SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia

Archive for May 7th, 2008

Dicari: Kandidat “Habibie Technology Award”

Saya mendapat informasi ini dari kawan di ISNET. Jika Anda mengetahui orang yang layak untuk mendapatkan penghargaan ini, segera kontak Bpk. Djoko Karmiadji di dkarmiadji@rocketmail.com

Informasi selengkapnya :

From: Djoko Karmiadji

BPPT akan menganugerahkan BJ Habibie Technology Award kepada individu-individu yang berjasa di bidang teknologi bagi Indonesia. Kami mencari kandidat penerima Award untuk bidang otomotif, mekatronika dan material.

Kami berharap untuk mendapatkan masukan nama-nama kandidat yang akan diusulkan dengan penilaian yang mengacu pada 5 azas Inovasi, yaitu:

1. Azas Penemuan (invention)

2. Azas Kreatif

3. Azas efisien dan effektif

4. Azas nilai tambah

5. Azas manfaat.

Sedangkan kriteria penilaian terhadap kelima azas tersebut meliputi:

1. State of the art

Tingkat keunggulan dan keterkinian teknologi dari produk teknologi yang diusulkan.

2. Size of impact

Besarnya dampak / cakupan pengaruh hasil produk teknologi pada tahapan pengembangan teknologi (R,D,E & O).

3. Degree of complexity

Derajat kompleksitas atau banyaknya faktor berpengaruh dan/atau variabel-variabel yang perlu diperhitungkan untuk menghasilkan produk teknologi.

4. Amount of effort.

Jumlah upaya atau seberapa besar/sulit/keras upaya yang dibutuhkan dalam kegiatan perekayasaan.

5. Degree of maturity

Derajat Kematangan dari produk teknologi ditinjau dari phase/tahap pengembangan teknologi (initial-stage, development-stage & mature-stage)

6. Originality

Keorisinilan hasil produk teknologi (hasil pengembangan atau ide baru)

7. Uniqueness

Keuinikan produk teknologi.

8. Degree of advantage

Derajat kemanfaatan produk teknologi sebagai problem solver dan/atau kemampuan produk teknologi dalam mingkatkan daya saing produk pengguna dan kemampuan sebagai pengungkit ekonomi.

9.Completeness of action

Merupakan hasil produk teknologi siap pakai/hasil akhir (end-product) atau merupakan awal (input) dari sebuah hasil produk lain.

10. Amount of result

Hasil Produk Teknologi mampu memberikan hasil/nilai ekonomis (economic value)

Usulan kandidat dikirimkan ke alamat email:

dkarmiadji@rocketmail.com
dkarmiadji@yahoo.com
dkarmiadji@b2tks.com

Wassalam,

Prof. Dr. Ir. Djoko W. Karmiadji, MSME
Majelis Perekayasa Bidang Otomotif, Mekatronika & Material, BPPT

Tips-tips untuk meraih beasiswa dari Chusnul Mariyah

Chusnul Mar’iyah cukup terkenal di Indonesia sebagai anggota tim KPU, aktivis kesetaraan hak wanita, dan salah satu orang yang pernah dituntut oleh Roy Suryo :)
Salah satu hal yang mungkin jarang diketahui orang adalah fakta bahwa sejak SPG (Sekolah Pendidikan Guru) ternyata beliau selalu berhasil mendapatkan beasiswa, sampai tuntas selesai program S3 nya.

Beliau kemudian cukup murah hati berbagi informasi & tips-tips seputar hal ini, yang kemudian sampai di milis internal ISNET.
Beberapa kutipan yang menarik :

Saya baru melihat ada ketidakadilan dalam proses transparansi beasiswa. Saya memiliki teman yang kaya-raya mendapatkan beasiswa dari Toyota Foundations yang sebulannya mendapatkan 50 ribu rupiah (bandingkan dengan beasiswa dari Diknas yang 9 ribu rupiah saja).
Biaya tinggal di Wismarini (asrama UI) hanya 3 (tiga) ribu rupiah. Saya langsung protes ke PD III, agar beasiswa harus diumumkan jauh hari ke mahasiswa.

Kemampuan untuk membuat proposal yang akan dinilai. Apakah topiknya seksi atau tidak?
Contoh, akan mudah mendapatkan beasiswa kalau anda mengambil topik tentang politik Papua, Timor Timur atau Aceh.

Bagi anda yang lulusan IAIN sekarang sedang seksi sekali karena Islam dianggap sumber “teroris” so, mereka akan memberikan beasiswa untuk topik-2 politik Islam. Itu analisa saya. There is no such thing like free lunch. Beasiswa juga demikian. Penerima beasiswa harus percaya diri, jangan kemudian lupa kepada akar dan bangsanya sendiri.

Apalagi sekarang, baik AUSAID maupun USAID kelihatannya sangat senang untuk memberikan beasiswa dari IAIN atau kelompok Islam.

belajar, bahasa Inggris yang pas-pasan itu, kalau dengan orang Indonesia ya bahasa Inggrisnya tidak maju-maju

(Ed — ini betul sekali — banyak mahasiswa Indonesia yang bertahun / berpuluh tahun di luar negeri, tapi b.Inggrisnya tetap amburadul karena pergaulannya terlalu intens **hanya** dengan sesama warga Indonesia. Seharusnya pada awalnya mereka lebih banyak bergaul dengan b.Inggris dulu)

Beasiswa untuk program jangka pendek sangat banyak sekali. Silahkan rajin-rajin mengikuti program pendek tersebut.

Berikut ini adalah artikel selengkapnya. Selamat menikmati.

Read the rest of this entry »