Harga obat

Menyenangkan sekali membaca bahwa Menteri Kesehatan berani mengancam produsen obat untuk menurunkan harga produknya.

Berita tersebut juga menafikan anggapan dari Marius bahwa tekanan tersebut hanya diarahkan kepada pihak apotik (karena Menkes menekan pihak pabrik langsung).
Tetapi satu hal yang cukup penting justru adalah fakta bahwa para dokter kita lebih cenderung memberikan resep non-generik (baca di akhir artikel).

Mengapa demikian ? Satu contoh kasusnya saya sempat lihat langsung sendiri – ada seorang dokter kenalan kami yang sebelumnya hidup biasa-biasa saja. Namun, beberapa tahun kemudian tempat prakteknya sudah berubah menjadi mewah. Hidupnya pun berkecukupan.
Dengan bangga dia memberitahu bahwa ini semua didapat dari komisi yang diberikan oleh pihak produsen obat.

Ternyata, semua resep yang diserahkan ke apotik itu dilacak oleh produsen obat. Kemudian, dokter-dokter yang meresepkan obat mereka akan diberikan komisi secara langsung dalam berbagai bentuk (tidak selalu berupa uang).
Namun, obat-obat yang memberikan komisi itu belum tentu yang paling ekonomis bagi pasien…

Praktek ini kelihatannya perlu diberantas juga, agar para dokter lebih terdorong untuk meresepkan obat-obatan yang tetap manjur, namun tanpa membebani sang pasien.
Let us see…

1 thought on “Harga obat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *