Monthly Archives: February 2014

Handy tools for explaining cold weather to climate change deniers

Reshared post from +John Hummel

Handy tools for explaining cold weather to climate change deniers.

Climate change deniers tend to think a single cold day, or a stretch of several cold days in a row, is "proof that global warming is a hoax."

The idea that "cold weather proves there is no climate change" reflects a fundamental misunderstanding of science and the of the difference between local and global trends. In many cases, it also reflects an emotionally-motivated willful disbelief in climate change.

How can you even start to have a meaningful conversation with a person like that? Or at least explain the evidence in terms a change-denier can understand?

This handy guide provides some pithy one-liners (and an XKCD cartoon) that may help you to explain the evidence to a willfully ignorant climate-change-denier.

thanks, +Being Liberal 

The ultimate guide to shutting down climate trolls
Next time someone tells you that snowy weather means global warming isn’t real, you’ll know exactly how to respond VIDEO

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Pengajian Hikmah :: Pagi ini, ba'da sholat Subuh, mendapat nikmat mendengarkan…

Pengajian Hikmah :: Pagi ini, ba'da sholat Subuh, mendapat nikmat mendengarkan ceramah ustadz Habibullah, di Masjid Baiturrahman, Pondok Pinang. Ada banyak hikmah yang dibagikan oleh beliau pagi ini.

# Mari kita anggap pagi ini sebagai kesempatan baru kita / second chance, setelah tadi malam kita mati (tidur), dan alhamdulillah masih dihidupkan kembali oleh Allah swt.

Mari kita manfaatkan hari ini sebaik-baiknya, seakan-akan ini adalah kesempatan / hari terakhir kita di dunia ini.

# Ayat-ayat Kauniah (alam/sains) luar biasa banyak di sekitar kita sebagai pengingat & tanda-tanda keberadaan Allah swt.

# Al-Quran memberikan isyarat, Iptek/sains memberikan bukti.

# Ketika memberikan pengajian di Kejaksaan Agung, saya katakan bahwa ketidak adilan adalah penyebab banjir (audiens tertawa)

# Kita hidup di Kerajaan Allah, yaitu di tempat bernama Bumi. Namun kita malah terus melakukan tindakan-tindakan "subversif" — di antaranya yaitu dengan merusak alam/bumi.

# Jika ketaqwaan umat Islam turun, maka Allah akan mencabut ilmu. (lalu beliau mengucapkan dalilnya, tapi saya luput mencatatnya)

Ini sudah selalu terbukti sepanjang sejarah. Ini salah satu sebab kenapa saat ini umat Islam terpuruk di sisi teknologi.

# Agama dipahami secara artifisial, lepas dari konteks. Alhasil tetap bisa terjadi berbagai hal aneh, seperti korupsi besar justru terkait Haji di departemen Agama, diperkirakan Rp 80 trilyun

# Jangan lakukan studi kritis terhadap kebijakan Allah, contoh : protes kenapa Adam as tinggal di Surga dulu (padahal nantinya akan menjadi Khalifatul Ardh / pemimpin di Bumi), tapi, lakukan studi analisis, untuk mendapatkan hikmahnya.

# Di dalam Quran disebutkan bahwa ada patahan-patahan di dalam bumi (menarik, sayang ayatnya tidak disebut)

# Tidak semua orang harus menjadi orang "sukses". Setiap orang hanya dimintai pertanggungjawaban oleh Allah tergantung dari kemampuannya.

Sahabat penuang air wudhu Rasulullah bisa masuk surga, padahal bukan orang yang jenius atau sukses, hanya orang "biasa" saja.

Tapi, ybs punya ambisi/keinginan, yaitu untuk terus bersama Rasulullah; selama di dunia ybs bisa selalu menemani Rasulullah, dan ybs menyampaikan keinginannya untuk juga bisa selalu bersama Rasulullah di surga.
Maka Rasulullah khusus mewasiatkan ybs, untuk memperbanyak sujud.

# Salah satu sumber penyebab masalah di zaman kita ini adalah kita terlalu fokus ke mendapatkan hak kita – namun, kita malah lupa dengan pentunaian kewajiban kita.

Ustadz kemudian minta maaf karena terlalu lama berceramah, audiens bersahutan mempersilakan terus, saya bengong karena baru sadar bahwa ternyata, sudah satu jam waktu berlalu.

Alhamdulillah, hari ini dimulai dengan pagi yang penuh dengan pelajaran hikmah.

Catatan: kelepasan ketawa ketika ada audiens yang bertanya soal buku "Borobudur & Sulaiman", dan dijawab oleh ustadz dengan "itu buku yang menafsirkan Quran dengan othak athik mathuk" 😀 #mules

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Internet Cepat Untuk Apa ?:: Agak terperangah ketika membaca tweet dari Menkominfo,…

Internet Cepat Untuk Apa ?:: Agak terperangah ketika membaca tweet dari Menkominfo, Tifatul Sembiring, yang mempertanyakan guna dari akses internet yang cepat : https://twitter.com/tifsembiring/status/428771634971811840?p=v

Berprasangka baik, maka saya jawab panjang lebar, dan kemudian saya jadikan kultwit : http://chirpstory.com/li/186761

Banyak jawaban lainnya yang juga bagus.
Seperti @prajnamu, yang menyampaikan artikel-artikel ini : http://www.fastcoexist.com/1679559/want-to-boost-the-economy-boost-internet-speeds :: http://www.ppic.org/main/publication.asp?i=866

Juga ada @HestiPanda, yang menyampaikan kesulitannya dalam pekerjaannya, yaitu mengirim video-video kualitas HD ke client-client ybs di luar negeri. Dst.

Namun, yang dibahas oleh akun @tifsembiring malah yang aneh-aneh 🙁 https://plus.google.com/u/0/100403777541206648979/posts/jJzi1j5UZpD

Cukup membuat dongkol para pemirsanya, dan setelah itu akun @tifsembiring menjadi bulan-bulanan banyak orang. 

Anyway, di zaman yang sudah serba digital ini, dimana bahkan Nenek saya sudah biasa Skype / Facetime dengan anaknya di luar negeri, akses Internet sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok banyak orang. Dan seperti yang sudah banyak diteliti & dibahas, akses broadband / internet kecepatan tinggi akan membuka banyak peluang ekonomi bagi masyarakat. 

Semoga di masa depan makin baik fasilitas ini yang bisa kita nikmati.

Embedded Link

Internet Cepat Untuk Apa ?
Akses Internet sudah dinyata..

Post imported by Google+Blog for WordPress.