Translate this page :

Terimakasih, pak Polisi !

Tadi malam sekitar pukul 00:15, saya sedang mengemudikan mobil di daerah Tangerang. Baru kembali dari airport, silaturahmi dengan kawan lama dari Inggris. Jalanan cukup sepi, jadi saya bisa mengemudi dengan tenang. Anak-anak sudah lelap semua di bangku belakang – yang diratakan, sehingga bagasinya menjadi luas; dan tadinya adalah tempat bermain mereka.

Tiba-tiba, ada lampu merah yang diayun-ayunkan di depan saya. Karena kaget, mobil saya hentikan agak mendadak, walaupun sebetulnya jaraknya masih jauh. Ternyata ada beberapa polisi yang sedang berada di tengah jalan. Oh, sepertinya ini razia.

Saya buka kaca dan menyapa polisi yang menghentikan kami, “Ada apa pak?”. Dijawab oleh beliau, “Bisa saya cek surat-suratnya pak? Juga tolong hidupkan lampu dalamnya”.
Karena mobil berhenti mendadak, posisinya agak ke tengah jalan. Saya tanya, apakah perlu dipinggirkan dulu? Mungkin karena sudah tengah malam dan jalanan sepi, petugas polisi tsb menjawab tidak apa / tidak perlu.

Saya berikan STNK & SIM saya, dan lalu lampu dalam saya hidupkan. Beberapa anak-anak bergeser dari posisinya. Helen terbangun dan juga kaget melihat saya dihentikan polisi. Saya cengar-cengir ๐Ÿ™‚

Surat-surat beres, dan isi mobil tidak ada yang mencurigakan, maka kami dipersilakan untuk berjalan kembali. Saya pamit sambil mengucapkan terimakasih.
Sepertinya petugas tersebut agak terkejut. Raut mukanya agak letih. Saya cuma bisa membayangkan bagaimana kalau saya disuruh bertugas di tengah malam, di tengah jalan, seperti itu juga.

Saya ucapkan alhamdulillah masih ada petugas / institusi yang peduli. Saya jelaskan ke Helen, bahwa dengan sering razia seperti itu, mudah-mudahan orang-orang jadi tergerak untuk mengemudi dengan baik. Paling tidak, melengkapi surat-suratnya.

Selain itu, jika dilakukan cukup sering, juga bisa membantu mengurangi kejahatan.
Kebetulan di malam sebelumnya, ada sebuah mobil kami yang pada pagi hari ditemukan sudah terbuka pintu depannya. Untungnya, mobil tersebut dilengkapi dengan sebuah killswitch – sebuah tombol tersembunyi yang harus diaktifkan terlebih dahulu, agar mobil tersebut bisa di starter. Maling amatir itu jadinya gagal menggondol mobil tersebut ๐Ÿ™‚

Anyway, kalaupun mobil tersebut berhasil digondol, tapi kemudian maling tersebut bertemu tim razia, maka tentu usahanya tersebut akan jadi gagal.

Di daerah Tangerang sepertinya cukup sering diadakan razia seperti ini. Demikian juga sekitar daerah Senen, saya sudah beberapa kali bertemu razia seperti itu sekitar pukul 3 pagi.
Setiap kali saya dihentikan adalah sedang dalam keadaan letih, namun saya selalu ucapkan terimakasih. Karena saya tahu bahwa saya sendiri tidak mampu ditugaskan di tengah jalan di tengah malam seperti itu, sambil menghadapi para pengendara yang cemberut karena kenyamanannya berkendara terganggu.

Terimakasih para Bapak Polisi. Semoga bisa terus semakin baik dalam menjalankan tugas-tugasnya.

75 Responses to “Terimakasih, pak Polisi !

Leave a Reply

 

Subscribe without commenting

            








SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Komik Indonesia Homeschooling Indonesia