Monthly Archives: November 2008

Linus Airways !




Linus Airways !

Originally uploaded by hsufehmi

Here’s something you don’t see everyday – apparently, there’s an airline named Linus. And it’s an Indonesian company. How cool is that ?

Linus Torvalds might chuckle if he finds out about this ๐Ÿ™‚

Sorry for the quality of the shot – I was late to realize it, and had only very little time to took the shot. If you can’t see clearly – the Linus Airways banners are the middle and bottom ones.

Linus Airways FTW !

Kronologger.com

Akhirnya saya bisa posting ke http://sufehmi.kronologger.com dari handphone, via SMS. Ternyata, selama ini saya salah, belum mengirimkan sms “reg kron” ke 3689. Alamak…. maklum, newbie sms ๐Ÿ™‚

Nahhh… sekarang sudah bisa, jadi saya bisa rutin posting di kron. Karena itu, maka saya pasang widget Kronologger saya di blog ini.
Sekarang sudah muncul di sebelah kanan di sidebar di blog ini.

Selain itu, widget Tunas Cendekia juga sudah saya munculkan kembali. Sebelumnya widget ini lenyap karena blog ini di upgrade WordPress nya — ini uniknya hosting di Dreamhost.com, upgrade blog jadi mudah, tapi template blog kita kadang jadi polos kembali, he he.

Oke, kembali ke Kron !

Good website monitor?

I’m looking for a good website monitoring service. This service will quickly, and accurately, notify me when any of the monitored website is not responding / down.
Please freely give your recommendation if you happen to know one.

My requirements:

1. We can choose the monitoring station’s locations
2. Robust monitoring system : I do NOT want false alarm.
3. Easy to setup, then it’ll work with no further intervention
4. SMS notification
5. Good cost/benefit ratio : I can set up this kind of service myself – but why hassling myself if there’s someone else already providing it for less cost/hassle?

Before I used pingdom.com’s service, because I read rave reviews of it all over the Net. But, to my confusion, it consistently send me false alarms.

OK it’s understandable when the monitored server is on Indonesia, with less-than-ideal international links. However, to get 10 false alarm everyday on servers hosted on SoftLayer.com ?? Needless to say, I got tired of it pretty quickly.

Thank you.

Hati-hati WordPress : gunakan WordPress Legacy

Akhir-akhir ini ada berbagai situs Indonesia yang terkenal kena hack oleh para hacker, sepertinya dari luar negeri. Situsnya sendiri tetap muncul dan nampak seperti biasa. Namun, jika Anda menggunakan browser Firefox, maka akan muncul peringatan : “This is an Attack Site !”
Wah, ada apa ini ?

Ternyata setelah diteliti, situs-situs tersebut disisipi berbagai link, yang bisa menyebabkan komputer Anda kemasukan virus / trojan. Link-link tersebut disisipkan secara cukup rapi. Untungnya Firefox, dan Google, membantu memperingatkan. Sehingga akhirnya tindakan mereka tersebut jadi ketahuan.

Jadi ini adalah salah satu trend yang terus semakin meningkat — hacking website dengan tujuan untuk keuntungan finansial.
Software yang terpasang di komputer para pengunjung situs tersebut kemudian akan menghasilkan komisi / penghasilan bagi para hacker ybs.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa situs-situs yang terkena hack tersebut ternyata menggunakan WordPress versi yang agak lama.
Tapi bagaimana ya, memang WordPress itu sangat cepat di update. Baru saja kita upgrade, tiba-tiba sudah muncul kembali versi barunya. Bagaimana ya?

Ternyata ada solusinya yang cukup menarik. Automattic, perusahaan pembuat WordPress, menyediakan juga versi stable (disebut “legacy”) dari software mereka. Ini meniru konsep Debian, dimana ada versi stable dan testing dari software tersebut. Nah, versi WordPress terbaru adalah testing. Selalu berubah, selalu bertambah fiturnya. Tampilannya sangat menarik.
Memang menyenangkan. Namun, jika reputasi website kita jadi hancur karena kemudian kena hack, tentunya sayang sekali.

WordPress Legacy dirawat oleh tim security Automattic selama 5 tahun, yaitu sampai tahun 2010. Selama 5 tahun itu, WordPress Legacy tidak akan di update – kecuali untuk update security. Tentunya ini bagi sebagian orang sangat menarik sekali. Selama 5 tahun, kita bisa lebih fokus ke isi website kita, dan bukannya melakukan upgrade WordPress selama berkali-kali.

Jadi, pertimbangkanlah untuk menggunakan WordPress Legacy untuk situs Anda. Mudah-mudahan dengan demikian maka website Anda akan dapat terus berjalan dengan baik tanpa interupsi dari para rekan-rekan hacker ๐Ÿ™‚

Gartner : 85 persen Perusahaan pakai Open Source

Just stating the obvious that we / FOSS activists have known for a while, anyway this will still very useful to inform people – Open Source sekarang sudah dipakai dimana-mana.

Pengalaman saya, Gartner itu cenderung menyatakan sesuatu yang sudah merupakan kelaziman (stating the obvious). Jarang mereka menyatakan tren-tren baru.
Jadi, sebetulnya ini (penggunaan Open Source sudah merata di mana-mana) sudah terjadi cukup lama.

Hari gini belum pakai Open Source ?
Rugi besar lho ๐Ÿ˜‰

Berita selengkapnya : Gartner : 85 persen perusahaan pakai Open Source

BlankOn 4 telah dirilis !

Terlampir adalah press release dari rekan-rekan tim BlankOn.

Setiap kali di acara seminar saya menyebutkan BlankOn adalah salah satu karya anak bangsa ini, selalu membuat audiens tercengang. Mereka takjub ternyata Indonesia kini sudah mampu membuat sesuatu yang sedemikian canggihnya.

Terimakasih kepada kawan-kawan di BlankOn. Terus berkarya kawan, untuk bangsa & negara ini.

Jakarta, 15 November 2008.

Setelah dikembangkan dalam 6 bulan terakhir saat ini Tim BlankOn dengan ini
mengumumkan peluncuran versi rilis dari BlankOn 4.0 (Meuligoe), “Fajar baru
perangkat lunak legal dan kreatif, untuk dan oleh anak negeri
“.

BlankOn kali ini menggunakan kode nama Meuligoe (cara baca: meu-ligo) yang berasal dari bahasa Aceh, dalam rilis Meuligoe ini BlankOn menggunakan tema kebudayaan Aceh sebagai tampilan utamanya. Dalam rilis Meuligoe, BlankOn melakukan perubahan fundamental yang meliputi dibuatnya website pusat pengembangan BlankOn yang sebelumnya berada di Launchpad.net, penyegaran logo, warna dasar, pembuatan forum pengguna, dibangunnya gudang berkas iso harian, dikeluarkannya versi alternate dan Live CD secara bersama-sama.

Ahmad Haris seorang pengembang yang berlokasi di Aceh mengatakan, “Infrastruktur teknologi informasi yang dibangun di Aceh sangat mendukung sekali untuk mengembangkan open source. Belum lagi dengan adanya dukungan dari Kantor Dinas Dishubkomintel yang memberikan laboratorium komputernya untuk bisa dipakai komunitas linux disini. Tidak hanya itu saja, server-server di Kantor BPDE pun dikelola oleh pemerintah dengan dukungan komunitas.”.
Kemudian Ahmad Haris yang mengusulkan Aceh sebagai tema BlankOn 4.0 Meuligoe melanjutkan: “Dari situ saya memiliki wacana untuk mengusulkan kalau rilis BlankOn 4 menggunakan corak khas Aceh agar masyarakat disini bisa belajar dan familiar dengan BlankOn yang dari sananya dibuat untuk kebutuhan rakyat Indonesia dibidang komputer pada umumnya.”

Bersamaan dengan rilis ini juga BlankOn melakukan lomba ketangkasan dan keterampilan yang dinamakan dengan Tantangan BlankOn yang berhadiah total senilai 20 Juta, Tantangan ini di sponsori oleh Yayasan Air Putih dan YPLI yang di maksudkan untuk mengkaderisasi dan meningkatkan kualitas SDM pemuda dikarenakan target peserta tantangan BlankOn adalah Mahasiwa dan pelajar sehingga diharapkan pengembang BlankOn dapat melakukan regenerasi dan kaderisasi.

“BlankOn adalah karya kreatif anak negeri yang patut mendapat banyak dukungan dan dikembangkan, diciptakan oleh orang-orang yang memiliki kesadaran tinggi untuk meningkatkan kualitas dunia TI di Indonesia” ujar Galuh salah satu anggota pengembang Blankon. “Saya malah membayangkan kalau suatu saat BlankOn bisa sangat dibutuhkan oleh orang Indonesia karena kemudahan dan keunikannya, mungkin suatu saat dunia kesehatan bakal memakai komputerisasi dengan sistem berbasis BlankOn untuk melakukan tindakan medis.” lanjut Galuh yang juga calon dokter dan satu-satu nya pengembang wanita di BlankOn Linux.

BlankOn 4.0 Meuligoe menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama yang digunakan pada antarmukanya dan diharapkan dapat menjadi alat sosialisasi istilah-istilah bidang komputer pada Bahasa Indonesia yang selama ini dianggap aneh dan membingungkan.

== Catatan Rilis ==

Catatan Rilis BlankOn 4.0 Meuligoe ada di halaman:
http://dev.blankonlinux.or.id/wiki/4/CatatanRilis

== Unduh BlankOn ==

BlankOn 4.0 (Meuligoe) dapat diunduh dari halaman Unduh pada situs www.BlankOnLinux.or.id, baik dari situs utama maupun dari situs cermin lainnya yang terdaftar pada halaman http://dev.blankonlinux.or.id/wiki/4/Cermin

Atas nama Tim Pengembang BlankOn 4.0 Meuligoe: Muhammad Bayu a.k.a RameTux

=====================================================

== Kontak Pers ==

Silakan berkirim surat elektronik ke alamat pers@blankonlinux.or.id.

== Tentang YPLI ==

YPLI adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan perangkat lunak dan sumber daya manusia di bidang Linux, dan Perangkat Lunak Bebas/Terbuka (FOSS) di Indonesia.

== Tentang Ubuntu Indonesia ==

Komunitas Ubuntu Indonesia merupakan komunitas para pengguna Ubuntu yang dibentuk untuk membantu mempromosikan Ubuntu di Indonesia. Saat ini Komunitas Ubuntu Indonesia telah secara resmi diakui sebagai Ubuntu Local Community (LoCo) Team oleh Ubuntu.

Linux adalah merek dagang terdaftar milik Linus Torvalds. Ubuntu and Canonical adalah merek dagang terdaftar milik Canonical Ltd. Merek dagang dan hak cipta lain yang dirujuk catatan ini adalah kepunyaan masing-masing pemiliknya.

NB: Selengkapnya di http://blankonlinux.or.id/siaran-pers.html

==Tantangan BlankOn 2009==

Tantangan BlankOn adalah tantangan proyek BlankOn untuk mahasiswa dan pelajar Indonesia. Mahasiswa dan pelajar Indonesia yang berminat dapat menjadi peserta tantangan dan menyelesaikan tantangan dalam waktu 3 bulan. Akan ada imbalan berupa uang tunai bagi peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memerkenalkan Blankon ke kalangan pelajar dan mahasiswa sekaligus melibatkan mereka dalam pengembangannya. Nilai hadiah tidak menyerminkan tingkat kesulitan namun tingkat pentingnya tantangan tersebut namun hingga saat ini belum dapat dikerjakan sendiri oleh tim pengembang yang ada karena keterbatasan waktu dan tenaga.

Kecuali disyaratkan dalam masing-masing halaman tantangan, hasil pekerjaan asli (bukan patch atau karya turunan upstream) dilisensikan secara sukarela ke lisensi Perangkat Lunak Terbuka yang terdaftar di OSI atau Creative Commons (pilih antara CC-BY-SA atau CC-BY-ND).

Secara umum, tantangan dianggap berhasil dikerjakan apabila peserta dinilai mampu memenuhi 100% kriteria wajib dan 80% kriteria tambahan. Namun secara khusus tiap-tiap tantangan mungkin berbeda dalam kriteria penilaiannya, silakan kunjungi masing-masing halaman tantangan untuk lebih jelasnya. Penilaian dilakukan oleh para mentor.

Total imbalan yang disediakan adalah Rp 20.000.000 yang disponsori oleh Yayasan Air Putih. Tim BlankOn masih membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menambahkan total nilai imbalan. Dari nilai yang diberikan akan didistribusikan secara proporsional ke daftar tantangan yang tersedia di bawah ini. Tidak tertutup kemungkinan untuk mensponsori tantangan lain yang belum ada di daftar tantangan di
bawah.

Info lengkap:
http://dev.blankonlinux.or.id/wiki/TantanganBlankOn/2009

Selusin Sutera dari (dan untuk) Pacarku

Saya jarang memperhatikan puisi karena sering tidak paham maksudnya. Terakhir saya mengutip puisi adalah Tuhan 9 Senti nya Taufiq Ismail.

Malam ini saya menemukan puisi ini, diposting di milis internal ISNET. Tersentuh sekali rasanya. Ada pelajaran-pelajaran hidup yang baik di dalamnya.

Terimakasih kepada mbak Eva Nukman yang telah sharing puisi ini. Mudah-mudahan saya bisa mengikuti teladannya juga.

Enjoy.

Selusin Sutera dari (dan untuk) Pacarku

sutera dariku untukmu, darimu untukku
selusin banyaknya, dari kita untuk kita
karena kau tak hanya memberi
dan aku tak cuma menerima

lapisan pertama menjadi alas, lapisan kedua menjadi pondasi
sebutlah mereka saling menghargai dan saling mengerti
dan kau boleh mempertukarkannya menjadi yang kesatu atau yang kedua

sutera ketiga adalah kepercayaan dan kesetiaan
yang berjalin berkelindan, kait mengait
membuhul dan mengikat

lapisan sutera keempat adalah dada yang lapang
untuk bersabar
untuk memaafkan

sutera kelima adalah dukungan
agar kau menjadi dirimu
dan aku menjadi diriku

lapisan keenam adalah materi
yang darinya kita kan selamanya kekurangan jika selalu melihat ke atas dan
mengeluh
dan sebaliknya senantiasa berlimpahan jika memandang ke bawah serta
bersyukur

perhatian dan kepedulian menjadi sutera ketujuh
karena kau dan aku tidak lagi hidup sendiri

sutera kedelapan adalah kebersamaan di dalam perbedaan
kau tidak harus menjadi aku
dan aku tidak mesti beralih serupamu

yang kesembilan, kesepuluh, dan kesebelas
adalah tiga makhluk mungil nan beranjak remaja
yang merekat, mempererat, mempertebal hubungan di antara kita

sutera kedua belas, haruskah kusebutkan?
ia menyelubungi, membungkus kesebelas sutera sebelumnya
yang tanpanya mereka bagai tak punya makna
dan bahkan mungkin tak kan pernah ada

sutera kedua belas adalah cinta
yang apinya terus menyala menghangatkan
karena kau bukan saja suamiku, dan ayah dari anak-anakku
tetapi kau juga sahabatku
serta pacarku

itulah selusin sutera darimu untukku, dariku untukmu
dari kita untuk kita
karena aku tak hanya memberi
dan kau tak cuma menerima

sutera, karena dua puluh lima adalah perak dan lima puluh adalah emas
selusin, karena itulah bilangan tahun yang berlalu
sejak ayahku menggenggam tanganmu berucap ijab dan kau jawab dengan kabul

selusin sutera untuk cinta kita
yang dengan Bismillah kita memulakannya
selusin sutera untuk bahtera cinta kita
yang berharap cinta-Nya
[va]

untuk dia
Dรƒยผsseldorf, 28.08.06
mengenang tanggal yang sama dua belas tahun lalu.

Sukses, satu lagi telah terjerumus !

Beberapa waktu yang lalu, saya sedang menjadi pembicara di sebuah acara seminar tentang promosi/pengenalan/advokasi F/OSS (Free / Open Source Software). Di acara tersebut masih ada kekurangan satu pembicara lagi, yaitu untuk mendemokan desktop Linux. Tadinya saya pikir akan saya lewatkan saja. Namun, kemudian saya teringat kepada seorang kawan, yang sejak pindah ke Linux 6 bulan yang lalu selalu aktif mempromosikannya kepada semua orang.

Pada saat ini, tidak banyak orang yang mampu mempromosikan F/OSS secara efektif kepada masyarakat umum.
Aktifis F/OSS ada banyak, namun yang memiliki kemampuan presentasi, promosi & marketing masih cukup langka. Ini wajar, karena memang kebanyakan lebih fokus kepada soal teknis, dan banyak yang sangat pakar di soal ini. Saya pribadi tidak ada apa-apanya dibandingkan mereka.
Di lain pihak, kita membutuhkan lebih banyak lagi advokat F/OSS dengan kemampuan presentasi yang baik, untuk dapat lebih sukses dalam memperkenalkan F/OSS kepada masyarakat umum.

Nah, kebetulan kawan saya ini kemampuan presentasinya cukup impresif, kebetulan sehari sebelumnya saya baru presentasi bersama ybs. Jadi saya kepikiran, hmmmm… mari kita jerumuskan beliau menjadi presenter F/OSS juga, ha ha ha ๐Ÿ˜€

Pada saat itu pukul 09:00 kalau tidak salah, saya telpon dan minta beliau siap presentasi pada pukul 10:45. Sudah siap ditolak sih, lha mendadak begitu. Tapi usaha dulu ah.
Eh, ternyata disetujui :Dร‚ย  jadi saya jelaskan bahwa saya minta beliau mempresentasikan desktop Linux + Compiz Fusion kepada audiens. Confirmed, lalu saya kirimkan alamat lokasi seminar via SMS kepada beliau.

Sekitar pukul 10:45 presentasinya dimulai. Compiz Fusion langsung muncul dan didemonstrasikan. Cukup banyak mata yang terbelalak ๐Ÿ˜€
Seperti yang saya tebak, presentasinya berjalan dengan sangat baik :

1. Suara yang jelas didengar : berbeda dengan saya, yang suaranya cenderung bass & mendem. Suara beliau ini cukup lantang dan mudah didengar oleh audiens walaupun tanpa menggunakan microphone

2. Interaktif : peserta dipersilahkan untuk menginterupsi jika ada pertanyaan. Komunikasi 2 arah selalu jauh lebih menarik daripada komunikasi 1 arah.

3. Fokus ke topik yang menarik bagi pemirsa : Ini adalah hal yang paling penting.
Beberapa kali saya menyaksikan presentasi F/OSS tentang sejarah Linux dari awal, perbedaan Gnome dengan KDE, dan diskusi soal teknis lainnya — pada audiens awam !
Tidak heran jika kemudian audiens mulai jatuh tertidur satu persatu.

Riyogarta berhasil mempresentasikan hal-hal yang menarik bagi pemirsanya. Cukup banyak celetukan dan komentar yang muncul, dan jelas nampak ketertarikan audiens kepada topik yang dipresentasikannya.

4. Humor : manusia adalah manusia, bukan mesin. Sekali-sekali selipkan humor disana sini, untuk menghidupkan suasana. Saya akui, ini adalah salah satu poin kelemahan saya pribadi, he he

Saya tersenyum pada akhir presentasi, melihat bagaimana animo peserta menjadi tinggi. Ini akan memudahkan pekerjaan saya, sebagai presenter di sesi berikutnyaร‚ย  :Dร‚ย  ha ha

Seusai presentasi, saya mengucapkan terimakasih kepada Riyogarta, dan bertanya bagaimana kesannya memberikan presentasi mengenai F/OSS yang untuk pertama kalinya ini ? Dijawab, “Ry, itu Compiz Fusion gue sebetulnya lagi error ! Efek Zoom nya kagak nongol !“.

Bwahaha… kami tertawa terbahak-bahak bersama-sama. Yang jelas, tidak kelihatan sama sekali kekuatirannya pada saat presentasi tersebut. Satu lagi hal yang penting untuk dikuasai oleh seorang presentar — jangan sampai presentasi terganggu karena suatu masalah. Alihkan perhatian pemirsa ke soal lainnya yang masih relevan.

Jadi saya langsung tembak sekali lagi, “Gimana, jadi nanti kalau ada lagi boleh dong kita minta tolong lagi jadi presenter?”, yang dijawab, “wah mau banget deh. Demen banget gue nih, he he”.

Alhamdulillah ๐Ÿ™‚ satu orang lagi telah berhasil saya jerumuskan menjadi presenter dan promoter F/OSS ๐Ÿ™‚

Thanks pak Riyo untuk bantuannya pada hari tersebut.
Sesi saya berjalan dengan sangat sukses berkat bantuan Anda di sesi sebelumnya – diskusi dan pertanyaan berseliweran dengan sangat intens, sampai MC terpaksa menghentikan acara karena sudah melampaui batas waktu ๐Ÿ˜€

OK, siapa lagi yang mau saya jerumuskan juga? Silahkan langsung komentar saja yaa.
He he he…. ๐Ÿ˜‰

Seminar : Open Source untuk Industri Media

Hari ini AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia) mengadakan acara seminar dengan judul “Open Source untuk Industri Media”.

Seminar ini berlokasi di JCC, board room 6, pada pukul 13:00 s/d 15:30, tanggal 12 November 2008.

Jika Anda aktif di bidang media, baik konvensional maupun online, silahkan bisa hadir di acara ini untuk menemukan bagaimana Open Source bisa membantu media Anda.

Pembicaranya adalah Betti Alisjahbana dan Mario Alisjahbana. Mario Alisjahbana adalah Presiden Direktur PT Dian Rakyat dan PinPoint Publications. Betti Alisjahbana adalah Presiden Direktur IBM Indonesia selama 8 tahun, sebelum keluar untuk mendirikan Quantum Business International.

Semoga bermanfaat.