Monthly Archives: March 2015

MySQL : 3 prinsip dasar optimisasi

:: Ada klien saya yang minta agar server databasenya dipindahkan ke server lainnya yang ada SSD nya. Nampaknya ybs berharap bahwa SSD akan bisa menjadi solusi instan untuk lambatnya beberapa query yang ada.

Sayangnya, untuk berbagai query yang buruk, seringkali solusinya hanya satu : ganti dengan query yang bagus πŸ™‚

Ketika ada banyak user yang melakukan banyak query, dan server menjadi lambat, SSD bisa menjadi solusi untuk mempercepatnya.
Karena kapasitas IOPS (Input/Output Per Second) yang jauh lebih tinggi daripada hard disk.

Namun jika hanya ada beberapa query dan lambat, maka SSD bukan solusinya. Query nya yang harus di optimize πŸ™‚

Saya sudah pernah mengalami sebuah query yang buruk, yang bahkan berjalan sangat lambat di RAM πŸ˜€ kalau di SSD sudah pasti akan lebih lambat lagi, he he…. saya tuliskan sekilas disini : https://plus.google.com/+HarrySufehmi/posts/3daG2XMjDEt

Setelah dijalankan selama berhari-hari, masih belum juga selesai query nya. Edan.
Ketika saya cek, ternyata query tersebut sukses mensaturasi bandwidth memory – CPU :O

Jika kita bayangkan berbagai jalur data di dalam sebuah server seperti jalan tol, maka, jalur data antara memory – CPU adalah seperti jalan tol yang paling besar dan jalurnya ada ratusan buah πŸ™‚ dan jalan tol ini sukses dibuat sampai macet oleh query ini πŸ˜€

Maka kemudian query ini di optimize, seperti dijabarkan di artikel yang di link sebelumnya; dan lalu dijalankan kembali.

Kini query tersebut selesai dijalankan dalam waktu 1 jam saja πŸ™‚

Jika Anda sudah menonton film The Imitation Game, tentu ingat bagaimana frustasinya Alan Turing ketika mesinnya gagal terus menyelesaikan tugasnya dalam waktu yang disediakan.

Dan bagaimana tercengang ketika query nya mereka optimize – dan kemudian jadi bisa diselesaikan dalam waktu sebentar saja πŸ˜€

SSD bukan silver bullet. Bahkan SSD pun bisa dibuat overload oleh query yang buruk.
Seorang DBA yang berpengalaman bisa membantu Anda menemukan query-query yang buruk tersebut, dan membuatnya menjadi lebih cepat.

Pastikan bahwa DBA Anda paham prinsip dasar untuk troubleshooting soal performa :

(1) Profiling : ukur, tahu cara mengukur performa, dan menemukan titik-titik kelambatan.

(2) Tuning : berdasarkan data dari hasil profiling, kemudian DBA jadi bisa melakukan tuning ke query yang bermasalah – dan bukannya asal utak-atik setting saja….

(3) Benchmarking : setelah selesai tuning, kemudian bisa melakukan benchmarking, dan bisa menyampaikan berapa besar tambahan performa yang berhasil didapatkan.

Tanpa urutan 3 langkah ini, maka proses tuning yang dilakukan adalah serupa dengan praktek perdukunan πŸ™‚ gaib & mistis.

Semoga bermanfaat.

ο»Ώ

MySQL : Make Your Query Runs (at least) 16800% Faster. :: One of our data…
MySQL : Make Your Query Runs (at least) 16800% Faster. :: One of our data analyst was asked to analyze a bunch of data from 2 tables. One of it Β contained… – Harry Sufehmi – Google+

Post imported by Google+Blog for WordPress.

MCSA & MCP Harry Sufehmi

:: Di kantor yang lama, saya sempat agak sebal melihat sertifikasi IT sangat didewakan πŸ™‚ beberapa kali beberapa kolega dinilai dari sertifikasi yang dimilikinya. Maka kemudian saya mengatakan kepada manager saya, bahwa saya ingin mengikuti berbagai ujian sertifikasi IT Β πŸ™‚

Dalam waktu 2 bulan, saya lulus 4 ujian sertifikasi πŸ™‚ MCP (Microsoft Certified Professional). Β Setelah itu menyusul mendapatkan sertifikasi CNA (Certified NetWare Administrator), sertifikasi MCSA (Microsoft Certified System Administrator) dan terakhir sertifikasi CCNA (Cisco Certified Β Network Associate) πŸ™‚

Namun faktanya tetap personil IT paling jago di kantor saya adalah kawan saya yang hanya lulusan SMA (!) dan tidak punya satupun sertifikasi IT…. πŸ™‚ πŸ™‚

Simon, dia ini skillnya sudah seperti level dewa. Agak pemalas πŸ˜€ tapi jenius. Dia selalu bisa menemukan solusi paling simple dan mudah, mungkin karena pemalasnya itu ya? πŸ˜€ jadinya tidak mau yang repot, ha ha ha. Dan di saat kepepet, selalu bisa diandalkan. Ketika semua orang sudah mulai panik, dia tetap cengar cengir πŸ™‚ dan tiba-tiba masalahnya sudah selesai semua πŸ™‚

Jadi jika Anda tidak memiliki sertifikasi IT apapun, tidak usah sedih. Asalkan Anda bisa diandalkan seperti Simon, saya hormat kepada Anda. Salut !ο»Ώ

Post imported by Google+Blog for WordPress.