HelpJogja.net, dan juga HelpSelatannyaJogja.net

Barusan berhasil mengkontak Thomas via telpon. Listrik di daerahnya (Yogya tengah) baru pulih kemarin. Bencananya memang cukup parah, dia bersyukur karena selamat dan juga seluruh keluarganya, walaupun ada yang menderita kerugian materi cukup besar – ketika berkunjung ke kampungnya di selatan, rumah orang tuanya sudah luluh rata dengan tanah.

Yang mengagetkan, ternyata sampai saat Thomas tiba disana, bantuan belum ada yang tiba di daerah selatan tersebut. Padahal, sebagai daerah terdekat ke pusat gempa (di darat, bukan di laut selatan), mereka yang menderita paling berat.
Saya tanya, apa ada masalah dengan jalur transportasinya mungkin ? Menurut Thomas tidak, malah sebuah jembatan yang cukup strategis disitu justru utuh di luar dugaan. Yang kalau jembatan itu sampai runtuh, maka jalur alternatifnya sangat jauh dan memakan waktu.

Kalau menurut pengamatan mereka, sepertinya ini karena penyaluran bantuan terlalu terfokus di Yogya. Dan mungkin memang jumlahnya belum cukup, karena baru masuk ke Yogya saja sudah ludes. Sehingga belum ada yang bisa terus dibawa sampai ke selatan.

Syukurnya ternyata orang-orang di selatan ini tidak sedih dan tetap positif. Mereka sudah mulai bangkit kembali sendiri, dengan sisa daya yang masih ada, saling bantu-membantu bersama-sama. Tanpa pamrih, bersama-sama memikul beban yang berat ini.

Kontras sekali dengan orang luar, kata Thomas. Ada bencana begini, langsung bendera partai berkibar dimana-mana. Lha kok seperti sudah musim kampanye saja, pikir saya. Agak gemas juga Thomas melihatnya, mbok ya kalau mau menolong ya tolong saja. Ndak usah pamrih.
Saya ketawa jadinya, huhu… baru tahu ya kalau orang Jakarta seperti begitu. Kita tertawa bersama-sama.

Pada saat ini mereka dengan beberapa kawan-kawan berusaha mengorganisir pengiriman bantuan ke selatan, dengan prioritas ke yang paling membutuhkan.
Yang mereka akan coba bawa terlebih dahulu adalah makanan anak/bayi (karena sudah sangat langka dan sangat mahal kalau kebetulan ada), dan juga tenda.

Salah satu komentar terakhir Thomas adalah mengenai recovery setelah keriuhan ini selesai.
Setelah perhatian media berpaling dari Yogya, disini kembali akan terasa kesusahan bagi para korban. Pemulihan kembali dari bencana adalah program jangka panjang, bukan pekerjaan selama 1 – 2 bulan.
Mudah-mudahan ada lebih banyak lagi pihak yang menyadari hal ini.

Ini beberapa informasi dari Thomas yang bisa saya teruskan. Semoga bisa ada manfaatnya.
Thanks untuk Thomas atas sharingnya.

[ Reportase Thomas dari Yogya dan sekitarnya ]

1 thought on “HelpJogja.net, dan juga HelpSelatannyaJogja.net

Leave a Reply

Your email address will not be published.