SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia

Archive for April 7th, 2008

Kalengbolic - solusi Internet kecepatan tinggi & murah meriah

Alhamdulillah, saya masih terus bersyukur bahwa saya sempat merasakan tinggal di lingkungan yang warganya sangat kompak, yaitu di cluster Permata 2, Bintaro. Kini terobosan terbaru dari mereka adalah Permata2Net — jaringan RT-RW net di cluster kami ini.

Kalengbolic @ my house
Kalengbolic
di rumah saya

Dimulai dari ide beberapa warga, dan lalu digawangi oleh Pak Panji (host, induk semang dari Access Point kami) dan Pak Rufman (staf ahli, pakar Kalengbolic).
Bersama-sama dengan warga lainnya, mereka bahu membahu saling membantu membangun jaringan Permata2Net di cluster kami ini.

Untuk koneksi, digunakan Telkom Speedy unlimited. Bandwidth 384 Kbps, namun pada kenyataannya untuk situs lokal saya pernah menikmati speed s/d 680 Kbps :D
Ini semua hanya dengan biaya Rp 100 ribu / bulan.

Mau ?

Caranya mudah :

[ 1 ] Ada yang bersedia menjadi “host”, untuk ditumpangi access point.
Dalam hal ini adalah Pak Panji. Access Point diletakkan di atap rumahnya ;) dan hidup terus 24 jam.

Pak Rufman
in action

[ 2 ] Ada yang bisa setup jaringan & antena.
Dalam hal ini adalah Pak Rufman, beliau turun langsung memberi petunjuk (bukan ala pak Harto ya :) ) kepada kita, dan turut serta juga membuat banyak kalengbolic / cantenna untuk warga.

Sehingga dimana seharusnya warga membeli antena grid (yang harganya > Rp 1 juta / buah), namun berkat kalengbolic / cantenna desain beliau, maka biayanya terjun bebas menjadi bahkan < Rp 40 ribu / buah
Ini baru namanya hacker ;)

Access Point
di bekas tutup CD

[ 3 ] Peralatan yang diperlukan :

(a) Access Point : bisa merk apa saja saya kira. Idealnya standalone / tidak perlu dipasangkan ke komputer untuk bisa berfungsi.
Yang penting adalah setup security nya - disarankan menggunakan WPA.

(b) USB wifi : di setiap kalengbolic ini ada USB wifi didalamnya. Lalu disambungkan ke komputer/laptop warga dengan kabel extension USB. Di rumah saya menggunakan kabel extension USB sepanjang 10 meter (5m x 2)

Bapak Kos Access
Point kita, Pak Panji

Saya pribadi bisa merekomendasikan Edimax 7318UG — ini sudah terbukti berjalan dengan baik di Linux, Windows, dan Mac. Ada kawan yang menggunakan Linksys, namun sampai sekarang belum berhasil menemukan drivernya untuk Mac OSX.

(c) Antena : cukup menggunakan kaleng :) Sejauh ini tidak ada yang perlu sampai membeli antena komersial, yang harganya bisa lebih dari Rp 1 juta. Salut untuk semuanya.

(d) Anti-petir : kemungkinan akan diperlukan untuk lokasi yang rawan petir.


Sebuah kalengbolic mengintip
genit dari balik rumah

(e) Kekompakan warga : tanpa ini, maka siap-siap saja terjadi pembengkakan biaya proyek. Dengan saling bekerja sama, maka Permata2Net bisa terwujud dengan biaya mencengangkan (saking murahnya ;) )

Kemarin ini koneksi saya sempat bermasalah, ternyata karena driver yang built-in di Ubuntu (gutsy) sudah agak tua versinya. Setelah dipasang driver versi terbarunya, tidak perlu restart, langsung wusss… saya kembali bisa menikmati akses Internet dengan kecepatan tinggi di rumah.

Sekali lagi terimakasih banyak kepada kawan-kawan semuanya yang telah menjadikan Permata2Net kenyataan. Anda sekalian adalah inspirasi bagi kita semua.
Semoga terus makin kompak selalu !

Jangan lewatkan : [ Koleksi foto-foto proyek ]

Semoga bermanfaat.

Hacker atau Cracker ??

Ada saja pakar IT yang terus keliru (bahkan sekedar) membedakan antara hacker dengan cracker. Wawancara terakhir dengan ybs malah dengan terang-terangan menghasut aparat untuk menciduk para aktivis hacker yang akan muncul di acara pertemuan dengan Menkominfo malam ini.

Padahal Menkominfo sendiri sudah mengembangkan tangan untuk menyambut para hacker tersebut. Beliau paham bahwa dialog dan kerjasama adalah kunci sama untuk kemajuan.

Mas Romi sudah dengan gamblang menjelaskan mengenai apa itu hacker.
Mudah-mudahan pakar kita ini mendapat kesempatan untuk membaca dan memahaminya juga.

Dan terus terang, tanpa hacker, maka kita tidak akan bisa menikmati dunia komputer yang sedemikian canggihnya pada saat ini.
Ini sudah diakui sejak tahun 1984. Pakar kita sepertinya meloncat dari tahun 1983 ke masa kini, sehingga artikel tersebut terlewat dari perhatiannya :)

Maju terus Hacker Indonesia !

PCMAV v1.1 + ClamAV

Terlampir adalah paket PCMAV 1.1 (plus patch terbaru) dengan ClamAV versi terbaru (7 April 2008). Paket ini bisa mendeteksi lebih dari 245.000 virus lokal maupun luar negeri.

[ Download PCMAV v1.1 + ClamAV disini ]

Dengan download paket ini, maka berarti Anda telah setuju dengan lisensi PCMAV :

PCMAV tidak dinyatakan sebagai program yang bersifat public-domain
(milik publik) maupun freeware (tanpa biaya), tetapi Anda bebas
menggunakan dan menyebarluaskan program ini secara UTUH dan LENGKAP
(termasuk file README.TXT ini) tanpa dikenakan biaya apapun
sepanjang PCMAV tidak disertakan bersama dengan materi yang
melanggar hukum dan ketentuan program seperti yang akan dijelaskan
pada bagian ini ditaati.

PCMAV dan seluruh program antivirus buatan Majalah PC Media
diizinkan untuk pemakaian tunggal oleh pemilik Majalah PC Media
pada edisi yang menyertakannya, baik itu pemilik perorangan maupun
badan hukum pada satu lokasi. Selain itu, program ini juga diizinkan
untuk pemakaian di komputer pribadi/rumah, lembaga nirlaba atau
lembaga pendidikan yang dibiayai oleh negara/lembaga nirlaba.

DILARANG KERAS MENGGUNAKAN DAN ATAU MEMANFAATKAN PCMAV VERSI INI DI
SEBUAH LOKASI LINGKUNGAN BISNIS ATAU YANG BERORIENTASI PROFIT TANPA
MEMILIKI SECARA SAH EDISI MAJALAH PC MEDIA YANG MEMUAT RILIS PCMAV
YANG DIMAKSUD.