Mencegah dibajaknya Domain name para Menteri

Akhirnya yang saya cemaskan mulai nampak – mulai ada yang menyadari akan nilai dari domain name para pejabat.

Untuk menghindari representasi digital para Menteri ini dari diserobot oleh pihak-pihak yang tidak beritikad baik, maka barusan saya sudah mendaftarkan domain name berikut ini ke account saya :

adhyaksadault.com
bachtiarchamsyah.com
bambangsudibyo.com
djokokirmanto.com
ermansuparno.com
fahmiidris.com
freddynumberi.com
hamidawaluddin.com
hassanwirajuda.com
hattarajasa.com
jerowacik.com
kusmayantokadiman.com
maftuhbasyuni.com
meuthiahatta.com
mmaruf.com
mskaban.com
paskahsuzetta.com
purnomoyusgiantoro.com
rachmatwitoelar.com
sitifadilah.com
sofyandjalil.com
srimulyani.com
suryadharmaali.com
syaifullahyusuf.com
taufikeffendy.com
widodoas.com

Perhatikan bahwa itikad saya baik, yaitu mencegah domain name ini dari diserobot oleh para oknum; agar kasus-kasus, seperti disanderanya domain gusdur.com sebesar Rp 1 milyar, tidak terulang lagi.

Bagi para Menteri yang ingin mengklaim domain namenya, saya akan memberikannya GRATIS. Cukup hubungi saya (yang paling mudah adalah dengan berkomentar di posting ini), maka saya akan menyerahkannya tanpa biaya bagi ybs sama sekali.

45 thoughts on “Mencegah dibajaknya Domain name para Menteri

  1. Wah, itikad yang baik, tapi juga mahal. Keluar berapa duit tuh untuk register semua domain itu? Belum tentu yang punya nama mau make…

  2. tanpa mengurangi sikap khusnudzon saya dg iktikad baik saudara, alangkah baiknya kalo duitnya buat mereka yg lebih membutuhkan.

  3. domain name akan diberikan GRATIS, tapi kalo menterinya mau ngeblog harus dibikinini sama Mas Hary, ya? nah, yang itu pasti tidak gratis, khan? maaf, hanya sekedar konirmasi, kok. saya tahu niat baik Anda…

  4. jalansutera – 100% gratis, no catch whatsoever.
    .
    100% gratis, tanpa embel-embel. syaratnya hanya satu; yang meminta bisa membuktikan bahwa ybs memang adalah staf yang berhak dari institusi tsb. Itu saja.
    .
    chodirin – saya juga sempat pusing, uang 200 dolar mau dipakai untuk ini atau yang lain ?
    .
    tapi kemudian ingat kasus gusdur.com — hanya karena 1 domain, maka uang 1 milyar justru melayang ke orang yang tidak pantas untuk menerimanya. Lha, lebih parah lagi πŸ™‚
    .
    Kalau melihat demikian, maka secara logis tentu lebih baik hilang 200 dolar daripada 1 milyar tho.

  5. mas.. sudah saya sampaikan ke salah satu menteri mengenai hal ini, insyaallah bentar lagi udah ada kabar dari beliau atau dari rekan-rekannya yang namanya tercantum disini

  6. Salut buat Pak Harry.
    Kalau setengahnya saja mau ngeblog, betapa semaraknya blogosfer Indonesia dengan blog para menteri! dan yang jelas, saya dapat bahan yang menarik buat ditulis.. hehehe

  7. Kata bapak Pakarβ„’ domain dot com itu menyalahi aturan. Menurut dia, dot com itu untuk komersial, bukan untuk ngeblog. Apalagi, ngeblog itu hanya tren sesaatβ„’

  8. Lho, kok pakai EXTENSION dot com? Salah besar tuh kata Roy Suryo =D

  9. weih dapet domain mau dunk!!!
    wah buang duit $ 200 yah, hm boleh juga tuh buat nyelesain skripsi ane, plus buat ngejenguk istri ama anak di kampung (he..). tapi ide kreatif buat yang dapet rezeki nomplok. lagian buat pencari info ini berita bagus tuh, lama-lama koran nggak laku lagi, soalna semua pada blog walking semua. buat yang nggak ngeblog, bawa kertas aja ke tempat gwe, ntar tak print out tuh data-data. ha… ha… (nyaingin nich)

  10. mas, enggak sekalian para menteri di republik BBM ? hehehe…
    anyway, mungkin cara mas harry bisa mengajak para menteri untuk nge-blog…

  11. Pingback: Orangescale.NET
  12. Om harry, kalau takut terulang lagi kasus gusdur.com kok yang didaftarkan domain para menteri yah? kan gusdur bukan menteri huhehehe3x… lagian para menteri mungkin juga ‘cuek’ kok dengan domain2 tersebut. Emang berapa orang menteri sih yang sadar tentang pentingnya domain yang menyangkut nama mereka…??
    btw domain para tokoh2 nasional lain gak ikut didaftarkan… πŸ˜‰

  13. alex – kan SBY sudah jalan websitenya, jadi tidak perlu dibantu diamankan lagi.
    .
    saat ini paling tidak ada satu menteri lagi yang sedang tertarik untuk blogging. kalau kemudian ternyata jadi ada lagi yang tertarik, maka identitas digital mereka sudah aman dari oknum.
    .
    tokoh2 nasional yang lain – buat apa? belum jelas probabilitas mereka untuk blogging / membuat website. sedangkan para menteri; sudah ada beberapa yang blogging, dan sudah ada juga yang tertarik. Jadi probabilitasnya jauh lebih besar dan jumlahnya jelas jauh lebih sedikit dibanding seluruh tokoh nasional.

  14. Registrant Contact:
    Ahad Computer
    Harry Sufehmi **************@harrysufehmi.com)
    +44.1217655106
    Fax: +44.1217655105
    Nelson rd
    Birmingham, MI b66au
    GB

    Rumahnya Mas Harry di Birmingham ?

  15. wah… bagi2 gratisan nech.,. jarang2 ada org yg mau bagi2 gratis..

    tapi apa menteri ngerti di website (sori) gue lagi sebel ama kinerja para aparat pemerintah yg gak mikirin rakyat… !!!

    but salut untuk harry… ^_^

  16. Wah, buat saya ada yang gratis gak ya? Soale saya mau buka web buat bisnis sampingan dan juga belajar aja gak pernah kesampean beli domain. Bisnisnya jualan kosmetik, tapi kosmetik punya kakak ipar. Saya nebeng nyales gitu. Skalian belajar, soale saya kan masih kuliah. Apa kalo buat WONG CILIK ada itikad baik? Atau kalo buat ORANG ATAS aja? Kalo istilahnya buat orang atas, nyuci kakinya juga (kebanyakan) kita mau.

  17. @Catur :

    Apa kalo buat WONG CILIK ada itikad baik? Atau kalo buat ORANG ATAS aja? Kalo istilahnya buat orang atas, nyuci kakinya juga (kebanyakan) kita mau.

    .
    Mau minta kok caranya dengan menghina begitu.
    .
    Anyway, cuma ada 26 menteri, tapi ada 200 juta rakyat Indonesia. Jelas mana ada duit saya mas untuk mendaftar domain name bagi 200 juta rakyat Indonesia.

  18. mas.. boleh minta tolong..
    saya kesulitan untuk mendaftarkan domain sch.id yang katanya gratis, tapi kok tak coba tetep bayar. jadi batal deh niat.
    klo masnya bisa, tolong buatin domain smanela.sch.id yah..
    please..
    makasih sebelumnya
    Gunawan πŸ˜€

  19. wah masih ada ga yang gratis mas? emang khusus untuk menteri aja ya mas? kalo untuk selain menteri ada ga mas? apa ada syarat khusus

  20. lhah mbok yg dikasih gratis itu masyarakat biasa yg serius n pengen punya domain sendiri. mentri kan udah pada kaya2…. toh mereka juga biasanya jarang bikin web….

  21. ngapain beliin domain buat para mentri ? … mereka dah kaya …
    mending beliin buat para LSM.

    kl emang niat beramal dengan $200 mending kasihkan fakir miskin.

    duit $200 buat para pejabat gak ada nilainya. tp buat yang miskin bisa buat makan … satu bulan.

    ini artinya cari nama, cari muka …. bukan cari pahala.

    sorry … kata kata gw pedas, kl mo bantu jangan embel embel buat kebaikan. kl mo cari nama atau cari bisnis .. jangan nyelip diantara kesan amal.

  22. @ardi – iya, sorry juga kata-kata saya pedas – anda prasangka buruk.
    .
    kalau tidak paham betul duduk permasalahannya, daripada su’uzhon, lebih baik anda bertanya / diam sambil mempelajari masalahnya lagi.
    .
    OK saya akan coba jelaskan dengan sesederhana mungkin – pernahkah Anda bisa berhubungan dengan Menteri, secara langsung ?
    Tanpa perantara ?
    .
    Well, sekarang Anda sudah bisa.
    Silahkan bisa dicoba seperti di antonapriyantono.com, yusufasyari.com, juwonosudarsono.com
    .
    Kalau Anda merasa ini tidak penting bagi Anda pribadi, jangan lantas anggap ini tidak penting bagi semuanya.
    Ini namanya sok tahu.
    Silahkan coba baca-baca komentar di website2 tsb diatas, dan lihat manfaat yang bisa mereka dapatkan.
    .
    Moga-moga jadi jelas.
    Trims.

  23. para mentri ? … mereka dah kaya …
    .
    Ini dia contoh orang yang sok tahu.
    .
    Padahal masih ada menteri (dan pejabat-pejabat) yang hidup dengan sederhana.
    .
    Pantas Indonesia susah maju, kita cuma jago meledek tapi tidak bisa berbuat positif.

  24. Terima kasih Mas Harry
    Kalau perlu artis sekalian “diselamatkan”
    Jupe.com
    Sarahazhari.com
    Zaskia.com

    Kalau nama saya gak usah diselamatin, paling nggak ada yang mau pesen nama itu.

  25. salut untuk mas hary!
    dalam suatu hal pasti ada yang mendukung dan mencibir, untuk kasus ini saya bangga terhadap anda peduli terhadap orang lain, dan saya yakin anda lebih peduli lagi pada rakyat kecil, terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *