Monthly Archives: April 2012

BSA Sued by Indonesian company

I thought I’d never see the day – BSA (Business Software Alliance) is currently being sued by an Indonesian company, Multisari, due to the illegal raids carried out to find illegal / pirated software.

I know, I know – what an irony indeed, right ? πŸ™‚ breaking the law to find the breakers of the law, gosh.
What a bunch of genius. πŸ˜€

Context : Here in Indonesia, some(often?)times there are rogue officials, from BSA or Police, who conducted the checks (raids) illegally.

Imagine having your computers / servers seized suddenly, due to suspicion of having illegal software in it.
What a nasty way to halt a company’s daily operation eh? Yet that’s what happened with a lot of companies here.

No search warrant. No warning whatsoever.
Just some officers suddenly showing up in your office, do some quick check – and there goes your computers.

However, most of the victims chose to stay silent. Or, do a backhand deal with said officers, involving some cash of course, to secure the return of their computer.

Some of the victims of these illegal BSA raids also chose to migrate to Linux πŸ™‚ which then are welcomed warmly by the local F/OSS community.
Thanks BSA for sending them our way ! Bill Gates & Steve Ballmer would be SO happy that you did such a great job πŸ˜€

Anyway, Multisari chose to stood its ground. It chose to strike back at these BSA bullies. And I’m so happy to be able to witness such a day. Good for them !

Quoted :


“In case number 517/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Pst, Multisari Langgeng Inc. sued BSA Singapore, BSA Indonesia, and BSA Washington DC”


“Multisari sued BSA because of the raids conducted by BSA Singapore (**) and BSA Indonesia to its office on September 22dn, 2011”

(**) What the hell is BSA Singapore doing here, raiding Indonesian companies, on Indonesian soil ?
This is an outrage.

Source : http://www.bisnis.com/articles/hukum-bisnis-perkara-multisari-vs-bsa-masuk-mediasi
(hint: Google Translate is your friend)

Luar biasa – Maulana Law Firm / Bpk

Insan Budi Maulana menawarkan bantuan hukum Pro-Bono (gratis) bagi para Korban Razia BSA !

Informasi selengkapnya dari Pak Rudi Rusdiah, di forward ke milis telematika@yahoogroups.com

Semoga bermanfaat :

———————————–

From: Insan Budi Maulana
To: rrusdiah@xxxxxxxxxx.com, ib_maulana [[at]] maulanalawfirm <<dot>> com

Sent: Tuesday, April 24, 2012 7:10 PM
Subject: Re: Ini baru berita… BSA dituntut oleh Multisari karena penggeledahan yg dilakukan.

sans prejudice

Rekan-rekan APW Komitel,

Kami dari Maulana and Partners Law Firm akan memberikan pelayanan hukum probono bagi para "korban-korban BSA" yang diduga telah melakukan "pemaksaan" kepada para pengusaha sehingga melakukan pembayaran atau kompensasi secara terpaksa kepada BSA

dengan persyaratan para pengusaha yang telah menjadi "korban" itu menggunakan software asli dan memiliki bukti pembeliannya, namun telah memperbanyak dari software aslinya melebihi dari jumlah software asli yang dibelinya.

Salam

Post imported by Google+Blog for WordPress.

MySQL Performance :: Panduan Utama Tentang MySQL & Hardware Yang Dibutuhkan + MySQL Bantai Memcached & NoSQL !

Panduan Utama : MySQL & Hardwarenya Yang Diperlukan

Beberapa client utama saya adalah pengguna MySQL. Software yang mereka gunakan memanfaatkan MySQL sebagai databasenya dengan intensif, dan dengan beban kerja yang banyak & berat.

Karena itu, semua hal seputar topik performa MySQL sangat menarik perhatian saya.

Secara rutin saya & tim kami melakukan berbagai penelitian seputar kinerja MySQL.
Untuk beban kerja tertentu, bagian sistim yang mana yang menjadi bottleneck ? Bagaimana cara melenyapkan bottleneck tersebut ? Bagaimana meningkatkan response time dari MySQL ? Bagaimana cara meningkatkan kapasitas pemrosesan datanya ? Dan seterusnya.

Karena itu saya cukup terkejut gembira menemukan file presentasi berikut ini — dimana berbagai isinya selaras dengan banyak dari temuan kami selama ini. Maka, Anda akan dapat memanfaatkan informasi di dokumen ini seketika; dan tidak perlu sampai melakukan riset selama bertahun-tahun seperti yang kami lakukan secara rutin:

[ Linux & Hardware Optimizations For MySQL ]

Berikut ini adalah beberapa poin-poin ringkasannya :

  • Hardware RAID bisa mengakibatkan performa yang buruk : Tidak setaranya kualitas berbagai produk hardware RAID yang ada jadi bisa menyebabkan justru turunnya performa dibandingkan jika tanpa RAID. Prosesor yang melempem, firmware yang buggy / tidak berkualitas, dst — semua ini dapat menyebabkan penurunan kinerja yang cukup serius. Karena itu sudah cukup lama kami menyarankan untuk melakukan RAID secara software, terutama RAID0 / RAID10.
  • Banyak RAM = Kinerja Naik : MySQL dapat memanfaatkan RAM yang ada untuk banyak hal — mengatur agar proses INSERT menjadi sequential ke disk (sangat signifikan untuk harddisk / bukan SSD), “join” buffer, cache, dst.

    Pasang RAM sebanyak-banyaknya di server database Anda, dan lalu atur setting MySQL, agar bisa memanfaatkan RAM yang ada tersebut.

  • RAID0 / RAID10 adalah cara termurah untuk meningkatkan kinerja disk
  • InnoDB lebih kencang untuk Write-Ops : InnoDB melakukan proses row-level locking pada saat write — dan bukannya table-level locking seperti MyISAM. Pada MyISAM, jika sedang ada proses Write (insert / update / delete) maka seluruh operasi lainnya dihentikan oleh MySQL. Karena itu, pada table MyISAM yang proses Write nya cukup banyak, performanya bisa langsung anjlok dengan sangat drastis.
  • SSD SATA lebih lambat daripada SSD PCI-Express : kadang bisa lebih dari 2x lipat.
  • BBWC = Battery Backed-up Write Cache : satu kelebihan Hardware RAID adalah BBWC. Dengan BBWC, maka proses Write bisa menjadi jauh lebih cepat. Jangan lupa untuk mematikan dulu write cache di masing-masing disk nya sendiri.

Dan masih ada sangat banyak lagi tips & informasi berguna lainnya, yang sulit untuk ditemukan dimana-mana.
Berbeda dengan berbagai artikel di banyak situs, dokumen ini sangat padat isinya, dan tidak bertele-tele. Straight to the point. Sampai kadang bisa kebingungan sendiri membacanya πŸ™‚

Sangat direkomendasikan untuk mereka yang banyak bersentuhan dengan MySQL.

Untuk melakukan sendiri berbagai proses profiling & optimization nya, saya juga bisa merekomendasikan dokumen ini : [ Performance TUning & Stabilization Tips ]


MySQL Bantai Memcached & NoSQL : 750.000 query / second !

Beberapa tahun terakhir ini kita sering mendengar bagaimana MySQL itu lambat. Bahwa musti pakai Memcached baru bisa agak cepat / meningkat kapasitas (pemrosesan data) nya. Bahwa untuk jumlah query yang sangat banyak, maka musti membuang MySQL dan pindah ke NoSQL.

Yoshinori Matsunobu membuktikan bahwa MySQL sebetulnya amat kencang – dengan Plugin “HandlerSocket”, maka MySQL jadi bisa memproses 750.000 query per detik ! Sementara memcached hanya bisa mencapai 420.000 qps, dan Yoshinori belum berhasil menemukan produk NoSQL yang performanya bisa menyaingi ini.

Secara ringkas – HandlerSocket adalah plugin yang memungkinkan kita untuk mengakses database MySQL secara direct / bypass layer SQL internalnya. Jadinya seperti NoSQL juga, hanya saja ini di MySQL – bukan menggunakan database server lainnya.

HandlerSocket ini, karena berbasis MySQL, jadi memiliki berbagai kelebihan berikut ini dibandingkan dengan software NoSQL biasa :

  • Databasenya bisa diakses secara normal : karena mengakses database MySQL, maka datanya tetap bisa diakses secara normal / dengan perintah / query SQL biasa. Contoh: pembuatan laporan, tetap bisa menggunakan query SQL biasa.

    Tidak seperti software NoSQL lainnya; dimana seluruh akses harus berupa perintah NoSQL.

  • Crash-safe : HandlerSocket di desain untuk menggunakan database engine InnoDB di MySQL.
  • Semua keuntungan operasional MySQL : karena HandlerSocket berjalan di dalam MySQL sebagai plugin, maka semua manfaat MySQL bisa didapatkan — replication, online backup, SQL, internal cache / buffer pool, monitoring, SHOW xxxx STATUS, dst.
  • Tidak perlu merubah MySQL : karena berupa plugin, sehingga langsung kompatibel dengan semua versi MySQL.
  • Kompatibel dengan semua engine database di MySQL.
  • Dll

Siapa sangka ternyata kita tidak perlu pindah ke software NoSQL untuk mendapatkan performa yang tinggi ? Terus gunakan saja MySQL + HandlerSocket plugin.


Penutup

Berbeda dengan mitos & khayalan yang lazim ada, MySQL sebetulnya mampu memberikan kinerja yang sangat tinggi, dengan tetap menjaga integritas data kita.

Dan di luar dugaan, ketakutan saya paska akuisisi MySQL oleh Oracle tidak terjadi. MySQL tidak dibunuh oleh Oracle – tetapi, malah dikembangkan dengan jauh lebih cepat & mengesankan.
MySQL 5.5.x & MySQL Cluster 7.2.x adalah produk-produk MySQL yang paling impresif yang pernah saya temui. InnoDB di MySQL 5.5.x sudah sangat advanced dibandingkan versi sebelumnya. Dan MySQL Cluster 7.2.x akhirnya bisa menyimpan data di disk. Dan banyak kemajuan signifikan lainnya.

Pengetahuan mengenai seluk-beluk MySQL akan memungkinkan kita untuk membuat performanya melesat jauh dari para kompetitornya.

Bahan bacaan lebih lanjut :

Seri Belajar Open Source Cara Copas (BOSCA) : Install MySQL Cluster (tanpa root)

Belum lama ini Oracle telah merilis versi terbaru dari MySQL Cluster, yaitu versi 7.2.x. Ada banyak kelebihan versi terbaru ini, namun yang paling signifikan adalah kemampuannya untuk menyimpan database di disk.

Ya, dulu MySQL Cluster hanya bisa menyimpan data di memory.
Memang ini jadi meningkatkan performa, namun di lain sisi, otomatis jadi sangat beresiko. Jika server mati mendadak, maka seluruh data akan lenyap.

MySQL Cluster versi 7.2.x sudah tidak memiliki limitasi ini lagi. Ditambah dengan berbagai enhancements lainnya, maka saya bisa merekomendasikan versi ini sebagai awal yang baik untuk mulai belajar / menggunakan MySQL Cluster.

Panduan ini akan memungkinkan Anda untuk memasang MySQL Cluster tanpa memerlukan user root. Ini berarti bahwa Anda jadi bisa untuk memasang bahkan banyak MySQL Cluster di satu komputer.
Ini akan sangat berguna misalnya untuk melakukan riset / ujicoba.

Seri BOSCA = Belajar Open Source Cara copAs (copy-paste) :: artikel ini saya tuliskan sedemikian rupa, sehingga Anda tinggal copas / copy-paste saja ke Terminal / Console.
Sehingga hasilnya langsung bisa dinikmati.

Saya percaya bahwa learning by doing adalah cara belajar yang terbaik. Pengetahuan & pemahaman akan otomatis didapatkan dengan langsung praktek / melakukan.
Seri artikel BOSCA bertujuan untuk membantu Anda agar dapat segera mulai melakukan praktek, dengan usaha yang seminimal mungkin.

Selamat menikmati :

### perlu install library AIO (Asynchronous I/O) di beberapa distro
sudo apt-get install libaio1

mkdir $HOME/mysql-cluster
cd  $HOME/mysql-cluster

### Download dari http://www.mysql.com/downloads/cluster/
### Pilih "Linux - Generic 2.6 (x86, 64-bit), Compressed TAR Archive"
wget -c http://mysql.ntu.edu.tw/Downloads/MySQL-Cluster-7.2/mysql-cluster-gpl-7.2.5-linux2.6-x86_64.tar.gz

tar xzvf mysql-cluster-gpl-7.2.5-linux2.6-x86_64.tar.gz

ln -s mysql-cluster-gpl-7.2.5-linux2.6-x86_64 mysqlc
mkdir my_cluster my_cluster/ndb_data my_cluster/mysqld_data my_cluster/conf

### buat beberapa direktori untuk file PID, socket, dan log
mkdir $HOME/mysql-cluster/mysqlc/var
mkdir $HOME/mysql-cluster/mysqlc/var/log
mkdir $HOME/mysql-cluster/mysqlc/var/run
chown -R $USER:$USER $HOME/mysql-cluster/mysqlc/var

########## membuat file-file konfigurasi
### buat file $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf
echo "[mysqld]" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf
echo "ndbcluster" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf
echo "datadir=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/mysqld_data" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf
echo "basedir=$HOME/mysql-cluster/mysqlc" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf
echo "port=5000" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf

### buat file $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "[ndb_mgmd]" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "hostname=localhost" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "datadir=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/ndb_data" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "NodeId=1" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "[ndbd default]" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "noofreplicas=2" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "datadir=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/ndb_data" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "[ndbd]" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "hostname=localhost" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "NodeId=3" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "[ndbd]" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "hostname=localhost" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "NodeId=4" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "[mysqld]" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini
echo "NodeId=50" >> $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini


################ inisialisasi
### Inisialisasi database
cd $HOME/mysql-cluster/mysqlc
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/scripts/mysql_install_db --no-defaults --datadir=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/mysqld_data/

### menjalankan MySQL Cluster untuk pertama kali
cd ../my_cluster/
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndb_mgmd -f $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini --initial --configdir=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/

$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndbd -c localhost:1186
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndbd -c localhost:1186

$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/mysqld --defaults-file=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf --socket=$HOME/mysql-cluster/mysqlc/var/run/mysql.sock --pid-file=$HOME/mysql-cluster/mysqlc/var/run/mysql.pid&


### tunggu sekitar 30 detik, MySQL CLuster sedang launch
### lalu kita bisa cek statusnya :
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndb_mgm -e show

### terlampir cara untuk membuat table dengan engine NDB / MySQL Cluster
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/mysql -h 127.0.0.1 -P 5000 -u root
####### perintah-perintah berikut ini di copy-paste di prompt mysql> #########
create database clusterdb;use clusterdb;
create table simples (id int not null primary key) engine=ndb;
insert into simples values (1),(2),(3),(4);
select * from simples;
exit


### shutdown
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/mysqladmin -u root -h 127.0.0.1 -P 5000 shutdown
$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndb_mgm -e shutdown


### buat script startup
echo '#!/bin/bash' >> $HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh
echo "$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndb_mgmd -f $HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/config.ini --initial --configdir=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/" >> $HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh

echo "$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndbd -c localhost:1186" >> $HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh
echo "$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndbd -c localhost:1186" >> $HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh

echo "$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/mysqld --defaults-file=$HOME/mysql-cluster/my_cluster/conf/my.cnf --socket=$HOME/mysql-cluster/mysqlc/var/run/mysql.sock --pid-file=$HOME/mysql-cluster/mysqlc/var/run/mysql.pid&" >> $HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh

chmod 755 $HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh


### buat script shutdown
echo '#!/bin/bash' >> $HOME/mysql-cluster/shutdown-cluster.sh
echo "$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/mysqladmin -u root -h 127.0.0.1 -P 5000 shutdown" >> $HOME/mysql-cluster/shutdown-cluster.sh
echo "$HOME/mysql-cluster/mysqlc/bin/ndb_mgm -e shutdown" >> $HOME/mysql-cluster/shutdown-cluster.sh
chmod 755  $HOME/mysql-cluster/shutdown-cluster.sh


### untuk startup / shutdown MySQL Cluster, cukup ketik :
$HOME/mysql-cluster/startup-cluster.sh
$HOME/mysql-cluster/shutdown-cluster.sh


### Enjoy !

Seri Belajar Open Source Cara Copas (BOSCA) : Install MySQL Server (tanpa root)

Panduan ini akan memungkinkan Anda untuk memasang MySQL Server tanpa memerlukan user root. Ini berarti bahwa Anda jadi bisa untuk memasang bahkan banyak MySQL Cluster di satu komputer. Ini akan sangat berguna misalnya untuk melakukan riset / ujicoba.

Memasang banyak MySQL Server di satu komputer juga berguna untuk meningkatkan concurrent throughput – pada jumlah koneksi / user yang banyak, kadang MySQL Server nya sendiri yang menjadi bottleneck.
Memasang banyak MySQL Server di komputer tersebut, dengan masing-masing listening di Port yang berbeda, bisa menjadi salah satu alternatif solusinya.

Seri BOSCA = Belajar Open Source Cara copAs (copy-paste) :: artikel ini saya tuliskan sedemikian rupa, sehingga Anda tinggal copas / copy-paste saja ke Terminal / Console.
Sehingga hasilnya langsung bisa dinikmati.

Saya percaya bahwa learning by doing adalah cara belajar yang terbaik. Pengetahuan & pemahaman akan otomatis didapatkan dengan langsung praktek / melakukan.
Seri artikel BOSCA bertujuan untuk membantu Anda agar dapat segera mulai melakukan praktek, dengan usaha yang seminimal mungkin.

Selamat menikmati :

### perlu install library AIO (Asynchronous I/O) di beberapa distro
sudo apt-get install libaio1

mkdir $HOME/mysql-cluster
mkdir $HOME/mysql-cluster/server1
cd  $HOME/mysql-cluster/server1

### Download dari http://www.mysql.com/downloads/mysql/
### Pilih "Linux - Generic 2.6 (x86, 64-bit), Compressed TAR Archive"
wget -c --timeout=10 --tries=0 http://ftp.ntu.edu.tw/pub2/MySQL/Downloads/MySQL-5.5/mysql-5.5.22-linux2.6-x86_64.tar.gz

tar xzvf mysql-5.5.22-linux2.6-x86_64.tar.gz
ln -s mysql-5.5.22-linux2.6-x86_64 mysql

### buat beberapa direktori untuk file PID, socket, dan log
mkdir $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/etc
mkdir $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var
mkdir $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var/log
mkdir $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var/run
chown -R $USER:$USER $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var
chown -R $USER:$USER $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/etc

################# menyiapkan file konfigurasi
cp $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/support-files/config.medium.ini $HOME/mysql-cluster/server1/mysql/etc/my.cnf

################ inisialisasi database
cd $HOME/mysql-cluster/server1/mysql
$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/scripts/mysql_install_db --user=$USER --defaults-file=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/etc/my.cnf --basedir=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/  --datadir=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/data/

###### start database
$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/bin/mysqld_safe --defaults-file=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/etc/my.cnf  --user=$USER  --basedir=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/  --datadir=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/data/  --socket=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var/run/mysql.sock --pid-file=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var/run/mysql.pid --port=9001 &

##### akses database
$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/bin/mysql -u root -h 127.0.0.1 -P 9001 

##### shutdown database
$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/bin/mysqladmin -u root -h 127.0.0.1 -P 9001 shutdown

### buat script startup
echo '#!/bin/bash' >> $HOME/mysql-cluster/server1/startup-server1.sh
echo "$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/bin/mysqld_safe --defaults-file=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/etc/my.cnf  --user=$USER  --basedir=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/  --datadir=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/data/  --socket=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var/run/mysql.sock --pid-file=$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/var/run/mysql.pid --port=9001 &" >> $HOME/mysql-cluster/server1/startup-server1.sh
chmod 755 $HOME/mysql-cluster/server1/startup-server1.sh


### buat script shutdown
echo '#!/bin/bash' >> $HOME/mysql-cluster/server1/shutdown-server1.sh
echo "$HOME/mysql-cluster/server1/mysql/bin/mysqladmin -u root -h 127.0.0.1 -P 9001 shutdown"  >> $HOME/mysql-cluster/server1/shutdown-server1.sh
chmod 755  $HOME/mysql-cluster/server1/shutdown-server1.sh


### untuk startup / shutdown MySQL Cluster, cukup ketik :
$HOME/mysql-cluster/server1/startup-server1.sh
$HOME/mysql-cluster/server1/shutdown-server1.sh


### Enjoy !

Father’s Prayer For His Children

Children are Creature of Light.
Born pure & innocent.
Bringer of joy.

As they grow however, darkness start to weigh upon them.
They began to know pain, hate, and lies.

I realize that just our love for them is not enough to protect them.
Lord Almighty, please grant us patience & knowledge, to teach & guide them.

Please give them strength to soar above the darkness
To not be engulfed by it.

Amen.