<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sumbangan komputer bekas</title>
	<atom:link href="http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/</link>
	<description>life is a struggle - information wants to be free</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 18:27:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Toro Budiman</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-224137</link>
		<dc:creator>Toro Budiman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 09:11:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-224137</guid>
		<description>Kebiasaan bangsa kita ini adalah persoalan yang mudah dipersulit, bahkan ada jargon &quot; KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA DIPERMUDAH !&quot;. Semua masalah ini gampang banget pemecahannya, yaitu sesuai dengan perintah agama &quot;Ambil yang baik, dan buang yang buruk&quot;. Artinya, Melarang Import 100% itu tidak bijaksana tapi menerima import juga harus hati-hati dan tetap waspada. Kalau banyak MANFAATNYA, ambil. Tapi kalau banyak MUDARATNYA, tolak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebiasaan bangsa kita ini adalah persoalan yang mudah dipersulit, bahkan ada jargon &#8221; KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA DIPERMUDAH !&#8221;. Semua masalah ini gampang banget pemecahannya, yaitu sesuai dengan perintah agama &#8220;Ambil yang baik, dan buang yang buruk&#8221;. Artinya, Melarang Import 100% itu tidak bijaksana tapi menerima import juga harus hati-hati dan tetap waspada. Kalau banyak MANFAATNYA, ambil. Tapi kalau banyak MUDARATNYA, tolak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Family Guy Online</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-197269</link>
		<dc:creator>Family Guy Online</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 13:49:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-197269</guid>
		<description>Biasanya kena masalah sejak di beacukai sini Bos. Pihak beacukai minta dokumen ini itu, yg pada dasarnya minta uang pelicin. Ini nyata, hanya ada di Indonesia. Wong dikasih sumbangan koq dipersulit.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Biasanya kena masalah sejak di beacukai sini Bos. Pihak beacukai minta dokumen ini itu, yg pada dasarnya minta uang pelicin. Ini nyata, hanya ada di Indonesia. Wong dikasih sumbangan koq dipersulit.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mbahmol</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-173392</link>
		<dc:creator>mbahmol</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 05:33:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-173392</guid>
		<description>yang menghalangi pembisnis di indonesia.
para pemegang product komputer di negri ini.
kalau komputer bekas masuk....mereka kalah harga.
caranya... dia deketin pemerintah supaya mengeluarkan peraturan, melarang komputer bekas.
bodo amat anak-anak indonesia yg tidak mampu membeli komputer branded. demi dagang.....tetap bodohlah anak kita.
pakai alasan limbah...MISKIN BELAGU LO</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang menghalangi pembisnis di indonesia.<br />
para pemegang product komputer di negri ini.<br />
kalau komputer bekas masuk&#8230;.mereka kalah harga.<br />
caranya&#8230; dia deketin pemerintah supaya mengeluarkan peraturan, melarang komputer bekas.<br />
bodo amat anak-anak indonesia yg tidak mampu membeli komputer branded. demi dagang&#8230;..tetap bodohlah anak kita.<br />
pakai alasan limbah&#8230;MISKIN BELAGU LO</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Prayitno</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-160694</link>
		<dc:creator>Prayitno</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 05:03:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-160694</guid>
		<description>komputer bekas.... mengapa tidak lha wong banyak berita di TV barang black market isinya bekas dari singapura... jadi siapa sebenarnya yang menghalangi... kemajuan ?? atau bisniss..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>komputer bekas&#8230;. mengapa tidak lha wong banyak berita di TV barang black market isinya bekas dari singapura&#8230; jadi siapa sebenarnya yang menghalangi&#8230; kemajuan ?? atau bisniss..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ali</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-152134</link>
		<dc:creator>ali</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 01:45:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-152134</guid>
		<description>Komputer Bekas masih sangat dibutuhkan sekali, karena sangat banyak sekolah-sekolah yang belum mempunyal laboratorium komputer.

Saat ini ditempat saya penjualan komputer bekas masih laris manis, dan saya pernah menyalurkan komputer bekas ke 8 sekolah yang berbeda dengan total 160 unit.

Domisili saya saat ini di Medan, jika ada teman-teman yg mempunyai komputer Bekas boleh disumbangkan agar saya dapat menyalurkannya ke sekolah yang memerlukan.

Bersama kita majukan dunia komputer di Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komputer Bekas masih sangat dibutuhkan sekali, karena sangat banyak sekolah-sekolah yang belum mempunyal laboratorium komputer.</p>
<p>Saat ini ditempat saya penjualan komputer bekas masih laris manis, dan saya pernah menyalurkan komputer bekas ke 8 sekolah yang berbeda dengan total 160 unit.</p>
<p>Domisili saya saat ini di Medan, jika ada teman-teman yg mempunyai komputer Bekas boleh disumbangkan agar saya dapat menyalurkannya ke sekolah yang memerlukan.</p>
<p>Bersama kita majukan dunia komputer di Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Syafrudin Abi-Dawira</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149927</link>
		<dc:creator>Syafrudin Abi-Dawira</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 13:49:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149927</guid>
		<description>Saya juga sependapat kita sebaiknya tidak membuka keran import komputer bekas dari luar negeri, karena tinggi peluang muncul dampak sampingan yang tidak diharapkan.

Menurut saya yang perlu digalakkan adalah penyaluran komputer bekas dari perusahaan - perusahaan besar semacam PMA minyak. Selama ini kan komputer bekas mereka kurang terkordinasi penyalurannya, padahal belum benar - benar bekas, karena biasanya baru 3 tahun pakai.

Yang kemudian perlu dirintis juga adalah pembuatan komputer (bukan notebook) murah dengan spec cukup sekelas Pentium 3. Agar murah kita pakai mainboard yang onboard semuanya termasuk prosesor. Karena pakai linux, tentu kita tidak perlu harddisk, flash sudah cukup jadi lebih murah. Untuk monitor mungkin bisa pakai CRT bekas, atau menyulap dari TV. Tapi karena industri kita juga sudah bisa memproduksi TV, seharusnya masalah ini tidak sulit.
Soal harga jual, mengingat dulu saya bisa beli ECS K7SEM dengan onboard prosesor sekitar 600 ribu, seharusnya sasaran harga komputer 1 jutaan bisa tercapai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga sependapat kita sebaiknya tidak membuka keran import komputer bekas dari luar negeri, karena tinggi peluang muncul dampak sampingan yang tidak diharapkan.</p>
<p>Menurut saya yang perlu digalakkan adalah penyaluran komputer bekas dari perusahaan &#8211; perusahaan besar semacam PMA minyak. Selama ini kan komputer bekas mereka kurang terkordinasi penyalurannya, padahal belum benar &#8211; benar bekas, karena biasanya baru 3 tahun pakai.</p>
<p>Yang kemudian perlu dirintis juga adalah pembuatan komputer (bukan notebook) murah dengan spec cukup sekelas Pentium 3. Agar murah kita pakai mainboard yang onboard semuanya termasuk prosesor. Karena pakai linux, tentu kita tidak perlu harddisk, flash sudah cukup jadi lebih murah. Untuk monitor mungkin bisa pakai CRT bekas, atau menyulap dari TV. Tapi karena industri kita juga sudah bisa memproduksi TV, seharusnya masalah ini tidak sulit.<br />
Soal harga jual, mengingat dulu saya bisa beli ECS K7SEM dengan onboard prosesor sekitar 600 ribu, seharusnya sasaran harga komputer 1 jutaan bisa tercapai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kampus Populer</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149588</link>
		<dc:creator>Kampus Populer</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 09:23:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149588</guid>
		<description>Komputer bekas
Itu sah2 saja sepanjang memang untuk kepentigan kemajuan pendidikan, dan jalur pemasukannya benar adanya tidak ada pihak yang bermain curang dan tidak diboncengin dengan pihak politik yang tidak berkepentingan dan hanya bisa cuap2 doank tapi prakteknya NOL bukankan hal itu sudah menjadi tradisi di negeri tercinta kita ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komputer bekas<br />
Itu sah2 saja sepanjang memang untuk kepentigan kemajuan pendidikan, dan jalur pemasukannya benar adanya tidak ada pihak yang bermain curang dan tidak diboncengin dengan pihak politik yang tidak berkepentingan dan hanya bisa cuap2 doank tapi prakteknya NOL bukankan hal itu sudah menjadi tradisi di negeri tercinta kita ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wawan</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149587</link>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 09:23:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149587</guid>
		<description>kalau komputer bekasnya masih hidup tentu masih bisa dimanfaatkan, kalau sudah tewas mau diapakan dong.
Kebanyakan komputer bekas dibawah pentium sudah tdk bisa dimanfaatkan lagi alias tewas, tentunya komputer ada expirednya juga lho</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau komputer bekasnya masih hidup tentu masih bisa dimanfaatkan, kalau sudah tewas mau diapakan dong.<br />
Kebanyakan komputer bekas dibawah pentium sudah tdk bisa dimanfaatkan lagi alias tewas, tentunya komputer ada expirednya juga lho</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: emhate pratama</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149511</link>
		<dc:creator>emhate pratama</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 22:22:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149511</guid>
		<description>komputer bekas.....
yayasan yg mengelola madrasah n pesantren saya aja masih perlu komputer walaupun bekas, karena anggaran utk beli yg baru itu nggak ada. dengan diberikan operating sistem yg open source saya sangat mendukung sekali, karena banyak guru2 madrasah yg tidak tahu bahwa operating sistem jendela?????? yang umumnya dipakai di madrasah2 adalah illegal. mereka bahkan menganggap lumrah....? 
kini bila ada pembelian komputer baru, saya minta mereka instal operating sistem yang legal atau open source ------ saya rekomen ubuntu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>komputer bekas&#8230;..<br />
yayasan yg mengelola madrasah n pesantren saya aja masih perlu komputer walaupun bekas, karena anggaran utk beli yg baru itu nggak ada. dengan diberikan operating sistem yg open source saya sangat mendukung sekali, karena banyak guru2 madrasah yg tidak tahu bahwa operating sistem jendela?????? yang umumnya dipakai di madrasah2 adalah illegal. mereka bahkan menganggap lumrah&#8230;.?<br />
kini bila ada pembelian komputer baru, saya minta mereka instal operating sistem yang legal atau open source &#8212;&#8212; saya rekomen ubuntu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: the phenomenon</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149386</link>
		<dc:creator>the phenomenon</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 09:43:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149386</guid>
		<description>Buat saya, dengan adanya komputer bekas malah bagus. Anak indonesia pinter dan orang indonesia akan dipaksa mencari solusi sumber energi listrik lainnya.

Semua kan demi kemajuan anak negeri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat saya, dengan adanya komputer bekas malah bagus. Anak indonesia pinter dan orang indonesia akan dipaksa mencari solusi sumber energi listrik lainnya.</p>
<p>Semua kan demi kemajuan anak negeri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ajo</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149374</link>
		<dc:creator>ajo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 09:00:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149374</guid>
		<description>komp bekas...
bener kata mas tuh... kita tidak boleh menolak  n  tidak boleh juga menerima mentah.. harus di filter. sebab setiap niat baik selalu aja akan ada niat jahat yang membonceng...
karena nila setitik rusak susu sebelanga. iay ga mas...
untuk indonesia saya  lihat kita dah punya teori sistem yang ga kalah lha dibanding luar negeri... apa aja deh. mulai politik,IT,pendidkam dll. kelemahan kita hanya ada pada KONTROL. gimana cara dari masuk mpe keluar tuu sama???? dari awal mpe akhir sama???? cuman ini yang jadi masalah...... sehingga terjadi pro dan kontra..... termasuk tuh menerima komp bekas.... smuaa alsan bisa dimainin...pinter2 mulut politisi ngomong aja lagi :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>komp bekas&#8230;<br />
bener kata mas tuh&#8230; kita tidak boleh menolak  n  tidak boleh juga menerima mentah.. harus di filter. sebab setiap niat baik selalu aja akan ada niat jahat yang membonceng&#8230;<br />
karena nila setitik rusak susu sebelanga. iay ga mas&#8230;<br />
untuk indonesia saya  lihat kita dah punya teori sistem yang ga kalah lha dibanding luar negeri&#8230; apa aja deh. mulai politik,IT,pendidkam dll. kelemahan kita hanya ada pada KONTROL. gimana cara dari masuk mpe keluar tuu sama???? dari awal mpe akhir sama???? cuman ini yang jadi masalah&#8230;&#8230; sehingga terjadi pro dan kontra&#8230;.. termasuk tuh menerima komp bekas&#8230;. smuaa alsan bisa dimainin&#8230;pinter2 mulut politisi ngomong aja lagi <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Info Beasiswa</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149341</link>
		<dc:creator>Info Beasiswa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 06:25:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149341</guid>
		<description>Komputer bekas apa malah ndak boros listrik.. Indonesia kan lagi krisis energi.. Indonesia memang tempat sampah.. LoL</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komputer bekas apa malah ndak boros listrik.. Indonesia kan lagi krisis energi.. Indonesia memang tempat sampah.. LoL</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dedhi</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149335</link>
		<dc:creator>Dedhi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 06:04:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149335</guid>
		<description>Mungkin supaya tidak dianggap sampah, bisa dibatasi produk yang boleh diimport adalah yang masih dalam masa support oleh produsennya (jadi belum EOSL), tapi sudah tidak dijual lagi (jadi sudah EOL). Atau kalo malah belum EOL, lebih bagus lagi.
Otomatis juga kudu branded dari enterprise provider, bukan whitebox PC</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin supaya tidak dianggap sampah, bisa dibatasi produk yang boleh diimport adalah yang masih dalam masa support oleh produsennya (jadi belum EOSL), tapi sudah tidak dijual lagi (jadi sudah EOL). Atau kalo malah belum EOL, lebih bagus lagi.<br />
Otomatis juga kudu branded dari enterprise provider, bukan whitebox PC</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwin</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149317</link>
		<dc:creator>Iwin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 04:29:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149317</guid>
		<description>Sebenarnya yang terjadi bukan menolak sumbangan komputer bekas, namun yang terjadi adalah: jika keran untuk impor barang bekas dibuka, maka banyak yang memanfaatkan keran tersebut untuk memasukkan sampah.  Ini kan kondisi serba salah.  Yang berguna sedikit, yang tidak berguna malah sebukit.

Yang paling parah adalah aparat kita, yang direcoki nanti adalah yang benar, bukan yang memasukkan sampah.  Ini saya alami sendiri ketika tahun 2000 memasukkan komputer bekas sumbangan dari Rotary Club untuk sekolah-sekolah di Makassar.  Ada setahun lebih sebuah kamar di rumah saya di segel oleh pihak Bea Cukai hanya karena kami ngotot tidak mau memberikan satu buah komputer pun ke pihak yang tidak berhak.

So, kesimpulannya adalah: pragmatisme terhadap persoalan.  Ini makanya saya dan teman-teman yang menolak komputer bekas mengatakan: jika ingin menyumbang, jangan yang bekas, tapi yang baru saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya yang terjadi bukan menolak sumbangan komputer bekas, namun yang terjadi adalah: jika keran untuk impor barang bekas dibuka, maka banyak yang memanfaatkan keran tersebut untuk memasukkan sampah.  Ini kan kondisi serba salah.  Yang berguna sedikit, yang tidak berguna malah sebukit.</p>
<p>Yang paling parah adalah aparat kita, yang direcoki nanti adalah yang benar, bukan yang memasukkan sampah.  Ini saya alami sendiri ketika tahun 2000 memasukkan komputer bekas sumbangan dari Rotary Club untuk sekolah-sekolah di Makassar.  Ada setahun lebih sebuah kamar di rumah saya di segel oleh pihak Bea Cukai hanya karena kami ngotot tidak mau memberikan satu buah komputer pun ke pihak yang tidak berhak.</p>
<p>So, kesimpulannya adalah: pragmatisme terhadap persoalan.  Ini makanya saya dan teman-teman yang menolak komputer bekas mengatakan: jika ingin menyumbang, jangan yang bekas, tapi yang baru saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iman</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149304</link>
		<dc:creator>Iman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:18:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149304</guid>
		<description>Biasanya kena masalah sejak di beacukai sini Bos. Pihak beacukai minta dokumen ini itu, yg pada dasarnya minta uang pelicin. Ini nyata, hanya ada di Indonesia. Wong dikasih sumbangan koq dipersulit.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Biasanya kena masalah sejak di beacukai sini Bos. Pihak beacukai minta dokumen ini itu, yg pada dasarnya minta uang pelicin. Ini nyata, hanya ada di Indonesia. Wong dikasih sumbangan koq dipersulit.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Affan</title>
		<link>http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-25-1714/#comment-149292</link>
		<dc:creator>Affan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 02:40:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://harry.sufehmi.com/?p=1714#comment-149292</guid>
		<description>Saya pengennya sih malah ada sumbangan komputer baru, tapi yang sudah cukup green (definisi green saya sih power consumption nya &lt; 150 watt), misalnya Mac Mini, Dell Studio Hybrid http://www.dell.com/content/products/productdetails.aspx/desktop-studio-hybrid?c=us&amp;cs=19&amp;l=en&amp;s=dhs&amp;ref=homepg , Acer Veriton L460 http://www.acer.com.sg/products/veritonL460/ dan HP Compaq dc7800 http://h10010.www1.hp.com/wwpc/us/en/sm/WF25a/12454-12454-64287-321860-3328898-3459242.html

:) 

Dikaitkan dgn komputer bekas, kita juga di kampus2 di Indonesia mestinya juga punya masalah utk merecycle komputer2 bekas ini, sebab barang2 bekas ini totally waste, ngabis2in listrik, susah dimanage (cuma bisa diinstall Windows 2000 maksimum, sementara driver &amp; update sudah nggak ada) sementara performa kerja nya rendah. Kalau ada lembaga recycling komputer yg kerjaannya menampung komputer2 bekas dari organisasi dalam negeri mestinya menarik. Tapi kalau urusan birokrasi/policy nya sih saya nggak tahu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pengennya sih malah ada sumbangan komputer baru, tapi yang sudah cukup green (definisi green saya sih power consumption nya &lt; 150 watt), misalnya Mac Mini, Dell Studio Hybrid <a href="http://www.dell.com/content/products/productdetails.aspx/desktop-studio-hybrid?c=us&amp;cs=19&amp;l=en&amp;s=dhs&amp;ref=homepg" rel="nofollow">http://www.dell.com/content/products/productdetails.aspx/desktop-studio-hybrid?c=us&amp;cs=19&amp;l=en&amp;s=dhs&amp;ref=homepg</a> , Acer Veriton L460 <a href="http://www.acer.com.sg/products/veritonL460/" rel="nofollow">http://www.acer.com.sg/products/veritonL460/</a> dan HP Compaq dc7800 <a href="http://h10010.www1.hp.com/wwpc/us/en/sm/WF25a/12454-12454-64287-321860-3328898-3459242.html" >http://h10010.www1.hp.com/wwpc/us/en/sm/WF25a/12454-12454-64287-321860-3328898-3459242.html</a></p>
<p> <img src='http://harry.sufehmi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Dikaitkan dgn komputer bekas, kita juga di kampus2 di Indonesia mestinya juga punya masalah utk merecycle komputer2 bekas ini, sebab barang2 bekas ini totally waste, ngabis2in listrik, susah dimanage (cuma bisa diinstall Windows 2000 maksimum, sementara driver &amp; update sudah nggak ada) sementara performa kerja nya rendah. Kalau ada lembaga recycling komputer yg kerjaannya menampung komputer2 bekas dari organisasi dalam negeri mestinya menarik. Tapi kalau urusan birokrasi/policy nya sih saya nggak tahu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
