The Power of Blackberry 10 OS :: Setelah mendapatkan handphone Blackberry Z10 dari…

The Power of Blackberry 10 OS :: Setelah mendapatkan handphone Blackberry Z10 dari gerai Telkomsel / Grapari di Gandaria City, salah satu hal yang pertama kali saya lakukan adalah minta didaftarkan di grup BBM keluarga besar saya.

Kemudian, dengan santainya saya browsing seluruh foto-foto yang ada di grup itu. Saya "Like" foto-foto yang saya sukai.
Karena ini grup BBM keluarga, maka, nyaris semua foto saya "Like" + komentari.
Padahal, ada puluhan buah foto di grup tsb

Para pengguna senior Blackberry mungkin sudah ketawa terpingkal-pingkal disini ๐Ÿ™‚

Anyway, dengan naifnya saya terus melakukan itu.
Sampai akhirnya saya bertemu dengan adik saya, yang tertawa-tawa, "Datok [1], semua foto di 'Like' ya ??".

Ternyata, foto yang di "like" akan jadi "muncul" lagi di handphone Blackberry para anggota grup lainnya, dan, karena jumlahnya sangat banyak dan pada waktu yang berdekatan….. sepertinya saya jadi menyebabkan banyak orang jadi menonton "jam pasir" di blackberry mereka…. ๐Ÿ˜€

Maka kemudian saya minta maaf di grup tsb, dan berusaha untuk tidak melakukannya lagi ๐Ÿ˜€

Betul-betul tidak terasa sama sekali…..browsing puluhan foto di grup tersebut, sambil mendengarkan radio Delta FM (via app "TuneIn Radio"), dan download app NOVA 3 sebesar 1300 MB…. lancar blas.
Tidak ada lag sama sekali ๐Ÿ™‚

Luar biasa memang QNX / core dari Blackberry 10 OS ini.

[1] "Datok" atau "Datuk" adalah panggilan untuk abang laki-laki di desa Silungkang.

http://en.wikipedia.org/wiki/BlackBerry_10

BlackBerry 10 – Wikipedia, the free encyclopedia
[edit] Launch Announcement. On November 12, 2012, Heins announced a January 30, 2013 launch of the BlackBerry 10 operating system and the first smartphones running it. The operating system, as well as…

Post imported by Google+Blog for WordPress.

19 thoughts on “The Power of Blackberry 10 OS :: Setelah mendapatkan handphone Blackberry Z10 dari…

  1. saya gak pernah tertarik dgn blackberry. tapi khusus z10 ini saya menunggu review dan review dari datuk sudah cukup buat saya untuk mencobanya. Terimakasih … datuk

  2. saya tertarik z10 ini karena bisa jalanin aplikasi android, cuma belum baca infonya lengkap, itu running aplikasi androidnya native atau virtualisasi mas?

  3. +Arief Kurniawanย – tenang saja, tablet saya tetap Nexus 7 kok ๐Ÿ˜‰

    Z10 ini menggantikan hape jadul saya, samsung Mini generasi 1, yang sudah makin ngos-ngosan jalannya, mungkin karena saya oprek habis-habisan dan selama ini dipaksa bekerja keras di luar spec nya ๐Ÿ™‚

    Saya malas membeli Samsung S yang baru, karena makin meninggalkan inti Androidnya. Saya pikir, ya sudah, sekalian saja coba QNX tho ? ๐Ÿ˜€ย 

    +Perry Ismangilย – mobile web nya G+ ternyata cukup fungsional. Well done, Google.

  4. Komentar saya di situs sebelah / FB :

    Sejak dulu saya sudah sangat tertarik dengan QNX. Fakta bahwa bisa ada RTOS (Real Time Operating System) yang sangat reliable & kencang, sampai dipercaya untuk menjalankan perangkat di luar angkasa & instalasi nuklir, itu sangat menarik bagi saya.ย 

    Karena dari pekerjaan saya sebagai programmer, termasuk sempat coding dengan Assembly, saya tahu bahwa ini adalah sesuatu yang sangat, amat sulit.ย 
    Ternyata ada yang berhasil melakukannya. Tentu saja ini adalah sesuatu yang sangat menakjubkanย 

    Tapi, saya tidak tahu bagaimana bisa memanfaatkan QNX di keseharian saya. Maka, saya menikmati berbagai beritanya dari jauh saja.

    Tiba-tiba muncul berita bahwa Blackberry Playbook menggunakan QNX ๐Ÿ˜€ saya segera mencoba. Dan, sangat terkesan. Performa QNX memang luar biasa.ย 
    Dan, dikemas dalam user-interface yang sangat intuitif.ย 

    Sayangnya, Playbook sangat kekurangan app / aplikasi. Sehingga, sulit untuk saya gunakan sehari-hari.

    Lalu saya dengar bahwa suatu hari handphone Blackberry akan menggunakan QNX. Maka, saya pun menunggunya selama beberapa tahun…. ๐Ÿ™‚

    Anyway, saya yakin bahwa QNX akan menjadi pemicu bagi Google. QNX punya banyak kelebihan dibanding Android, dan saya yakin Google tidak akan diam begitu saja.ย 

    Akan terjadi saling kompetisi antara Blackberry / QNX dan Google. Dan kita, sebagai konsumen, menjadi pihak yang diuntungkan ๐Ÿ˜‰

  5. Ya…. mayoritas implementasi microkernel lainnya pada gagal membuktikan superioritas konsep tsb.

    Mayoritas performanya sangat lambat. Windows, yang intinya adalah microkernel, akhirnya menjadi hybrid kernel, sepertinya karena kepentingan komersial; dan juga lambatnya luar biasa.

    QNX, setahu saya, adalah satu-satunya implementasi komersial dari konsep microkernel ย yang mampu memberikan performa yang spektakuler + reliable.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *