Monthly Archives: October 2006

PHP : Form Builder / Generator

My work is involving more and more PHP-based forms, so I decided today to find a good form generator to save my time.
Here’s my requirements :

  1. Willing to pay : I’m willing to pay for the right solution.
  2. Easy to use : Some of the script actually make life harder for you, go figure. I was looking to save time, not to spend more of it
  3. Flexible : I still need to apply my own style / formatting. The solution must allow me to do this, while comforming to the second requirement above
  4. Saving to database : some PHP form makers / generators will only allow you to submit the form to be send by email.
  5. Validation : surprisingly, quite a lot of the (even) commercial solutions out there are missing this.
  6. Source available : I need the source code available to me, in case of problems / need for further customizations. Some packages doesn’t give you this.

Too picky ? Well, my needs are quite advanced indeed.
Anyway, I spend almost two hours browsing around with no joy, until suddenly …. to my surprise (again), it seems that the best solution for my needs is an open source one – the HTML_QuickForm PEAR Package.

It’s easy to use (see the tutorial for yourselves).

It’s definitely very flexible; it provides 8 renderers and support several template engines ! It allows you to process the submission however you chooses with the process method – by email, to database, or you can also process it straight away in the same script.

And validations… it’s really sweet. You can choose whether to do it on the server or client side. When you choose to do it on the client, it automatically generate the needed Javascript codes for you. Awesome is not descriptive enough word for it.
There are many ready-to-use validation rules; alphanumeric, lettersonly, maxlength, minlength, etc – and the regex rule fulfill any other needs that’s otherwise not available.

With the source also available, it’s really hard for me to look for anything else. But if you think you’ve found something better, feel free to let me know.


Oracle hijacking RedHat Enterprise Linux

I just realize that there’s a new distro called Oracle Unbreakable Linux.

Oracle, now realizing that they’re completely incapable of creating an unbreakable product, decided to hijack other’s product, and labeled it as unbreakable.
And when it breaks, they’ll smugly point their fingers to RedHat. Dilbert’s boss would be so proud.

This is why I don’t like Larry Ellison as much as I don’t like Bill Gates.

Anyway, if I’m a business owner, I’ll choose RedHat Enterprise Linux (RHEL) over Oracle’s. Because what Oracle’s doing is pretty risky.
An example; if suddenly RedHat chooses to change the license for some of its own products in RHEL, this would keep Oracle from having it. Which would leave Oracle Linux’s customers (you) with an incomplete product.

Oracle, of course, may create its own version of those products. But it will instantly cause their mission to fail :

“We think it’s important not to fragment the market,” said Oracle’s Chief Corporate Architect Edward Screven. “We will maintain compatibility with Red Hat Linux. Every time Red Hat distributes a new version we will resynchronize with their code.

PS: What Oracle’s doing is indeed legal. But, to me, it’s not ethical.
The company owned by the ninth richest man in the world, hijacking a small company’s product ? That just tells you how technically incapable they are, really.

TCCO : Cheat sheets :: IT

Cheatsheet (CS) is a / several page(s) of condensed information on certain topic, which acts as a quick reference. It’s very handy because it’s just a page with most of the information that you need already there. Remember your cheatsheets back then when you’re still at school ? Amazing isn’t how much information we all managed to cram on so little piece of paper πŸ™‚
It’s basically the same, but these cheatsheet are not for school exams – they’re for life exams : our daily job.

Note that creating a good cheatsheet is no easy task. Some authors have donation links put up on their pages. Therefore, if you found anything useful (eg: saved you lots of time / it’s a lot of convenience / actually saved your butt), consider donating. The authors deserves it.

Here I’ll try to list all (good quality) cheatsheets on IT. If you see something missing, please feel free to comment, and I’ll add it. Thanks.

Continue reading TCCO : Cheat sheets :: IT

Annisa, an Indigo Child from Indonesia

At a glance, Annisa Rania Putri doesn’t seem to be a special girl. Born on 1999, there was nothing special on her birth as well, except that she was born though Caesarian operation. However, when she spoke on an audience on Tuesday, 17 October in Jakarta, everyone’s jaw was on the floor.

To see an Indonesian speaking fluently in English, especially at an age of only 6 years old, is quite something. But I’m sure you’ll say “impossible !” when I declared that this girl also speaks Korean, Arabic, and Dutch. Yet, this is the case here.

In Padepokan Toha, Jakarta; hundreds of people were mesmerized by the speech delivered by this indigo child. She advised people, decades older than her, to fast (this was the month of fasting for Muslims, Ramadhan). This is because fasting will cause people to love each other. As it spreads, peace will prevail. “With fasting, we can get rid of our negative energy, and develop the positive energy which is love”, said Annisa in English.

In her childish style, she continued her messages. People must not lie, she said. To those who already had this as a habit, they must try to be honest from now on. Fasting can help too with this.
“Do not lie, because once you lied, you will keep doing it until you’re old”, she said.

Delivering awesome speech is not her only special ability. She can also design house — she designed a 4 story house in Kelapa Gading area, Jakarta. With no formal education in architecture whatsoever.
She can also build her own computer and operate it.

Accoding to Mrs Yenni, her mother, Annisa’s special abilities began to show around October 2002. She claimed to see a big flower close to their home, but Mrs Yenni couldn’t see anything.

Annisa then started to call her by her name (this is highly unusual in Indonesia).
“(It’s OK,) I’m older than Yenni anyway”, said Annisa.

Hopefully the future will be only even better for Annisa. Congratulations to her family !

Source: Tribun Timur newspaper

Penyebab Autisme ?

Jumlah penderita Autisme dalam dekade terakhir

Autisme, sebuah penyakit kondisi yang satu abad yang lalu hampir tidak terdengar sama sekali, kini sudah hampir menjadi sesuatu yang normal. Perkembangan autisme terutama makin melejit di beberapa dekade terakhir, seperti yang dapat dilihat pada grafik di sebelah kanan.

Ketika sudah terlanjur, Autisme bisa sangat sulit untuk dikendalikan, apalagi untuk disembuhkan. Jika kita mengetahui berbagai potensi penyebabnya, maka mudah-mudahan kita bisa mengatur agar anak kita terhindar dari itu semua. “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, kata pepatah. Dan untuk kasus Autisme, dimana di Amerika saja perawatannya memakan biaya US$ 35 milyar per tahun, pepatah ini sangat telak mengenai sasaran.

Penyebab pasti autisme belum diketahui sampai saat ini. Kemungkinan besar, ada banyak penyebab autisme, bukan hanya satu.
Dahulu sempat diduga bahwa autisme disebabkan karena cacat genetik. Namun cacat genetika tidak mungkin terjadi dalam skala demikian besar dan dalam waktu demikian singkat. Karena itu kemudian para peneliti sepakat bahwa ada banyak kemungkinan penyebab autisme lainnya.

Berbagai hal yang dicurigai berpotensi untuk menyebabkan autisme :

  1. Vaksin yang mengandung Thimerosal : Thimerosal adalah zat pengawet yang digunakan di berbagai vaksin. Karena banyaknya kritikan, kini sudah banyak vaksin yang tidak lagi menggunakan Thimerosal di negara maju. Namun, entah bagaimana halnya di negara berkembang …
  2. Televisi : Semakin maju suatu negara, biasanya interaksi antara anak – orang tua semakin berkurang karena berbagai hal. Sebagai kompensasinya, seringkali TV digunakan sebagai penghibur anak. Ternyata ada kemungkinan bahwa TV bisa menjadi penyebab autisme pada anak, terutama yang menjadi jarang bersosialisasi karenanya.

    Dampak TV tidak dapat dipungkiri memang sangat dahsyat, tidak hanya kepada perorangan, namun bahkan kepada masyarakat dan/atau negara. Contoh paling nyata adalah kasus pada negara terpencil Bhutan – begitu mereka mengizinkan TV di negara mereka, jumlah dan jenis kejahatan meningkat dengan drastis.

    Bisa kita bayangkan sendiri apa dampaknya kepada anak-anak kita yang masih polos. Hiperaktif ? ADHD ? Autisme ? Sebuah penelitian akhirnya kini telah mengakui kemungkinan tersebut.

  3. Genetik : Ini adalah dugaan awal dari penyebab autisme; autisme telah lama diketahui bisa diturunkan dari orang tua kepada anak-anaknya.

    Namun tidak itu saja, juga ada kemungkinan variasi-variasi lainnya. Salah satu contohnya adalah bagaimana anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lanjut memiliki kans lebih besar untuk menderita autisme. (walaupun sang ayah normal / bukan autis)

  4. Makanan : Pada tahun 1970-an, Dr. Feingold dan kolega-koleganya menyaksikan peningkatan kasus ADHD dalam skala yang sangat besar. Sebagai seseorang yang pernah hidup di era 20 / 30-an, dia masih ingat bagaimana ADHD nyaris tidak ada sama sekali di zaman tersebut.

    Dr. Feingold kebetulan telah mulai mengobati beberapa kasus kelainan mental sejak tahun 1940 dengan memberlakukan diet khusus kepada pasiennya, dengan hasil yang jelas dan cenderung dalam waktu yang singkat.

    Terapi diet tersebut kemudian dikenal dengan nama The Feingold Program.

    Pada intinya, berbagai zat kimia yang ada di makanan modern (pengawet, pewarna, dll) dicurigai menjadi penyebab dari autisme pada beberapa kasus. Ketika zat-zat tersebut dihilangkan dari makanan para penderita autisme, banyak yang kemudian mengalami peningkatan situasi secara drastis.

    Dr. Feingold membayar penemuannya ini dengan cukup mahal. Sekitar tahun 1970-an, beliau dikhianati oleh The Nutrition Foundation, dimana Coca cola, Kraft foods, dll adalah anggotanya. Beliau tiba-tiba diasingkan oleh AMA, dan ditolak untuk menjadi pembicara dimana-mana.
    Syukurlah kemudian berbagai buku beliau bisa terbit, dan hari ini kita jadi bisa tahu berbagai temuan-temuannya seputar bahaya makanan modern.

  5. Radiasi pada janin bayi : Sebuah riset dalam skala besar di Swedia menunjukkan bahwa bayi yang terkena gelombang Ultrasonic berlebihan akan cenderung menjadi kidal.
    Dengan makin banyaknya radiasi di sekitar kita, ada kemungkinan radiasi juga berperan menyebabkan autisme. Tapi bagaimana menghindarinya, saya juga kurang tahu. Yang sudah jelas mudah untuk dihindari adalah USG – hindari jika tidak perlu.
  6. Folic Acid : Zat ini biasa diberikan kepada wanita hamil untuk mencegah cacat fisik pada janin. Dan hasilnya memang cukup nyata, tingkat cacat pada janin turun sampai sebesar 30%. Namun di lain pihak, tingkat autisme jadi meningkat.

    Pada saat ini penelitian masih terus berlanjut mengenai ini. Sementara ini, yang mungkin bisa dilakukan oleh para ibu hamil adalah tetap mengkonsumsi folic acid – namun tidak dalam dosis yang sangat besar (normalnya wanita hamil diberikan dosis folic acid 4x lipat dari dosis normal).

    Atau yang lebih baik – perbanyak makan buah-buahan yang kaya dengan folic acid, karena alam bisa mencegah tanpa menyebabkan efek samping :

    Nature is more precise; thatÒ€ℒs why all man-made drugs have side effects

  7. Sekolah lebih awal : Agak mengejutkan, namun ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa menyekolahkan anak lebih awal (pre school) dapat memicu reaksi autisme.

    Diperkirakan, bayi yang memiliki bakat autisme sebetulnya bisa sembuh / membaik dengan berada dalam lingkupan orang tuanya. Namun, karena justru dipindahkan ke lingkungan asing yang berbeda (sekolah playgroup / preschool), maka beberapa anak jadi mengalami shock, dan bakat autismenya menjadi muncul dengan sangat jelas.

    Untuk menghindari ini, para orang tua perlu memiliki kemampuan untuk mendeteksi bakat autisme pada anaknya secara dini. Jika ternyata ada terdeteksi, maka mungkin masa preschool-nya perlu dibimbing secara khusus oleh orang tua sendiri. Hal ini agar ketika masuk masa kanak-kanak maka gejala autismenya sudah hampir lenyap; dan sang anak jadi bisa menikmati masa kecilnya di sekolah dengan bahagia.

Dan mungkin saja masih ada banyak lagi berbagai potensi penyebab autisme yang akan ditemukan di masa depan, sejalan dengan terus berkembangnya pengetahuan di bidang ini.

Secara ringkas; gaya hidup modern memang sangat besar kontribusinya terhadap peningkatan kasus autisme. Salah satu bukti yang paling nyata adalah nyaris tidak adanya kasus autisme di masyarakat Amish.

NOTE : Artikel ini hanya bertujuan untuk mengenalkan Anda kepada berbagai potensi penyebab autisme.

Berbagai artikel yang membahas topik ini cenderung sangat sulit untuk dipahami karena menggunakan bahasa medis / akademis. Karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskannya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti.
Sehingga selanjutnya diharapkan akan memudahkan para (calon) orang tua untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang soal ini.

Apakah Autisme itu ?

Autisme adalah : neurodevelopmental disorder that manifests itself in markedly abnormal social interaction, communication ability, patterns of interests, and patterns of behavior.

“Cacat pada perkembangan syaraf & psikis manusia, baik sejak janin dan seterusnya; yang menyebabkan kelemahan/perbedaan dalam berinteraksi sosial, kemampuan berkomunikasi, pola minat, dan tingkah laku”.

Autisme cukup luas dan mencakup cukup banyak hal. Ciri-ciri autisme ada banyak, dan kebanyakan penderita autisme hanya menderita sebagiannya saja.

Penderita autisme cukup banyak yang ternyata malah menjadi sukses dalam hidupnya. Penderita autis banyak yang menjadi pakar pada bidang sains, matematika, komputer, dan lain-lainnya.

Orang tua dapat sangat membantu mengarahkan anak autis untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihannya (seperti: kemampuan untuk fokus & konsentrasi yang luar biasa), dan melatih mereka untuk memperbaiki berbagai kelemahan-kelemahannya.

Nampaknya ini dulu yang bisa saya tuliskan untuk topik ini. Komentar/koreksi akan diterima dengan senang hati. Semoga dapat bermanfaat.

Ahlul Kitab : masih ada ?

Pertanyaan yang sejak dahulu selalu terdengar kembali : apakah ahli kitab, seperti yang didefinisikan di dalam Al-Quran, masih ada ?

Satu kelompok berpendapat bahwa masih ada, dan menunjuk kepada kelompok agama seperti Kristen modern sebagai contohnya. Pendapat ini banyak ditolak karena agama Kristen modern telah mengalami banyak perubahan dan, terutama, berpendapat bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebuah dogma yang secara khusus ditolak oleh Al-Quran, sehingga menjadi kontradiksi yang cukup jelas.

Satu kelompok lagi berpendapat bahwa ahlul kitab sudah tidak ada lagi.
Namun pendapat ini lebih sulit lagi untuk diterima, karena jika satu saja dari 5 milyar penduduk bumi ternyata masuk dalam definisi ahlul kitab versi Al-Quran, maka sudah cukup untuk membuat pendapat tersebut menjadi salah.

Hari ini kebetulan saya menemukan tentang Unitarian Christianity. Membaca keterangannya, menarik sekali; jelas ini berbeda dengan akidah Kristen mainstream :

  1. Percaya kepada Tuhan yang satu
  2. Injil adalah wahyu Tuhan, namun ditulis dan telah di edit oleh manusia.
  3. Percaya bahwa bayi terlahir tanpa dosa, namun kemudian memiliki kemampuan untuk menjadi baik ataupun jahat (free will).
  4. Percaya bahwa akal sehat dan sains dapat bersatu / tidak kontradiksi dengan doktrin agama
  5. Menjadikan Yesus sebagai idola / contoh teladan dalam menjalani kehidupan.

Unitarian adalah kelompok mayoritas dalam agama Kristen, sampai terjadinya Konsili Nicea. Setelah konsili yang kedua, para pengikut Unitarian dianggap sebagai pelaku bid’ah (heretic), dan dikejar serta dibunuh secara massal. Kelompok Trinitarian kemudian menjadi mayoritas dalam agama Kristen, dan terus mendominasi sampai sekarang.

Unitarian mulai berkembang lagi setelah munculnya kelompok Protestan. Banyak tokoh-tokoh dunia yang ternyata adalah penganut Unitarian (atau sekte-sektenya) :

  • Tim Berners-Lee
  • Alexander Graham Bell
  • Charles Dickens
  • Felix, Bishop of Urgel
  • Matt Groening
  • Thomas Jefferson
  • Isaac Newton
  • Florence Nightingale
  • Beatrix Potter
  • Christopher Reeve
  • Dan lain-lainnya

(Perlu diperhatikan bahwa ada banyak kelompok-kelompok Unitarian, beberapanya malah percaya bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Jadi tidak semua kelompok yang bernama Unitarian otomatis mempercayai semua poin-poin yang tercantum di atas)

Browsing Internet hari ini menambah sebuah wawasan baru yang sangat menarik, alhamdulillah.

Paypal di Indonesia – belum bisa withdraw…

Gembira sekali sewaktu membaca posting Wahyu bahwa PayPal kini sudah menerima pendaftaran dari warga negara Indonesia. Segera saya membuka account baru disitu.

Lalu saya cek bagian yang paling penting – withdrawal / tarik duit πŸ™‚

Lha, muncul pesan berikut ini :

PayPal accounts opened in this country or region currently cannot withdraw funds. We regret any inconvenience this may cause you.

We are continually expanding our global network to give valued users like you greater access to the wide range of PayPal options.

Ah.. kelihatannya masih harus menunggu lagi.

Anyway, ini sudah mendingan dari sebelumnya. Mudah-mudahan penungguan yang sekarang ini tidak terlalu lama.

XL Corporate : Billing service

1. Ketik *108# lalu tekan dial (up to date!)
2. SMS ke 9767 dengan isi “BILL” untuk mendapatkan rincian tagihan XL Anda (laporan tagihan s/d kemarin).

Kemarin, tiba-tiba HP tidak bisa digunakan, karena “Account Anda diblokir karena telah melewati credit limit”. Lha, perasaan enggak ada menelpon kemana-mana yang mahal, jadi rasanya mustahil kalau baru tanggal 11 Oktober saja sudah melewati credit limit (Rp 1 juta).

Jadinya coba cek ke nomor 818 pagi ini pukul 08:45

Lebih lucu lagi, pertama kali disambut “For service in English, press 1″… tunggu sebentar, lho tidak ada pilihan untuk memilih bahasa Indonesia.
Ya sudah, pencet satu. Lha….. layanannya ternyata dalam b.Indonesia πŸ™‚
Kemudian terdengar “Tekan 1 untuk layanan billing, yo wis, pencet 1.

Hm.. hening.

Setelah lama menunggu, akhirnya telpon saya tutup. Lalu coba dial 818 lagi.

“Untuk layanan dalam bahasa Inggris, tekan 1” … lho, beda sambutannya. OK, tekan 1.
Lalu terdengar berikutnya, “Untuk layanan informasi kartu Jempol, tekan 1” …. πŸ˜€ … sampai akhirnya selesai semua jenis kartu XL disebut, dan tidak ada pilihan untuk mendapatkan informasi billing sama sekali.

Lha, bagaimana saya mau cek tagihan saya ya..

Kemudian penasaran maka berkali-kali saya mencoba dial 818. SETIAP kali dicoba, menunya selalu berubah kembali.
Ajaib tenan πŸ™‚

Setelah beberapa lama, akhirnya saya sadar bahwa kadang ada pilihan “Tekan 0 untuk berbicara dengan customer service kami”. Maka kemudian saya dial 818 berkali-kali (dan nyengir sendiri mendengar menunya yang jago polymorphing itu) — sampai akhirnya terdengar pilihan untuk berbicara dengan customer service, maka saya segera menekan tombol 0 (nol).

Apakah saya akan menunggu di antrian selama berjam-jam (a la Indosat Matrix) sebelum dapat berbicara dengan staf Customer Service XL ?
Alhamdulillah, ternyata tidak perlu. Hanya dalam waktu sektiar 2 menit saja, sudah ada yang menyapa dan membantu saya. Dari ybs saya menemukan bahwa kita bisa mengetahui detil tagihan kita dengan SMS ke 9767 dengan isi “BILL”.

OK, menu layanan customer service boleh berubah-ubah. Tapi mudah-mudahan tagihannya tidak yaa… kecuali, kalau berubah makin kecil. No problem ! πŸ˜€

keywords: cek tagihan pulsa xl

Teknologi anti nyamuk

Dari milis teknologia :

From: Eko Prasetya
Subject: [teknologia] Re: teknologi anti nyamuk ?

Ini ada cara yang lebih murah, walaupun mungkin ngga se-efektif skeeterbag.


On 10/10/06, Ronny Haryanto wrote:
> On Wed, Oct 11, 2006 at 03:49:27AM -0000, Luki Rustianto wrote:
> > Saya sudah desperate nih menghadapi sebuah hewan kecil imut yang
> > bernama nyamuk, kebetulan rumah daerah yang deket banget sungai jadi
> > kalo menjelang malem kompisisi jumlah nyamuk dan manusia bisa 100:1,
> > artinya kita gerak dikit udah tabrakan sama nyamuk yang terbang.
> >
> > Ada yang tau tips, trik, sulap, pengalaman pribadi dsj yang efektif
> > mengusir nyamuk ?
> Murah meriah. Bisa ditiru idenya. Nangkep nyamuk sekaligus ngadem.
> Pake hewan, manusia, atau lampu (sumber panas/cahaya) untuk dijadikan
> “umpan”. Hehe.
> Ronny

It’s 05:30 and I’m already working… ok, let’s start with something light then.

Riyo of told me yesterday about a website, which I have let my browser opened on since; It brings way too many memories from the past.

Back then, BannerMania was dominating the banner-creation scene. Pretty much all banners created by computer back then will either be created by BannerMania, or PrintMaster. It hurts your eyes after a while though, so Broderbund’s PrintShop (and much later, Microsoft Publisher) was a welcome change.

I gained fame in my university after writing an article for campus’ magazine in Assembly language, compiled with Turbo Assembler. It was a small utility written to park hard disk’s read/write head to a safe place, so it won’t crash on a data-laden sector when the computer is shut down.
A lot of my friend was amazed to see first-year student already coded in Assembly. I don’t, since high school I have seen others (high schoolers) doing it for years. Some people are really bright, it’s quite scary.

With help from PC-Tools, I’ve managed to extract data from unreadable floppies. Since floppies still uses FAT12 data structure, it was quite easy to salvage data from it using direct sector access. Still, some people thought I’m some kind of wizard or something, heh.
I prefer PC-Tools v4.23 though (the link above is version 6.0), it’s simple, does the job with none the bloat, and very small at about 100kb (I think).

Being a Pascal hardcore, I was quick to obtain a copy of Turbo Pascal 1.5 for Windows when it was released, and started coding in it. However, like Wordstar for Windows, it’s pretty buggy, and I had to abandon it.

Not many people know this, but Windows for Workgroups 3.11 was a God-send (or, for Bill-haters, Satan-send). A lot of PC was first interconnected via network with each other with this. It was more stable as well than Windows 3.1 (surprise!)
In my previous job using this, we were able to purchase less printers, and started sharing them instead via network. It resulted in a lot of yelling though, “Is the printer ready yet ??”, “Hey, insert some paper there will you”, and so on – until we introduced them to WinPopup. Then people started to annoy each other with it *sigh*.
Well, at least only us knew how to SPAM the WHOLE network,especially when we’re pissed off. Respect mah authoritah !

When VisualBasic 3 showed up, I quickly realized that I can code multimedia applications easily with it. I recorded a few nasyid into WAV files, photoshop-ed a few graphics and photos; resulting in a (back then) jaw-dropping multimedia-rich interactive demo. With lots of buttons, of course.
I donated the demo to the Islamic society in my campus for use in the campus fair (where each society presented themselves to new students). I think they had a lot of new students signed up with them then.

Before WinAmp, we had trackers. Modplay was one of it. It’s really, really amazing to hear your computer playing polyphonic sounds from the internal speaker, which usually only sounded the boring *beep*.
Later I bought Soundblaster’s AWE32, and midi files suddenly sounded so awesome.
Then MP3 came, and everything became obsolete. *sniff*

GIF2ANSI ? What the heck is that ? Well, on the “black screen” (DOS), ANSI was the graphic for the (otherwise) boring console. Believe it or not, just by using text, people managed to create astoundingly great art. GIF2ANSI makes this process simple and a no-brainer for a, well, no-brainer.

ASCIImation is where you can watch StarWars in ASCII. “Awesome” is not descriptive enough to explain it.
And in ASCIImator you can find lots of modern ASCII arts.

Right, I REALLY have to start working now. Enjoy !

Jagalah Rumah Anda di Internet

Barusan saya mampir ke sebuah situs milik kawan saya, tapi dengan terkejut saya menyaksikan bagaimana situs tersebut telah diserobot oleh orang lain dan kini berisi iklan-iklan πŸ™

Kelihatannya ybs terlambat memperpanjang sewa domain namenya. Sehingga berhasil dirampas oleh hijacker.

Seorang kawan dulu pernah kehilangan juga domain name hotelnya, Setelah beberapa tahun menjadi situs iklan, akhirnya kini domain name tersebut diambil alih oleh garuda hotel – di Nepal.

Kawan yang lainnya dulu pernah memiliki website yang cukup populer, dengan alamat Namun suatu hari dia lupa memperpanjang sewanya – dan sampai kini website tersebut menjadi situs porno.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya hal ini ?

  • Buat satu buah alamat email dengan domain name Anda sendiri
  • Atur agar semua domain name Anda didaftarkan dengan alamat email ini
  • Buat catatan yang rapi tentang domain name yang Anda miliki; tempat membelinya, tanggal expire, dll

Namun, apa yang bisa Anda lakukan jika nasi telah menjadi bubur ?

Untunglah sejak beberapa tahun yang lalu telah ada sebuah layanan yang bernama Internet Archive. Dengan slogan “Universal Access to Human Knowledge”, website yang pernah di index olehnya akan selalu terus tersedia, walaupun telah dibajak oleh orang lain sekalipun !

Sebagai contoh, situs masih bisa diakses dari sini (walaupun tidak up to date). Sedangkan situs bisa diakses dari sini.

Bagaimana jika situs Anda ternyata belum muncul di Internet Archive ? Tidak perlu bingung, silahkan bisa langsung Anda daftarkan disini.

Tunggu apa lagi, segera amankan rumah Anda di Internet ! updated

Sepertinya Menpera baru saja kembali dari sebuah perjalanan dinas, karena baru-baru ini aktif kembali di situs beliau. Ya, ada beberapa komentar di weblognya yang dibalas sendiri oleh beliau. Andakah yang beruntung ? πŸ™‚
Juga karenanya kemungkinan besar akan ada posting-posting baru di weblog beliau dalam waktu singkat ini. Makin menarik saja πŸ™‚

Blogger Indonesia of the Week

I feel very honored when found out that I’ve been chosen as the Indonesian Blogger of the Week by Fatih. Personaly though I don’t think I deserve it. As I found more and more Indonesian blogs, I realized that there are many bloggers who are better than me. Here’s an example. So many others, so much better. I’m glad that the Indonesian blogosphere is growing rapidly, and there are so many interesting things we can find there.
Nonetheless, thanks again Mas Fatih.

ps: the article linked to my old website for my profile, and I just realized that I haven’t setup any page on this blog, not even an “about” page. My bad. As the consequence, if you clicked on that old “about me” page in that article, you’ll see the slim me πŸ™‚ I’ve gained, err… some weight after those photos were taken. Heh.
Okay, one “about” page coming soon.