Inti Masalah Syiah

Inti Masalah Syiah. :: Terlampir adalah bahasan paling ringkas + jelas mengenai inti masalah Syiah : masalah politik malah dijadikan masalah aqidah.

Yes, it's really messed up. Soal remeh seperti politik malah dianggap sebagai hal yang paling penting / prinsip utama.

Tapi, seperti yang diingatkan juga dibawah ini, bukan lantas berarti kita jadi boleh semena-mena / berbuat zalim kepada para penganutnya.

Seperti ditulis di Quran : "Lakum dinukum waliyadin" – untukmu agamamu, dan untukku agamaku. Kalau memang beda aqidah, no problem. Katakan saja beda.

Menjadi masalah ketika secara aqidah (hal yang prinsip) berbeda – namun, mengaku sama. Ini namanya menipu. Seperti mengklaim apel sebagai jeruk.

Terlampir tulisan selengkapnya. Semoga bermanfaat.

===========
"Mengetahui Apa yang Disebut Sebagai 'Syiah' & Pemahamannya" 
by Akmal Sjafril
12/Jun/2012

01. Krn kemarin sempat ada yg bertanya soal #Syiah , maka kali ini saya jadikan tema kultwit.

02. Bahasan kali ini bisa dianggap sbg ‘pembuka’. Insya Allah kelak akan dilanjutkan dgn tema2 seputar #Syiah lainnya.

03. Pertama-tama, kita perlu memahami apa yg disebut “#Syiah” itu sendiri.

04. Secara etimologi, “asy-#Syiah” berarti “pengikut” atau “pendukung”.

05. Secara terminologis, #Syiah adalah kaum yg berkeyakinan bhw ‘Ali ra yg plg berhak mjd khalifah berdasarkan nash&wasiat Nabi saw.

06. Ada yg bilang #Syiah adalah kaum pecinta ‘Ali ra. Ini tdk tepat. Sebab, setiap Muslim pasti cinta ‘Ali ra.

07. Kita tdk perlu menjadi #Syiah utk menjadi pecinta ‘Ali ra. Tak perlu jg belajar dr Syi’ah caranya mencintai ‘Ali ra.

08. Oh ya, seorang ustadz dr @INSISTS dulu pernah ingatkan bhw kita harus konsisten dlm penggunaan nama. #Syiah .

09. “Sunni” padanannya adalah “Syi’i”, sedangkan “Ahlu Sunnah” padanannya adalah “#Syiah”.

10. Jd, kalau menyebut “Sunni dan #Syiah” , kurang tepat. Mestinya “Sunni dan Syi’i”, atau “Ahlu Sunnah dan Syi’ah”.

11. Kita kupas dulu pengertian #Syiah secara terminologis. Setiap kata perlu dikupas maknanya.

12. Masalah utama dlm wacana #Syiah adalah klaim imamah, alias kepemimpinan umat.

13. Mnrt kaum #Syiah , ‘Ali ra adalah yg paling berhak utk mjd khalifah sepeninggal Nabi saw.

14. Bukan hanya itu, mrk pun berpendapat bhw hak ‘Ali ra tsb adalah berdasarkan nash dan wasiat Nabi saw. #Syiah

15. Artinya, mnrt #Syiah , ada dalil Qur’an dan Hadits yg menyatakan bhw ‘Ali ra-lah yg berhak mjd khalifah pengganti Nabi saw.

16. Inilah letak perbedaan yg sangat mendasar antara #Syiah dgn Ahlu Sunnah.

17. Abu Bakar ra, sbgmn kita ketahui bersama, TERPILIH sbg khalifah sepeninggal Nabi saw. #Syiah

18. Tdk ada dalil khusus dlm Qur’an dan Hadits yg menyebutkan bhw pengganti Nabi saw HARUS Abu Bakar ra. #Syiah

19. Dgn kata lain, bagi Ahlu Sunnah, diangkatnya Abu Bakar ra sbg khalifah adalah masalah ijma’. #Syiah

20. Akan tetapi, bagi #Syiah , semestinya ‘Ali ra yg diangkat, dan ini bukan masalah ijma’, melainkan masalah ‘aqidah.

21. Kalau kita berandai2, misalnya dulu yg terpilih bukan Abu Bakar ra, apakah akan jd masalah? #Syiah

22. Bagi Ahlu Sunnah, hal tsb tdk mjd masalah. Yg penting ia disepakati. Namanya jg ijma’. #Syiah

23. Tapi, tentu saja, kenyataannya, ijma’ sahabat menunjuk Abu Bakar ra sbg khalifah. Itu yg sebenarnya terjadi. #Syiah

24. Sebaliknya, bagi #Syiah , jika bukan ‘Ali ra yg mjd khalifah, maka telah terjadi pelanggaran serius.

25. Jika kita tengok makna awal kata “#Syiah”, yaitu “pendukung”, sebenarnya tdk ada makna negatif.

26. Satu kelompok dukung Abu Bakar ra, satu kelompok dukung ‘Ali ra. No problem. #Syiah

27. Yg penting, setelah khalifah terpilih, semua kompak kembali, tdk terkotak-kotakkan. #Syiah

28. Masalahnya, setelah lebih dari seribu tahun berlalu, #Syiah msh sj permasalahkan soal tdk terpilihnya ‘Ali ra. Apakah ini wajar?

29. Tentu saja sikap spt ini sangat berlebihan. Bahkan ‘Ali ra sendiri tdk permasalahkan kepemimpinan khalifah2 sebelum beliau. #Syiah

30. Krn itu, kebencian mjd corak utama dlm #Syiah . Pd akhirnya, hampir semua sahabat Nabi saw mrk kafirkan.

31. Mnrt #Syiah , dr seluruh sahabat Nabi saw, hanya 3 yg tdk murtad sepeninggal beliau, yaitu Miqdad ra, Abu Dzar ra dan Salman ra.

32. Jangankan para sahabat Nabi saw, istri2 Nabi saw pun disebut murtad, terlebih ‘Aisyah ra. #Syiah

33. Adapun 3 khalifah pertama (Abu Bakar ra, ‘Umar ra dan ‘Utsman ra) sdh barang tentu mendapat tempat ‘spesial’. #Syiah

34. Abu Bakar ra dan ‘Umar ra kerap disebut sbg “Shanamai Quraisyin” (berhalanya kaum Quraisy). #Syiah

35. Saking bencinya mrk pd keduanya, mrk pun mensyariatkan doa khusus utk melaknatnya. #Syiah

36. Adapun ‘Utsman ra pernah disebut banci, pria tua Yahudi, dan jg serigala. #Syiah

37. Padahal, ketiga tokoh tsb adalah bagian dari 10 sahabat Nabi saw yg dijamin masuk surga. #Syiah

38. Kita semua tahu Abu Bakar ra. Beliau senantiasa dampingi Nabi saw dlm segala situasi. #Syiah

39. Kita pun tahu ‘Umar ra. Kehadiran beliau menguatkan barisan umat secara signifikan. #Syiah

40. Kita tahu ‘Utsman ra. Kata Nabi saw, malaikat saja malu pada ‘Utsman ra. #Syiah

41. Akan tetapi, bagi #Syiah , mereka semua kafir. Krn 'merebut' kekhalifahan pd ‘Ali ra.

42. Mudah ditebak, pd perkembangan selanjutnya, #Syiah tenggelam dalam sikap berlebihan, dimulai dr berlebihan memuja ‘Ali ra.

43. Itulah sebabnya mrk melakukan ritual2 yg janggal. Contohnya yg melukai diri sendiri dlm perayaan Karbala. Googling aja. #Syiah

44. Selain itu, #Syiah pun kemudian berkembang menjadi banyak aliran.

45. Aliran yg paling ekstrem, disebut #Syiah Ghulat, bahkan menganggap ‘Ali ra sbg Tuhan itu sendiri.

46. Banyak tindakan #Syiah yg ekstrem lainnya, krn berakar dr pengkultusan dan kebencian yg kelewat batas.

47. Kita perlu kembali ke masalah imamah utk menyimpulkan bhw inilah sumber masalah #Syiah yg sebenarnya.

48. Sayangnya, banyak yg mengalihkan isu, seolah2 #Syiah dizalimi oleh Ahlu Sunnah.

49. Sesungguhnya, #Syiah -lah yg sejak awal ‘memisahkan diri’ dari umat Muslim.

50. Bagi Ahlu Sunnah, kepemimpinan itu masalah ijma’. Akan tetapi, mrk membawanya ke wilayah ‘aqidah. #Syiah

51. Akibatnya, #Syiah menganggap Ahlu Sunnah kafir; ‘aqidah Ahlu Sunnah dianggap cacat krn tdk dukung ‘Ali ra sbg khalifah pertama.

52. Bagaimana pendapat Ahlu Sunnah thd #Syiah ? Apakah mrk dianggap kafir?

53. Krn masalah kepemimpinan dianggap sbg masalah ijma’, maka ulama umumnya tdk mengkafirkan #Syiah .

54. Dlm Islam, pengkafiran adalah masalah yg teramat serius. Tdk bisa sembarangan. #Syiah

55. Utk menyatakan seseorg murtad, harus ada pernyataan dari dirinya sendiri bhw ia keluar dari agama Islam. #Syiah

56. Atau, alternatif lainnya, ia harus disidang dan diminta mengklarifikasi pemikiran2nya. Baru diputuskan, murtad atau tidak. #Syiah

57. Itulah yg dilakukan oleh para ulama sejak dahulu. Ini adalah tugas MAJELIS ulama, bukan ulama seorang-dua orang. #Syiah

58. Para ulama Ahlu Sunnah tdk terbiasa mengkafirkan seseorg yg secara zhahir masih mengucap syahadatain. #Syiah

59. Oleh krn #Syiah masih mengakui syahadatain, maka mrk tdk dikafirkan.

60. Tentu saja, kita jg menyadari bhw #Syiah sering ber-taqiyyah, atau berpura2. Bisa jd syahadatainnya cuma pura2.

61. Akan tetapi, apa yg terjadi di dlm hati adalah urusan manusia dgn Rabb-nya. Kita hanya menghakimi zhahirnya. #Syiah

62. Sikap ini jg menunjukkan sifat pr ulama Ahlu Sunnah yg tdk emosional, berkepala dingin dan tdk terburu2. #Syiah

63. Hal yg demikian adalah hasil diskusi yg sy baca di forum diskusi para asatidz INSISTS. #Syiah

64. Penjelasan mengenai hal ini diberikan oleh Dr. Ugi Soeharto, salah seorg pendiri INSISTS. #Syiah

65. Awalnya, saya pun susah menerima. Tp masalah agama mmg tdk boleh diputuskan secara emosional, kan? #Syiah

66. Mengapa takfir (pengkafiran) tdk dibiasakan dlm Islam? Ya, sebab ia memiliki konsekuensi yg berat. #Syiah

67. Salah satunya, kata Nabi saw, jika kita salah mengkafirkan org, maka kekafiran itu berbalik pd kita. #Syiah

68. Maka, takfir bukan pekerjaan enteng. Ulama saja bermusyawarah dahulu sblm melakukannya. #Syiah

69. Orang2 awam, karenanya, tdk perlu tergoda utk ikut2an melakukan takfir. Kecuali jika ulama telah bersepakat. #Syiah

70. Ada jg yg bilang “Salah menyebut seseorg sbg Muslim lebih baik drpd salah menyebut seseorg sbg kafir.” #Syiah

71. Jika org kafir kita kira sbg Muslim, maka kita khilaf. Tp jika seorg Muslim kita sebut kafir, maka kitalah yg kafir. #Syiah

72. Lalu, bagaimana dgn kondisi skrg? Banyak anak2 muda yg gampang sekali mengkafirkan. Termasuk kpd golongan #Syiah .

73. Saya banyak jumpai anak2 muda yg mudah melaknat, mengucapkan kosa kata spt “anjing2 #Syiah” dan semacamnya.

74. Pada dasarnya, melaknat bukanlah akhlaq seorang Muslim. Yg sudah jelas2 terlaknat pun tak perlu dilaknat2 terus. #Syiah

75. Iblis, Fir’aun, Abu Lahab, yg sudah pasti terlaknat, tak mesti dilaknat2 terus. Tdk ada urgensinya. #Syiah

76. Jika kita rajin melaknat #Syiah , apa bedanya dgn Syi’ah yg rajin melaknat2 Abu Bakar ra dan ‘Umar ra dlm doanya?

77. Di sisi lain, kebiasaan marah, memaki dan melaknat itu berpotensi mengalihkan perhatian kita dr masalah sesungguhnya. #Syiah

78. Dgn memaki #Syiah , boleh jadi kita merasa ‘puas’. Dlm hati, kita menganggap sudah ‘melaksanakan tugas’.

79. Padahal, makian kita sesungguhnya tdk produktif, bahkan mungkin kontraproduktif. #Syiah

80. Ada org awam yg justru menjadi simpati pd #Syiah gara2 melihat ada pemuda Ahlu Sunnah yg terlalu ringan lidahnya dlm melaknat.

81. Mereka yg melaknat pun pd akhirnya tdk terlibat dlm ghazwul fikri (perang pemikiran) melawan #Syiah .

82. #Syiah berkembang dgn menyebarluaskan pemikiran2nya melalui berbagai forum.

83. Di forum #Syiah , Jalaluddin Rakhmat ‘sangat Syi’ah’. Itulah wajah aslinya.

84. Tp di forum yg pesertanya didominasi Ahlu Sunnah, gaya bicaranya bisa ‘sangat Ahlu Sunnah’. #Syiah

85. Sementara, diam2, ia ‘berselingkuh’ jg dengan kalangan Islam liberal, terutama ketika bicarakan pluralisme. Itulah taqiyyah. #Syiah

86. Tantangan pemikiran dari #Syiah tentu saja harus dijawab. Cara2 kekerasan justru membuat org simpati pd mrk.

87. Jika kita menyibukkan diri dgn marah2 dan melaknat, bisa dipastikan kita tdk terlibat dalam perlawanan intelektual. #Syiah

88. Di Indonesia, sependek pengetahuan saya, rujukan terbaik ttg #Syiah adalah buku ini >> http://t.co/dp1Y8yVSBY

89. Buku ini diterbitkan oleh Pustaka Sidogiri, penerbit milik Pesantren Sidogiri, salah satu pesantren unggul berlatar NU. #Syiah

90. Buku ini sejatinya hendak menjawab pemikiran2 Quraish Shihab ttg ukhuwwah antara Ahlu Sunnah dan #Syiah .

91. Akan tetapi, pd akhirnya, buku ini menjelaskan dasar2 pemikiran #Syiah secara lengkap. Highly recommended!

92.@INSISTS jg kerap melibatkan diri dalam perang pemikiran melawan #Syiah ini.

93. Majalah ISLAMIA edisi terbaru secara khusus membahas #Syiah . Edisi yg ini nih >> http://t.co/pBV3rdiEiZ

94. Bagi yg ingin bahasan mendalam yg sangat ilmiah ttg #Syiah , saya rekomendasikan majalah tsb. Pusing2 dikit gpp lah 

95. Marilah kita melibatkan diri dlm memberikan perlawanan intelektual thd #Syiah .

96. Bacalah buku2 yg membahas ttg penyimpangan #Syiah , hadirilah forum2 diskusi, bertanyalah pd para ahlinya.

97. Masalah #Syiah takkan selesai hanya dgn dimaki, dilaknat dan dikafirkan. #Syiah

98. Masih banyak masalah seputar #Syiah yg blm dibahas di kultwit ini, insya Allah disambung lain waktu.

99. Semoga kita terhindar dari sikap berlebihan. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin… #Syiah

“Mengetahui Apa Yang Disebut Sebagai ‘Syiah’ & Pemahamannya” by @MalakMalakMal
http://twitpic.com/c1vhub

Post imported by Google+Blog for WordPress.

19 thoughts on “Inti Masalah Syiah

  1. "Menjadi masalah ketika secara aqidah (hal yang prinsip) berbeda – namun, mengaku sama. Ini namanya menipu."

    Sudah baca masih belum jelas: jadi aqidah Syiah itu sudah beda apa belum? Atau hanya sebagian aliran ekstrem yang beda? Syiah di Indonesia aliran apa mayoritasnya?

  2. +Perry Ismangil – Syiah itu terpecah jadi banyak aliran.

    Ada yang cuma menganggap Ali sebagai orang yang dirampas hak politiknya.

    Tapi yang ekstrim juga ada, sampai menganggap Ali adalah Tuhan (bukan Allah)

    Dan ada juga aliran Syiah yang aqidahnya sudah berbeda (baca: sudah merupakan agama yang berbeda) — namun, tetap mengaku sebagai Islam.

  3. Aliran mayoritas : katanya sih Syiah Rafidhah / 12 Imam.

    Jalaluddin : lagi-lagi katanya, 12 imam.

    Apakah sudah beda : kalau menilik dari artikel  terlampir, sudah signifikan berbeda. 

    Dikutip : 

    Kita dianggap KAFIR oleh Syiah 12 Imam 🙂

    “Contoh perbedaan di dalam masalah akidah, yaitu khususnya di dalam masalah imamah. Karena mereka (orang-orang Syi’ah) berkeyakinan bahwa imamah adalah pokok akidah mereka dan termasuk ke dalam rukun akidah mereka. Sedangkan kita (Ahlu Sunnah) menganggapnya hanya sebagai furu’ (cabang) saja dan bukan ushul; atau termasuk amaliyah dan bukan sebagai akidah. Akan tetapi imamah di dalam ajaran Syi’ah merupakan pokok ajaran mereka. Karena pokok ajaran mereka bersandar kepada: Al-Washiyah (wasiat politik kepada Ali), Al-Imamah (kepemimpinan Ali dan keturunannya), Al-Ghaibah (masa menghilangnya imam ke-12) dan Ar-Roj’ah (kembalinya Al-Mahdi ke dunia sebelum kiamat untuk menumpas musuh-musuh imam Ahlul Bait). Ajaran Syi’ah menyebutkan masalah imamah dengan sangat tegas.

    Mereka mengatakan barangsiapa yang tidak beriman kepada imamah ini, maka tidak dianggap sebagai orang yang beriman. 

    Faktanya adalah Syeikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi (Ketua Persatuan Ulama Islam Internasional) yang ikut tercantum namanya sebagai penandatangan Risalah Amman, telah merilis tiga fatwa tentang Syiah Imamiyah di dalam kitab “Fatawa Mu’ashirah” jilid 4 yang terbit pada tahun 2009. Dalam fatwanya, beliau membongkar kesesatan Syiah Imamiyah dengan membentangkan pokok-pokok perbedaan akidah antara Ahlus Sunnah dan Syiah, hukum mencaci para sahabat Nabi dan sikapnya tentang pendekatan (taqrib) Sunni-Syiah pasca Muktamar Doha-Qatar tanggal 20-22 Januari 2007.

    Syeikh Qaradhawi menceritakan pengalaman bahwa taqrib di dunia Islam hanya menguntungkan pihak Syiah

    Dst, selengkapnya : http://www.hidayatullah.com/read/27205/11/02/2013/sikap-al-azhar-mesir-tentang-%E2%80%98taqrib%E2%80%99-sunni-syiah.html

  4. Syiah memang banyak penyimpangan dan tidak sesuai dengan akidah tapi bukan berarti kita memusuhi orangnya..kalau bisa kita dakwahi saja mereka biar ngerti

  5. saya setuju sama si bos yang di atas , syiah memang menyimpang tapi bukan berarti kita memusuhi mereka, beberapa di antara mereka masih mau membela sesama muslim , hal ini mereka lakukan karena mereka masih di kategorikan sebagai pemeluk agama islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *