Hati-hati obat flu

FDA (Food and Drug Administration, semacam Badan Pengawas Obat dan Makanan) telah memerintahkan penarikan obat-obatan yang mengandung PhenylPropanolAmine (PPA), karena berpotensi menyebabkan stroke atau pendarahan otak.

Namun, ternyata beberapa obat flu di Indonesia masih ada yang menggunakannya.
Beberapa di antaranya adalah Neozep, Decolgen, UltraFlu, Sanaflu.

Beberapa obat flu yang tidak mengandung PPA adalah Panadol Cold & Flu, Inza, Biogesic.

Mudah-mudahan informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda, dan bisa ditindak lanjut oleh pihak yang berwenang.


Kalau pemerintah Amerika melarang sama sekali penggunaan PPA, pemerintah Indonesia ternyata masih mengizinkannya, maksimal 15 mg per dosis : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0106/20/iptek/masi10.htm
Informasi dari baskara, via milis teknologia @ googlegroups.com


Tanggapan dari P.Y. Adi Prasaja , via milis teknologia @ googlegroups.com :

> >PseudoEphedrine, seperti misalnya produk Inza yang sudah tidak
> >menggunakan PPA. dengan komposisi baru yang lebih aman…….yaitu
> >Pseudoephedrine.

Hints: pseudoefedrin = ppa. Dan, tidak dibubuhkan klorfeniramin maleat (ctm) bukannya biar
jadi lebih murah, wong ctm itu murah sekali (hi..hi..).

Saran saya sih jangan terlalu ‘overreacting’, laporan pada clinical trial fase 4
seperti ini adalah hal ‘biasa’ (saya bukannya bilang efeknya yang biasa lho).

dulu orang heboh membicarakan msg (micin), kemarin aspartam, sekarang fenilpronalamin.
duh .. kayaknya trauma formalin ini akan lama hilangnya. *)

tidak ada OTC drugs yang safe, cuman orang idiot yang bilang gitu (jaga lambung, hati,
ginjal, jantung dan otak anda). kalau dengar laporan otak bisa ‘lisis’ setelah imunisasi
kira-kira komentar anda-anda bagaimana? 🙂

Salam,
P.Y. Adi Prasaja

*) micin masih dipakai sampai sekarang


Terimakasih atas berbagai tambahan informasinya, dan silahkan jika Anda ingin menambahkannya lagi.

10 thoughts on “Hati-hati obat flu

  1. Mas Harry, darimana kita tahu kalau Decolgen mengandung zat ini ?

  2. #2 – saya membaca daftar ingredient dari obat ybs, PPA biasanya ditulis sebagai fenilpropanolamine HCl oleh obat-obatan ini.

  3. Gue sih anti MSG,terasi,ayam potong,dan semua makanan yang diawetkan, semua sumber penyakit, mendingan yang alami aja selain segar juga sehat, info: saya gak pernah sakit sejak makan makanan alami, gak pernah ke dokter lagi, gak pernah beli obat, lumayan bisa berhemat padahal kegiatan gua full time sehari cuma tidur 3-5 jam saja. Sehat atau sakit berasal dari makanan…….
    ikan laut juga biasanya diformalin, hati-hati…. kalau ingin makan ikan laut beli langsung dari nelayan yang pergi pagi siang pulang tidak pake nginep dilaut bahaya…

  4. Mas Harry, hidup di dunia tyt simalakama ya… makan daging bahaya, ayam bahaya, telur juga ada yg palsu, sayur, byk pestisida. tanam sendiri g sempat. Ikan, alergi n ada bahaya mercury krn perairan tercemar. Jadi, makan apa ya??? Minum obat kimia, bahaya. Minum obat herbal, lama sembuhnya, akhirnya urusan lain terbengkalai… ya udah, mungkin sebaiknya banyak2 doa aja, jadi kalau mati tiba2 ada tabungan ibadah. Ha..ha…

  5. sebenarnya sich klo flu ga usah minum obat,,,
    makan dan minum yang banyak dan teratur,,,,,
    istirahat (tidur) yang cukup….
    trus makan kuning telur dan madu,,,,
    yaaa,,, obat2an tradisional ala jadul manjur tuh,,,,
    karna semua obat mengandung bahan kimia… ya banyak pula bahan kimia yg masuk dalam tubuh….
    hati 2 aza dech….

  6. menurut saya penggunaan fenilpropanolamine dalam sediaan obat sudah seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah.kami mahasiswa farmasi juga sudah mendapat himbauan dari pihak kampus mengenai masalah fenilpropanolamin ini tentang bahaya penggunaan bahan aktif ini.bahkan dengar2 di Amerika sendiri obat2 yg mengandung bahan aktif ini sudah mulai ditarik dari pasaran sejak tanggal 1 Maret 2009 kemarin.namun tampaknya emank dari pihak pemerintah sendiri tidak ada tanggapan mengenai masalah ini.

  7. maksih infonya mas…aduh aku sering minum tuh obat yang mas sebutkan di atas….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *