Pindah ke lain hati : kisah pencarian seorang pemuda dalam mencari pasangannya

Sudah beberapa minggu ini handphone saya :

1. Sulit dihubungi : tidak ada tanda telpon masuk, namun kemudian customer komplain karena tidak bisa menghubungi saya.
2. Sulit menghubungi : kualitas percakapan amburadul, seperti sedang berada di dalam bunker/basement, padahal sinyal full.
3. Sulit mengirim SMS
4. Sulit menerima SMS : bisa delay berhari-hari. Atau malah tidak diterima sama sekali.

Duh XL … jor-joran promosi sih boleh saja. Tapi mbok ya jangan dengan mengorbankan kualitas layanan seperti begini.

Dan ternyata saya tidak sendirian. Banyak yang lainnya yang komplain juga.
Malah ada yang menjadi korban karena gagal menghubungi ambulan ketika membutuhkannya.

Akhirnya dengan terpaksa saya memutuskan bahwa saya tidak lagi bisa menggunakan jasa XL Xplor. Tidak jelas kapan kualitas layanannya akan bisa membaik kembali. Sedangkan saya memerlukan fasilitas komunikasi yang memadai untuk bisnis.

Lalu mulailah proses pencarian saya (aka: sang pemuda beranak empat 😀 ) untuk menemukan pasangan (provider komunikasi) nya yang baru.
Oh ya, proses pencarian dibatasi hanya pada provider GSM, karena HP saya Nokia E70.

Beberapa yang saya temukan :

1. Indosat : Sinyal Kuat ? Sepertinya sih tidak.

2. XL : Noooo… *sob* *sob*

3. Telkomsel : simPATI bisa mahal sekali, kartu As apa lagi. Hm.. Halo kelihatannya OK. Kualitasnya juga sudah dibuktikan anggota keluarga saya lainnya selama bertahun-tahun.

Maka hari ini saya ke gerai Halo, dan telah mendapatkan sebuah nomor baru yang akan aktif dalam waktu sekitar 5 hari lagi.

Bagi Anda yang masih kebingungan dengan perang tarif antar operator pada saat ini, silahkan bisa baca keterangan mas Khalid disini. Sangat informatif.
Selamat kaget bahwa ternyata prabayar yang pada mengaku murah itu ternyata sebetulnya tetap mahal.

NB: masih bengong karena antara judul dengan isi posting gak nyambung ? 😛
Nyambung kok sebenarnya, tapi diplesetkan saja. Daripada judulnya marah-marah, saya kepikiran dibecandain saja deh. He he. Maaf kalau mengecewakan 😀

69 thoughts on “Pindah ke lain hati : kisah pencarian seorang pemuda dalam mencari pasangannya

  1. sudah 3 tahun ini pake simpati dan bagus
    tapi sejak promosi simpati pede panggilan jadi sering gagal 🙁

  2. saya pake XL prabayar, ga ada masalah delay2 gitu kok, mas. tapi suami saya memang kadang ngomel2. dia pake xplore yang billingnya gak jelas.

  3. waktu dulu….hmm konteks dulu yah….

    pake XL bareng Motorolla e 398 masuk daerah Jammer, orang2 pada aneh saya bisa nelpon..

    tapi sekarang saya udah cerai XL, dan saya meminang M3….huhuehue

    makasih pak infonya

  4. wah… pas nih..
    ketemu teman satu derita 😀
    Namun kondisi saya masih belum separah kang harry.
    Masih bisa digunakan (dengan penuh kesabaran dan harap-harap cemas)

  5. Kalo saya masih setiya sama simpati, sudah dikenal dan sering dikirimi pulsa. kalo ganti takut kiriman pulsanya nyasar hihihihi

  6. Same here, Har.

    Pelanggan XL sejak 10 tahun lalu. Sekarang menderita karena sering hilang sinyal (padahal di kantor, lantai 17). GPRS/3G-nya lebih sering tiada daripada ada – padahal kadang perlu cek sesuatu saat di jalan dan tentunya kena tabok tarif MAHAL.

    Parah memang nih XL, bertahan karena nomornya lumayan gampang diingat dan hanya 6 digit. Tapi sepertinya harus melirik operator lain deh, sudah mulai mengecewakan nih.

    Oh iya, tambahan lagi… sekarang XL untuk menelpon customer servicenya (di 817) HARUS BAYAR per panggilan. Dodol banget deh, kita harus bayar untuk dilayani? Argh…

    Halo XL? Silakan kejar pelanggan prabayar, anda sebentar lagi akan ditinggalkan berbondong-bondong oleh pelanggan pascabayar. Selamat!

  7. Semakin susah nyari perusahaan Indonesia yang bisa memuaskan pelangan. Nggak peduli itu berupa layanan di darat, udara, laut, atau telekomunikasi baik wire atau wireless 🙁

  8. Sementara ini, saya masih bertahan pake mentari dan belum ada masalah. Secara tarif telepon dan sms yang mahal jadi menguntungkan saya untuk jarang atau menggunakan seperlunya saja. Saya juga sering menggunakan untuk akses internet lewat hape, lumayan cepet dan murah untuk tarif internetnya. Memakai produk yang terlalu menonjolkan tarif murah terkadang jadinya juga murahan. ‘Enak aja, dikasih murah kok minta yang bagus,’ begitu mungkin yang ada di benak operator :D.
    Ntar klw nomor sdh aktif, di pm ya mas 🙂

  9. haha, masa sih mas harry? saya make XL dari tahun 1999, trus ke XL jempol dan akhirnya bebas, dan gak pernah dikecewain sama sekali. saya malah seneng bisa make murah dibanding simpati yang dipake orang tua saya. akhirnya mereka migrasi ke XL juga.

  10. @yuki – haha, masa sih mas harry?
    .
    Maaf saya reply yang yuki dulu — Anda lagi berada di Hungaria sekarang ? IP address anda menunjukkan lokasi disitu.
    .
    Jika ya, mungkin karena itu Anda tidak tahu. Masalah dengan XL ini baru terjadi beberapa minggu belakangan ini. Tapi parahnya tidak keruan.

  11. sebagai konsumen kepentingan eh cita2 saya cuma satu: layanan murah, andal. kok susah ya?
    11 tahun pake kartuhalo telkomsel ya tetep nggerundel, soalnya mau gimana lagi 😀

  12. @funkshit – thanks infonya. Eh, starone gimana ? Katanya juga murah ya.
    .
    Tapi saya ngeri untuk komunikasi/voice, banyak yang komplain sinyal Indosat.
    .
    @aslam – waduh…. mudah-mudahan yang Halo tidak bermasalah / cepat pulih kembali…
    .
    @venus – kawan saya bilang memang semua software billing semua operator tidak sempurna. Ngeri euy 🙂
    .
    Jadi daripada resiko uang melayang tidak jelas, akhirnya saya minta tagihan yang terinci setiap bulan dari XL.
    .
    @feha – siaappp… 🙂
    .
    @arrohwany – ya begitulah… biasanya saban ganti kartu, saya akan broadcast (spam!) sms ke semua kontak saya, memberitahukan perubahan tersebut.
    .
    Terakhir kali ganti kartu sih setahu saya semuanya mendapatkan kabar tsb. Mudah2an demikian pula yang kali ini.
    .
    @dadan – amin, amin… wah jangan sampai deh mas. Saya betul-betul jadi gak enak sama customer 🙁
    .
    @Samsul – nyasar ke saya boleh saja mas. Saya sama sekali enggak keberatan lho 🙂
    .
    @avianto – welcome to the club 🙂 senasib banget nih kita.
    .
    @Romi – iya pak, jadi ingat Boy sudah pernah pernah bahas di salah satu postingannya bahwa masyarakat kita memang masih belum service-oriented.
    Mungkin karena ini juga.
    .
    Ah, ini dia artikelnya.
    .
    @mr.bambang – unik juga cara pandangnya; karena persepsinya mahal, maka jadi cenderung hemat penggunaannya. Kreatif 🙂
    .
    kalau bisa sms ke saya di 081707-HARRY (sedih saya kehilangan nomor cantik ini 🙁 ) nanti saya kabari nomor saya yang baru 🙂
    .
    @PamanTyo – wow, 11 tahun ! Jadi ingat kemarin ini ada kawan saya yang sudah jadi customer CBN selama 10 tahun, lalu dia mendapat bingkisan terimakasih dari CBN.
    .
    Paman dapat apa dari Telkomsel ? 😉

  13. katanya tarif pulsa diluar negeri masih lebih murah dibandingin di Indonesia , koq bisa ya??

  14. Mas harry,

    aku ndak paham-paham banget soal tarif (lebih cenderung ndak peduli, krn aku yakin itu tipu-tipu belaka), dan kebetulan juga aku hampir tidak pernah menggunakan operator lain yg lebih lama dari menggunakan XL.

    Alasan ku satu-satu-nya tetap pakai XL adalah malas mengganti nomor, walau sering juga di kecewakan. Wong, HP ku rusak saja sudah membuatku kesusahan untuk mengingat-ingat nomor2 teman yg sudah aku daftar.

    Ah, andai saja di indonesia ini nomor seluler kita bisa tetap walau kita ganti-ganti operator, tentu aku akan mencoba operator lain.

    🙂

  15. @kamal – kalau di Inggris & Amerika sih setahu saya lebih mahal. Mungkin negara lainnya ?
    .
    @bambytop – iya mas, memang seharusnya nomor telpon itu milik negara 😀 dipinjamkan ke kita, dan kemudian bisa bebas kita pakai di operator yang kita pilih.
    .
    Saya menelpon sampeyan juga susah banget 😀 duh, XL.

  16. Udah komplen ke CS nya XL bos Har? Siapa tahu fisik SIM Card nya perlu diganti, ada yg begitu soalnya.. Well.. hikmahnya, hanya di dunia open source lah, dimana bisa terjadi harga murah/free = kualitas bagus, hehehe… *maksa..

  17. @AhSya – belum, karena pada saat yang bersamaan banyak kawan2 lainnya yang bermasalah juga. Bisa begitu juga ya?
    .
    Thanks infonya, lain kali saya akan coba dulu (baru tahu ada kemungkinan itu). Tapi yang kali ini saya sudah terlanjur pindah, he he.

  18. biasa aja kok mas, harga murah kualitas entah kemana. dan bukan hanya masalah celuler kayak gini, maskapai penerbangan juga gak jauh beda, tiket pesawat paling murah itukan di Indonesia , termasuk angka kecelakaannya . paling tinggi juga di Indonesia, kalau Adam air gak tutup malah prestise maskapai kita dimata dunia tidak akan pernah membaik,
    lho kok larinya ke pesawat sih, tapimasih nyambung kok, kan yang dibahas pelayanan pesawat telpon. tapi yah.. itu tadi ,Emang gak salah kok , kalo bayar sedikit mahal untuk dapeting kualitas yang emang bener- bener bagus!!

  19. Mas Harry, tolong kabari saya nomor barunya ya 🙂

    Btw, walau tetap agak mahal, makanya saya tetap mempertahankan nomor simpati saya walaupun sudah ada Xplor dan Esia 😀

  20. @Mila – sebetulnya murah bisa tetap berkualitas, misalnya AirAsia. Walaupun sering delay, tapi dari informasi yang saya dapatkan, mereka menjaga & sangat merawat armada pesawat mereka.
    Karena itu kalau keluar kota saya selalu pilih ini untuk meminimalkan resiko.
    .
    Tapi apa ini karena mereka manajemen luar negeri, sehingga bisa bertindak dewasa begitu? Kok manajemen kita bawaannya cuma “asal murah”, dan enteng saja mengorbankan kualitas 🙁
    Sayang juga.
    .
    @decon – iya mas, saya juga susah karena nomor saya ini sudah ratusan orang yang pegang. Maunya sih tidak usah pindah, tapi kualitas XL pada saat ini sudah keterlaluan sekali 🙁
    .
    Ya sudah, akhirnya saya sudah dapat sim card Telkomsel, dan malam ini saya akan spam / broadcast sms kepada kawan-kawan saya semua mengabarkan nomor yang baru ini.
    .
    @Belutz – siap boss! 🙂

  21. Akhirnya tadi malam saya dapat sms broadcastnya 🙂
    Smoga Nomor baru semangat baru…..

  22. Iya alhamdulillah, itu saya sampai 5 kali ke geraiHALO baru (akhirnya) dapat juga sim cardnya, hehehe.
    .
    Terimakasih sudah mengkonfirmasi spam sms dari saya di posting ini 🙂

  23. mas,ak pake kartu AS nih dan berasa berat bgt. Sebulan kurang lebih 500rb. Bisa ga sih mutasi kartu dari AS ke Halo ?

  24. sekarang perdana murah banget bisa dapet mentari cuma 1500 pulsa 5000. aku punya 2 hp gsm butut. yang satu nomornya tetep yang satu lagi gonta ganti abisnya beli perdana baru lebih urah daripada beli pulsa.

  25. Informasi yang diberikan dalam posting ini sangat bisa diandalkan dan layak. Dengan pendek dan langsung ke informasi titik, akan banyak tertarik untuk membaca ini.

  26. hho, untungnya saya belum pernah pacaran. Jdi otomatis gak pernah pindah ke lain hati.. ya gak??

  27. Pingback: cerita sedarah
  28. Pingback: Bisnis Tiket

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *