7 thoughts on “Maag – bukan karena asam lambung berlebih

  1. Seneng banget denger kabar ini. Terima kasih kepada semua pihak yang menyebabkan tulisan ini bisa kita baca bersama.

    Tentunya banyak orang Indonesia sakit maag dan selama ini kebanyakan mengandalkan obat maag. Kalau ada pengobatan sehingga maag bisa hilang, semua orang akan senang (kecuali orang yang bergerak bidang farmasi. eh nggak juga deh, karena mereka ‘harusnya’ bisa produksi antibiotik untuk bakteri tersebut). Sayang sekali informasi lengkap antibiotik yang bisa digunakan belum ada disini. Mudah-mudahan kita bisa share kalau-kalau sudah ada tambahan informasi.

  2. #2 – ini TA.Coen ? Apa kabar ?

    Anyway, obatnya sih katanya simple, misalnya Amoxicillin dkk. Tapi, katanya dosisnya harus tepat.
    Ini yang mungkin susah, karena dokter Indonesia (kebanyakan) rada ceroboh untuk soal antibiotik : penggunaannya semena-mena (gak perlu tapi tetap dikasih juga) dan lalu dosisnya terlalu ringan (Indonesia: 15 butir, Inggris: 30 butir). Kalau cuma Amoxicillin, gua gak kaget sih kalau bakterinya sudah kebal ternyata.

    Jadi, sebaiknya tetap konsultasi ke ahlinya, internist mungkin ya? Atau kalau ada spesialis lambung gitu (apa sih namanya?)
    Trims.

  3. Saya hanya mau tanya:
    Bagaimana agar maag tidak sering kambuh? Tolong berikan tipsnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *