Monthly Archives: December 2013

Hi, can you enlighten me on why this repost is cut off ? https://m.facebook.com…

Hi, can you enlighten me on why this repost is cut off ? https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10151758256246594&id=574601593&refid=17

I tried looking around for a setting to not do this / show the whole post in the repost. But I haven't been able to find it (if there's any)

Do let me know. Thanks :)

Embedded Link

Komentar
Facebook helps you connect and share with the people in your life.

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Toleransi Sejati

:: Seperti biasa, setiap mendekati Natal, kembali kita menyaksikan polemik seputar ucapan selamat Natal. Biasanya sih cukup membuat senyum saja. Namun, kali ini saya sangat dikejutkan dengan pertunjukan intoleransi dari para pendukung ucapan selamat Natal / penentang para pendukung larangan ucapan selamat Natal (euh panjang sangat ya 🙂 )

Di berbagai forum & artikel, saya membaca berbagai caci maki kepada mereka yang tidak setuju dengan ucapan selamat Natal. Padahal biasanya cuma sekedar sindiran atau bahasan yang rasional. Bahkan kali ini tidak sedikit yang sangat agresif dalam menanggapinya. 

Seharusnya, semuanya bisa dilakukan dengan baik.

Yang tidak setuju dengan ucapan selamat Natal, sampaikan dengan baik, tanpa kata-kata yang provokatif.

Yang tidak setuju dengan itu juga bisa menyampaikannya dengan baik. Bukan malah mencaci maki yang malah akan makin meningkatkan reaksi kontra dari pihak lainnya. 

Apalagi ada pula yang sampai menghina Islam. Joko Sembung, alias, tidak nyambung, Anda tidak setuju dengan tindakan penganutnya, eh  malah agamanya yang disalahkan.

KONTEKS, KONTEKS, KONTEKS

Dalam soal fiqih Islam, semua itu ada konteks / latar belakangnya. Melenyapkan konteks dari suatu aturan / fatwa akan menyebabkannya jadi terlihat  aneh.

Contoh : konteks dari fatwa MUI soal Natal itu adalah karena Buya Hamka, salah satu Ulama paling toleran yang pernah ada di Indonesia, menyaksikan bahwa umat Islam malah sudah sampai ikut merayakan Natal. Dan rezim Orba juga ketika itu memberikan contoh serupa / mendorongnya – berbagai instansi pemerintah mengadakan perayaan Natal, dan PNS muslim ada yang terpaksa ikut walaupun tidak menginginkannya. Gejala Sinkretisme mulai muncul cukup jelas. 

Maka beliau mengeluarkan fatwa tersebut. 
Walaupun kemudian beliau jadi musti turun dari jabatannya sebagai Ketua MUI, namun fatwa tersebut tetap tidak pernah beliau cabut sampai akhir hayatnya. 

TOLERANSI SEJATI

Saya cukup beruntung pernah menikmati hidup dalam masyarakat yang sangat toleran, yaitu ketika sedang pergi merantau untuk bekerja di Inggris. 

Di kantor saya, SEMUA orang merayakan Natal – Kristen, Sikh, Atheis, dan bahkan kolega-kolega saya yang muslim 🙂 (1) 
Hanya saya sendirian yang, bukan cuma tidak merayakannya, namun bahkan tidak mengucapkan selamat Natal. 

Mudah-mudahan cukup terbayang bagaimana kontrasnya antara mereka dengan saya ketika itu 🙂 dan, cukup membuat jantungan juga tentunya – saya hanya sendirian, pendatang baru, asing, dan malah nekat berbeda sendiri pula. 

Terharu bukan main ketika ternyata para kolega saya itu tidak ada satu pun yang mempermasalahkannya !

Mereka menghormati kepercayaan saya. Dan bahkan hampir semua tidak mau mengusik saya dengan sekedar menanyakan alasannya (kenapa saya tidak merayakan + tidak mengucapkan selamat Natal). 
Hanya ada 1 kolega yang bertanya, dan setelah saya jelaskan, dia tetap menghargai keyakinan saya (walaupun belum tentu dia sepakat).

Dari mereka saya banyak belajar tentang menghargai orang lain. Saya pun tidak keberatan sama sekali ketika ada yang lupa mengucapkan "Happy Eid !" kepada saya. It's not a problem at all. 
Saya bekerja keras, berusaha membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan saya. Dan setiap Natal, semua orang makin senang dengan saya; karena berkat saya, mereka semua jadi bisa mengambil cuti Natal, karena masih ada saya yang datang ke kantor 😀 dan demikian seterusnya; mereka semua memberikan contoh yang baik, dan saya selalu berusaha membalasnya dengan lebih baik lagi. 

Dan itu semua menghasilkan kejutan terbesar di hari terakhir saya bekerja – lazimnya, semua orang di kantor akan mengumpulkan uang sebagai hadiah perpisahan untuk rekan kerja yang keluar / pindah kerja. Demikian pula ketika mengetahui bahwa saya akan kembali ke Indonesia, mereka segera urunan untuk mengumpulkan uang hadiah bagi saya. 

Saya kaget bukan main ketika Nenek Christine, sekretaris di departemen saya, menyerahkan uang hadiah tersebut. Saya lupa bahwa ada tradisi itu 🙂
Makin terkejut ketika dia tersenyum lebar dan berkata, "This is be biggest collection we have ever had, Harry. Well done!" – baru kali ini ada terkumpul uang sampai sebanyak itu untuk seorang rekan yang akan pergi. 
Terharu ketika menyadari bahwa ternyata saya berhasil meraih hati & simpati mereka. Sambil terbata, saya ucapkan banyak terimakasih, dan pamit kepada mereka semua. 

Kembali ke Indonesia, sambil membawa banyak oleh-oleh pelajaran hidup dari mereka.

(1) belakangan saya baru tahu, bahwa Natal di Inggris sudah dianggap sebagai perayaan budaya / komersial, bukan / tidak terlalu religius lagi. Namun, tetap saja ketika itu saya cukup kaget 🙂

KLARIFIKASI

Para pembaca yang bermata tajam pasti sudah sadar bahwa ternyata tidak ada larangan mengucapkan selamat Natal di fatwa MUI 🙂 
Fatwa MUI hanya membahas mengenai larangan ikut serta merayakan Natal bersama. 

Namun, tetap saja banyak orang mengatasnamakan MUI dalam menolak mengucapkan selamat Natal.
Dan demikian pula dengan para penentang mereka, malah menyalahkan MUI / Buya Hamka atas hal tersebut. 

Sama-sama error 🙂

Dalam soal ini, mengucapkan selamat Natal, ada berbagai pendapat ulama. Ada yang membolehkan, ada yang tidak. 
Lebih lengkapnya bisa dibaca misalnya disini : http://samardi.wordpress.com/2012/12/24/fatwa-fatwa-tentang-selamat-natal/

PENUTUP

Toleransi sejati tidak membutuhkan basa-basi. Dia berasal dari hati, dan menjadi hasil yang hakiki. Dan perbedaan keyakinan yang bagaimana pun tidak akan bisa meluluhkannya. 

Saya belum tentu setuju dengan keyakinan Anda, namun saya menghormati keyakinan Anda tersebut, sebagai bagian dari hak Anda sebagai manusia.

Sebagaimana telah dinyatakan di dalam Al-Qur'an : "Lakum dinukum wa li ya diin" = Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.

Bersama-sama, semoga bisa kita wujudkan toleransi sejati di Indonesia ini. Aamiin !

REFERENSI

http://www.kaskus.co.id/thread/50d83a920975b4692b0000a9/sejarah-fatwa-mui-tentang-natal-1981/

Berbagai fatwa seputar ucapan selamat Natal : http://samardi.wordpress.com/2012/12/24/fatwa-fatwa-tentang-selamat-natal/

http://www.islampos.com/buya-hamka-mengundurkan-diri-dari-mui-karena-natal-34291/

Buya Hamka Mengundurkan Diri Dari MUI Karena Natal – Islampos
  PADA 30 Mei 1981, Majalah Tempo melaporkan:  Mengapa Hamka mengundurkan diri? Hamka sendiri pekan lalu mengungkapkan pada pers, pengunduran…

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Life in Space : QA session with Chris Hadfield

d. :: this popular ISS astronaut was online in Reddit for a QA session, and I found the questions & answers to be most interesting.

Hint : try finding the question about propelling oneself within ISS (International Space Station) by using fart. Yes, that smelly stuff 🙂 😉

Enjoy !

Reshared post from +Chris Hadfield

Reddit AMA (Q&A) happening now. Come ask me anything!

http://www.reddit.com/r/IAmA/comments/1s4l7v/i_am_col_chris_hadfield_retired_astronaut/

Embedded Link

I am Col. Chris Hadfield, retired astronaut. : IAmA
I am Commander Chris Hadfield, recently back from 5 months on the Space Station. Since landing in Kazakhstan I’ve been in Russia, across the US and …

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Men are from Mars, Women are from Venus

:: the following articles are another scientific proof that men & women are, indeed, very much  different :

Brain wirings : http://www.theguardian.com/science/2013/dec/02/men-women-brains-wired-differently

Muscular differences : http://charltonteaching.blogspot.ca/2013/09/how-much-stronger-are-men-than-women-in.html

But this does not mean that men are better than women, or vice versa. 

Instead, we should see this as another proof that men & women complete each other. The other sex complete us, and enable us to be a better us.

As Ruben Gur, a co-author on the study, said : "It's quite striking how complementary the brains of women and men really are"

Some quotes :

"women's brains are suited to social skills and memory, men's perception and co-ordination"

Ragini Verma, a researcher at the University of Pennsylvania, said the greatest surprise was how much the findings supported old stereotypes, with men's brains apparently wired more for perception and co-ordinated actions, and women's for social skills and memory, making them better equipped for multitasking."

"Until a few days ago, I did not realize that the difference between strength in men and women was quite so extreme, so qualitative."

"…the take-home message is clear: the statement "men are much stronger than women" is not just true on average, but is close to being true as a generalization"

Male and female brains wired differently, scans reveal
Maps of neural circuitry show women’s brains are suited to social skills and memory, men’s perception and co-ordination

Post imported by Google+Blog for WordPress.

bigls : process millions of files with ease

:: I have had to deal with millions of files in a single directory, and if you ever experienced it, you'll already know that it's always a major pain. 

So I created a simple PHP script, which will do :

# List millions of files with no problem

# default output : machine parseable, for easy post-processing

# human-readable output option also available

The result turned out to be quite powerful. I used it to process tens of millions of files, no sweat.

An example : 

cd /mnt/tmp/tmp1 ; bigls.php | while read OUT ; do cond=20130901 ; x=`echo $OUT | cut -b 1-8` ; f=`echo $OUT | cut -b 10-255` ; if [ $cond -ge $x ]; then mv  $f /mnt/tmp/tmp2/ >> /tmp/files-moved.log ; fi ; done

That single line of commands will move all files created before 1 Sep 2013 from /mnt/tmp/tmp1/ to /mnt/tmp/tmp2/

Again, pretty powerful stuff 🙂 now we can process million of files with no problem.

So here it is, enjoy !

bigls : https://raw.github.com/sufehmi/bigls/master/bigls.php

bigls website : https://github.com/sufehmi/bigls

note: you'll need at least PHP 5.3.0 to run bigls

bigls

Post imported by Google+Blog for WordPress.

RIP Paul Walker – Penolong Nelayan Mentawai

:: Kaget sore hari ini membaca berita bahwa aktor Paul Walker, dikenal sebagai salah satu tokoh di film "Fast & Furious", tewas karena kecelakaan mobil yang dikendarai oleh kawannya.

Paul Walker adalah salah satu pendukung petisi "Stop Bom Laut di Mentawai" : https://www.change.org/id/petisi/hentikan-bom-ikan-di-mentawai

Berkat bantuannya, dan tentu juga para penanda tangan petisi lainnya, kapal-kapal ikan asing lenyap dalam waktu hanya 24 jam. Dan ketika kemudian ada yang berani kembali, 2 kapal mereka langsung diburu & ditangkap  oleh kapal perang TNI AL Indonesia. 

Terlampir adalah email ucapan terimakasih dari koordinator kampanye "Stop Bom Laut @ Mentawai" ini.

Selamat jalan Oom Paul Walker. Terimakasih untuk semua kontribusi Anda untuk Indonesia.

==============
Harry –

Tahun lalu, kapal-kapal bom dari luar datang ke Mentawai (Sumbar) dan mengebom terumbu karang dan biota laut untuk menangkap ikan. Bukan hanya keindahan laut yang terancam, tapi kelangsungan hidup dari masyarakat lokal, yang hidupnya dari laut.

Satu bulan menghubungi pihak berwenang, tidak ada kemajuan. Kami memutuskan mengunggah dokumentasi pengerusakan di Youtube dan memulai petisi di Change.org.

Video dan petisi tersebar dimana-mana. Hingga di tweet oleh Paul Walker (Pemeran Fast & Furious) dan di blog oleh Richard Branson (Virgin). Para target petisi pun mendapat ribuan email mengenai keadaan di Mentawai. 

Dalam 24 jam, semua kapal ilegal HILANG! Dalam 1 minggu, kami diundang rapat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kesimpulannya: Sumbar & Kep. Mentawai kurang sumber daya untuk melawan pengrusakan ini.

Pemerintah meminjamkan “Kapal Hiu”, 1 dari 8 kapal perang di Indonesia, ditambah bahan bakar untuk patroli perairan Sumbar. Saat Kapal Hiu di sana, kapal-kapal bom itu tidak muncul, kapal hiu pun pulang. 

November 2013, mereka mulai muncul lagi. Kami mulai menghubungi yang berwenang untuk menindak kriminal-kriminal ini. Sekarang, tanpa harus memulai kampanye besar, penegak hukum langsung merespon, dan berhasil menangkap 2 kapal bom beserta krunya dalam waktu 3 hari!

Kami menyadari, kemenangan kampanye kami di Change.org bukan saat kapal perang datang, itu solusi jangka pendek. Kemenangan sesungguhnya adalah terbukanya kanal komunikasi dan akuntabilitas antar pemerintahan kabupaten, propinsi dan nasional. 

Tentu, masih banyak kendala untuk mengamankan perairan Mentawai. Sumber daya perlengkapan dan aparat masih kurang. Kami akan teruskan perjuangan. Untuk sekarang, kami senang suara kami didengar, terumbu karang  dan penghidupan masyarakat Mentawai dilindungi. 

Bagi Anda yang merasa perlu ada perubahan, JADILAH perubahaan itu sendiri. Mulai petisi atau apapun itu, dan selesaikan. Jangan menyerah.

Tim Stop Bom Laut, Mentawai

http://www.theverge.com/2013/11/30/5161638/fast-and-furious-actor-paul-walker-dies-in-car-crash-tmz-reports

‘Fast and Furious’ actor Paul Walker dies in car crash
Paul Walker, known for his role in the ongoing The Fast and the Furious series, died this afternoon in a car accident. According to TMZ, Walker’s car lost control and crashed into a tree….

Post imported by Google+Blog for WordPress.