Kalengbolic – solusi Internet kecepatan tinggi & murah meriah

Alhamdulillah, saya masih terus bersyukur bahwa saya sempat merasakan tinggal di lingkungan yang warganya sangat kompak, yaitu di cluster Permata 2, Bintaro. Kini terobosan terbaru dari mereka adalah Permata2Net — jaringan RT-RW net di cluster kami ini.

Kalengbolic @ my house
Kalengbolic
di rumah saya

Dimulai dari ide beberapa warga, dan lalu digawangi oleh Pak Panji (host, induk semang dari Access Point kami) dan Pak Rufman (staf ahli, pakar Kalengbolic).
Bersama-sama dengan warga lainnya, mereka bahu membahu saling membantu membangun jaringan Permata2Net di cluster kami ini.

Untuk koneksi, digunakan Telkom Speedy unlimited. Bandwidth 384 Kbps, namun pada kenyataannya untuk situs lokal saya pernah menikmati speed s/d 680 Kbps 😀
Ini semua hanya dengan biaya Rp 100 ribu / bulan.

Mau ?

Caranya mudah :

[ 1 ] Ada yang bersedia menjadi “host”, untuk ditumpangi access point.
Dalam hal ini adalah Pak Panji. Access Point diletakkan di atap rumahnya 😉 dan hidup terus 24 jam.

Pak Rufman
in action

[ 2 ] Ada yang bisa setup jaringan & antena.
Dalam hal ini adalah Pak Rufman, beliau turun langsung memberi petunjuk (bukan ala pak Harto ya 🙂 ) kepada kita, dan turut serta juga membuat banyak kalengbolic / cantenna untuk warga.

Sehingga dimana seharusnya warga membeli antena grid (yang harganya > Rp 1 juta / buah), namun berkat kalengbolic / cantenna desain beliau, maka biayanya terjun bebas menjadi bahkan < Rp 40 ribu / buah Ini baru namanya hacker 😉

Access Point
di bekas tutup CD

[ 3 ] Peralatan yang diperlukan :

(a) Access Point : bisa merk apa saja saya kira. Idealnya standalone / tidak perlu dipasangkan ke komputer untuk bisa berfungsi.
Yang penting adalah setup security nya – disarankan menggunakan WPA.

(b) USB wifi : di setiap kalengbolic ini ada USB wifi didalamnya. Lalu disambungkan ke komputer/laptop warga dengan kabel extension USB. Di rumah saya menggunakan kabel extension USB sepanjang 10 meter (5m x 2)

Bapak Kos Access
Point kita, Pak Panji

Saya pribadi bisa merekomendasikan Edimax 7318UG — ini sudah terbukti berjalan dengan baik di Linux, Windows, dan Mac. Ada kawan yang menggunakan Linksys, namun sampai sekarang belum berhasil menemukan drivernya untuk Mac OSX.

(c) Antena : cukup menggunakan kaleng 🙂 Sejauh ini tidak ada yang perlu sampai membeli antena komersial, yang harganya bisa lebih dari Rp 1 juta. Salut untuk semuanya.

(d) Anti-petir : kemungkinan akan diperlukan untuk lokasi yang rawan petir.


Sebuah kalengbolic mengintip
genit dari balik rumah

(e) Kekompakan warga : tanpa ini, maka siap-siap saja terjadi pembengkakan biaya proyek. Dengan saling bekerja sama, maka Permata2Net bisa terwujud dengan biaya mencengangkan (saking murahnya 😉 )

Kemarin ini koneksi saya sempat bermasalah, ternyata karena driver yang built-in di Ubuntu (gutsy) sudah agak tua versinya. Setelah dipasang driver versi terbarunya, tidak perlu restart, langsung wusss… saya kembali bisa menikmati akses Internet dengan kecepatan tinggi di rumah.

Sekali lagi terimakasih banyak kepada kawan-kawan semuanya yang telah menjadikan Permata2Net kenyataan. Anda sekalian adalah inspirasi bagi kita semua.
Semoga terus makin kompak selalu !

Jangan lewatkan : [ Koleksi foto-foto proyek ]

Semoga bermanfaat.

252 thoughts on “Kalengbolic – solusi Internet kecepatan tinggi & murah meriah

  1. boleh nggak belajar ke sana?:D saya dan beberapa tetangga pernah mencoba juga tahun lalu. sudah beli AP mikrotik. etc. cuman waktu itu terbentur di sinyal yg lemah/tidak tertangkap di sisi client. sudah coba kalengbolic dan juga kabel usb extended … cuman belum memuaskan .. sehingga ‘proyek pertetanggaan’ itu belum lanjut lagi :(( ..

  2. Dulu di komplek saya juga pernah di buat jaringan make kaleng bolik, tapi lambat tuh koneksinya, akhirnya diganti aja make kabel telepon. biaya kabel di bagi sama rata antara konsumen dengan penyedia internetnya. Koneksinya cepet bgt deh.

  3. Kira2 Pak Rufman mau ndak jalan2 ke Kompleks Perbanas Bintaro Sektor 3A untuk memberi petunjuk…

    Jadi Pengen 😀

  4. Kalau sampai Permata Bintaro I nyampe ga mas Harry 😀 mau dong ikutan hehehe. Bignet nawarin 150rb/bulan dengan 64kbps, wah hebatan Kalengbolic dong

  5. 100 rb per bulan itu asumsi berapa user? kalo 7 mungkin bisa saja, karena iuran speedy kalo ngk salah segitu yak?

  6. saya juga memakai koneksi speedy yg dibagi, cuman karena pesertanya udah banyak jadi ngga terasa cepet lagi…

  7. weh antenanya kaleng cantik euy
    sayang saya cari dr pandangan depan ndak ada, jd ndak tau cara masang usb wifinya dg apa.

  8. mas harry potter, eh…maaf mas harry sufehmi tolong dong diperbarui lagi artikelnya banyak pemirsa yang penasaran nih, klao bisa berikut bajet dan detail poto2 nya, artikel anda sudah saya forward di milis asosiasi warnet, siapa tau aja bisa jadi inspirasi untuk warnet yang kurang laku, kemudian di modifikasi ke rt rw net dengan charge jam-jam an juga, bisa jalan nggak ya?

  9. mau donk, bisa internet murah, tapi di tempat saya belum ada APnya, ajarin donk cara buat AP dan antena kaleng bolicnya, biar kita juga bisa nikmati intenet

  10. kalo dibikin cabang lagi bisa nggak, misalnya kehalang tembok tetangga, terus kita bikin ap tambahan yang fungsinya menangkap sinyal dan meneruskannya kembali.
    ngomong2 ap nya sudah di set pake software manajemen bandwith? supaya bandwith dibagi rata antar pemakai internet guna menghindari pemakaian bw berlebih akibat kebanyakan download?

  11. Huwaaaa…pengen…pengen…:((
    Dalam bayangan saya berarti ada sekitar 17 – 20 orang yang terkoneksi ke AP? Bagaimana cara me-maintain kecepatan aksesnya? Di kantor saya aja yang nggak sampai 10 komputer, mejret-mejret koneksinya.

  12. Dalam bayangan saya ada sekitar 17 – 20 rumah yang terkoneksi ke AP? Lalu, gimana cara me-maintain kecepatannya? Di kantor saya saja yang hanya 10 komputer udah mejret-mejret begini koneksinya.

  13. Betul kang Herry,

    Ajarin juga dong caranya yang lebih detil. Pasti banyak yang berminat nih…

    Ato kasih kita link buat referensinya..
    Thanks…

  14. Sama percis ma di komplekku, pak RT beli paket server rt rw net komplet di http://antarlangit.com trus disebar tu internet dari fastnet. bener bener murah meriah 100 ribu/bulan bisa ngenet sepuasnya n kenceng. Antena untuk user juga pake cantena (antena kaleng) pokoke mak nyus… oya gimana cara ngeblok situs yang gak baik buat anak kecil ?? atau kalo ada, yang bisa catat log buka situs apa aja. Karena anak saya dah mulai ikut ngenet jadinya khawatir 🙁

  15. kok speedy nya bisa sampe 680kbps pak? dikasih jamu apa? pny saya selalu mentok di 320kbps nih…

  16. Oom Harry, kebetulan saya ikutan ngintip sewaktu bapak2x lagi ngerakit cantenna nya (termasuk di rumah oom Harry – tante Helen bikin tahu isinya pedes banget he..he..). Sepertinya photo Access Point itu tertukar dengan photo USB WiFi nya oom Hadi – itu Linksys punya. Access Point yg dipakai juga pake Edimax yg mur-mer (Edimax EW 7206 APg), itu photonya yang dimasukkin kotak acrilyc putih ..he..he.. trus di plakban biar nggak kepanasan

  17. @tedi – saya sudah sampaikan ke pak Rufman (pakar Kalengbolic @ Permata2), katanya nanti beliau akan respons 🙂
    .
    Nanti kita coba todong beliau untuk bikin workshop saja ‘kali ya. Jurus-jurusnya beliau sudah terbukti ampuh soalnya – rumah saya yang termasuk jauh lokasinya dari access point saja masih ngebut juga kecepatan aksesnya, he he.

  18. @Ichsan – wah, terimakasih banyak untuk koreksinya 🙂 kecele saya, soalnya USB wifi yang saya kecil, seperti flashdisk saja.

  19. @gopaan – memang setup kalengbolic itu gampang-gampang susah. Ternyata ada rumus-rumusnya juga untuk mendapatkan hasil yang optimal.
    .
    Kemarin ini saya membaca-baca beberapa literatur seputar antena TV saja, wuih sudah lumayan ribet.
    .
    Syukurlah kalau sudah berhasil dengan kabel telpon. Itu saya kira menarik juga kalau bisa dibagi ceritanya kepada kita semua.

  20. @Wisu – cepek dulu doongg ™ Pak Ogah 😀
    .
    Bagus tuh pak kalau di komplek sampeyan juga bisa muncul RT-RW net ya.
    .
    @Arde’est – coverage itu tergantung pada banyak faktor — interferensi (sudah berapa banyak jaringan wifi lainnya di lokasi yang sama?), LoS (line of sight), dst.
    .
    Di cluster saya ini masih seluas RT, jadi tidak terlalu jauh luas cakupannya sampai saat ini.
    .
    Tapi kawan saya ada yang pernah implementasi point-to-point di frekuensi 2.4 GHz, dan menurutnya pada kondisi ideal, ini bisa mencapai jarak yang cukup jauh (> 10 km)
    .
    @sueng – enggak tuh, menurut pak Panji malah layanan telkom speedy di daerah ini termasuk yang terbaik. Salut kepada tim telkom disini.

  21. @Anjar – mohon maaf mas, pada saat ini sudah ada 12 member, jadi oleh bapak kost pendaftaran untuk sementara ditutup dulu, agar kecepatan akses internetnya tidak menurun.
    .
    Rencananya mungkin nanti kalau FastNet sudah masuk kesini, mungkin kita akan ambil yang high speed (1.5 Mbps? 3 Mbps 😛 ) –nah kemudian baru bisa dibuka lagi pendaftaran gelombang keduanya.
    .
    Nanti insyaAllah saya akan update lagi 🙂
    .
    @venus – itulah mbak, sampai saat ini saya masih terus bersyukur bisa dapat rumah di cluster yang warganya super kompak seperti ini, he he.
    .
    Jadinya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, dan tidak ada yang tidak bisa dilakukan.
    .
    @gagahput3ra – FastNet baru sampai di Permata 1 **lirik mas Anjar** 🙂 nah nanti kalau sudah masuk ke Permata 2, bisa jadi kita akan pindah kesitu juga.
    .
    @jimmy – iuran Rp 100 ribu / bulan itu adalah dengan 12 member. Memang ada kelebihannya, tapi tidak masalah, kita ikhlas banget kalau untuk penyelenggara.
    Ternyata oleh pak Panji sejauh ini malah dialokasikan untuk maintenance, misalnya saat ini sudah terkumpul dana untuk penangkal petir. Juga setelah 6 bulan nanti bisa jadi access point akan diganti dengan yang lebih bagus. Dst.

  22. @geblek & @jimmy — requestnya sudah saya forward ke kawan-kawan yang implementasi. Mudah-mudahan nanti beliau-beliau ini ada kesempatan untuk memaparkannya secara lebih detail.
    .
    Saya sendiri belum paham betul detail teknis kalengbolic, baru garis besarnya saja seperti yang sudah tertulis disini. Malah waktu instalasi kalengbolic di rumah saya, saya sendiri sedang di lokasi client, hihi (saya malu banget sama kawan-kawan yang ramai-ramai memasangkan kalengbolic saya) 😀
    .
    Mengenai kalengbolic untuk tambahan pemasukan warnet, saya kira bisa sekali. Paling tidak sudah ada satu warnet di dekat sekolah anak saya yang melakukan ini.
    .
    @Ollie – monggo mbak, jangan lupa bilang referensinya dari saya. nanti komisi dari Bintaro akan saya salurkan ke rek.bank saya **lho** 😀

  23. @jamal – saya baru pernah setup AP & client secara sederhana saja. Sekarang sudah gampang sekali kok, langsung dicoba saja.
    .
    Yang susah itu adalah Tuning kalengbolic. Bagaimana agar signal reception nya bisa maksimal. Ini yang saya belum tahu caranya.
    .
    Beberapa kawan-kawan disini ada yang tadinya sinyalnya amburadul. Begitu di tune oleh pak Rufman, speednya bisa naik sampai 100%. Dahsyat 🙂
    .
    @jmmy – setahu saya bisa dengan repeater. Tapi harganya mungkin agak mahal.
    .
    Mengenai bandwidth management, kita tidak pakai software, tapi pakai “kesepakatan” 🙂
    Barusan beberapa hari yang lalu kita meeting, dan sepakat bahwa download yang besar / menghabiskan bandwidth hanya boleh dari pkl 24:00 s/d 06:00
    Gentlemen’s agreement – semua setuju dan akan melaksanakannya.
    .
    Bagi yang tidak bisa melakukan ini di lokasinya, untuk platform Windows saya bisa menyarankan NetLimiter.com.
    Untuk Linux saya masih cari yang serupa dengan ini, ada ide / info ?

  24. @Donny – di lokasi kami ini sih untungnya tidak ada yang gila download sepertinya 🙂 jadi pemakaian internetnya normal semua.
    .
    Jadinya dibagi 12 rumah pun kecepatannya tetap tinggi.
    .
    @herry – mudah-mudahan nanti bisa kita penuhi requestnya, trims.
    .
    @tyogo – selamat juga ya 🙂
    .
    Untuk filter situs porno, mungkin bisa dengan mengarahkan DNS server di AP ke OpenDNS. Detail lebih lanjut bisa dibaca disini.

  25. @alva – wah ndak pakai jamu apapun 😉 saya sendiri juga surprise kok. Hehehe.
    .
    Mungkin karena bapak kostnya tanggap. Kalau ada penurunan performa,beliau langsung kontak Speedy. Dan speedy di daerah ini juga responsnya bagus.
    Pernah kecepatannya drop, lalu mereka cek. Ternyata ada masalah di sambungan koneksinya di dalam rumah tempat AP. Dibetulkan oleh teknisi Speedy, dan langsung kencang lagi.

  26. @dobelden — naahh, tuh kalau ada yang perlu kalengbolic, silahkan bisa langsung transaksi dengan dobelden yaa 😉
    .
    Mudah2an mas dobelden berkenan membantu kawan-kawan lainnya yang memerlukan.

  27. Oom Harry, Ichsan tambah comment ya …..
    @teddy. Untuk kabel USB Extender, disarankan gunakan yg active. Atau kalau 2 kabel, minimal satu active – satu nggak. Dan sebaiknya gunakan yg USB 2.0. Hasilnya sangat beda dg yg 1.0 atau 1.1

    @Gopaan. Kalo pake 802.11b, memang signal nya kecil – maksimum 11 MBps. Tapi kalo pake 802.11g bisa ampe 54 MBps, bahkan sekarang ada yg 108 MBps. Di Permata2 ada 3 user yg bisa mentok 54 MBps. Sisanya antara 18 MBps – 48 MBps.

    @Anjar. Permata 1 pasti nyampe. Tinggal ijin dari Owner he..he.. Saya pernah test dari Permata 2 bisa konek ke BTC dan bahkan ke Serpong ( 3 km lebih kali ya ..) pake kaleng Nissin 900 gr (bisa 5 – 11 MBps)

    @jimmi. Bikin cabang bisa, banyak cara. (1) AP – switch – AP, (2) USB Wifi – Komputer – AP, (3) USB Wifi – Komputer – USB Wifi. Tinggal pilih sesuai dengan brg yg ada ha..ha.. Kalau mau lihat gambarnya, boleh ngintip di blog saya (alamatnya ada ama oom Harry), atau mau ke japri juga boleh ..

    @tyogo. Saya juga masih anak2x kok, jadi oleh ortu nggak boleh buka situs sembarangan. Settingnya bisa dimasukkan ke Content Filter di Router, atau block address di Gateway, atau di filter aja di Browser app nya (tapi saya bisa buka lho ..)

    @Ardest, Untuk AP yg omni directional, masih bisa diterima dalam jarak sekitar 5 KM , tapi receiver harus pake antennat yg matching juga. Kalo point-to-point mungkin bisa nyampe 10 KM asal pake antenna Unidirectional (mis Yagi). Saya sedang coba kembangkan antennat mur-mer model ini, ntar saya posting di blog saya dech …. ya Oom Harry …

  28. asyik juga nih kekompakan warganya… pertahankan terus deh… karena rtrwnet konsepnya kebersamaan (kayak jalan sesama ituu)

    just sharing nih, tuk sedikit variasi, kita njual antena tutuppancibolic, alias modifikasi dari tutup panci… usb yg dipakek TP-Link TL-WN321G… Insya Allah rangenya lebih jauh dari kaleng dan pointingnya mudah, coz sudut sebar sinyalnya lebih lebar…

    gitu ajah, main2 deh ke blog kita.
    thx dah di apruf ya mas modi

  29. @Ichsan – ini anaknya pak Rufman ya ? 😀 Wah jago betul seperti bapaknya juga. Terimakasih sudah membantu menjelaskan lebih detail, saya juga jadi ikutan nambah pengetahuan. Thanks.
    .
    Oh iya, saya tidak bisa buka blognya Ichsan, sepertinya sih kena imbas blokiran Youtube.com ya. Jadi sementara ini baru bisa penasaran dulu.
    Atau Ichsan mau om hostingkan saja blognya ? Kabari saja ya, ada beberapa domain name yang bisa Ichsan pilih.

  30. edimax dan peralatan lainnya beli dimana yak? maklum di daerah selalu lebih mahal ketimbang di jakarta.

  31. @jimmy – jogjabolic & dobelden sepertinya bisa memberikan solusi tuh. Dan harganya saya lihat juga bersaing dengan Jakarta. Silahkan dicoba 🙂

  32. saya kurang paham sistematis nya, ap yang dipasang itu katanya stand alone, jadi ngk perlu bantuan pc lagi? tinggal colok kabel telpon doang?

  33. (a) Access Point : bisa merk apa saja saya kira. Idealnya standalone / tidak perlu dipasangkan ke komputer untuk bisa berfungsi.
    Yang penting adalah setup security nya – disarankan menggunakan WPA.

    wpa itu apa toh? gmn cara membatasi akses hingga cuma 12 member doang?

    nb : comment nya bakal banyak seperti asus eee pc tempo hari kali ya???

  34. Pak Harry & para blogger, maaf baru bisa ikutan. Tapi Ichsan udah banyak jawab ya …. dia ikutan terus pada saat setting, dan bahkan bantuin test AP pertama kali …

    Saya bukan pakar nich … cuma sedikit pengalaman kok, tapi ok dech saya coba jawab yg bisa aja ya ….

    @teddy … Pak Teddy, coba inform ke saya peralatan apa saja yg udah dibeli (udah ada) beserta merk dan spec nya. Nanti saya coba bantu bikin gambar dan mungkin analisis kekurangannya.

    @wisu … Pak Wisu silahkan datang kemari, main-main dan lihat-lihat disini. Bisa diskusi di taman depan rumah Pak Harry … tamannya pak Harry gede dan indah lho ..he..he… iya pak Harry …

    @anjar … Pak Anjar, kalo memang di Permata 1 sudah masuk Fastnet, dan ada yg bersedia jadi host – kami siap bantu untuk desain, baik secara teknis maupun organisasi, baik di AP nya, infrastukturnya, atau desain untuk client … kalo cuma konsultasi aja free kok …he..he.. Bahkan saya yakin bisa di sharing sampai ke Adora/Oriana … pake antenna Yagi .. atau uni direct …

    @jimmy .. Pak Jimmy, bikin cabang sich bisa (sebagaimana yg dikemukakan Ichsan), tinggal pilih yg mau dijadiin router apa … untuk peralatan, mungkin yg paling gampang pesan saja di web sitenya bh*n*k* …. sepertinya mereka bisa kirim kok.

    @ardhest … Coverage untuk di Permata2 tidak terlalu jauh karena kompleks cluster kecil, mungkin terjauh nggak lebih dari 200 meter. Tapi, sebagaimana diceritakan Ichsan, antenna kita bisa menangkap beberapa AP yg jaraknya lebih dari 3 KM ….

    @jamal & Herry …. untuk gambar antenna, saya kira cukup banyak ada site2x, bahkan kalkulator untuk perhitungan antenna nya pun juga ada. Tinggal pilih yg mana yg sesuai dengan peralatan yg ada … apakah kaleng lebar, kaleng panjang, wajan, tutup panci, atau bahkan kaleng kripik kentang pun bisa jadi antenna yg bagus

    @tyogo .. Pak Tyogo, yg paling gampang history nya aja dipanjangin … biar kelihatan apa saja yg di buka, ntar baru diblok .. atau lebih gampang content filter …

    @Pak Harry …. monggo kalau mau ada’in trainning, saya bantu sebisa saya …he..he…

  35. Wao, enak ya hidup di kota. TI nya murah. Saya hidup di belantara halmahera, sebagian gaji habis hanyak untuk bisa mendapat akses informasi yang cepa

  36. @jimmy – WPA itu adalah cara membatasi akses ke access point. Selain WPA ada juga WPE, tapi ini agak gampang dibobol.
    .
    btw; terimakasih untuk informasinya, wah kok bisa tahu artikel ini sudah diposting oleh pak Onno ? 🙂
    .
    @Rufman – terimakasih banyak pak sudah berkenan urun rembuk di rumah virtual saya 🙂
    .
    Mengenai taman; itu sebetulnya taman belakangnya rumah Pak Rufman. Besar & bagus sekali 🙂
    .
    @nasrun – sebetulnya di kota pun mahal lho. Kalau saya disuruh langganan Speedy unlimited sendiri, males juga 🙂
    .
    Tapi karena ini bersama-sama, jadinya ringan.
    .
    Nah saya kira kebersamaan ini bisa ditiru dimana saja. Misalnya di halmahera sekalipun – akses internet mahal dan cuma bisa via satellit misalnya; tidak masalah. Kumpulkan beberapa orang, maka otomatis biayanya jadi drop drastis.
    .
    Semoga sukses.

  37. Pak Harry … saya jawab lagi ya …
    @Jimmy … Pak Jimmy, untuk AP nggak perlu nyambung ke komputer, kecuali pada saat setting. AP perlu nyambung ke Modem (biasanya melalui switch, tapi sekarang ada Modem yg punya UTP port – jadi bisa langsung), karena yg didistribusikan oleh AP adalah koneksi ke Internetnya.

    WPA adalah salah satu bentuk enkripsi yang sampe sekarang masih susah di “tembus”. Kalau menggunakan WEP, sudah banyak alat yg bisa nge-crack nya, bahkan bisa dijalankan oleh anak kecil sekalipun (yg udah tau komputer, tentunya ..he..he..)

    Untuk membatasi user, bisa gunakan pembatasan melalui MAC address di AP nya. Artinya hanya MAC address tertentu saja yg bisa koneksi ke AP. Atau batasin IP di Router nya … tapi ini juga punya kelemahan lho …. (nggak boleh diekspos ah …)

  38. @kang harry
    yang kirim email ke pak onno saya sendiri, beliau saat ini masih di thailand

    @Rufman
    perlu banyak belajar dengan ente

    @ichsan(1) AP – switch – AP, (2) USB Wifi – Komputer – AP, (3) USB Wifi – Komputer – USB Wifi. Tinggal pilih sesuai dengan brg yg ada ha..ha.. Kalau mau lihat gambarnya, boleh ngintip di blog saya (alamatnya ada ama oom Harry), atau mau ke japri juga boleh .. masih nggak ngerti tuh 🙂

  39. @Rufman… Pak Rufman, boleh saya ikut berguru juga pak, kebetulan di komplek saya Vila Dago Tol fastnet sudah masuk, ada beberapa tetangga yang ingin mendapatkan akses internet tapi cukup berat beli kabel modemnya

    @Harry….mas Harry thanks info Kalengbolicnya, mudah2an bisa jadi inspirasi bikin RT/RW net di rumah

    @Ichsan…Surprised, semuda ini sudah bisa menyerap ilmu dari bapaknya dan menerangkan seperti orang dewasa, kalau ga melihat blognya mungkin ga tau umur Ichsan

  40. Oom Harry .. ini Ichsan lagi …..
    @Jimmy, Om Jimmy (1) AP-switch-AP itu maksudnya pencabangannya dengan Access point dan switch. Satu AP untuk menerima dari AP pusat yg nyambung ke internet, AP ini disambung ke Switch, dan AP yg kedua untuk memancarkan atau mencabangkan. Misalnya AP server ada di Permata 2, maka di Permata 1 kalau mau bikin cabang bisa dengan AP (menerima dari Permata 2), masuk Switch/Hub dan AP kedua untuk memancarkan lagi ke Permata 1. Untuk (2) USB Wifi yg menerima dari Permata 2, masuk ke komputer yg berfungsi sebagai proxy dan disebar ke sekitar Permata 1 dengan AP (SSID nya beda ya ..), sedangkan yg (3), baik penerima maupun pemancar ulangnya pake USB – ini murah meriah, tapi komputer yg jadi router harus nyala terus – kayak server gitu …
    Saya mau posting di blog saya gambarnya, tapi kebetulan blog saya kena blokir ama Telkom (Multiply ..hik..hikk), entar saya coba di blogspot dech, atau oom Harry mau bikinin saya blog juga …ha..ha…ha…ha…. 10x

  41. @ichsan (genius boy)
    sedangkan yg (3), baik penerima maupun pemancar ulangnya pake USB – ini murah meriah, tapi komputer yg jadi router harus nyala terus – kayak server gitu …

    dirumah ada pentium 2 pake win 98, apa bisa dijajal dicara yang ke-3? untuk usb wifi saya liat di netkom toko oline harganya 250 rb merk tp link, murah nggak?
    ada yang lebih murah lagi?

    setelah liat
    http://bp3.blogger.com/_hX-aSP3cU3s/R_zGIsfnkQI/AAAAAAAAABw/0nzAe06ann8/s1600-h/AP+3.JPG
    kondisinya sekarang dirumah om jimi ada internet yang online 24 jam dengan akses terbatas pake dlink modem dan switch nya ada 7 cabang, om jimi mau sharing ke tetangga dengan cara ichsan yang ke-3 yaitu usb wifi-> komputer server pentium 2 -> usb wifi. dengan asumsi ini maka om jimi harus beli usb wifi dari tempat om jimi 1 buah, tetangga om jjimi sebagai repeater harus nyiapin bahan seperti gambar (3) ? kok bisa ya usb wifi di setting sebagai access point? bisa berapa user dapetnya? setting step by step perlu dijabarkan berikut sekuritinya, rincian biaya, de el el. menarik untuk didiskusikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan pembukaan UUD 1945 🙂

  42. sekaian tanya nyambung kabel jaringan itu gimana? kan jeroannya banyak banget.

  43. @Jimmy, om Jimmy maaf kalo Win98 Ichsan nggak tau karena belum lahir …ha..ha becanda kok. Sepertinya kalau pakai Edimax masih mendukung Win98 (di petunjuknya ada support win 98). Kalau memang Switchnya ada 7 port, kenapa tidak di sharing lewat switch saja? Kalau memang jaranya jauh, memang bagusnya pake Wifi. Dan menggunakan gambar (3) juga bisa. Kalau Edimax USB Wifi harganya sekarang sekitar 240rb, sedangkan AP nya sekitar 500 (ngintip di Bhineka). Untuk USB WiFi jadi akses point itu Ichsan yakin bisa karena sudah pernah coba. Menggunakan program yang namanya SoftAP. Detailnya bisa dilihat di blog saya http://ichsanni.blogspot.com/2008/04/setting-usb-wifi-menjadi-akses-point.html. Jumlah user kayaknya nggak kalah sama AP yg biasa. Saya sedang mau coba kalau AP dijadikan perangkat WiFi klien – kayaknya juga bisa. Ntar kalo papa libur dan sudah bisa dicoba, saya posting dech caranya. Keuntungannya …. kabel UTP lebih murah dari Kabel USB aktiv ektender.
    Nyambung kabel UTP juga sangat gampang, nggak perlu pake alat (kecuali tangan) seperti solder atau tang. CUkup beli sambungannya saja. Sepertinya warnanya bebas, asal yang disambung sama2x kabel Straight. Ntar kalo sempat Ichsan upload contoh gambar sambungan kabel UTP.

  44. @jimmy. Pak Jimmy …he.he..he.. mengganti MAC address baik di Windows atau di Linux saya kira bukanlah hal yg sulit. Apalagi yg dibanti adalah Mac Address perangkat WiFi bukan komputer nya. Mengintip Mac address orang juga tidak sulit, sepertinya cukup banyak peralatan yg bisa digunakan dan sebagian free. Salah satunya adalah Jiwire , ada juga Netslumber dan ca6. Demikian juga dengan WEP key, ternyata sangat mudah di crack dengan peralatan tsb diatas. Walaupun sudah menggunakan encyption 64 bit ata 128 bit. Mungkin yang masih agak susah adalah WPA.

    Dan supaya lebih aman, sebaiknya kalau sudah selesai setting klien wifi nya dan sudah establish, SSID di AP tidak usah di broadcast. Jadi, bisa diterapkan pertahanan berlapis, seperti encryption WPA, MAC address filtering, dan non broadcast SSID. Atau kalau menggunakan komputer sebagai router – maka akan ada lebih banyak lagi tool yg bisa digunakan untuk “bertahan”, termasuk penambahan peralatab seperti RADIUS.

    Berita baiknya adalah, untuk bisa melakukan sniffing dan menembus AP membutuhkan modal (komputer, perangkat wifi, tools, dan pengetahuan). Dan mudah-mudahan tidak banyak orang yang punya modal tersebut memiliki keinginan untuk ‘mendompleng’ …he…he…

    Beberapa waktu yang lalu, saya (dan anak saya) sempat melakukan test untuk hot spot disekeliling lingkungan kami. Ternyata cukup banyak yg tidak dilindungi security memadai, bahkan ada yg di open (ini mungkin Hot Spot nya resto Oh L*l* dan F**d C**rt nya BTC). Ada juga beberapa sekolah internasional yg hotspot nya memiliki perlindungan sangat lemah… he …he.. dan anak saya tangannya udah gatel aja pengen coba koneksi ke sana … he…he… tapi saya cegah, ntar ditangkep ama oom r*y s***** he..he…

  45. Wah menarik sekali. Dulu saya pernah diceritain temen aku yang kuliah di bidang IT tentang konsep ginian. Kirain cuma isapan jempol belaka, ternyata sudah ada yang realisasi. Mas minta ijin review artikel ini di blog saya. Sumber dicantumkan kok. Thanks

  46. Permata Bintaro itu yg deket Bintaro Jaya sektor berapa pak ? Rumah ortu saya sih di Camar, Sektor 3. Boleh deh kapan2 main2 kesitu 😀

  47. Pagi ini sempat scan hot spot, dan wow …. ternyata sudah broadcast AdoraNet …. semakin ramai saja RT/RW Net di Permata Bintaro ….

  48. mas … bs minta no. kontaknya gak ?… si saia mohon petunjuk (harto “mode =on”)… dikasih lwt imel jg gpp … madotz@gmail.com thx om … berbagi ilmu-nya om … kekekeke

  49. Internet murah untuk rumahan. Time Base 85 ribu untuk 35 Jam(Aktif 45 hari), 190 ribu untuk 95 jam(Aktif 3 bulan), 330 ribu untuk 180 jam(aktif 6 bulan). Daripada ke warnet…. Chip GSM, Modem pake HP, bisa dipake diseluruh Indonesia. Kalo pulsa habis, tinggal isi ulang. Klik http://toserba.indo.cc/timebase.html

  50. wah yang jogjabolic..mw coba ah murmer juga hehehe

    wah ada yang promosi tuh heheh…

    mas harry thx emailnya yah..

  51. kabel dari ap ke kompie berapa meter? buat kabel adaptor apa disambung lagi?

  52. @Oom Jack. Kabel dari AP ke Komputer itu kabel UTP, teorinya sich bisa sampai 100 meter. Tapi saya pernah coba hanya sampai 35 meter dan power masih bagus. Kabel adaptor sebaiknya terpisah, walaupun ada yg menyatukan tapi katanya berdampak induksi magnetik (apa ini ya …)

    @Mbak Andini. Penangkal petir itu bermacam-macam. Ada yg penangkal petir beneran (pake tembaga dan sebagian ditanem di tanah sampai 10 meter lebih). Ada juga ‘anti petir’ yang bisa dipasang diperangkat antenna – artinya kalo sampai kesamber petir, yg putus cuma sekringnya saja. Ada juga ‘anti petir’ yang dipasang di kabel telepohonne, sehingga kalo kabel kena imbas petir, yang rusak cuma penangkalnya saja – tinggal copot dan ganti. Kalo tetangga ada yg udah pasang penangkal, tinggal nebeng aja …ha..ha.. Tapi kalau dalam jarak ‘radius ekor petir’ dari suatu BTS – ini yg paling bahaya …ha…ha…

  53. oom.. salam kenal nech, to the point aja yach. Saya pakai PCI WLAN CARD MERK ASUS,ANTENNA KALENG SUDAH TERPASANG,TAPI KOK NGGAK BISA DAPET SINYAL . MOHON BANTUANNYA DOONG,and lewat e-mail saya yach.Thanks a lot.

  54. om … saia .. bole ajarin bikin kalengbolic donggg .. yg terjun bebas cm 40rebu … sapa tau .. saia .. bisa mengikuti jejak om harry dkk disana .. di perumahan saia .. plss .. mode pliss = on

  55. bw nya ampe 600 san..pasti test bw dgn sijiwae.net yaa…

    gawur itu..ngak valid

  56. Hallo, salam kenal ..

    Dalam waktu dekat ini saya juga akan membangun AP di Tempat saya. yang saya mau tanya.
    Kendala-kendala nya apa aja yah yang selama ini dialami dalam pembuatan RT/RW net semacam ini, terutama masalah yang sering muncul.

    Thanks
    agus h
    Kharisma.net

  57. @dito & @madotz — agak susah memandu via email. Mungkin nanti kita coba adakan workshop saja ya? **lirik pak rufman & mas ichsan**
    .
    Sementara ini, bisa membaca2 berbagai artikel pak Onno Purbo seputar wajanbolic.
    .
    @eddy – saya test ke situs-situs seperti tuma.ui.edu, id.archive.ubuntu.com, dll
    .
    @agus – sejauh ini tidak ada masalah yang terjadi, alhamdulillah. Mungkin karena yang mengerjakan memang pakar di bidang ini.

  58. @fehmi
    kalo bisa dibikin versi videonya di youtube supaya nggak salah dalam penerapannya.

  59. @ichsan
    salut buat orang tuanya yang sudah mendidik kamu…anaknya pak ruffman ya? canggih juga ini bocah…liat di blog nya sih masih segede unyil tapi kayaknya sudah bisa menggantikan bj habibie 🙂
    @pak ruffman
    dikasi makan apa sih anaknya? 🙂

  60. @Jimmy
    Terimakasih banyak yaaa…. Ya, saya anaknya pak rufman.

    @Dito
    Mungkin karena kabelnya kurang kenceng… Atau karena kabelnya rusak …

  61. Oom Harry lagi setting Access Point baru ya …. Saya lagi hot spot scan kok kelihatan … oom Harry dengan chipset DLink, set di channel 1, security AES WPA2 PSK dengan key code ***** …ha..ha… (alias nggak tau …)

  62. @Ichsan – oops, ketahuan deh saya, haha… di rumah saya kerja pakai laptop bisa pindah2 ruangan, malas tarik kabel, jadi saya bikin access point saja 🙂
    .
    passwordnya jangan di paste disini yaaa…. 😉

  63. Hmm… Bisa gak yah?
    Kmrn nyoba jarak 1km pake grid.. nembak sektoral blm kedetek. Tp kyknya emang LoS dulu dech yg penting.. biar konek.

  64. pak kalo boleh kita mau dunk cara konfigurasi nya supaya yang bisa akses ke wajan kita cuma yang daftar ke kita aja supaya nggak ada pilih kasih dan juga mbatasi banwith supaya gak nylonong aja di pake sama orang yang ngak bertanggung jawab…. yang detail ya… aku pake ubuntu 7.04…

  65. Bandwidthnya yg masih mahal…
    CAri Inet yg gratsi aja Nyoan dech Scan… Kmrn dapet.. 🙂
    Just buat ngetes aja.. Ada tulisanya klu mau baca disini…

  66. ada yg bisa nangkep sinyal ke malaysia gak ya ?
    temen saya di kuala lumpur punya BW 10 Mbps …
    kalo gak salah dia cuma bayar gak lebih dari 2 juta sebulan …

    kalo di sini BW 10 Mbps bisa ditebus dengan harga hampir 10 juta kali ya ?

  67. @ichsan dan para ahli wifi
    kalo menurut ichsan ada cara membuat usb wifi dibikin jadi akses point, yang jadi pertanyaan apa bisa 1 usb wifi dijadikan akses point sekaligus penangkap sinyal wifi (repeater) ?

  68. @Om Imam
    Kalo satu kilo meter sich kaleng biasa juga bisa, yg penting sich memang Jarak Langsung nya (LoS) dan perhitungan resonansi gelombangnya bener. Kalo mau jauhan, coba pake Tulang Ikan (Yagi), yang punya pengarah dan pemantul, lebih bagus lagi pake Kubikel atau Yagi silang

    @Om Sir ferguson
    Kalo menggunakan USB Wifi menjadi Bridge (menerima dan memancarkan) saya belum pernah ketemu programnya. Karena pada saat setting, biasanya kita harus pilih antara adhoc dan AP. Tapi kalau menggunakan Access Point, memang ada pilihan apakah akan menjadi adhoc, access point, atau menjadi Bridge (menerima dan memancarkan pada saat bersamaan). Ini biasanya digunakan untuk memperluas jangkauan

    @Om Borsalino
    Di Indonesia 1 Mbps sekitar 850 rb (non dedicated). Kalo mau yang dedicated, 1.5 Mbps bisa rp 30 juta (Biznet)

    @Om Harry
    Saya dibagi Ubuntu versi 7.4 nya donk, pingin coba create Gutsi Gibon (bisa boot linux pake USB Flash?), kebetulan ada Netbook papa yang sering nganggur dirumah …

  69. @fehmi & @ichsan
    aoa bisa modem dsl dlink yang bisa buat ngeblok situs porno dijadikan billing prabayar under windows?
    apa bisa melakukan pembatasan user dengan modem dsl?

  70. pak Harry, kebetulan saya pemake baru speedy dan saya ada rencana mau share koneksi speedy saya. itu share koneksi internet di kompleknya pak Harry pake speedy ofice atau speedy warnet ya ? trus apa pake proxy server atau ada manajemen bandwidth ?

  71. mas,usb wifi yang terbaik itu merk apa ya?maksudnya baik itu kuat nangkep sinyalnya dan ketahanannya (gak mudah panas).mohon petunjuknya.terima kasih.

  72. @sir alex – silahkan saya barusan membuat artikel tentang blok situs porno, tapi dari komputer linux sih (bukan modem dsl)
    .
    @dani – kita pakai speedy office. Koneksi di sharing via NAT. Tidak pakai manajemen bandwidth, karena alhamdulillah disini para penggunanya bisa saling bertenggang rasa (contoh: download pada malam hari, dst)
    .
    @ichal – usb wifi yang bisa saya rekomendasikan adalah Edimax 7318UG
    .

  73. sekarang saya udh pake speedy office pak. udah satu bulan mulai september kemarin. dibagi utk 8 orang. selama sebulan pemakaian ini belum muncul masalah yg aneh2 soal koneksi. kalo pemakaiannya normal, koneksinya lumayan. tapi kalo dipake bareng2 mulai deh kerasa bedanya, browsing jadi lelet bgt. paling cuman bisa dipake ym-an kalo udh mulai kumat lelet kayak gitu.rencananya bulan ini mau nyari konsumen lagi biar bisa nutup biaya utk beli server. doakan moga2 sukses ya pak….

    eh, iya numpang tanya disini…kira2 bapak tau cara install ubuntu 8 lewat hard disk gak pak ? saya udh nyoba panduannya di situs ubuntu dan udah berhasil install iso versi alternate install dari hard disk drive c: format ntfs. tapi kok pas mau booting di ubuntu gak ada graphical mode kyk biasa. yg ada cuman command prompt. apa spec komputer saya yg terlalu rendah ya pak ?
    spec komputer saya : processor 1,3 Ghz, vga nvidia geforce fx 5200, ram 256 MB.
    kalo emang komputer saya terlalu rendah spec-nya, kira2 kalo pake xubuntu bisa kluar gui-nya gak pak ?
    thx…

    selamat hari raya idul fitri pak…

  74. update : akhirnya bisa juga nginstall ubuntu. ternyata yg kemaren waktu nginstall nggak saya kasih tanda check pilihan ubuntu desktop waktu nginstall software, jadinya ubuntu desktop gak keinstall. tapi skarang udh bisa…hehehe….

    akhirnya hardy heron juga !!!

  75. salam pak bagaimana kalau di luar negeri bisa ga ? saya pengen coba ne ato bapak kasih tau cara2nya nanti saya pasarkan di sini kebetulan saya sekarang di jordania tepatnya bagaimana semoga bapak bisa membantu

  76. pak saya sangat tertarik untuk mempelajari kalengbolic ini..
    di sini ( depok ) agak susah mendapatkan sinyal hsdpa seperti yang disarankan oleh beberapa provider.
    karena itu kecepatan untuk ber-internet dsini sangat lamban..

    mohon untuk membalasnya ke alamat email saya.

    trima kasih

  77. ehm,,,, saya mw bikin di kompleks perumahan saya…
    gimana ama perizinannya.
    trz tar daftar ISPnya gmn…

  78. @karna – bisa sekali, pak Onno Purbo sudah diundang ke berbagai negara luar negeri untuk mengajarkan soal kalengbolic dan wajanbolic ini.
    .
    @Bagza — tidak perlu izin, silahkan bisa langsung jalankan saja.
    .
    @milisdad – hm, saya pakai aztech sih tidak masalah. Ada juga yang pakai dlink. Tapi kadang merek sama tapi beda tipe – bisa beda lagi hasilnya ….
    .
    Rada untung-untungan juga…

  79. salam kenal mas harry..

    perkenalkan nama saya kaizar. saya mahasiswa PTS di malang – Jawa timur
    saya sangat tertarik dengan artikel mas mengenai kalengbolic.

    kebetulan teman2 1 kos pengen sekali berlangganan internet (pengennya sih). cuma kami terkendala biaya…

    setelah saya membaca artikel mas harry…saya jadi yakin keingina kami bisa tercapai…

    saya mohon bimbingannya bagaimana memangsang kaleng bolic tersebut serta menset-upnya ( kuliah Planologi )
    hingga bisa “berselancar ” di dunia maya. saya sangat menantikan jawaban mas herry.

    terimah kasih

  80. wuih, mas tertarik aku. ajarin dunkzz. atau minta tutorial na. aku punya koneksi internet unlimited (=dari ngehack AP milik sebuah sekolah SMK) rencananya aku mau beramal ke orang. gimana topologi yang bagus. aku punya 1 AP tp-link tl-wa601g dan mikrotik. mohon infonya
    email ke: ju5t2u@yahoo.co.id

  81. hormat deh buat om herry, lama saya mampir di blognya tapi baru kali ini coba kasi coment, soalnya tertarik juga dengan kalengboliknya, dengan senang hati akan saya terima jika dikirim secara detil perakitannya secara lengkap, soalnya saya terusterangaja bukan orang IT, trims ya om, semoga ilmu yang diberikan bermanfaat bagi umat diseluruh indonesia dan insyaallah berikan ganjaran oleh Allah SWT amin

  82. Pingback: WI-MAX vs WI-FI
  83. Mau dong belajar bikin RT RW Net yang murah meriah kaya Permata2Net, saya dan saudara2 di Depok berencana mau buat seperti itu, tapi terbentur ama biaya yang gak murah plus pengetahuanya masih pas-pas an. Terima kasih sebelumnya kalu mau berbagi ilmu sama kita-kita di Depok Jaya Agung.

    Wass.

    Oding WS

  84. Saya jadi penasaran pengen nyoba, tapi diameter kaleng sama ukuran yang lain berapaan ya, tolong kasih bahasan lagi donk mas

  85. ya..saya juga dirumah menggunakan fasilitas ini mas… namun setelah digunakan selama tiga bulan, usb ap ngadat, dan terpaksa beli akses point sungguhan dengan antena yagi..
    Kini kegiatan bw lancar lagi..
    Big thanks to Ono W Purbo atas ide cemerlangnya..

    wassalam mas

  86. Emangnya itu koneksi speedy dibagi sama berapa user mas? Apa kuat tuh bandwidthnya? Mungkin klo cuma 10 orang yah masih bisalah (jd serasa warnet mungkin ya hehehe)

  87. Mohon pencerahan.

    Saya punya AP merk PLANET WAP-1950 mau tak pake sebagai mode client. Ada yg bisa bantu saya untuk menseting nya ?

    Terima kasih teman.

  88. Beberapa hari ini saya mendengar ada solusi Internet murah dan cepat menggunakan VPN. Tolong dong pak Harry diulas ya, soalnya saya sangat penasaran dengan VPN, tapi blm paham2 juga. Thanks..

  89. Saya penghuni callysta V permata bintaro.
    Bisa tau info akses internet. speedy belum masuk di callysta.
    netzap ngak bisa masuk.

  90. gw pengen cari internet ber pro vider , mendingn apa ya??
    (kasi saran dong)

  91. Wuahhh… Om-om yang kreatif, tertarik banget tuh buat di kampung saya, Om-om dibikin ebooknya dong, biar kita-kita dapet menikmati ilmunya…. ngiler liat kekreatifannya.. eh ebooknya yahh hehe… yg detail… maenn ahh ke sana…

  92. kekompakan memang bisa membuat sesuatu menjadi mudah, saya rasa inilah gotong royong warga hacker, satu komplek hacker semua tuh? hehehe…

  93. Info nya bagus banget, saya senang ber eksperimen. pasti nanti sering buka artikel ini..makasih mas

  94. Saya bertarung sebanyak, aku diproduksi antena buatan sendiri dan menempatkannya di luar jendela belum dan saya selalu sinyal

  95. kompak warganya ya pak, sayang lingkungan sekitarku termasuk aku bukan tergolong orang yang kaya dan berpendidikan tinggi jadi kayanya gak mungkin deh.. cari duit aja udah pusing apalagi buat bikin kayak gitu.. thanks inspirasinya pak..

  96. saya juga pernah nyoba mas,,
    kebetulan saya kost di dekat kampus, dan dikampus ada fasilitas hostpots,,
    memang koneksi lancar,, tetapi koneksi sering pindah-pindah, soale yang kedetek ada beberapa spots, jadi otomatis koneksinya pindah2,,
    ada solusi mas untuk membuat koneksi tetap di satu spots saja?
    makasih

  97. informasi yang sangat bermanfaat mas,,
    bisa menjadi solusi yang ideal, ditengah mahal nya tarif internet di indonesia,,
    sukses slalu buat anda

  98. I was looking at the comments on this page and to me they look very strange. It’s like no one has even bothered to read the post, what’s up with that? Maybe it’s some sort of computer program that’s posting them?

  99. I found the information very helpful. That’s a awesome article you posted. I will come back to read some more.

  100. wuah mantap nih, yang gini2 nih yg harus dicoba dan diberdayakan, recomended hostnya pake provider mana ya? dan paket yang mana?

  101. I thought it was going to be some boring old post, but it really compensated for my time. I will post a link to this page on my blog. I am sure my visitors will locate that extremely useful

  102. Thank you for this post. Thats all I are able to say. You most absolutely have built this blog website into something speciel. You clearly know what you are working on, youve insured so many corners.thanks

  103. Saya juga masih anak2x kok, jadi oleh ortu nggak boleh buka situs sembarangan. Settingnya bisa dimasukkan ke Content Filter di Router, atau block address di Gateway, atau di filter aja di Browser app nya (tapi saya bisa buka lho ..)

  104. Wajah kerukunan antar warga mas, bagus ini konsepnya, seandainya saja semuanya mencontoh tindakan ini, pasti banyak rakyat Indonesia bakal melek internet

  105. wow..i had no idea you were so young! haha, i just mean you seem so experienced and skilled already to be only one year out of college. i am in school for design right now, with about a year and a half to go. thanks for the tips and insight!

  106. There is no question that instantaneous water heaters are good options to trust in terms of their water heating services. However, you need to know that not all kinds of this water heater will work best for you.

  107. Wah…,bagus pak saya juga bikin RT RW net di kampung saya area jak-bar ,sharing ke tetangga sekitar.solusi internet murah merakyat.Sudah berjalan setahun…sukses.bisa liat nih di http://rt-rwnet0208hotspot.blogspot.com.
    repot juga sih,semua yg tanganin saya,mulai dari bikin antena ,antena wajanbolic nya juga sy yg bikin,setting internet,he he operator merangkap teknisi.

  108. Pingback: tdt
  109. I am a literature student and I have read all the books that EM press has published, my favorite is Children of Kosen-Rufu, from the distinguished Professor George David Miller.

  110. Pingback: hosting provider
  111. Some writers make it difficult to understand the point they’re trying to get across. You, the other hand have made your points clear, concise and interesting.

  112. Comment spam prevention is tough thesedays. However there are too many plugins to prevent comment spam. What you can do is try those plugins too see if they work any good.
    storage servers

  113. Great stuff here. The information and the detail were just perfect. I think that your perspective is deep, its just well thought out and really fantastic to see someone who knows how to put these thoughts down so well. Great job on this.
    blades server

  114. I thought it was going to be some boring old post, but it really compensated for my time. I will post a link to this page on my blog. I am sure my visitors will locate that extremely useful

  115. viagra
    Thank you for this great information, you write very well which i like very much. I am really impressed by your post.

  116. The second method is much simpler and (surprisingly) effective. The majority of comment spam is left by a bot (rather than a human). Most bots will parse the HTML to determine the form the HTTP request needs to take by looking at the elements of the comment form. I have added a text-field named “email”. Using CSS, I have hidden it from view (using the display style). The bots don’t apply the CSS when parsing the HTML document, so they think this is another field that needs to be filled in. However, a human will never even see it and won’t (in general) be aware of its presence. So, if this field is filled in, it is assumed the comment was posted by a bot and the whole thing is automatically discarded, without even going through the scoring process above.
    viagra

  117. I am really impressed by this excellent stuff on ZBrush which is a digital sculpting and painting program that has revolutionized the industry. I’ve enjoyed reading the nice post

  118. The hidden field is supposed to be empty. A human will never see it, but a bot (at least the current crop) doesn’t realize that it’s hidden (because it’s done using CSS). So, if it’s filled in, we assume that it’s a bot doing the filling and ignore the post.

  119. There is no question that instantaneous water heaters are good options to trust in terms of their water heating services. However, you need to know that not all kinds of this water heater will work best for you.

  120. Great stuff here. The information and the detail were just perfect. I think that your perspective is deep, its just well thought out and really fantastic to see someone who knows how to put these thoughts down so well. Great job on this.
    black diamond wedding sets

  121. I must say, it’s hard to find knowledgeable people on this topic. But I can see you are one of those who know it perfectly! It was awesome site to visit

  122. My brother suggested I might like this blog. He was totally right. This post actually made my day. You cannot imagine just how much time I had spent for this info! Thank you so very much for this great ideas.

  123. Researchers found that doctors using electronic records ordered expensive imaging tests more often than those relying on paper records.

  124. Thanks for this informative post. It help me a lot. And it gave mo ideas on how to make more money in marketing business. I hope lots of people visit this site so they can easily learn this informative post acrylic magazine holder

  125. Excellent post. I merely came across your site and wished to say that I have truly loved reading through your blog posts. Any ways I’ll be subscribing to your feed and I hope you post again soon.

  126. Boleh saya kasih saran gak ya,buat tambah wawasan.Saya juga sudah membangun RT RW Net hotspot kecepatan 3 Mbps.Anggota sudah 20 orang dilingkungan RT RW saya,Antena dapat juga menggunakan wajanbolic,.hasilnya jauh lebih bagus lagi silakan coba kalo gak percaya.Wajanbolic mampu tembus jarak jauh hingga 5 Km.untuk cara membuatnya bisa hubungi saya via email di maulana.efendi@yahoo.com.Mari berbagi ilmu….

  127. I seldom expect much from online informational content these days, but you really got my interest. I think this is some of the best, most unique informative article I have ever read. I’m truly impressed.

  128. I am hoping the same best work from you in the future as well. In fact your creative writing abilities has inspired me to start my own blog. buy youtube likes

  129. plant prevent uggs sale men cheap ugg bailey button triplet . lie short mens ugg boots beacon . play reflect discount uggs outlet classic tall ugg boots sale . jam slow ugg ashdale black .

  130. I am very enjoyed for this side. It’s a nice topic. It help me very much to solve some problems. Its opportunity is so fantastic and working style so speedy. I think it may be help all of you. Thanks.

  131. Hello there! This is my first comment here so I just wanted to give a quick shout out and tell you I genuinely enjoy reading through your articles. Can you recommend any other blogs/websites/forums that deal with the same subjects?

  132. maaf bisa di sertakan anggaran, dan detail pemasangan, serta cara pembuatan antenanya yg leih detail lg, saya ada rencana untuk di komplek saya jg pk, tp masih minim informasi jd belum berani praktek takutnya mengecewakan banyak org.

  133. Heya! I’m at work browsing your blog from my new iphone 4! Just wanted to say I love reading through your blog and look forward to all your posts! Keep up the fantastic work!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *