Archive for January 31st, 2007

Bee magazine : membagi data pribadi customernya ?

Istri saya sudah beberapa bulan ini berlangganan Bee magazine, sebuah majalah anak-anak edukatif. Saya pikir ini termasuk salah satu majalah edukatif yang terbaik yang pernah saya lihat, dan saya mendukung keputusan istri saya untuk berlangganan ini.

Namun, beberapa hari yang lalu ada sebuah kejadian yang aneh. Istri saya tiba-tiba ditelpon oleh seorang sales Indosat, yang menawarkan berbagai paket Matrix. Anehnya karena sales tersebut tahu persis berbagai informasi seputar kami, termasuk alamat lengkap dari rumah baru kami. Tentu istri saya jadi kebingungan bagaimana sales Indosat tersebut bisa mengetahuinya.

Ternyata kemudian ketahuan bahwa promosi tersebut adalah kerjasama antara Bee magazine dengan Indosat. Saya cukup kecewa mendengarnya, karena ini telah melanggar privasi kami. Kami memberikan berbagai data pribadi kami hanya sekedar agar Bee magazine bisa mengantarkan majalahnya kepada kami (kurir mereka mengantarkannya langsung ke rumah kami) — bukan untuk dibagi lagi ke pihak-pihak lainnya.

Kesalahan kami memang tidak memeriksa apakah ada klausa mengenai privasi di kontrak berlangganan majalah tersebut, karena kami terlanjur terbiasa dengan situasi Inggris. Dimana privasi customer, secara default, adalah rahasia.
Kalaupun kami mendapatkan berbagai promosi dari vendor lainnya dari service provider (contoh: PLN, PAM, dll) kami; itu dilakukan tanpa vendor tersebut mengetahui data pribadi kami, karena promosi-promosinya diselipkan ke amplop tagihan. Jadi, privasi kami tetap terjaga.

Kami sebentar lagi akan komplain ke customer service Bee magazine mengenai hal ini. Mudah-mudahan mereka bersedia untuk bekerja sama.

Sementara itu, apakah ada lagi vendor lainnya yang melakukan hal ini juga ? Membagi-bagi data pribadi Anda kepada pihak-pihak lainnya ?

Bagi pengalaman Anda disini, agar kita semua dapat terhindar dari masalah tersebut.
Terimakasih.

Meeting Aktivis Linux @ Nurul Fikri

Undangan ini disampaikan oleh P’Rusmanto di milis linux-aktivis@linux.or.id, terbuka untuk para aktivis Linux Indonesia. Saat ini sudah ada beberapa kawan dari luar kota yang juga sudah mengkonfirmasi kehadirannya.

Bagi yang tertarik, silahkan bisa mengkontak P’Rus langsung, karena ada keterbatasan tempat (max 40 orang). Atau komentar disini, maka nanti akan saya bantu sampaikan kepada beliau.

============

Pertemuan darat aktivis Linux yang diusulkan Pak Harry ternyata disambut hangat teman-teman aktivis.
Untuk itu saya undang teman-teman aktivis Linux hadir pada:

Sabtu, 3 Februari 2007, pukul 13-17 WIB.

Tempat: Gedung NF Computer, Jl. Margonda Raya 522 Depok (terkenal dengan daerah Kober atau Stasiun UI).

Agenda acara (usulan saya, silakan koreksi atau usul lain):

- Saling berbagi informasi, ide, dan pengalaman dalam penggunaan, pengembangan, dan promosi atau advokasi Linux.

- Menyusun masukan kepada pemerintah dalam rencananya menggunakan Linux untuk semua/sebagian komputernya.

- Lain-lain.

KRITERIA (ini juga masih versi saya, silakan koreksi atau usul lain):

- Aktivis Linux tidak harus menjadi anggota milis ini, tapi siapa saja yang sudah/akan melakukan salah satu atau beberapa hal ini: menggunakan, mengembangkan, menyebarluaskan, mendukung Linux :-)

- Linux dalam hal ini juga mencakup semua software yang berjalan di atas sistem operasi GNU/Linux. Ini sangat bisa diperdebatkan :-)

- Saya usul di Depok karena ruang kami bisa menampung 40 orang, dan Jl. Margonda Raya terkenal dengan banyak waroeng-nya, mulai dari waroeng internet, waroeng game, waroeng buku, dan segala jenis waroeng makan (warteg, cafe, restoran, hotel). Beberapa distro Linux seperti De2, WaroengIGOS, BlankOn, dan lain-lain juga dikembangkan dari Depok.

Yang ingin hadir dan belum confirm, mohon dinyatakan via milis ini atau kirim ke email saya jika khawatir mengganggu milis.

Rus

            








SEObox: Web Hosting Murah Unlimited Homeschooling Indonesia lead retrieval trade show registration