi malu saya :D

  • 11
    tazlucu
    June 4th, 2008 21:06

    @Sufehmi

    Mas, saya bukan dari ATM Bersama. Cuma tahu saja dari SOP ATM Bersama. Kan ada selebaran mengenai FAQ ATM Bersama, terutama jikalau ada masalah.

    :)

  • 12
    sufehmi
    June 4th, 2008 21:07

    @Koen - bwahaha… argumen yang singkat dan sangat telak :D
    .
    Nice one sir !
    .
    Anyway, for the rest of us — selalu simpan semua struk transaksi Anda. Selembar kertas kecil itu bisa saja suatu saat bernilai jutaan rupiah ;)
    .
    Dan kadang itu juga tidak cukup - beberapa struk yang penting juga saya foto; karena beberapa mesin ATM mengeluarkan struk yang cetakannya akan hilang setelah beberapa waktu :(

  • 13
    sufehmi
    June 4th, 2008 21:22

    @tazlucu - Sehingga jika yang terjadi adalah receipt telah diterima tetapi uang tidak keluar adalah murni karena ATM bank yang digunakan sedang ada masalah.
    .
    Sebelumnya terimakasih sudah meluangkan waktu untuk menyampaikan perspektif dari sisi ATM Bersama :)
    .
    OK sekarang saya ingin klarifikasi paragraf Anda diatas - apakah maksud Anda adalah “ATM” (tempat transaksi) atau “bank” (dimana account Anda berada) ?
    .
    Terimakasih sebelumnya.

  • 14
    sufehmi
    June 4th, 2008 21:24

    @tazlucu - menyambung komentar saya sebelumnya, kalau menilik komentar Anda ini :
    .
    Dalam hal anda approval tersebut ada di bank penerbit kartu.
    .
    Sepertinya yang Anda maksud di komentar sebelumnya adalah “bank dimana account kita berada” ya ?
    .
    Trims

  • 15
    arizane
    June 5th, 2008 01:30

    jdi kepingin coba muamalat

    dari jaman SMA kepingin bgt..tapi ga jadi2 accountnya hikss!!

    mudh2an dngn adanya review ini saya mau coba ah!

  • 16
    tazlucu
    June 5th, 2008 08:22

    @Sufehmi
    ATM bank yang dimaksud pada #7 adalah ATM tempat transaksi berlangsung.
    Bank Penerbit Kartu (Issuer) berarti Bank dimana rekening kita berada.

    Untuk keamanan dan kenyamanan dalam transaksi di ATM, apabila melakukan transaksi di ATM bank apapun baik yang on us maupun off us (ATM Bersama, Rintis, Alto) selalu simpan “struk” transaksi anda minimal selama 1 bulan. Kalau bisa, jika dapat meluangkan waktu, secara berkala mencetak buku tabungan anda, sehingga dapat di telusuri jika ada masalah.

  • 17
    edratna
    June 5th, 2008 12:22

    Semoga kritikan ini membuat Bank Muamalat semakin memperbaiki diri.

  • 18
    kesehatan anak
    June 5th, 2008 22:57

    info aja, bmi juga punya produk yang namanya shar-e loh, tabungan dengan kartu atm yang bisa debit bca dll sama sperti disebut di artikel dan juga ada tambahan fitur optional asuransi full protek dari takaful kalo nasabah berminat, nanti di kartu atm nya ada tulisan ful protek. asuransinya sistem syariah, jadi seperti patungan membantu saudara yang membutuhkan.

  • 19
    BARRY
    June 6th, 2008 03:18

    Hm.. menarik sekali melihat kejadian seperti ini bisa terjadi. Apakah alat ATM tidak ada snapshot per transaksi yang bisa dijadikan audit di bank tersebut?

  • 20
    mrbambang
    June 7th, 2008 14:36

    kekurangan lain adalah, kantor cabangnya yang masih sedikit.. hehhehehe…
    Bisa sih dari kantor pos, tapi setahuku hanya untuk tabungan Shar-E sajah….

  • 21
    auliahazza
    June 13th, 2008 11:37

    uuuhhh … semuanya sama, cape deh …. mengulang terus bikin naik darah, habis biaya telepon bla-bla-bla …

    Yan g juga menyebalkan ada perusahaan skala Internasional yang ada di Jakarta, tenar lagi, sampai sekarang email saya belum dibales juga … suck aja … percuma donk buat software … :P

  • 22
    gadis
    June 15th, 2008 10:53

    liat dari pengalaman mas, pikir 2x buat buka rekening baru :) thanks infonya

  • 23
    Nurhamid
    June 23rd, 2008 23:43

    Pada tgl 25 Januari 2008 saya juga mengalami masalah seperti itu. Waktu itu saya pake BRI card di ATM BNI. Uang gak keluar tapi saldo terdebet 500 ribu. Kemudian saya komplain ke BRI dan uang saya kembali tgl 20 Februari. (lama banget ya..). Tapi gak apa, yg penting uang saya kembali. Intinya sih, masalah seperti itu ada di semua bank. Sodara saya juga pernah mengalami masalah dgn kartu Danamon di ATM Lippo.

  • 24
    numpang lwt
    July 23rd, 2008 11:39

    Mas, aku saranin aman2nya transaksi pk atm bca. aku sering gagal tuh di atm bersama, pernah duit kuliahku gak bisa ditransfer, tapi saldo kepotong. alhasil terancam kena denda (tapi untungnya bisa nglobi2 dekanat jadi gak kena denda:)

  • 25
    arby
    August 6th, 2008 10:15

    saya juga mengalami hal yg sama,kejadiannya kemaren jam 11 siang,habis pulang kuliah langsung ke ATM bersama kampus,eh tau nya ada gangguan,cari tempat lain juga gagal sampai,n akhir nya bisa narik uang d AtM bersama bukopin tau nya setelah keluar uang nya n bukti penarikan nya uang q berkurang 2X lipat,yaa karena q mahasisswa yg butuh uang untuk hidup di daerah org,mo gimana lagi langsung aza tanpa pikir panjang ke bank muamalat,q ceritakan semuanya,alhamduliilah uang q segera di transfer k ATM q,sungguh pelayanannya sangat memuasakan secara bank muamalat adalah bank islam…q bangga sebagai nasabah…? maju terus bank muamalat…

  • 26
    Djoko Adi
    September 10th, 2008 21:42

    Wah infonya bermanfaat banget nih… Saya baru 2 bulan ini jadi nasabah bank muamalat dgn produk Share’E nya.. Mudah-2 Bank Muamalat bisa berbenah deh…

  • 27
    IMAH
    October 13th, 2008 13:15

    numpang lwt nih!wah saya lagi skripsi nih!judul yang saya angkat”strategi pemasaran produk kartu Shar-e pada bank muamalat” mmmmmmmm….bnyk masukn nih yang sya dpt dari website ini.klau ada info baru ttg kartu shar-e tlg krm email k sy yac.TQYU

  • 28
    Kucing Garonk
    October 23rd, 2008 20:54

    Sy nasabah Bank BUKAN Muamalat yg sebisa mungkin menghindari ATM Bersama. Logika nya pk mobil pribadi lebih nyaman-aman-terawat ketimbang pk angkot yg dipake rame-rame. Sempet tertarik nabung di Muamalat krn return nya (yg katanya) OK & Islami banget….mudharabah, tp sempet ragu krn tiap kali mau daftar Shar-e (tp pk buku tabungan, bayar 5ribu perak), kata mereka SELALU database nya bermasalah jd tdk bs print transaction record. Database jelek…..hare geneee…. ??? Pls dech ! Perbaiki donk teknologi IT anda.
    Saran sy utk anda nasabah Muamalat, pastikan mem-print transaksi secara teratur & keep seluruhnya utk jaga-jaga sbg bukti.

Leave a Reply

Subscribe without commenting