Kesengsaraan yang luar biasa bagi rakyat Indonesia

Adik saya baru saja membuka sebuah minimarket di daerah Cinere. Di depannya, seperti biasa, ada yang numpang membuka berbagai kios – burger, kue, batagor, dll.

Dia bercerita bahwa penjaga kios kue digaji Rp 10.000,- sehari. Padahal, dia perlu naik angkot 3 kali @ Rp 2000,- untuk sampai di tempat kerjanya tersebut – dus, setiap hari justru tekor Rp 2000,-
Saya cuma bisa terbengong-bengong mendengar ceritanya, “daripada menganggur pak”, demikian jawaban penjaga kios tsb ketika ditanya kenapa dia mau melakoni itu.

Kita mengaku sebagai negara beradab, berdasarkan Pancasila, dll, dst. Tapi justru negara-negara kapitalis, seperti Inggris, Finlandia, dll, yang menjamin kesejahteraan sosial bagi rakyatnya. Bagi pengangguran dibantu dengan tunjangan mingguan dan juga untuk mencari pekerjaan agar bisa segera mandiri kembali. dll.

Kelihatannya sila kelima Pancasila, yang begitu kita bangga-banggakan itu, untuk saat ini lebih cocok diganti dengan judul posting ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.