Archive for the 'Ubuntu' Category

IGOS Summit 2 : Penghargaan untuk Yayasan Ubuntu Indonesia




PHOT0006

Originally uploaded by hsufehmi

Zahris dengan bangga memamerkan sertifikat penghargaan untuk Yayasan Ubuntu Indonesia, atas berbagai kiprah dan sumbangsihnya di bidang open source Indonesia.

Selamat untuk semua kawan-kawan yang telah memungkinkan ini ! You’re the best ! :D

BONUS : [ Foto-foto dari acara IGOS Summit 2 ]

Sierra AirCard 880 @ Hardy (Ubuntu Linux 8.04)

Just to share that I’ve got this HSDPA / 3.5G, and it works straight away with Ubuntu 8.04 (hardy). No problem whatsoever. Feel free to buy this too.

From what I’ve heard, it seems that the entire Sierra AirCard 8xx is the same (881, 875, etc)

This is nice, now I can browse up to 7.2 Mbps from my laptop wirelessly.
I’m subscribed with IndosatM2’s service. Since I mostly use SSH, I have a feeling that most of the time I won’t go over my 700 MB monthly bandwidth quota, heh. At this speed, using SSH over the Internet feels about as fast as accessing servers in my office’s LAN. Good stuff.

Seminar: All about Ubuntu - FKI @ JCC

Iseng-iseng pagi ini saya melihat-lihat kumpulan draft yang ada di blog saya, lha ternyata saya belum posting soal hasil seminar ini tho ! :D Alamak…. kirain sudah, hihihi.
Padahal sudah banyak event selanjutnya, hehe… termasuk seminar Ubuntu lagi di JHCC dengan jumlah peserta yang jauh lebih banyak lagi daripada yang ini.

sufehmi @ FKI

Anyway, ya inilah kebiasaan saya yang terpaksa dilakukan karena keterbatasan waktu yang ada — ketika ada waktu luang, saya langsung posting banyak sekaligus. Nah, kemudian posting tersebut akan terus muncul satu per satu secara otomatis, walaupun sebetulnya pada saat tersebut saya sedang tidak menyentuh blog saya. Sangat membantu sekali.
Cuma ya jadinya begini, kadang-kadang ada posting yang belum selesai, tapi lupa saya follow up :D

OK, kembali ke seminar Ubuntu; yang saya masih ingat adalah keterkejutan saya karena ramainya peserta. FULLY BOOKED, sejak ***beberapa hari*** sebelum acara :D
Absolutely awesome !
Alhamdulillah respons dari masyarakat sangat antusias. Kami jadi bertekad untuk berusaha melayani dengan sebaik-baiknya agar tidak mengecewakan.

Acara dibuka oleh Andi Darmawan, ketua komunitas Ubuntu Indonesia. Pada sesi tersebut diperkenalkan mengenai Ubuntu, serta demonstrasinya secara live. Mungkin kita sudah biasa menggunakan Ubuntu sehari-hari, namun bagi banyak orang ini masih merupakan sesuatu yang baru dan sangat menarik. Tidak lupa juga didemokan berbagai efek 3D built-in dari Ubuntu — yang juga bisa dinikmati bahkan tanpa perlu ada 3D accelerator card di komputer Anda !
Sangat memikat tentunya.

edi setiawan @ FKI

Kemudian dilanjutkan dengan selingan ringan yaitu film Elephants Dreams, film pertama di dunia dengan lisensi open source (creative common), dan juga dibuat 100% dengan software open source.
Hasilnya tidak kalah dengan film-film dari raksasa Hollywood. Hadirin nampak menikmatinya, dan saya sendiri (karena dulu sempat berkutat di bidang 3D rendering / animasi secara amatir) sangat terpukau dengan apa yang saya saksikan.
Dulu bidang ini hanya bisa dilakoni oleh mereka yang memiliki akses ke software 3D dengan harga yang luar biasa mahal. Kini, siapa saja bisa menikmatinya.
Bravo open source !

Setelah itu acara dilanjutkan oleh Edi Setiawan dari KSL-UBL (Kelompok Study Linux - Universitas Budi Luhur), yaitu berupa tutorial Blender. Terus terang pada saat ini saya tidak terlalu bisa memperhatikan, karena sedang sibuk memeriksa ulang bahan presentasi saya.
Padahal saya juga ingin tahu secara lebih detail mengenai Blender sebetulnya. Nasib…. :)

Terakhir giliran saya, dimana kemudian saya membawa materi seputar Ubuntu dan pemanfaatannya secara riil (perusahaan, institusi, dst), dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Surprise - animo peserta sangat luar biasa. Sesi tanya jawab akhirnya terpaksa saya cut, karena kita melebihi batas waktu yang diberikan :D
Sangat banyak pertanyaan yang disampaikan. Memang informasi seputar Linux/Ubuntu masih sangat diperlukan oleh masyarakat kita. Dan dari setiap pertanyaan, juga menjadi diskusi yang sangat menarik. Ini adalah salah satu tantangan kita, para aktivis open source, yaitu untuk bisa mendengar pertanyaan mereka, dan kemudian menyampaikan jawaban/solusi yang mereka butuhkan.

Tidak mudah, makanya namanya adalah “tantangan” :)

Setelah melewati batas waktunya, akhirnya seminar ini berakhir. Tidak lupa kami menyampaikan banyak terimakasih kepada tim majalah CHIP Indonesia yang telah berkenan mengundang kami untuk mengisi acara tersebut.
Semoga selanjutnya makin banyak kerjasama yang bisa kita lakukan, Amin.

Dan tentu saja terimakasih kepada semua peserta & tim ubuntu indonesia yang telah hadir. Semoga acara-acara kita selanjutnya terus semakin sukses.
Maju terus open source Indonesia !

Suspend problem in Gutsy

My work laptop (HP nc6000) have problems with its suspend facility. This is of course causes me many inconveniences. So when I got a moment to spare, I set Google on the loose for the solution.

I quickly found the explanation & the solution here. Basically, it’s the proprietary version of ATI (the graphic card) driver that’s causing this.

The solution :

1. Click on System - Administration - Restricted Drivers Manager
2. Disable “ATI accelerated graphic driver”
3. Restart

And that’s it.

Ubuntu automatically switches to the open-source version of ATI driver, and my laptop will now happily suspend again. Yay for open-source driver ! :D

I’m going to write up the report to the successful Ubuntu/Linux seminar yesterday, but need to do a few things first. Stay tuned.

Old & tired:: Open Relay. New Hotness:: Brute-force SMTP AUTH

Bloody spammers.

Got complaints from my customers that their websites are going up & down like a yoyo. Checked, and that’s true enough. Although at first it seems okay, but when you hit reload, you got the error message.
Thank God for squid, so even when the server is having problems, it’s not instantly obvious to the visitors. Only to the admins. (hint: admin pages are usually set with no-cache header)

The error messages are related to mysql. So I checked it, and indeed MySQL was overloaded to the max. mysqladmin -h localhost -u root -p status showed that it’s handling crazy amount of queries per second.

I was a bit baffled. Normally, that will cause MySQL to fell straight away. But at that time, it’s “just” going up & down. So I looked for more clues using top.

I quickly noticed that there are huge numbers of smtpd processes. What’s going on ?
So I checked the mysql query log.

Turned out that the spammers are trying to brute force their way to my smtp server :(
They’re trying various combinations of username & password. They doesn’t seem to be anywhere successful, but they sure caused MySQL to act funny.
smtpd authenticate to a table in MySQL. The table is small, so it must be cached already by MySQL.

But even cached, when the requests are coming very rapidly, it’d still hurt.

Checked /etc/postfix/master.cf, and surprised to see that by default, max number of smtpd that will be spawned by Postfix is 100.
In normal situation, this won’t be a problem because it’s lightweight. But when there are 100 smtpd processes servicing brute-force attacks of spammer bots, the server will be disturbed.

So I changed this line in /etc/postfix/master.cf :

smtp inet n - - - - smtpd

Into this :

smtp inet n - - - 10 smtpd

Now postfix won’t spawn more than 10 processes at maximum, slowing down the spammer considerably.

Personally, I think old punishment styles such as, oh let’s say “hanged, drawn, quartered” should be reestablished again just for them, spammers.

No, I’m not joking.

OK, ok… but I think that’s the only punishment that would be able to effectively stop people from spamming. So sue me :)

Seminar Ubuntu/Linux @ Megabazaar, JHCC

Alhamdulillah beberapa hari yang lalu sudah confirmed untuk sesi seminar Ubuntu ini di JHCC. Lumayan dapat sesi 3 jam :)

Dimana? Kapan? Gimana??

Minggu, 16 Maret 2008, Jam 15.00 – 18.00,
Ruangan Workshop Megabazar Computer Lower Ground
JHCC, Jakarta

Pembicara : Tim Technical Ubuntu Indonesia

Pendaftaran, hubungi;
Ph : 021. 5851473-74 ( Ibu Desy / Wiwi )

Biaya Investasi : Rp. 30.000,- ( termasuk makalah )

Ada tambahan sedikit dari informasi diatas - pada sesi 3 jam tersebut paling tidak akan ada 3 topik yang akan dibahas, yaitu Akunting dengan Linux (Waraqah), Linux untuk Pendidikan (Toosa), dan Migrasi dari Windows ke Linux (Harry).

Acara ini dapat terselenggara berkat kerjasama dari rekan-rekan di Majalah Chip Indonesia. Bersama dengan email ini saya menghaturkan banyak terimakasih kepada mereka..

Sampai jumpa di lokasi acara !

Ubuntu Linux untuk Sekolah Terbuka & Pondok Baca Arcamanik

Terimakasih untuk kawan-kawan dari komunitas Linux & Ubuntu Bandung yang telah turut memungkinkan ini menjadi kenyataan. Terlampir adalah surat terimakasih dari ibu Ida Sitompul dan sedikit rincian mengenai situasinya.

Bravo ! :D

Dengan bantuan anak-anak muda dari Komunitas Linux, kami menset up enam komputer dengan sistem thin client (LTSP). Saya membeli 2 komputer baru dual core, dan empat yang lebih murah untuk clientnya. Saya menghabiskan hanya 8 juta untuk keenam komputer itu dan 600 ribu untuk 5 meja komputer serta beberapa ratus lagi untuk LAN card dan pernak-pernik kecil lainnya. Total 9.000.000. Saya masih punya 3.000.000 lagi yang sengaja saya cadangkan untuk jaga-jaga, kalau-kalau sistem yang kami bangun tidak jalan.

Alhamdulillah sudah beberapa minggu ini anak-anak SMP terbuka sudah bisa menggunakan komputer untuk pelajaran TIK. Salah satu guru TIK mereka adalah Ibu Enggar (a.k.a Mrs. Kuncoro W). Ibu Guru mengajar hari Sabtu karena hari kerja lainnya ibu guru bekerja di Jakarta, demikian pula Pak Edi Hudoyo, guru TIK lainnya.

Sabtu, jam 7 pagi, anak-anak kelas 7 datang ke perpustakaan. Jam 8.30 anak-anak kelas 2 yang baru belajar bahasa Sunda dengan pak Gimmi, dosen Psikologi Unpad, berdatangan untuk belajar TIK. Ganti anak-anak kelas satu pindah ke Gedung Salsabil untuk belajar Bahasa Sunda. So things work out very well.

Terimakasih pada teman-teman who make it possible.

Salam,
ida

BlankOn 2 Dirilis

Selamat saya ucapkan kepada kawan-kawan dari tim BlankOn, yang pada tanggal 15 Nov 2007 kemarin telah merilis versi 2 dari distro made in Indonesia ini.
Semoga perkembangan selanjutnya akan terus semakin baik.

Read the rest of this entry »

Ubuntu Indonesia @ CHIP

Ubuntu Indonesia dibahas di majalah Chip ! Dengan posisi yang strategis, yaitu di (sekitar) centrefold (seksi ‘kali :) ), dan sepanjang 4 halaman; artikel ini cukup menjelaskan mengenai apa itu Ubuntu, dan juga informasi seputar komunitas Ubuntu di Indonesia & berbagai prestasinya.

Untuk artikel selengkapnya, silahkan beli majalah Chip edisi Juni 2007; tersedia dalam edisi reguler & ekonomis.

Maju terus Ubuntu Indonesia !

Kopdar Ubuntu Indonesia : Cafe Oh La la - Djakarta Theatre

Tadi malam saya mampir ke kopdar kesekian (sudah keberapa ya?? he he) komunitas Ubuntu Indonesia. Bukan Jakarta saja, karena ada kawan dari Cirebon yang juga hadir.
Saya tiba agak terlambat karena sedang diare, setibanya disana pun badan masih agak lemas (sori kalau kadang saya kelihatan agak cemberut, nahan mules euy :) ).

Kawan-kawan sudah mulai membahas agenda pembentukan Yayasan Ubuntu Indonesia. Ide ini sangat bagus, karena akan jadi memungkinkan komunitas Ubuntu Indonesia untuk bekerjasama dengan banyak pihak. Saya pribadi mendukung sekali ide tersebut.

Kemudian pemilihan pengurus dan anggota Yayasan. Saya minta tidak diikutkan, karena memang ada bias pribadi / komersial (sebagai tim Rimbalinux.com).
Ternyata, yang hadir di acara tersebut wajib terdaftar sebagai anggota Yayasan.

Wah, baru tahu ada syarat begitu :D ya sudah, saya bilang terserah saja. Akhirnya saya ditunjuk menjadi anggota tim Seksi Support. Mudah-mudahan ada kontribusi saya yang bisa bermanfaat di yayasan ini.

Acara ditutup dengan final checking sebentar untuk persiapan seminar besok di FKI @ JCC, lalu saya pamit karena hari sudah larut. Moga-moga fotonya sudah siap dalam waktu tidak lama lagi **lirik imtheface**

Maju terus Ubuntu Indonesia!

update: terlampir catatan hasil meeting dari boss belutz :

Read the rest of this entry »

Pre-Order : Asus Eee Laptop !

Update :
program pre-order ini dibatalkan karena Asus EEE tidak bersedia (bisa dimaklumi) memberikan diskon yang mendekati janji awal harga laptop ini (US$ 200). Detail selengkapnya bisa dibaca disini.

update (2) : kabar terbaru dari country manager Asus Indonesia.

Asus Eee (namanya lucu :) ) adalah sebuah sub-notebook dengan harga hanya US$ 200. Ini jelas tidak lazim, dimana biasanya makin kecil sebuah laptop, maka harganya justru akan menjadi makin mahal. Tidak demikian halnya dengan yang satu ini.

Spec nya juga sudah mencukupi untuk keperluan sehari-hari : Intel’s 910 mobile chipset, 900MHz Intel Dothan based Pentium M CPU, 512MB of DDR2 memory, full 802.11g wireless capability, 4 GB flash-based hard drive, four USB 2.0 ports, audio & microphone port, 10/100 Ethernet port, 56K phone modem port, VGA output, flash card reader, baterai: 3 jam, berat: 890 gram.
Disarankan untuk menggunakan hard disk eksternal tambahan, agar makin puas dalam menggunakan laptop ini.

Review lebih mendetail bisa dinikmati disini. Rencananya, laptop ini akan dirilis pada akhir tahun 2007.

Nah, komunitas Ubuntu Indonesia barusan mengadakan rencana untuk pre-order laptop ini. Terlampir adalah nama-nama yang telah memesan :

(catatan: thanks kepada pak st. Sabri untuk ide pre order nya ini !)

  1. udey
  2. Erwin
  3. st sabri
  4. st sabri
  5. sehat tan
  6. riyandi
  7. ali kusnadi
  8. iway
  9. khaerul adzany
  10. danies pahlevi
  11. Tri Mahardhika
  12. Denny Hermawan
  13. Budiyono
  14. Pepeng
  15. Chafidin
  16. Risdy
  17. Harry Sufehmi

Tertarik ? Caranya mudah, cukup dengan meninggalkan komentar di posting ini.
Jangan lupa cantumkan jumlah pesanannya (atau akan kami anggap jumlah pesanan Anda adalah 1 buah).

update (1) Pesanan Anda kami anggap adalah konfigurasi sbb : Hard disk (flash) 4 GB, warna putih, ukuran layar 7 inci.
Jika Anda meminta yang selain itu, maka pesanannya tetap kami catat, namun (tentu saja) jadi tidak bisa digabungkan (dan mungkin jadi tidak bisa ikut pre-order, jika total kuantitas akhirnya kurang dari 100 buah)

Makin banyak tentu makin bagus :-) karena kita jadi bisa lebih leluasa untuk menegosiasikan berbagai hal dengan Asus. Contoh; ada bonus, diskon khusus, atau lain-lainnya.

Syarat :

  1. Pembayaran di muka. In sekedar untuk mencegah booking yang mendadak dibatalkan, sehingga menjadi beban panitia (wow gawat euy)
  2. Gunakan alamat email yang bisa dihubungi pada saat berkomentar. Kami tidak bertanggung jawab jika Anda gagal mendapatkan laptop ini, karena alamat email Anda tidak bisa dikontak.

Rasanya sih itu saja ya. Mengenai siapa bendahara kegiatan ini, kapan pembayaran mulai disetor, dan detil-detil lainnya, akan menyusul secepatnya. Pastinya semua akan transparan.

Wah, sudah gak sabar mau nyoba laptop kecil ini :) mari, mari.

update (1) FAQ :

  1. Tanya : Saya bukan anggota komunitas Ubuntu Indonesia, apakah saya boleh ikut memesan ??
    Jawab : Tentu saja boleh. Laptopnya nanti kemungkinan besar akan dipasangi Ubuntu Linux, tapi (tentu saja) Anda bebas untuk mengganti dengan yang lainnya.
  2. Tanya : Kapan saya musti transfer duitnya ??
    Jawab : Begitu sudah ada kejelasan dari Asus, tentang bagaimana/kemana saya musti mentransfer dana untuk program pre-order ini.
  3. Tanya : Kapan saya bisa dapat laptop ini neeh??
    Jawab : Terus terang saya juga tidak tahu, silahkan bisa baca lagi posting saya di atas. Asus merencanakan untuk meluncurkan laptop ini di akhir tahun 2007. Ini bisa saja molor. Namun, bagi peserta pre-order, mudah-mudahan kita malah bisa mendapatkannya lebih awal. Ini termasuk salah satu yang akan saya negosiasikan dengan Asus Indonesia.
  4. Tanya: Wah, duitnya mau Anda bungakan ya ??!!
    Jawab: Sori, saya tidak boleh memakan uang bunga/interest; jadi jawabannya adalah: tidak.
    Lagipula berdasarkan perkiraan saya, yang akan terjadi adalah sbb : (1) Anda menyetor uang kepada staf keuangan saya. (2) staf keuangan mencatat & membuat daftar & mengkonfirmasi setiap pembayaran kepada Anda sekalian (3) saya transfer semua dana tersebut kepada Asus, berikut daftar pemesan & konfigurasi laptop masing-masing.
    Jadi, tidak ada kesempatan disini untuk membungakan uang kalaupun saya mau.
  5. Tanya : Bagaimana cara memesan?
    Jawab : Tinggalkan komentar, berikut jumlah laptop yang Anda inginkan.
    Jika kemudian ada penambahan, cantumkan jumlah penambahan (bukan total) nya.
  6. Tanya : Kepada siapa saya musti berterimakasih ?
    Jawab : Tunda saja dulu sampai laptopnya sudah di tangan Anda :) Tapi kalau Anda sudah kebelet, terimakasih kepada pak Sabri @ milis ubuntu yang pertama kali memunculkan ide ini. Dan kepada staf keuangan saya, yang akan pusing mengurusi semua tetek bengek administrasi program ini, he he.
  7. Tanya : Sudah berapa total pesanan yang ada ?!?
    Jawab : Sampai saat update (1), sudah ada total 255 laptop yang dipesan ! :D

changelog:
(1) 1 juli 2007, 11:35
(2) 29 sep 2007, 03:20

Dicari: Warnet Legal dengan Linux

Saya mendapat email ini dari milis id-ubuntu@, bagi yang tertarik silahkan bisa langsung menghubungi pak Rusmanto (pemred Infolinux). Thanks.

From : rusmanto [[a-keong]] gmail.com
Temans,

Majalah infoLINUX ingin memuat daftar warnet di Indonesia yang telah menggunakan Linux sebagai desktop/client. Ini bisa jadi iklan gratis buat teman-teman pemilik warnet. :)

Mohon kesediaan kirim info lengkap ke email saya, a.l. sbb.

*Ini harus diisi*
1. Nama Warnet: …
2. Alamat lengkap: …
3. Telp/HP/email (minimal salah satu): …
4. Nama yang bisa dihubungi (terkait no.3): …

*Ini sebaiknya diisi, tidak harus*:
5. Distro Linux apa saja yang digunakan di client: …
6. Distro Linux apa saja yang digunakan di server: …
7. Sejak kapan menggunakan Linux di server dan di client: …

Catatan:
No.1 dan 2 akan dimuat di majalah.
No.3, 4, dan 5 akan dimuat jika diminta (tidak rahasia).

Email ini boleh diforward ke email/milis yang sesuai.

Terima kasih
Rus

Kisah Warnet yang telah Legal

Cerita yang mengagumkan. Salut, dan terimakasih kepada mas Aldo yang telah membaginya di sebuah milis.
Semoga sukses selalu.


Ini pengalaman ku di warnet Starnet di *******, hari sabtu tgl 02 juni 2007 sekitar pukul 8 malam warnet tersebut adalah warnet yang kutangani systemnya, kebetulan kami sudah mendapatkan surat teguran darikepolisian sekitar 3 kali mungkin kebetulan hari itulah the final date nya,

Malam minggu itu kami kedatangan 3 orang yang bertubuh tegap, saat itu saya tidak sedang di server, saya sedang mencoba CD kubuntu 7.0 yang baru saya burn, istriku kebetulan sedang ngobrol dengan operator warnet yang kebetulan cukup akrab walaupun kenal baru beberapa bulan, memang beberapa bulan ini istriku selalu setia menemani ku ke warnet2 yang aku tangani systemnya, selama hampir 2 bulan ini saya tidak tidur baik siang maupun malam setiap sabtu minggu hanya untuk satu kata “Migrasi sekarang, atau tidak sama sekali” hehehe alhamdulillah, ternyata selesai juga walaupun masih perlu banyak penyempurnaan disana sini, oh OS yang menjadi favorit saya adalah Debian baik itu ubuntu, xandros atau dll.

Kembali ke Razia software, nah tiba-tiba istriku menghampiriku dan berbisik, ” A, mereka ini polisi ” dek… aku langsung deg degan.. zighhh!!! ya sudah aku coba tenangin diri… bagusnya operator itu sudah aku wanti-wanti jauh-jauh hari agar bila ada polisi datang kita harus tenang setenang mungkin… alhamdulillah.. operatorku bernyali besar walaupun dia seorang wanita, dia coba alihkan perhatian pak pulisi ke client karena memang All our client computer is LINUX hehehe terus ada seorang petugas yang coba maksa untuk melihat sistem di server .. nah begitu lihat tampilan dasar Xandross diserver aku sedikit tenang … setelah cukup lama bersitegang petugas-petugas itu mencoba client satu … mereka melihat tampilan xandross zighhh…. Linux Make Better… horeeeee!!! teriakku dalam hati…

petugas nya melengos ke client lain teteupp ajah ketemunya begituan semua ( linux xandros ) hehehe pusing dah mereka… dari ketiga petugas ada yang bicara “bener nigh linux semua..??” kepada operator, ada lagi yang ngomong “.. kok warnet linux rame? khan ngga semua orang bisa pake linux?” katanya *dalam hati, “kalo emang mao rajin operatornya and kita sebagai maintenance nya ramah dan mau mengajarkan kepada operator dasar2 penggunaan linux why must be afraid to migrate..?? “* hihihi bangsa indonesia ini udah melek bahasa inggris,,mas!!!

anak-anak SMK didaerah warnet tersebut pernah aku lihat lagi bawa2 buku how to fedora di PC client, ketika ku
tanya, “dik… belajar linux di kursus atau gimana..?? ngga mas, ada di pelajaran sekolah kok ” sayang aku ngga sempat nanya smk mana di daerah tangerang yang mengajarkan linux,

well alhamdulillah… semoga makin banyak sekolah yang menerapkan linux di Indonesia … agar negara ini terlepas dari penjajahan Micros*** yang mencekoki bangsa ini dengan kemudahan fana… kalo dipikir ya.. cara kerja Mircos*** ini mirip kaya bandar narkoba… waktu kita masih nyoba2 dikasih geratis, dicuekin sekian lama.. begitu udah mulai ketergantungan hueheuheuhuehe langsung dibejeg!!!!

back to petugas… kata operator “coba aja check semua pak” langsung aja pak petugas2 itu berterima kasih karena sudah menggunakan Linux and mereka pamitan … well lega juga, alhamdulillah perjuanganku selama ini tidak sia-sia mungkin inilah cara Allah SWT menunjukan hasil kerja keras yang ikhlas kepada setiap hamba-hambanya

Michael Dell menggunakan Ubuntu

Siapa sangka ternyata Michael Dell, konco erat Microsoft, menggunakan Ubuntu di laptopnya ?

Spec selengkapnya :

Hardware: Dell Precision M90

* Intel Core 2 Duo T7600 Processor
* 4GB DDR2 667Mhz DRAM
* 17″ WXGA+ Widescreen LCD
* 160GB 7200rpm SATA hard drive
* 8X DVD +/- RW optical drive
* NVIDIA Quadro FX 3500 512MB

Software:

* Ubuntu 7.04 Feisty Fawn
* VMWare Workstation 6 Beta
* OpenOffice.org 2.2
* Automatix2
* Firefox 2.0.0.3
* Evolution Groupware 2.10

Mudah-mudahan ini merupakan awal era baru - dimana akhirnya ada vendor global yang berani (dan tidak takut digertak / diancam oleh Microsoft) untuk membundel operating system non Windows. Dampaknya bisa sangat luar biasa bagi corporate buyers. Here’s hoping.

Subversion @ Ubuntu

After the confusion when synchronizing my document repositories using rsync and SMB, finally I’ve had enough. I think this is a good time to give SVN (Subversion) a try.

Pretty simple in Ubuntu, as usual :

sudo aptitude install subversion
sudo aptitude install subversion-tools

Create the repository :

svnadmin create /home/harry/svnrepo
svn mkdir file:///home/harry/svnrepo/docs

Before we can run the server, first we need to edit /home/harry/svnrepo/conf/svnserve.conf and edit as necessary.
(hint: anon-access = read, auth-access = write, password-db = passwd)

And then don’t forget to setup the usernames and passwords in /home/harry/svnrepo/conf/passwd.

Now we can run the SVN server :

svnserve -d -r /home/harry/svnrepo/

Import my documents into the just-created SVN repository :

svn import /home/harry/documents svn://192.168.1.88/docs/ -m "initial import" --username sufehmi

That’s it ! Now you have a fully functioning SVN repository and have it host your documents.

Good reading on the subject :

1. THE Book on Subversion
2. Subversion Cheatsheet
3. Subversion FAQ

That should do for now. Gotta run.

Meeting Aktivis Linux @ Nurul Fikri

Undangan ini disampaikan oleh P’Rusmanto di milis linux-aktivis@linux.or.id, terbuka untuk para aktivis Linux Indonesia. Saat ini sudah ada beberapa kawan dari luar kota yang juga sudah mengkonfirmasi kehadirannya.

Bagi yang tertarik, silahkan bisa mengkontak P’Rus langsung, karena ada keterbatasan tempat (max 40 orang). Atau komentar disini, maka nanti akan saya bantu sampaikan kepada beliau.

============

Pertemuan darat aktivis Linux yang diusulkan Pak Harry ternyata disambut hangat teman-teman aktivis.
Untuk itu saya undang teman-teman aktivis Linux hadir pada:

Sabtu, 3 Februari 2007, pukul 13-17 WIB.

Tempat: Gedung NF Computer, Jl. Margonda Raya 522 Depok (terkenal dengan daerah Kober atau Stasiun UI).

Agenda acara (usulan saya, silakan koreksi atau usul lain):

- Saling berbagi informasi, ide, dan pengalaman dalam penggunaan, pengembangan, dan promosi atau advokasi Linux.

- Menyusun masukan kepada pemerintah dalam rencananya menggunakan Linux untuk semua/sebagian komputernya.

- Lain-lain.

KRITERIA (ini juga masih versi saya, silakan koreksi atau usul lain):

- Aktivis Linux tidak harus menjadi anggota milis ini, tapi siapa saja yang sudah/akan melakukan salah satu atau beberapa hal ini: menggunakan, mengembangkan, menyebarluaskan, mendukung Linux :-)

- Linux dalam hal ini juga mencakup semua software yang berjalan di atas sistem operasi GNU/Linux. Ini sangat bisa diperdebatkan :-)

- Saya usul di Depok karena ruang kami bisa menampung 40 orang, dan Jl. Margonda Raya terkenal dengan banyak waroeng-nya, mulai dari waroeng internet, waroeng game, waroeng buku, dan segala jenis waroeng makan (warteg, cafe, restoran, hotel). Beberapa distro Linux seperti De2, WaroengIGOS, BlankOn, dan lain-lain juga dikembangkan dari Depok.

Yang ingin hadir dan belum confirm, mohon dinyatakan via milis ini atau kirim ke email saya jika khawatir mengganggu milis.

Rus

Filesystem SSH di Ubuntu

Seringkali saya perlu meng copy file antar server Unix / Linux, dengan parameter cp tertentu, seperti /u (updated files only). Namun fasilitas ini tidak ada di scp. Atau, perlu mounting remote filesystem, namun secara secure. Apa akal ?

Dengan ssfs / fuse, maka kita bisa melakukan ini dengan mudah.

Copy-paste di Ubuntu perintah-perintah berikut ini :

sudo aptitude install sshfs
sudo modprobe fuse
sudo sh -c “echo ‘fuse’ >> /etc/modules”

sshfs / fuse telah terpasang, dan otomatis akan selalu berjalan.

Untuk mounting, ketik perintah berikut ini :

sshfs user@hostname:/path/to/folder /local/folder

Maka kini kita bisa mengakses folder di server remote tersebut via /local/folder, nice!

Ketika sudah selesai, ketikkan perintah berikut ini :

sudo umount /local/folder

Ingin agar ini selalu dilakukan setiap booting ? Cukup edit file /etc/fstab, dan tambahkan baris seperti ini :

[hostname/IP]:/path/to/folder /local/folder fuse defaults 0 0

Semoga bermanfaat.

Ref: ubuntu-tutorials.com

Ubuntu release party

Alias kopdar komunitas Ubuntu yang pertama kali saya hadiri :)
Di luar dugaan : ramai euy !

Pertama kali datang, saya menemukan Andi “belutz” Darmawan. Beliau sedang duduk sendirian menikmati ayam goreng tepung KFC-nya. Basa-basi saya tanya, “sendirian?”, dan dijawab dengan raut muka agak bingung, “enggak, tuh udah banyak” — dan saya menoleh ke belakang saya, dimana sudah ada sekitar 15 orang di meja tersebut. Wow.
(pada akhirnya total ada sekitar 20 orang yang hadir)

Lokasi berkumpul di dekat Pizza Hut di PIM2 (Pondok Indah Mall 2). Sepertinya banyak orang yang bengong melihat sekumpulan wajah-wajah geek berikut dengan laptopnya dan puluhan CD Ubuntu yang disebarkan di meja. Tapi kebanyakan tidak memperhatikan itu dan asyik berbincang-bincang dengan orang-orang yang mungkin selama ini hanya dikenal melalui emailnya.

Di pertemuan ini juga ada banyak kesepakatan program kerja untuk mengadvokasi / mempromosikan open source kepada lebih banyak pihak. Mudah-mudahan bisa kita semua jalankan dengan sebaik-baiknya, amin !

Yayaya basbang, baru posting sekarang. Maafkan saya karena terlalu sibuk akhir-akhir ini :)

Mailserver on Ubuntu 6 (Dapper Drake)

Should be pretty easy huh ? Well, not really… there’s one glitch with Exim4 — by default, it delivers email to “mail_spool”, as can be seen from the /var/log/exim4/mainlog here :

=> wanto <wanto@kantor> F=<harry @kantor> P=<harry @kantor> R=local_user T=mail_spool

Incoming email ended up never arrived in my users Maildir.

The solution :

  1. Edit /etc/exim4/update-exim4.conf.conf : gedit /etc/exim4/update-exim4.conf.conf
  2. Add the following line at the end of it : dc_localdelivery=maildir_home
  3. Shutdown Exim4 : pkill exim4
  4. Reconfigure Exim4 : dpkg-reconfigure exim4-config
    (Follow the guide below if you’re confused what to answer on the questions)
  5. That’s it ! Now incoming email will be delivered to your users’ Maildir

I’ve setup this particular server so users can send and fetch email locally.

Email for external destination (Internet) will be relayed through a smarthost. This makes sending huge email very speedy. So they can return to their work quickly and happy (leaving this server working hard trying to send their multi-megabyte emails through a tiny internet pipe *grin* )

With help from Dovecot, they can also send email to each other by [my_name]@office email addresses. This saves me from the headache of setting up a file server AND controlling the access rights.

To set it up this way, follow these steps :
(disclaimer: this is from on top of my head, so please CMIIW)

  1. aptitude install exim4 exim4-config dovecot-pop3d
  2. When configuring Exim4, follow these steps :
  3. Split configuration into small files? NO
  4. General type of mail configuration: (there are 6 choices) : mail sent by smarthost; received via SMTP or fetchmail
  5. System mail name: Whatever, mine is “office
  6. IP-addresses to listen on for incoming SMTP connections: Leave this blank
  7. Other destinations for which mail is accepted: I entered office again here
  8. Machines to relay mail for: Enter your LAN network, mine is 192.168.10.0/24
  9. Machine handling outgoing mail for this host (smarthost): smtp.gmail.com, or whatever works for you
  10. Hide local mail name in outgoing mail? YES
  11. Visible domain name for local users: Set to your company’s internet domain name, example : ToughNut.com
  12. Keep number of DNS-queries minimal (Dial-on-Demand)? Up to you really, I chose NO because my company got a fixed (always-on) internet access
  13. Once everything done, Exim4 and Dovecot will be running. But there’s still one thing left to configure - the smarthost
  14. Setup the Smarthost (relay for external/internet email) :

    # gedit /etc/exim4/passwd.client
    # Then put something like this : smtp.gmail.com:my-email@gmail.com:mypassword

  15. Restart exim4 :

    pkill exim4
    invoke-rc.d exim4 start

Done ! Now your mailserver is functioning.

On your users’ computer, set up as follows :

  • SMTP server : office
  • POP3 server : office
  • POP3 username : Their username in that server
  • POP3 username : Their password in that server

Enjoy.

Ubuntu menjadi makin mudah dengan Automatix

Ubuntu adalah salah satu distro Linux yang paling mudah digunakan. Dengan Automatix, maka menjadi semakin mudah untuk meng optimize dan mendapatkan berbagai software untuk Ubuntu.

Daftar tweak dan software yang disediakan Automatix bisa dilihat disini.

Alternatif lainnya adalah EasyUbuntu, tapi setahu saya Automatix menyediakan lebih banyak software daripada EasyUbuntu.

Automatix kini juga sudah mendukung versi terbaru Ubuntu, yaitu Ubuntu 6.06 (Dapper Drake)

Semoga bermanfaat.