Ketagihan Nge-blog

Capai setelah beraktivitas seharian, saya buka Planet Terasi untuk rileks membaca berbagai posting disana. Ketika membaca posting pak Budi, saya jadi tersenyum sendiri. Kelihatannya makin banyak saja yang ketagihan nge-blog !

Ini trend yang bagus saya kira. Terutama karena saya pernah merasakan zaman pra-Internet, dimana mencari informasi itu sulitnya luar biasa. Saya sampai menggunakan modem saya untuk dial ke Amerika, sehingga bisa konek ke Compuserve BBS – dengan bersenjatakan kartu kredit orang tua saya, hehehe. Setelahnya tentu saya kena damprat karena tagihan telpon dan kartu kredit yang membengkak, tapi yah no pain no gain 😉

Walhasil begitu sudah tahu internet dan bisa sedikit coding, maka saya membuat pangsit.com, sebagai sarana untuk berbagai pengetahuan. Kemudian ikut berbagai milis, lalu saya berpikir untuk membuat sarana yang memudahkan saya untuk menulis berbagai topik (tidak hanya komputer). Maka jadilah blog saya pada tahun 2001.

Blog home-made ini terus saya gunakan sambil saya mengamati perkembangan berbagai software blog yang ada. Saya sempat berkontribusi secara aktif di beberapa software blog, sebelum akhirnya memutuskan untuk menggunakan WordPress 1.5. Sengaja menghindari beberapa software blog yang bukan open source karena cemas akan potensi data lock-in (dan kemudian benar terjadi pada beberapa software/website blog). Dan sampai sekarang saya masih terus menggunakan WordPress.

Hanya saja frekuensi update saya tidak bisa sesering yang saya inginkan. Pada saat ini, ada 3 bahan artikel di bookmark saya, dan 4 buah draft di dashboard WordPress. Selalu mencari waktu untuk menulis, sebelum idenya larut ke bawah sadar saya.

Kini makin mudah saja untuk berbagi ide, renungan, dan pengetahuan; berkat adanya blog. Mudah-mudahan semakin banyak yang terjun dan ketagihan blog, sehingga kita semua mendapatkan manfaatnya !

14 thoughts on “Ketagihan Nge-blog

  1. Alhamdulillah pak ketagihan nge-blog. Lebih baik, daripada ketagihan nambah istri. Apalagi ketagihan narkoba. 🙂

    Beda blog…, beda pemikiran…, beda sudut pandang…, beda ikhtisar…, beda metode…, beda analisa…

    Ah gapapa… toh katanya semboyan bangsa “berbeda-beda tetapi satu jua”

  2. buat saya blog itu sudah menjadi candu berat, yang nampaknya kalau tidak menulis atau blogwalking sehari saja, terasa ada yang kurang 🙂

  3. Blog sekarang lebih powerfull, sedikit banyak sudah mempengaruhi cara menambah wawasan bangsa Indonesia, yang dulunya hanya terbatas dari media konvensional, sekarang blog-blog sudah cukup diperhitungkan. Makin banyak orang kecanduan, makin banyak pula wawasan, baik buruknya tinggal bagaimana kita memilahnya. 😀

  4. selama masih dalam tahap proporsional, semuanya masih baik2 saja. kalau sudah (suangat) berlebihan, katanya bisa jadi makruh (bahkan mungkin haram) kata ustad mushola sebelah. 🙂

  5. btw, kok belum ada satupun Blogger yg nge-blog soal (katanya) pemberangusan kebebasan berserikat di koran K yg berbuntut pd pemecatan BW. Kenapa ya?
    Atow di milis forum pembaca-nya tema itu diblokir juga?

    Salam.

  6. Saya sendiri awalnya dari memberi koment2 diberbagai blog dengan nama2 yg berbeda-beda selama 2 tahunan, lama kelamaan jadi pgn bikin blog sendiri…trus bikin deh..walaupun sekedar quicklinks doang sambil sedikit2 nulis..tapi yang penting ngeblog…..
    Hidup deh trend sesaat..!!!

  7. @Jimmy – caranya, sewa domain name.
    .
    Saya langganan di namecheap.com, biayanya US$8.88 (bisa saya rekomendasikan). Ada yang lokal,

    tapi saya tidak tahu yang bisa direkomendasikan (mungkin ada yang bisa membantu).
    .
    Kalau yang gratisan, mungkin bisa coba ini. Tapi

    resiko tanggung sendiri (saya belum pernah coba).
    🙂
    .
    @zfath – saya mau blog tentang itu, rencananya di mediawatch.or.id (saya sudah posting beberapa kali disitu), … lha baru sadar kalau situs tersebut sudah tidak ada. Kita buat lagi yuk yang baru.
    .
    @Rasyid – hidup trend sesaat ! 😀

  8. @harry
    Belum coba mediacare atow jakarta.indymedia Pak? (Sy sendiri blm tahu aksesnya bgmn)
    Saya mah penikmat aja.
    Denger-denger, pihak K sdh meminta (memaksa?) ‘media lainnya’ utk memblokir pemberitaan mengenai ini.
    Tema MoU Pemerintah & Microsoft, misalnya, sudah diulas oleh Priyadi dan Mas Amal. bahkan Mas Amal menautkan juga pranala tentang “amanat” yang dituntut oleh I Made Wiryana. Mungkin ini bisa jadi milestone berikutnya fungsi blogger sbg citizen-journalist(?) di tanah air.
    Salam.
    *btw, coba kalau ada web2.0 yg memuat permintaan tema spy dibahas para blogger (BahasDong.com(?))*

  9. wah ….. kecanduan internet
    sekali waktu, saya merasakan kelegaan yang begitu tinggi meninggalkan komputer, yaitu 2 hari pasca gempa taiwan ….
    rasanya damai ….

    xixiixixixi

    kini? balik ke awal lagih

Leave a Reply

Your email address will not be published.