Sukses, satu lagi telah terjerumus !

Beberapa waktu yang lalu, saya sedang menjadi pembicara di sebuah acara seminar tentang promosi/pengenalan/advokasi F/OSS (Free / Open Source Software). Di acara tersebut masih ada kekurangan satu pembicara lagi, yaitu untuk mendemokan desktop Linux. Tadinya saya pikir akan saya lewatkan saja. Namun, kemudian saya teringat kepada seorang kawan, yang sejak pindah ke Linux 6 bulan yang lalu selalu aktif mempromosikannya kepada semua orang.

Pada saat ini, tidak banyak orang yang mampu mempromosikan F/OSS secara efektif kepada masyarakat umum.
Aktifis F/OSS ada banyak, namun yang memiliki kemampuan presentasi, promosi & marketing masih cukup langka. Ini wajar, karena memang kebanyakan lebih fokus kepada soal teknis, dan banyak yang sangat pakar di soal ini. Saya pribadi tidak ada apa-apanya dibandingkan mereka.
Di lain pihak, kita membutuhkan lebih banyak lagi advokat F/OSS dengan kemampuan presentasi yang baik, untuk dapat lebih sukses dalam memperkenalkan F/OSS kepada masyarakat umum.

Nah, kebetulan kawan saya ini kemampuan presentasinya cukup impresif, kebetulan sehari sebelumnya saya baru presentasi bersama ybs. Jadi saya kepikiran, hmmmm… mari kita jerumuskan beliau menjadi presenter F/OSS juga, ha ha ha πŸ˜€

Pada saat itu pukul 09:00 kalau tidak salah, saya telpon dan minta beliau siap presentasi pada pukul 10:45. Sudah siap ditolak sih, lha mendadak begitu. Tapi usaha dulu ah.
Eh, ternyata disetujui πŸ˜€Β  jadi saya jelaskan bahwa saya minta beliau mempresentasikan desktop Linux + Compiz Fusion kepada audiens. Confirmed, lalu saya kirimkan alamat lokasi seminar via SMS kepada beliau.

Sekitar pukul 10:45 presentasinya dimulai. Compiz Fusion langsung muncul dan didemonstrasikan. Cukup banyak mata yang terbelalak πŸ˜€
Seperti yang saya tebak, presentasinya berjalan dengan sangat baik :

1. Suara yang jelas didengar : berbeda dengan saya, yang suaranya cenderung bass & mendem. Suara beliau ini cukup lantang dan mudah didengar oleh audiens walaupun tanpa menggunakan microphone

2. Interaktif : peserta dipersilahkan untuk menginterupsi jika ada pertanyaan. Komunikasi 2 arah selalu jauh lebih menarik daripada komunikasi 1 arah.

3. Fokus ke topik yang menarik bagi pemirsa : Ini adalah hal yang paling penting.
Beberapa kali saya menyaksikan presentasi F/OSS tentang sejarah Linux dari awal, perbedaan Gnome dengan KDE, dan diskusi soal teknis lainnya — pada audiens awam !
Tidak heran jika kemudian audiens mulai jatuh tertidur satu persatu.

Riyogarta berhasil mempresentasikan hal-hal yang menarik bagi pemirsanya. Cukup banyak celetukan dan komentar yang muncul, dan jelas nampak ketertarikan audiens kepada topik yang dipresentasikannya.

4. Humor : manusia adalah manusia, bukan mesin. Sekali-sekali selipkan humor disana sini, untuk menghidupkan suasana. Saya akui, ini adalah salah satu poin kelemahan saya pribadi, he he

Saya tersenyum pada akhir presentasi, melihat bagaimana animo peserta menjadi tinggi. Ini akan memudahkan pekerjaan saya, sebagai presenter di sesi berikutnyaΒ  πŸ˜€Β  ha ha

Seusai presentasi, saya mengucapkan terimakasih kepada Riyogarta, dan bertanya bagaimana kesannya memberikan presentasi mengenai F/OSS yang untuk pertama kalinya ini ? Dijawab, “Ry, itu Compiz Fusion gue sebetulnya lagi error ! Efek Zoom nya kagak nongol !“.

Bwahaha… kami tertawa terbahak-bahak bersama-sama. Yang jelas, tidak kelihatan sama sekali kekuatirannya pada saat presentasi tersebut. Satu lagi hal yang penting untuk dikuasai oleh seorang presentar — jangan sampai presentasi terganggu karena suatu masalah. Alihkan perhatian pemirsa ke soal lainnya yang masih relevan.

Jadi saya langsung tembak sekali lagi, “Gimana, jadi nanti kalau ada lagi boleh dong kita minta tolong lagi jadi presenter?”, yang dijawab, “wah mau banget deh. Demen banget gue nih, he he”.

Alhamdulillah πŸ™‚ satu orang lagi telah berhasil saya jerumuskan menjadi presenter dan promoter F/OSS πŸ™‚

Thanks pak Riyo untuk bantuannya pada hari tersebut.
Sesi saya berjalan dengan sangat sukses berkat bantuan Anda di sesi sebelumnya – diskusi dan pertanyaan berseliweran dengan sangat intens, sampai MC terpaksa menghentikan acara karena sudah melampaui batas waktu πŸ˜€

OK, siapa lagi yang mau saya jerumuskan juga? Silahkan langsung komentar saja yaa.
He he he…. πŸ˜‰

47 thoughts on “Sukses, satu lagi telah terjerumus !

  1. Jangankan di telepon mas, saya saja yang hanya membaca tulisan mas Harry sudah terjerumus sejak lama πŸ˜›

    Sukses selalu buat mas Harry & mas Riyogarta. FOSS, dunia yang menarik dan menantang.

  2. whew..
    seandainya deket ak mau “dijerumuskan” kang, hehehe
    mungkin kalo ada sesi di sekitar Jatim bisa ngikut
    “ngarep mode : ON”

  3. halo pak harry, gmn kabar..
    wah sayang saya ga bisa ikut acaranya…seru bgt pastinya..

    btw F/OSS = freenya harus app linux sajakah yah pak??

    thx..sukses buat pak harry dan pak riyo…

  4. @arizane – F/OSS ya open source, berarti bukan hanya Linux. Malah kemarin itu saya lebih fokuskan ke aplikasi (bukan melulu operating system) πŸ™‚
    .
    thanks.

  5. @Okto – @arielz – kayaknya sampeyan lumayan dekat tuh, dan bisa mengadakan sendiri? Hehe… πŸ™‚
    .
    Anyway, pada saat ini kami di AOSI sedang mengusahakan agar kegiatan-kegiatan promosi F/OSS ini bisa dilakukan lebih merata lagi di Indonesia. Mungkin sekitar tengah 2009 bisa jadi kenyataan. Tolong bantu dengan doa juga ya. Thanks.

  6. @vavai – betul, dunia F/OSS itu memang sangat menantang. Jadinya menarik untuk dilakoni, he he.
    .
    Sukses selalu pak Vavai.

  7. @geblek – iya, tidak mudah. Tapi, masih bisa dilakukan πŸ™‚
    .
    Sebetulnya, semua orang bisa jadi presenter kok. Cuma mungkin perlu latihan & persiapan saja.
    .
    Saya juga dulu tidak bisa bicara di depan umum. Bicara di meeting tertutup saja bisa gemetaran πŸ˜€
    .
    Apalagi di depan banyak orang.
    karena sifat asli saya adalah introvert. Saya tenang ketika sendirian, dan justru gelisah jika ada di keramaian. Hm, ini mah sudah anti-social ya? He he πŸ˜€
    .
    Tapi justru ini menjadi tantangan bagi saya : bisa tidak saya berubah dari situasi ini ?
    .
    Alhamdulillah, ternyata bisa.
    .
    Memang keahlian presentasi saya belum mencapai level seperti pak Budi Rahardjo, pak Romi IKC, dan rekan-rekan lainnya. Masih JAUH euy.
    Tapi, paling tidak sekarang tidak gelagapan lagi πŸ™‚
    Sudah lumayan lah, he he.
    .
    Jadi, siapa mau menerima tantangan ini ? πŸ˜‰

  8. haha.. yg dijerumuskan justru menikmatinya.
    Anda berdua memang KEREN, mas hary & Riyo!

    ^_^

  9. wach mau jg dunk d jerumusin hehehe
    btw gmn ya cara supaya bisa presentasi d depan banyak orang.
    Padahal mas harry mengaku aslinya introvert, mohon bimbingannya mas. Karena saya gemetaran juga kalo di hadapan banyak orang. Saya pernah mengikuti seminar dengan mas Harry sebagai pembicara, bagus kok presentasinya.

  10. slide presentasi (kalau ada) bisa dilihat pak ?? penasaran apa saja yang dibicarakan πŸ˜€

  11. @Abe – kok dipuji keren sama cowok. Saya bukan homok lho πŸ˜€
    .
    Thanks mas Abe. Mudah-mudahan kita bisa keren selalu **lhoo** πŸ˜€

  12. @Dhimas – sampai sekarang saya juga masih bego Linux, hehehe. Masih banyak yang JAUH lebih jago daripada saya.
    .
    Ternyata tidak perlu jago dulu, sebelum bisa mengajak orang lain pakai linux πŸ™‚
    .
    Yang jago itu untuk yang rumit-rumit saja. Kalau sekedar untuk menggunakan sehari-hari, Linux sudah gampang.
    .
    Yuk deh kita pakai Linux & Open Source.

  13. @wie – tiap orang triknya beda-beda sih. Tergantung mana yang cocok dengan kita sendiri.
    .
    Saya pribadi kalau sedang presentasi, menganggap bahwa ini sedang latihan presentasi. Dan hadirin saya itu sebetulnya adalah boneka.
    Jadi saya bisa fokus ke isi presentasinya itu.
    .
    Dan kadang kaget sendiri ketika “boneka”-nya tiba-tiba pada tertawa πŸ˜€ sampai lupa kalau ini sedang presentasi betulan, hahaha
    .
    Aneh ya? πŸ˜€
    Maklum, aslinya anti-social sih, hahaha
    .
    OK mas, mulai dari event kecil dulu. Misal; sesama kawan sendiri.
    Lalu jangan kecewa kalau hasilnya belum bagus. Maju terus saja, kritik dimasukkan ke kepala tapi bukan ke hati.
    .
    Nah nanti tahu-tahu sampeyan sudah jago seperti Steve Jobs dan para jagoan presenter lainnya.
    .
    Saya tunggu kesempatan untuk menjerumuskan Anda juga πŸ˜‰

  14. @Yuda – wah, materi presentasi tersebut ada, tapi mohon maaf, saat ini belum bisa saya sharing dulu πŸ™‚
    .
    Mudah-mudahan sekitar tengah 2009 nanti sudah selesai proyeknya, nah nanti baru bisa saya sharing isi presentasinya.
    .
    Harap maklum ya, hehe. Trims.

  15. makasih atas petunjuknya mas harry.
    mau di coba dulu dech, doakan saya ya πŸ˜‰

    di tunggu lho untuk menjerumuskan saya πŸ™‚
    saya sich sebenernya sudah kenal sedikit dgn linux, tp ya untuk lingkungan desktopnya aja. Kan katanya linux kekuatan sebenarnya ada d belakang layarnya πŸ˜‰

    btw ada referensi milis atau forum yang bagus tak untuk belajar F/OSS dkk

  16. @wie – kalau ada acara di kampus-kampus tertarik? kita lagi mau fokus kesitu, untuk mempromosikan F/OSS ini kepada para mahasiswa. Penting sekali soalnya.
    .
    Memang linux cukup kuat untuk soal di balik layar / server, tapi kalau soal server, sebetulnya masih JAUH lebih powerful Open Solaris πŸ˜€
    .
    Kekuatan linux sebenarnya adalah keseimbangan antara kehebatan di sisi desktop DAN sisi servernya.
    .
    Mengenai milis, saya bisa rekomendasikan id-ubuntu@googlegroups.com
    .
    Untuk forum, bisa ikutan nongkrong di http://forum.linux.or.id/
    .
    Sukses selalu.

  17. Info aja ya kl ada acara” lagi, entah d kampus atau d manapun.

    Makasih berat ya πŸ˜‰

  18. selamat ya, tok!
    jadi tambah ya pengalamannya sebagai public speaker.
    karena komunikasi emang soft-skill yg semua orang harus punya, tapi sayangnya beberapa orang kayak kita gini (gue aja kali ) yg harus belajar keras untuk menguasainya.

    satu aja tipsnya : jangan pernah overtime
    public speaker yg sejati gak pernah telat mulai dan molor selesainya (tipikal indonesia banget ya)
    kalo waktu udah selesai, kasih tau MC, atau minta tambah waktu dikit aja (5 menit untuk konklusi)

    all and all, wish you all the best lah !

  19. @paydjo – wah sayang tidak ada sih, hehe. Lagian masih malu ah saya untuk direkam, masih belum bagus banget πŸ™‚
    .
    Kita sama-sama belajar yuk

  20. @chuchan – ya, ini penyakit presenter indonesia, hehehe…. :
    .
    1. lost focus : pembicaraan melebar kemana-mana πŸ˜€
    .
    2. waktu bicara jadi berkepanjangan.
    .
    Presenter profesional sih biasanya tidak akan mengalami kejadian ini. Yang ngenes itu justru di berbagai meeting.
    .
    Ya, meeting / rapat di kantor itu juga menggunakan presentation skills. Biasanya ada slide y ang dipresentasikan. Atau tanpa slide, tapi kita mempresentasikan argumen kita.
    .
    Nah, kalau belum profesional, ya jadinya molor, hehe.
    .
    Yang apes ya seperti saya ini – kalau ada yang ngomong ngalor-ngidul, otak saya langsung shutdown….
    .
    Pernah meeting dengan bule, sialnya dia ini ngeyel. Ngomongnya nyasar kemana-mana. Asli jadinya saya tidur sampai ngorok …… πŸ˜€
    .
    Di depan seluruh hadirin – termasuk boss saya **gdubrak**
    .
    Anyway, saya pribadi punya beberapa kriteria dalam melakukan presentasi :
    .
    1. Batasi slide maksimal 10 buah
    .
    2. Jangan pernah bicara lebih dari 30 menit : lebih dari itu, orang-orang akan mulai tertidur.
    .
    3. Fokus ke diskusi interaktif : izinkan, dan sarankan, para hadirin untuk menginterupsi presentasi Anda dengan pertanyaan-pertanyaan.
    .
    4. Presentasi yang penuh dengan pertanyaan JAUH lebih menarik daripada presentasi satu arah : kalau perlu iming-imingi dengan hadiah untuk yang bertanya.
    .
    Thank you.

  21. Cara menyampaikan sesuatu kepada orang lain adalah hal yang penting. Salah pengertian sering terjadi akibat informasi yang tidak jelas. Dalam hal ini presentasi memegang peranan dalam suatu acara agar para pendengarnya menerima informasi yang tepat dan benar. Suatu bisnis juga perlu mengandalkan presentasi yang baik.

  22. Wah… Keren banget pa Riyo, masih bisa santai dan mampu membawakan materi dengan powerfull meski ada trouble.

    Emang udah bawaan kali atau spirit nya pa Riyo emang luar biasa πŸ™‚

  23. kayanya beruntung kalau jd temen deket bapak ya,
    πŸ˜€ senang rasanya nemu blog ini
    makasih sharingnya pak πŸ™‚

  24. Wah.. bagus tips presentasinya mas. Memang dunia IT tidak melulu soal teknis, tapi juga bagaimana promosi dan sosialisasinya.

    Btw, mau ikutan share, salah satu tips presentasi yang saya pernah dapatkan adalah: DON’T READ THE SLIDES, TELL THE STORY.

    Seringkali si presentator membaca slide yang ada. Padahal, tanpa dia baca pun audience sudah bisa baca sendiri. Harusnya si presentator “menambah nilai” dari slide tersebut dengan story telling yang relevan dengan slide yang sedang ditampilkan.

    Kiranya bermanfaat. πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *